Author Topic: Apa maksud dari kosakata "dosa" ? Satu meaning ? ataukah lebih dari satu ?  (Read 1469 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 29, 2019, 11:18:43 AM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Quote from: odading
possible atau impossible kah selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa ?
Sangat Possible
Tadinya saya njawab juga kayak sima, yakni :
adalah possible selama hidupnya Hawa tidak pernah berdosa.

Tapi belakangan jawaban saya berubah menjadi :
adalah impossible selama hidupnya Hawa (ataupun Adam) tidak pernah berdosa.

Berikut salah satu alesan saya kenapa jawaban saya berubah :
Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

Kronologikanya :

KARENA
Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

MAKA
adalah impossible selama hidupnya Adam/Hawa tidak pernah tidak taat



Quote
pertanyaan saya:
menurut bro odading possible atau impossible kah setelah manusia jatuh dalam dosa manusia "DAPAT" hidup benar, tidak melanggar hukum tapi "DAPAT" hidup selaras dengan Hukum.. ?
yang kalimat bold itu saya gak bisa nangkep maksudnya sima begimana.

Kalimat bold buat saya ada didalam dua opsi dimana kosakata manusia di kalimat bold bisa berupa
A. Adam dan Hawa (dua individu, laki dan perempuan)
B. Adam dan Hawa (semua individu, laki dan perempuan).

Anyway..... baik itu A atopun B, pertanyaan sima buat saya nggak masuk, karena kosakata "DAPAT", di pov versi saya sudah nggak dikait2kan lagi dgn perihal possible ataupun impossible.

Di pov versi saya (terkait yg sedang dibicarakan):
1. dapat = bisa = potensi
2. possible/impossible kaitannya di perihal [selalu VS tidak pernah - always VS never]

jadi kira kira kayak begini :
orang (siapapun dia, termasuk Adam Hawa) mempunyai potensi tidak-taat ---> disuatu ketika bisa taat, dilain ketika bisa tidak-taat.

Q:
possible atau impossible kah selama hidupnya orang (siapapun dia, termasuk Adam Hawa) TIDAK PERNAH tidak-taat?

A:
Impossible

Q:
alesan ?

A:
KARENA Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

Q:
So, KENAPA Allah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan ?

A:
Supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya

argumen :
KALO Allah TIDAK mengurung Hawa dalam ketidak-taatan,
MAKA posibilitas [Hawa TIDAK PERNAH tidak-taat] eksis.

KALO posibilitas [Hawa TIDAK PERNAH tidak-taat] terpenuhi
MAKA begimana Allah menunjukkan kemurahan-Nya kepada Hawa ?

So, perihal "mengurung dalam ketidak-taatan" tidak didalam pengertian dimana akibatnya berupa [SELALU tidak taat] melainkan [disuatu ketika tidak taat].



Q:
possible atau impossible kah selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa ?

oda:
nah, apakah sima punya jawaban juga jadi berubah ?
dari possible menjadi impossible ?  :wink: :coolsmiley: :wink:

(pertanyaan ini tentunya mengabaikan faktor2 yg misalnya : keburu mati)

 :D
« Last Edit: October 29, 2019, 11:38:16 AM by odading »
October 29, 2019, 01:20:35 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

Tapi belakangan jawaban saya berubah menjadi :
adalah impossible selama hidupnya Hawa (ataupun Adam) tidak pernah berdosa.

perubahan tersebut didasarkan karena dasar yang tidak kokoh, bukan hanya bro @odading saja yang seperti itu, banyak juga teman teman yang lain yang berubah ubah disebabkan dasar keyakinannya tidak kokoh. adalah hak semua orang untuk berubah, atau tidak berubah, namun perlu diketahui bahwa perubahan tersebut bukan karena ditakdirkan oleh Tuhan,
perubahan tersebut dapat diakibatkan oleh dasar yang tidak kokoh atau penambahan informasi yang berbeda dari paham yang dianut sebelumnya..  apakah kita sepaham disini bro..  ? :)

Quote
Berikut salah satu alesan saya kenapa jawaban saya berubah :
Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

kalau menurutku ayat ini tidak sesuai konteks pada penurutan dan tidak penurutan.
saya tidak menyangkal ayat tersebut, tapi intepretasi kita terhadap ayat tersebutlah yang berbeda.
inti yang hendak disampaikan pada ayat itu adalah ini:
Roma 11
11:33 O, alangkah dalamnya kekayaan,  hikmat dan pengetahuan Allah!   Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami   jalan-jalan-Nya!
11:34 Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? 11:35 Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?   11:36 Sebab segala sesuatu   adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

ayat tersebut menjelaskan mengenai Kuasa Tuhan yang ajaib, bahkan di dalam kebebalan dan ketidaktaatanpun rencana Tuhan tidak ada yang gagal.

artinya adalah di setiap Medan, Tuhan Allah selalu menjadi Pemenang. bahkan sekalipun medan laga itu adalah di dunia yang sudah dipenuhi oleh dosa.

ayat tersebut bukan mengenai, bahwa Tuhan Allah sudah menakdirkan semua orang untuk tidak menurut.
mengapa demikian.. ?? sebab dengan menunjukkan beberapa manusia yang taat kepada Tuhan, maka claim bro @odading tersebut akan gugur.

perhatikan list nama nama berikut ini, nama nama berikut ini adalah manusia yang sama seperti anda dan saya, punya daging, punya tulang, bernenek moyangkan manusia yang sama, tapi mereka saleh, kudus dan hidup selaras sesuai dengan kehendak Allah.
1. Habel
2. Nuh
3. Henokh
4. Metusalah
5. Abraham
6. Isahk
7. Yakub
8. Yusuf
9. Musa
10. Ayub
11. Daniel, Hanaya, Misael, Azarya
12. Elia
13. Tuhan Yesus Kristus
14. Maria
15. 12 murid Yesus
16. Apolos
17. Dorkas
18. dan terlalu banyak, tidak muat bila kudaftar satu persatu,,, jumlahnya jutaan, bahkan mungkin miliaran manusia, yang hidupnya berkenan dan sesuai serta selaras dengan hukum Allah.
bahkan Wahyu 7:9 berkata: suatu kumpulan besar orang banyak, dan tidak terhitung banyaknya..

orang orang tersebut diatas ini adalah para kudus, mereka bukan para pelanggar hukum, mereka semua ber-Iman kepada Tuhan Yesus Kristus.mereka taat kepada hukum Tuhan, mereka pemelihara Sabat Tuhan,

memang beberapa dari list orang orang diatas, ada yang pernah melakukan dosa, dosa mereka bahkan besar besar, ada yang terlibat dalam pembunuhan, tapi mereka tidak bertahan di dalam dosa dosa mereka, Kasih Yesus menobatkan mereka, mereka dilahirbarukan, dari yang tidak taat Hukum menjadi taat Hukum.
 
Quote
nah, apakah sima punya jawaban juga jadi berubah ?

posisiku masih kokoh bro, belum tergoncang, sebab dasar dimana aku berdiri kuyakini adalah kebenaran.
yaitu Firman Tuhan Allah, PL dan PB, 66 Kitab yang adalah Kebenaran, Kebenaran di dalam Kitab kitab itu tidak pernah berubah bahkan satu titik atau satu iotapun tidak berubah.

salam
TYM
« Last Edit: October 29, 2019, 01:39:29 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
October 29, 2019, 03:45:44 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
nama nama berikut ini adalah manusia yang sama seperti anda dan saya, punya daging, punya tulang, bernenek moyangkan manusia yang sama, tapi mereka saleh, kudus dan hidup selaras sesuai dengan kehendak Allah.
Pertanyaannya tetep sama, [apakah mereka sejak lahir s/d matinya TIDAK PERNAH berdosa ?]

Apabila jawabannya sima :
Ya... mereka yang di list tsb tidak pernah berdosa (tidak pernah tidak taat)

Maka pertanyaan selanjutnya :
Lalu begimana Tuhan menunjukkan kemurahan-Nya kepada mereka ?

Quote
memang beberapa dari list orang orang diatas, ada yang pernah melakukan dosa
Lah kok dimasukin ke list apabila ybs PERNAH berdosa ?

So...
dari nama nama di list tsb,
yang mana yang PERNAH berdosa ?
yang mana yang TIDAK PERNAH berdosa

Quote
posisiku masih kokoh bro
Lalu, begimana Tuhan menunjukkan kemurahan-Nya kepada mereka, sima ?

Quote
kalau menurutku ayat ini tidak sesuai konteks pada penurutan dan tidak penurutan.
saya tidak menyangkal ayat tersebut, tapi intepretasi kita terhadap ayat tersebutlah yang berbeda.
inti yang hendak disampaikan pada ayat itu adalah ini:
Roma 11:33
O, alangkah dalamnya kekayaan,  hikmat dan pengetahuan Allah!   Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami   jalan-jalan-Nya!
Apabila versi sima demikian, maka si penulis mengajukan kalimat (ayat 32) yang selanjutnya (ayat 33) dia secara gak langsung bilang "gue sendiri gak ngerti apa maksud dari kalimat Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan yg gue sendiri ajukan"

ibarat seorang balita,
setelah dikasih tau orang [kamu ada karena ayah dan ibumu bersetubuh] ... selanjutnya balita ini berkata :
saya ada karena [ayah dan ibu bersetubuh]

giliran ditanyain:
dik, kamu ngerti maksud kalimat [ayah dan ibu bersetubuh]

si balita njawab :
gak ngerti


 :D



Saya pernah dengar statement [Allah Maha Pengampun].
Terkait versi sima, jadi ada dua orang dimana yang satu (si X) TIDAK PERNAH berdosa - yang satu lagi (si Y) PERNAH berdosa.

Nah di pov si X thdp diri si Y :
Allah Maha Pengampun ---> si Y diampuni
dan seyogyanya itu di"rasa"kan oleh si Y dimana karena dia pernah berdosa, [Allah mengampuniku].

Tapi di pov si X thdp dirinya sendiri :
Allah Maha Pengampun ---> cuma slogan.
si X tidak me"rasa"kan perihal [Allah Maha Pengampun],
wong dirinya sendiri tidak pernah berdosa... jadi ya impossible ada [Allah mengampuniku]
« Last Edit: October 29, 2019, 04:01:45 PM by odading »
October 29, 2019, 05:22:33 PM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Pertanyaannya tetep sama, [apakah mereka sejak lahir s/d matinya TIDAK PERNAH berdosa ?]

mereka (semua manusia manusia yang lahir setelah Adam Hawa berdosa) adalah orang berdosa dan anak orang berdosa dan kecenderungan hatinya "CENDERUNG" berdosa.

Quote
Maka pertanyaan selanjutnya :
Lalu begimana Tuhan menunjukkan kemurahan-Nya kepada mereka ?

mereka adalah Manusia yang diampuni,
mereka adalah Manusia berdosa yang bertobat dari dosa dosanya.
mereka adalah Manusia yang kecenderungan hatinya berbuat dosa semata mata, namun dilahirbarukan oleh Injil Yesus Kristus.

Quote
Lah kok dimasukin ke list apabila ybs PERNAH berdosa ?

lihat historinya dong bro dengan pertanyaanku sebelumnya,..  :)
dapatkah manusia setelah kejatuhan dalam dosa dapat hidup tidak berdosa lagi.. ??
terjawab: Daftar dalam list itu adalah jawabannya.

Quote
So...
dari nama nama di list tsb,
yang mana yang PERNAH berdosa ?

kecuali Tuhan Yesus Kristus, semuanya pernah berbuat dosa.
 
Quote
Lalu, begimana Tuhan menunjukkan kemurahan-Nya kepada mereka, sima ?
Tuhan menunjukkan kemuran-Nya kepada mereka dengan cara, Tuhan Yesus mati untuk menebus mereka dari dosa.
lalu respon pendosa yang ditebus dan diselamatkan itu adalah:
bertobat, mencintai Hukum, mengasihi Yesus, mengasihi sesama manusia dan menjadi warga negara yang baik.


Note:
orang yang diampuni dosanya, tapi tidak tobat dari dosa dosanya itu malahan tetap cinta pada dosa dosanya, adalah para penghujat ROH KUDUS.
tidak ada pecinta dosa di surga,
1 Korintus 6
6:9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah ? Janganlah sesat!  Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah,   banci, orang pemburit,
6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu   tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

para pendosa itu harus dilahirbarukan, harus tobat tabiatnya harus selaras dengan hukum hukum surga, disucikan oleh darah Yesus, sehingga tabiatnya sesuai dengan para penghuni surga.
1Korintus 6:11 Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu.   Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan,   kamu telah dikuduskan,   kamu telah dibenarkan   dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh   Allah kita.


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
October 30, 2019, 11:11:28 AM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
mereka (semua manusia manusia yang lahir setelah Adam Hawa berdosa) adalah orang berdosa dan anak orang berdosa
Termasuk Adam dan Hawa donk, sima. Dan itu KARENA Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, sima. Semua orang... so termasuk Adam dan Hawa sebelum kedua orang ini eksis di Eden.

Jangan sima sangkal kalimat terbaca atuh... Allah itu berdaulat, sima.  :D

Quote
mereka adalah Manusia yang diampuni
Ngikutin versi sima bahwa [adalah possible Hawa selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa], maka konsekwensi-nya ada di dua opsi :
EITHER (A) Hawa pernah berdosa sewaktu hidupnya OR (B) Hawa selama hidupnya tidak pernah berdosa

Jadinya kan bisa timbul pertanyaan spt sbb :
Kalo yg A yg terpenuhi ... kelanjutannya begimana ?
Kalo yg B yg terpenuhi ... kelanjutannya begimana ?

Kalo yang A ada jawabannya :
Allah AKAN menunjukkan kemurahanNya kepada Hawa.

Kalo yang B gak ada jawabannya sima.

So... agar tidak timbul dua opsi, maka versi [adalah impossible Hawa selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa] lah yang masuk, berangkat dari bukti kalimat Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya.

Quote
mereka adalah Manusia berdosa yang bertobat dari dosa dosanya.
sekali lagi, versi sima yang berupa [adalah possible Hawa selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa] itu berkonsekwensi di dua opsi sima, A dan B.

Apabila yang A terpenuhi,
perihal "tobat" bisa eksis pada diri Hawa KARENA Hawa PERNAH berdosa.

Apabila yang B terpenuhi,
tidak ada itu kemungkinan perihal "tobat" eksis pada diri Hawa, sima.
Wong selama hidupnya Hawa tidak pernah berdosa.

So... untuk melibas adanya yang B terpenuhi,
maka Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan
dengan demikian ya A aja yang AKAN selalu terpenuhi. Sejak bumi dicipta sampai bubar GAK AKAN MUNGKIN ada seseorang selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa.



Quote
lihat historinya dong bro dengan pertanyaanku sebelumnya,..  :)
dapatkah manusia setelah kejatuhan dalam dosa dapat hidup tidak berdosa lagi.. ??
terjawab: Daftar dalam list itu adalah jawabannya.
Ya saya tau itu koook, sima.

Makanya saya tulis :
Pertanyaannya tetep sama, [apakah mereka (yg didalam list tsb) sejak lahir s/d matinya TIDAK PERNAH berdosa ?].

Ungu itu pertanyaan yang amat sangat simple, karena pilihan jawabannya antara YA dan TIDAK :
YA, mereka (yg didalam list tsb) sejak lahir s/d matinya TIDAK PERNAH berdosa
atau
TIDAK, mereka (yg didalam list tsb) sejak lahir s/d matinya PERNAH berdosa
 
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya,
jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak.
Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat


Quote
kecuali Tuhan Yesus Kristus, semuanya pernah berbuat dosa.
Nah itu.... semua orang PERNAH berdosa. Semua orang (termasuk Adam dan Hawa) AKAN PERNAH berdosa KARENA Allah TELAH mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, kan sima.

Quote
Tuhan menunjukkan kemurahann-Nya kepada mereka dengan cara, Tuhan Yesus mati untuk menebus mereka dari dosa.
Ya... dengan demikian tidak ada itu opsi B, sima. Karena apabila opsi B terpenuhi oleh seseorang, maka di pov orang ybs tidak ada itu perihal "Yesus mati untuk menebus saya".

Dengan kata lain, pertanyaan :
possible atau impossible kah selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa ?

jawabannya yang masuk:
X. adalah impossible selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa
Yang X ini gak akan ada kelanjutannya yang berupa [KALAU] di dua opsi, sima.

jawabannya yang KAGAKmasuk:
Y. adalah possible selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa
Yang Y ini akan ada kelanjutannya yang berupa [KALAU] di dua opsi :
A. Kalau selama hidupnya Hawa pernah berdosa, MAKA .....
B. Kalau selama hidupnya Hawa tidak pernah berdosa, MAKA .....

 :wink:
« Last Edit: October 30, 2019, 11:13:56 AM by odading »
October 30, 2019, 11:54:19 AM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Termasuk Adam dan Hawa donk, sima. Dan itu KARENA Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, sima. Semua orang... so termasuk Adam dan Hawa sebelum kedua orang ini eksis di Eden.

Jangan sima sangkal kalimat terbaca atuh... Allah itu berdaulat, sima.  :D
 Ngikutin versi sima bahwa [adalah possible Hawa selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa], maka konsekwensi-nya ada di dua opsi :
EITHER (A) Hawa pernah berdosa sewaktu hidupnya OR (B) Hawa selama hidupnya tidak pernah berdosa

Jadinya kan bisa timbul pertanyaan spt sbb :
Kalo yg A yg terpenuhi ... kelanjutannya begimana ?
Kalo yg B yg terpenuhi ... kelanjutannya begimana ?

Kalo yang A ada jawabannya :
Allah AKAN menunjukkan kemurahanNya kepada Hawa.

Kalo yang B gak ada jawabannya sima.

So... agar tidak timbul dua opsi, maka versi [adalah impossible Hawa selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa] lah yang masuk, berangkat dari bukti kalimat Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya.
sekali lagi, versi sima yang berupa [adalah possible Hawa selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa] itu berkonsekwensi di dua opsi sima, A dan B.

Apabila yang A terpenuhi,
perihal "tobat" bisa eksis pada diri Hawa KARENA Hawa PERNAH berdosa.

Apabila yang B terpenuhi,
tidak ada itu kemungkinan perihal "tobat" eksis pada diri Hawa, sima.
Wong selama hidupnya Hawa tidak pernah berdosa.

So... untuk melibas adanya yang B terpenuhi,
maka Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan
dengan demikian ya A aja yang AKAN selalu terpenuhi. Sejak bumi dicipta sampai bubar GAK AKAN MUNGKIN ada seseorang selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa.


Ya saya tau itu koook, sima.

Makanya saya tulis :
Pertanyaannya tetep sama, [apakah mereka (yg didalam list tsb) sejak lahir s/d matinya TIDAK PERNAH berdosa ?].

Ungu itu pertanyaan yang amat sangat simple, karena pilihan jawabannya antara YA dan TIDAK :
YA, mereka (yg didalam list tsb) sejak lahir s/d matinya TIDAK PERNAH berdosa
atau
TIDAK, mereka (yg didalam list tsb) sejak lahir s/d matinya PERNAH berdosa
 
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya,
jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak.
Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat

 Nah itu.... semua orang PERNAH berdosa. Semua orang (termasuk Adam dan Hawa) AKAN PERNAH berdosa KARENA Allah TELAH mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, kan sima.
 Ya... dengan demikian tidak ada itu opsi B, sima. Karena apabila opsi B terpenuhi oleh seseorang, maka di pov orang ybs tidak ada itu perihal "Yesus mati untuk menebus saya".

Dengan kata lain, pertanyaan :
possible atau impossible kah selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa ?

jawabannya yang masuk:
X. adalah impossible selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa
Yang X ini gak akan ada kelanjutannya yang berupa [KALAU] di dua opsi, sima.

jawabannya yang KAGAKmasuk:
Y. adalah possible selama hidupnya Hawa TIDAK PERNAH berdosa
Yang Y ini akan ada kelanjutannya yang berupa [KALAU] di dua opsi :
A. Kalau selama hidupnya Hawa pernah berdosa, MAKA .....
B. Kalau selama hidupnya Hawa tidak pernah berdosa, MAKA .....

 :wink:

kecuali Tuhan Yesus Kristus,
dapatkah manusia (mulai Adam Hawa, sampai generasi terakhir manusia di dunia ini) yang  terkurung dalam dosa  dan ketidaktaatan itu menjadi menjadi terlepas dari kurungannya yang tidak taat dan berubah menjadi taat dan selaras dengan hukum ?

« Last Edit: October 30, 2019, 11:58:42 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
October 30, 2019, 08:29:29 PM
Reply #66
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
kecuali Tuhan Yesus Kristus,
dapatkah manusia (mulai Adam Hawa, sampai generasi terakhir manusia di dunia ini) yang  terkurung dalam
Kok terkurung ? Dikurung, sima. TELAH dikurung oleh Allah

kecuali Tuhan Yesus Kristus,
dapatkah manusia (mulai Adam Hawa, sampai generasi terakhir manusia di dunia ini) yang  terkurung dalam dosa dan ketidaktaatan itu
Kok dalam dosa DAN ketidaktaatan ? Dalam ketidaktaatan, sima ... nggak ada itu di ayatnya terbaca Allah telah mengurung setiap orang dalam dosa dan ketidaktaatan.

Hati hati sima, itu misleading loh ketika sima bilang Allah telah mengurung semua orang dalam dosa.

Allah telah mengurung semua orang dalam [ketidaktaatan] ---> Scriptura
Allah telah mengurung semua orang dalam [dosa dan ketidaktaatan] ---> MENAMBAH Scriptura.



kecuali Tuhan Yesus Kristus,
dapatkah manusia (mulai Adam Hawa, sampai generasi terakhir manusia di dunia ini) yang  terkurung dalam dosa  dan ketidaktaatan itu menjadi terlepas dari kurungannya yang tidak taat dan berubah menjadi taat dan selaras dengan hukum ?
Pertanyaannya kan nggak begitu  :D.

Pertanyaannya :
dapatkah orang selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa ?

jawabnya :
tidak dapat
sementara versi sima jawabnya : bisa dapat - bisa pula tidak dapat

Pertanyaan selanjutnya :
KENAPA tidak dapat ?

jawabnya :
KARENA Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

Pertanyaan selanjutnya :
Supaya apa Allah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan ?

jawabnya :
Supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya

Mengapa sima menyangkal ayat diatas ya?
Mengapa sima menyangkal bahwa Allah berdaulat untuk mengurung semua orang dalam ketidak-taatan ? Sehingga sima kekeuh bilang [ada orang yang dapat selama hidupnya tidak pernah berdosa - ada pula orang yang dapat selama hidupnya tidak pernah berdosa] ? ---> adalah possible orang selama hidupnya tidak pernah berdosa.
« Last Edit: October 30, 2019, 11:27:44 PM by odading »
October 31, 2019, 12:48:28 PM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Kok terkurung ? Dikurung, sima. TELAH dikurung oleh Allah
 Kok dalam dosa DAN ketidaktaatan ? Dalam ketidaktaatan, sima ... nggak ada itu di ayatnya terbaca Allah telah mengurung setiap orang dalam dosa dan ketidaktaatan.

Hati hati sima, itu misleading loh ketika sima bilang Allah telah mengurung semua orang dalam dosa.

Allah telah mengurung semua orang dalam [ketidaktaatan] ---> Scriptura
Allah telah mengurung semua orang dalam [dosa dan ketidaktaatan] ---> MENAMBAH Scriptura.


Pertanyaannya kan nggak begitu  :D.

Pertanyaannya :
dapatkah orang selama hidupnya TIDAK PERNAH berdosa ?

jawabnya :
tidak dapat
sementara versi sima jawabnya : bisa dapat - bisa pula tidak dapat

Pertanyaan selanjutnya :
KENAPA tidak dapat ?

jawabnya :
KARENA Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

Pertanyaan selanjutnya :
Supaya apa Allah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan ?

jawabnya :
Supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya

Mengapa sima menyangkal ayat diatas ya?
Mengapa sima menyangkal bahwa Allah berdaulat untuk mengurung semua orang dalam ketidak-taatan ? Sehingga sima kekeuh bilang [ada orang yang dapat selama hidupnya tidak pernah berdosa - ada pula orang yang dapat selama hidupnya tidak pernah berdosa] ? ---> adalah possible orang selama hidupnya tidak pernah berdosa.

jadi dapatkah orang orang yang dikurung tersebut dibuka kurungannya dan bertobat menjadi anak anak yang taat dan selaras dengan Hukum.. ?

salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 01, 2019, 08:02:34 AM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
jadi dapatkah orang orang yang dikurung tersebut dibuka kurungannya dan bertobat menjadi anak anak yang taat dan selaras dengan Hukum.. ?
Yeee... jangan mengalihkan pertanyaan awal-nya donk sima  :D.

Pertanyaan awalnya kan :
Dapatkah Hawa selama hidupnya tidak pernah berdosa ?
possible/impossible kah Hawa selama hidupnya tidak pernah berdosa ?

sima jawab :
bisa dapat, bisa juga gak dapat
adalah possible Hawa selama hidupnya tidak pernah berdosa

berangkat dari jawaban sima, saya bilang :
Tadinya saya ngambil jawabannya juga kayak sima.... yakni:
mungkin IYA dapat, orang (Hawa dalam hal ini) selama hidupnya tidak pernah berdosa
mungkin juga NGGAK dapat, orang (Hawa dalam hal ini) selama hidupnya tidak pernah berdosa

tapi blakangan jawaban saya berubah menjadi :
tidak dapat - impossible, orang (Hawa dalam hal ini) selama hidupnya tidak pernah berdosa

setelah ngebaca sbb ini:
Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan

sementara sima kekeuh bilang :
mungkin mungkin aja kook ... (possible) orang (Hawa dalam hal ini) selama hidupnya tidak pernah berdosa

akibatnya saya bertanya :
Lah... kalo kemungkinan itu terpenuhi, dimana ada orang yang selama hidupnya dapat tidak pernah berdosa - lalu begimana Allah dapat menunjukkan kemurahan-Nya thdp orang ybs ?

Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan
Supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya
« Last Edit: November 01, 2019, 08:05:28 AM by odading »
November 05, 2019, 01:46:23 PM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

akibatnya saya bertanya :
Lah... kalo kemungkinan itu terpenuhi, dimana ada orang yang selama hidupnya dapat tidak pernah berdosa - lalu begimana Allah dapat menunjukkan kemurahan-Nya thdp orang ybs ?

Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan
Supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya


pertanyaan yang luar biasa broh..

sebelum dan sesudah manusia berdosa, Tuhan tidak berubah bro, Tuhan tetap adalah Kasih.
sebelum dosa, Tuhan bermurah hati, memberikan satu taman yang indah kepada Nenek Moyang kita, di dalamnya ada lengkap dan cukup makanan, kedamaian, alam bersahabat, binatang binatang tidak buas, semuanya bersahabat dan harmonis.

bahkan kepada Adam diberikan Hawa sebagai Pendamping, bukankah itu adalah bentuk kemurahan Tuhan bro.. ??

setelah kejatuhan manusia dalam dosa, manusia terkurung dalam dosa. Tuhan yang murah hati itu tidak berubah, Dia tetaplah murah hati.

dengan cara membuka kurungan manusia yang terkurung itu Tuhan Allah menunjukkan kemurahan-Nya..
Lukas 4:16-19, Yesaya 61
Roh   Tuhan ALLAH   ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik   kepada orang-orang sengsara,   dan merawat  orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan  kepada orang-orang tawanan,  dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

oleh Jasa Yesus Kristus dan pengorbanan-Nya, Tuhan Allah telah membuka pintu pintu kurungan dan penjara dosa.
Pintu tersebut sudah terbuka, apakah orang orang yang didalam kurungan itu mau keluar atau tidak terletak pada orang di dalam kurungan itu.


sekarang pertanyaan saya bro..
apakah bro @odading percaya bahwa Allah adalah Kasih dan Murah hati sebelum dan sesudah manusia berdosa.. ?


salam
TYM
« Last Edit: November 05, 2019, 01:49:41 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)