Author Topic: Keinginan menikahi anak dari kakak istri sendiri  (Read 1503 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 23, 2019, 12:24:51 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Protestan
Saya sudah berumah tangga selama 5 tahun, saya bersama istri sekarang memiliki 2 anak masih balita.
Selama pernikahan saya merasa saya adalah orang introvert, sangat egois, jarang beribadah, tidak suka membersihkan diri, dan sering memendam marah dan kekesalaan atas perbuatan saya sendiri.
Setelah memiliki 2 orang anak istri saya menjadi sibuk dengan anak2 dan saya sibuk dengan pekerjaan saya sendiri. Dari titik ini, saya merasakan ada masa kehampaan dalam emosional kekeluargaan yg telah saya bina.

Anak dari kakak istri saya tinggal dirumah saya, dan pada saat itu sedang bersekolah.
Saya suka mengajari anak kakak istri saya dalam kegiatan persekolahan/pendidikan dia.

Saya ingin melakukan yang terbaik bagi keluarga saya, terus berupaya melakuan tanggung jawab saya sebagai suami dan ayah buat keluarga kecil saya. Sampai saya terhimpit depresi dalam pekerjaan saya.

Pada waktu, saya sedang mengajarkan pelajaran sekolah anak dari kakak istri saya. Saya menjelaskan dan banyak response positif yg membuat saya bisa lebih percaya diri, dan juga lebih berarti. Karena banyaknya hal2 pendidikan dari anak kakak istri saya yang bisa saya bantu (kebetulan satu bidang keahlian dengan saya), kami membangun komunikasi yang baik dan harmonis, suasana ceria. Hal ini membuat saya menjadi jatuh cinta pada anak dari kakak istri saya. Saya pun memberanikan diri walaupun dalam keadaan yang saya mengerti salah karena saya telah berkeluarga untuk menyampaikan rasa suka dan cinta kepada anak dari kakak istri saya. Awalnya semuanya mengalami penolakan, tetapi entah kenapa pada suatu waktu kami berdua semakin dekat, dan akhirnya tanpa hubungan pacaran atau apapun itu, kami menjadi saling suka dan mencintai. Komunikasi dengannya membuat saya lebih terbuka dengan apapun yang saya rasakan dan terkadang berani membicarakan riwayat dan kisah kehidupan keluarga saya bersama istri semenjak pacaran hingga sekrang, juga seluruh pengalaman kehidupan saya. Dia pun begitu, kami menjadi saling percaya, saling menghargai, dan saling mendukung, tapi kami lakukan semua itu sembunyi-sembunyi.

Intuisi dan perasaan istri tidak bisa dianggap remeh. Istri lama kelamaan tahu dari perubahan sikap saya, tinggah laku, dan penampilan saya yang hari demi hari semakin rapih, kurusan, dan lebih bersih. Akhir nya dia mengetahui semuanya melalui pengakuan saya sendiri sebagai suami, karena saya sendiri tidak kuat untuk menahan perasaan saya. Saya menyampaikan kalau saya mencintai anak dari kakak nya sendiri. Istri saya mengalami shock dan depresi berat. Tetapi saya terus berupaya ingin berubah dan memperbaiki itu semua. Saya bujuk, dan terus berupaya menenangkan, dan meyakinkan istri saya setiap harinya. Tetapi, saya tidak tahu mengapa, saya semakin mencintai anak dari kakak istri saya. Saya semakin berani mengeluarkan kata-kata janji untuk membahagiakan mereka berdua bagaimanapun caranya. Karena saya mencintai keluarga saya, istiri, anak, dan juga anak dari kakak istri saya.

Sekarang seluruh keluarga sudah mengetahui permasalahan dalam keluarga kami melalui pembicaraan dan komunikasi yang dilakukan oleh istri saya kepada keluarganya. Dan aku pun terjebak dalam aib yang aku bangun sendiri. Anak dari kakak istri saya pun terpaksa harus dipindahkan dan dijauhkan dari rumah saya, kembali ke kampung halamannya. Istri saya sangat terpukul dengan apa yang dia hadapi, dan saya pun memahami itu.. Tetapi perasaan saya tidak bisa hilang begitu saja. Saya telah mengatakan janji2 kepada anak dari kakak istri saya.. saya sangat mencintai dia. Tapi saya sudah berkeluarga.

Keluarga istri saya pun mulai tidak percaya kepada saya. Mereka kadang melontarkan hal2 yang bersifat kearah perpisahan/perceraian antara saya dan istri saya. Saya menolak dan saya ingin berubah. Tetapi keluarga istri saya sangat merasa tersakiti, dan istri saya yang mencintai saya pun begitu. Namun istri saya dan saya sendiri, komitmen untuk menjalani ini semua demi anak2 kami berdua.

Sampai pada saat ini aku tak bisa hilangkan perasaanku kepada anak dari kakak istri saya. Saya tidak tahu apakah ini cobaan, atau memang dialah letak kebahagiaan untuk saya secara pernikahan. Karena saya sendiri sering depresi hingga saat ini, dan istri kadang-kadang bisa mendukung namun kadang menjadi marah2 kepada anak2 saya. Saya pun jadi mulai menyendiri, tidak bersosial, dan juga jadi merasa aib, dan malu, serta tidak memiliki kepercayaan diri. Dan itu semua pasti dirasakan oleh anak dari kakak istri saya, dia pasti merasa aib, dan terbuang karena telah pernah dicap melakukan hal ini.

October 23, 2019, 12:25:34 PM
Reply #1
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Protestan
Dia, anak dari kakak istri saya sudah jauh dan komunikasi menjadi tidak pernah lancar bagi kami. Tetapi tak tahu mengapa saya  tetap mencintai dia dalam hati yang paling dalam, dan saya sampai menginginkan bahwa melanjutkan hubungan keluarga saya sekarang ini akan sangat menyakitkan bagi saya dan istri saya. Saya ingin keluarga kecil saya bahagia, istri saya bahagia, walaupun saya mencintai wanita lain dalam hidup saya.

Saat ini saya hanya melaju karena komitmen keluarga yg telah saya kumandangkan. Saya rindu dan ingin bertemu dengan kekasih hati saya, anak dari kakak istri saya. Tetapi semua sekarang sudah dijauhkan. Hingga saya memikirkan apakah lebih baik berpisah, karena tidak ingin menyakiti istri saya semakin jauh, dan melakukan tindakan jauh untuk melanjutkan dengan anak dari kakak istri saya. Dimana saya tetap menjaga hubungan kepada istri, dan bertanggung jawab atas anak2 saya.

Saya sangat ingin semuanya bahagia, sampai berpikir mungkin bunuh diri bisa menjadi jawaban untuk menyelesaikan permasalahan saya. Saya merasa bahagia jika berada dan memikirkan anak dari kakak istri saya. Dan itu membuat istri saya menjadi lebih marah dan depresi, kenapa saya tetap mempertahankan itu semua.

Apakah salah jika saya menceraikan istri saya dalam hal ini, dan menikahi/berhubungan dengan anak dari kakak istri saya??

Terimakasih,.
7Roles in 1 Relationship
October 25, 2019, 06:46:47 PM
Reply #2
  • Global Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9800
  • ForumKristen.com
Apakah salah jika saya menceraikan istri saya dalam hal ini, dan menikahi/berhubungan dengan anak dari kakak istri saya??
Ya, salah. :)

Salam
Kesalahan-kesalahan dalam Kesaksian Meiga Fitri
Pancasila bukan Jimat, oleh Franz Magnis Suseno
Ahok Diwawancara CCTV
October 26, 2019, 01:04:39 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 739
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
sungguh keji dirimu merusak masa depan gadis baik2 yg seharusnya engkau perkenalkan kpd laki2 bujangan yg baik2 agar menggapai masa depan keluarga bahagia, malah dgn egois engkau ingin memiliki hidupnya. coba pikirkan masa depannya, masa depan istrimu, masa depan anak2 mu,  jgn pikirkan hasrat dirimu sendiri.

Buah terlarang memang indah dan menarik utk dinikmati oleh Adam yg terkecoh dgn hasrat ilusi.

Masih belum terlambat untuk bertobat dan minta maaf kpd isteri anda dan keluarganya, hadapilah segalanya.
Katakanlah anda sdh sadari bhw semua cuma ilusi semata.
« Last Edit: October 26, 2019, 02:31:08 PM by Ashes to Ashes »
November 09, 2019, 04:58:42 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2910
  • Gender: Male
  • Salam
    • Google
  • Denominasi: Christian
Salah.
Anak kakak istrimu kan anakmu juga bro. Kau orang tuanya juga.
Kasihilah dia seperti anak kandungmu sendiri.


If your religion requires that you hate someone - you need a new religion.
December 02, 2019, 10:47:33 PM
Reply #5
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 7
Amsal 4 : 23. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. saran saya : bapak mundur baik2 dari keponakkan istri bapak itu dan kembali fokus ke istri dan anak2 bapak. kasihan anak2 masih kecil2 pak... apa yg kita tabur akan kita tuai juga. kelak anak2 bapak akan begitu juga pak, perzinahan akan melahirkan perzinahan, percabulan akan melahirkan percabulan. belum terlambat pak...minta pertolongan ROH KUDUS untuk melewati semua ini. tetap semangat melayani Tuhan yah pak...jauhkan pikiran mau bunuh diri, dll. jangan takut dan malu ttg masalah ini(1 Korintus 10:13), banyak anak Tuhan juga yg mengalami pergumulan spt bapak. doa sy agar bapak selalu bersyukur dan banyak baca Alkitab biar hati bapak damai selalu. sukses yah pak, Tuhan Yesus memberkati...
December 18, 2019, 01:15:37 PM
Reply #6
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Bsyukurlah sudah dijauhkan dari dia, Bro.

Sudah pasti anak kakakmu tidak halal bagimu dan sudah pasti anak kakakmu bukanlah untukmu.
Itu sudah pasti, tidak usah kau ptanyakan.

Izinkan waktu mhapus prasaan tsb,
Kembalilah pd istri dan anak-anakmu.

Bisakah kamu bayangkan kl anakmu prempuan yg kecil tiba-tiba disukai oleh iparmu yg tua?
Kamu sudi?

Kl iparmu datang & bkata ia yakin putrimu jodoh baginya, apakah kamu akan pcaya? Skalipun putrimu jg cinta?

Kl kamu ambil jalan salah, kluargamu bisa kena juga.
Apa di benak putra-putrimu kelak saat mreka remaja? Siapakah yg akan mreka cari dan mreka taksir? Orang sebayanya ataukah lelaki yg mmanfaatkan gadis remaja?
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)