Author Topic: Bagaimana menghadapi Ibu yang banyak menuntut  (Read 817 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 15, 2019, 01:57:45 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: pantekosta
Dear bro & sis,
hari ini saya mau sedikit curhat sekalian minta tanggapan dan bro & sis sekalian.

Saya anak sulung dari 3 bersaudara dengan 1 adik perempuan dan 1 adik laki, dan saya sudah menikah dan punya 2 anak laki. memang sejak selesai dari bangku SMA saya bisa di blg sebagai tulang punggung keluarga, dan sejak SMP saya memang di perlakukan berbeda dengan kedua adik saya semisalnya urusan sekolah.
Selepas dari bangku SMP saya harus masuk ke SMA Negeri yg terus terang bukan keinginan saya, tapi krn orang tua saya selalu blg tidak ada dana maka saya harus rela masuk sekolah kejuruan negeri, tapi berbeda dengan kedua adik saya yang di masukan ke sekolah swasta dengan alasan mereka takut adik2 saya di perlakukan tidak baik di sekolah negeri. (untuk info sejak SMP sampai SMA sy harus minta2 bantuan untuk bayar SPP ke om dan tante sy krn org tua tidak mau berusaha untuk membayarkan SPP sy)

Selepas sekolah kejuruan saya berniat melanjutkan kuliah tapi karena lagi2 keterbatasan dana saya harus mencari kerja, dan saya ambil kursus kejuruan waktu itu dgn uang muka di bantu org tua dan uang pendidikan saya bayarkan dari penghasilan saya. Terus Terang dari saya kerja itu saya selalu memberi kepada ibu saya bahkan setiap ibu saya suruh saya buat pinjamin uang ke saudara2nya yg butuh uang dan selalu saya turutin walaupun pada akhirnya uang saya tak pernah kembali dengan utuh itu terus terjadi sampai anak saya yang paling besar berusia sekitar 5thn dan anak saya yg kecil berusia 3thn.

Memang saya dan suami sejak menikah kerja selalu di luar kota dan sebelum punya anak2 kami kerja di thailand, setelah melahirkan saya harus kembali kerja sehingga anak2 saya titipkan ke orang tua saya di jakarta. Tapi saya tidak pernah lupa untuk selalu menitipkan uang untuk kepentingan anak2 saya dan juga membantu kedua org tua saya krn sejak saya kerja kedua org tua saya sudah tidak lagi bekerja, dan saya juga sempat membantu biaya kuliah adik laki-laki saya dan mengongkoskan adik perempuan dan ibu saya untuk jalan2 ke luar negeri (waktu itu saya belum menikah).

Sejak adik perempuan saya bekerja dia juga membantu orang tua saya dan karena adik saya yang perempuan punya pekerjaan yg sangat baik (penghasilan dan kariernya), ibu saya selalu membandingkan saya dengan adik perempuan saya dgn selalu berkata ke semua org bahwa selama ini hanya adik perempuan saya lah yg memenuhi kebutuhan ibu dan bapak saya seolah olah tidak ada lagi saya membantu mereka. Walaupun memang skg saya tidak lagi bisa memberi dengan jumlah yg besar krn skg saya sudah punya keluarga sendiri dan segala sesuatunya harus saya bicarakan dengan suami. sedangkan adik perempuan saya belum berkeluarga jadi adik saya selalu kasih uang bulanan untuk ibu dan bapak saya, tapi buat ibu saya uang bulanan dari adik dan saya tidak pernah ada cukupnya selalu bilang kurang dan kurang, tapi ibu tidak berani minta lagi ke adik saya karena sama adik saya tidak pernah dikasih krn adik saya anggap kalau uang yg dia kasih kurang itu krn kesalahan ibu saya yg ceroboh kalau pegang uang. Jadi ibu suka minta ke saya tapi mintanya di luar batas kemampuan saya dan kalau saya blg tidak ada dia langsung marah dan tidak mau bantu jaga anak2 saya, anak2 saya skg berusia 12 dan 10thn kadang2 pun mereka selalu di tinggal oleh ibu saya krn ibu saya harus pergi arisan atau acara dengan teman2nya. Dan yg lebih menyakitkan hati kalau saya tidak bisa memberi yg dia minta maka dia tidak akan menegur dan bicara kepada saya, apabila saya beli barang untuk keperluan rumah atau keperluan pribadi saya dan ibu saya tau maka dia juga akan marah dan meminta sejumlah uang dan kalau saya tidak bisa memberi maka dia akan marah.

Apa menurut bro & sis kalau saya tidak bisa memberi lebih ke ibu saya dan saya kecewa dengan perlakuan ibu saya maka saya sudah jadi anak yg durhaka?? menurut bro & sis apa yg harus saya katakan ke ibu saya kalau dia terus menuntut lebih dari saya, sedangkan saya benar2 tidak bisa memberi krn terus terang buat saya skg kepentingan anak2 saya lebih penting dan kebahagian anak2 saya juga lebih penting. :monkeys40:
November 18, 2019, 12:01:54 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 720
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Pertemanan itu besar pengaruhnya pada perilaku keluarga kita. Jika anak muda berteman dgn pemakai narkoba atau tukang dugem bisa jadi rusak, bisa berteman dgn orang yg rajin dan tidak suka foya2 bisa jadi baik.

Sedangkan pergaulan antar wanita2 atau ibu2 itu memang ada yg terpengaruh pergaulan gaya sosialita yg suka pamer tas Herpes seharga 40 jutaan, pamer2 jalan2 ke luar negeri, mobil2 mewah, liburan ke resort2 mahal, kongkow di cafe2 yg beken, fashion yg hrs branded, perhiasan2,  dllsb. Maka tdk heran kerabat2 sayapun ada saja yg terpengaruh utk tampil kinclong meskipun dibelakang layar keluarga dan sanak famili sudah engap dimintai bantuan/hutang.

Maaf mungkin tdk tepat anda pernah mengongkosi ibu jalan2 ke luar negeri mengingat perangainya yg akan minta dan minta lagi, dia mungkin mengira anda semestinya bisa lagi dan lagi.

Yang bisa anda lakukan cuma 'NEGO' dgn ibu anda agar tidak kelewat kejam "pasang tarif" nya. Krn nasib anak2 anda bisa jadi gawat jika diabaikan permintaannya. Beritahukan situasi anda bekerja itu membanting tulang tidak mudah bekerja cuma jadi pegawai bukan boss jadi mana mungkin bergaya boss.

Dan tak lupa kita doakan semoga cahaya kasih ROH KUDUS dari Tuhan Yesus kiranya menerangi dan membuka hati ibu anda agar bertobat dari keborosannya dan berbelas kasihan.


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)