Author Topic: Pernikahan diambang perceraian  (Read 1175 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 15, 2019, 07:50:43 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
Sy sedang mengalami masa dimana di ambang perceraian.
Suami saya tegas untuk menceraikan saya, karna dia tidak menyukak keluarga saya, yg katanya mencampuri urusan dia ( padahal nyata nya di berbohong banyak sm sy, makanya keluarga sy tdk suka dibohongi lg )
Dia juga tsk pernah menunjukan isi handphone nya katanya takut aku ikut campur sama urusn keluarga dia.
Dimana dia ini adlah org yg tdk punya, dan hanya kontrak.
Sedangkan sy berasal dr keluarga yg bisa dibilang sangat mencukupi semua kebutuhan.
Orangtua sy tdk mau sy berkomunikasi dgn dia lagi karna suka berbohong, dan meminta sy untuk menceraikan nya..
Sy juga mempunyai seorg anak berumur 2thn, dimana anak ini klo kata dokter terlambat bicara, sy meman menyesal krna dr dulu kurangnya komunikasi antara sy sm anak, sy sibuk mengurus pekerjaan rumah&membantu suami di toko, sdgkn anak hanya di kasi nonton ipad. Sungguh saya merasa sy blm pantas menjadi orgtua.

Disaat seperti ini suami membuat masalah dimna banyk kebohongn di yg terbongkr, membuat ortu memutuskan untuk siapa yg harus aku pilih..
Kebetulan kami ini tinggal bersama ortu saya,
Dia si usir sm kk sy, karna wktu sy berantem sm dia, dia blg klo dia tidak mau perduli lagi sama anak kami,
Itu membuat kk sy marah dan merasa dia bukan laki2 yg pantas bersama sy,
Kebetulan ibunya juga ikut tinggal bersama kami, ibu mertua dan suami termasuk org yg tdk punya tapi tingkahnya seperti org kaya, mau terus makan enak,

Kadang kita selalu ribut masalah mertua, memang ribet klo tinggal sm mertua tp jika syaang harus ttp ada yg dikorbankan.

Sudah lama kami tdk pernh berhubungan badan, dia ingin menceraikan aku dgn alasan ortu ku selalu ikut campur urusan dia, sy rasa karna dia terllu banyak berbohong,
Klo ketauan siapa yg malu, pasti terutama istri dulu kan.
Oh God..anak kami sedang mengalami masa2 berat dan dia juga ingin menceraikanku,
Dia blg dia tdk mau membiayai hidupku, hanya anaknya sj,
Padahl sudah hampir 3bln dia tidak membiayai anak kami, dia hanya beli susu 2 kali sja.

Apa sebenrnya rencana Tuhan buat hidupku,
Dari masa pacaran smpe menikah selalu dikasi cobaan..
Dari tunangan sy memang sudh tau dia tukang bohong, tp sy ttp terima karna sy berpikir Tuhan akan mengubah hidupnya setelah dia menikah dan punya anak.


Kebetulan aku mempunyai ortu yg berkecukupan, ortu memberikan tempat untuk usaha, jalan2 baby month ke luar negri dan bahkan menikah pun di bayar sm ortu ku.

Tapi memang sy bukan tipe org yg gampang melupakan,
Sy berusaha mengulang memori2 kami saat pacaran dan saat bersama anak. Untuk dapat memaafkannya.

Apakah pernikahan kami bisa diselamatkan dgn masalah yg begitu rumit???? Tolong teman teman berikan saran sesuai dgn ajaran Kristen apa yg harus aku perbuat?
Apakah dosa jika aku menyetujui gugatannya?
December 16, 2019, 11:59:27 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 786
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Suami yg punya niat utk menceraikan isterinya itu sulit utk dinasehati apalagi dilarang. Musa mengizinkan perceraian krn tdk ada gunanya lagi mencegahnya drpd terus menerus menutup mata thd kekerasan dan pertengkaran serta penzholiman di dalam rumah tangga.

Mat 19:3 "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?" 19:4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? 19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." 19:7 Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?" 19:8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

Jadi Musa terpaksa mengizinkan perceraian krn tak guna lagi lah menahan suami2 degil spt itu yg akan cuma menyengsarakan isterinya.

Menurut Paulus jika umat Kristen menikah dgn org yg tdk beriman dan pasangannya ingin bercerai, biarkan mereka pergi, jangan menahannya.

1 Kor 7 (15) Tetapi kalau orang yang tidak percaya itu meninggalkan istrinya atau suaminya yang Kristen, jangan menahan dia. Dalam hal ini Saudari atau Saudara itu bebas, sebab Allah mau supaya Saudara hidup dengan damai sejahtera.
 
Maksud Paulus agar hidup damai sejahtera bebas dr pertengkaran2 dan perseteruan dgn pasangan yg sdh tdk ingin hidup bersama lagi.

Akhiri penderitaan anda penuhi permintaannya, hidup bukan cuma hari ini saja, jangan malu dengan tetangga lingkungan, katakan dengan jujur pria itu tdk bertanggung jawab, orang akan bersimpati kpd anda. Dunia ini luas, dan ini bukan salah dosa anda, banyak pasangan yg pernah cerai krn dikhianati, kini menemukan kebahagiaan kembali dgn pasangan lain.

Dunia tidak selebar daun kelor, contohlah Ahok yg terus menerus berupaya memperbaiki rumah tangga dari isteri yg selingkuh, namun kini telah membina hidup baru. Banyak pasangan yg menikah dgn pasangan yg sdh punya anak, banyak kok yg bisa menerima.

Tuhan Yesus berkati.



« Last Edit: December 16, 2019, 12:02:31 PM by Ashes to Ashes »
December 21, 2019, 09:13:50 PM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
Kebalikanku. Istri saya suka dugem sejak blm nikah sampai skrg. Padahal kami punya putri kecil yg butuh kasih sayang ibu.
Mau cerai dicegah gereja, gak cerai spt merestui hobi dugemnya. Pusing saya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)