Author Topic: Pentingnya ujung bumi untuk orang percaya!  (Read 1787 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 06, 2020, 04:18:06 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Jika tdk ada tempat di kolong langit ini utk bersembunyi agar tdk kelihatan
Apakah hrs ada tempat di ujung bumi itu utk bersaksi agar kelihatan? Kupikir:
Allah memandang sampai ke ujung2 bumi, melihat segala yg ada di kolong langit.

Kasihanlah org yg telah menjadi saksi-Nya
Tapi dianggap tdk sampai ke ujung bumi yg dimaksud
Apakah org itu menjadi luput dr pandangan Allah, lalu batal janji-Nya?

Gimana, Bro! Tidak adakah jalan keluar utk org itu?
Sorry! Aku hrs rajin bertanya dulu utk merenung.
Sebab kebenaran selalu nge-link

Salam Damai!

« Last Edit: March 06, 2020, 04:20:52 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 08, 2020, 01:45:10 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Spekulasi ttg tepatnya hari Tuhan sudah banyak dilakukan org2 keblinger
Spekulasi ttg tepatnya tempat di ujung bumi atau di ujung langit belum banyak
Kurasa masih banyak hal lain yg lebih penting utk kita pikirkan dr perkataan2-Nya
Sebab perkataan2 yg dikatakan-Nya adalah roh dan hidup

Sekalipun org2 yg terhalau dr pd-mu ada di ujung langit, dr sanapun TUHAN, Allahmu,
akan mengumpulkan engkau kembali dan dr sanapun Ia akan mengambil engkau. [Ul 30:4] 

"Ayo! Ayo! Larilah dari tanah Utara," demikianlah Firman Tuhan.
"Sebab, Aku telah menceraiberaikan kamu ke arah empat mata angin,"
demikianlah Firman Tuhan. [Zak 2:6] 

Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: [Mrk 13:21] 
Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
(Kata “Lihat” itu mengindikasikan waktu dan tempat yg “tepat” buat org2 yg gelisah)

Jadi, ttg kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dgn Dia kami minta kpd-mu, sdr2, spy kamu jgn lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat dikatakan dr kami, se-olah2 hari Tuhan telah tiba. Jgn-lah kamu memberi dirimu disesatkan org dgn cara yg bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yg harus binasa, yaitu lawan yg meninggikan diri di atas segala yg disebut atau yg disembah sbg Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sbg Allah. [2Tes 2:1-4]


Salam Damai!

« Last Edit: March 08, 2020, 01:53:14 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 08, 2020, 09:29:50 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11003
oh..
jadi jangkauan kekuasaan tuhan cuma sampai di ujung bumi aja ya?

astronot yg lagi kerja di Interantional space station gimana? masih dalam jangkauan kekuasaan tuhan apa enggak?
nanti kalo kita bikin koloni di bulan atau mars gimana.. masih terjangkau Firman Tuhan atau enggak?
March 08, 2020, 02:19:41 PM
Reply #13
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 134
  • Denominasi: Interdenominasi

Jika tdk ada tempat di kolong langit ini utk bersembunyi agar tdk kelihatan
Apakah hrs ada tempat di ujung bumi itu utk bersaksi agar kelihatan? Kupikir:
Allah memandang sampai ke ujung2 bumi, melihat segala yg ada di kolong langit.


Pertanyaan sodara bisa dibandingkan dengan pertanyaan berikut:
Jika Tuhan bisa menyelamatkan manusia hanya dengan berfirman saja, kenapa Yesus harus menderita dan mati di kayu salib?
Ini bukan soal susah atau tidak bagi Tuhan, bukan soal bisa atau tidak Tuhan melakukanya, namun soal ketaatan, kesetiaan, kerelaan akan kebenaran. Karena Yesus pun melakukanya atas kehendak Bapa dan jawabanya adalah jelas untuk menunjukan ketaatan, kesetiaan, kerelaan sampai akhir.


Kasihanlah org yg telah menjadi saksi-Nya
Tapi dianggap tdk sampai ke ujung bumi yg dimaksud
Apakah org itu menjadi luput dr pandangan Allah, lalu batal janji-Nya?


Jika sebuah perusahaan dimana kita bekerja membiayai kita untuk berangkat dari Jakarta, Bandung, Semarang sampai ke Surabaya demi sebuah pekerjaan, maka seharusnyalah kita sampai ke Surabaya sesuai ketentuan. Kecuali kita tidak mengerti dimana Surabaya, atau bahkan malah tersesat dan kemudian menyimpulkan bahwa semua tempat bisa kita anggap sebagai Surabaya.

Lebih kasihan adalah orang-orang yang ingin setia menjadi saksiNya, namun dirinya tidak mengerti bahwa kesaksianya harus sampai ke ujung bumi. Keharusan disini bukan soal keselamatan yang telah kita terima, tapi bagaimana orang percaya mengisi keselamatanya dengan hal sorgawi. Apabila orang sudah meninggal sebelum sampai ke ujung bumi adalah hal lain, karena mereka tidak mengerti akan kebenaran ujung bumi sampai di hari kematianya. Namun mereka yang telah mati di dalam Tuhan akan tetap dibangkitkan di hari akhir, ujung bumi adalah untuk mereka yang masih hidup dan mengambil bagian dalam pengangkatan pada hari itu tanpa mati dahulu.


Gimana, Bro! Tidak adakah jalan keluar utk org itu?
Sorry! Aku hrs rajin bertanya dulu utk merenung.
Sebab kebenaran selalu nge-link

Salam Damai!


Jalan keluar dari apa? bukankah Yesus sudah menunjukanya, "ROH KUDUS akan membuat kita menjadi saksiNya sampai ke ujung bumi". Berbahagialah orang yang didapatiNya setia sampai akhir (entah kita mati dalam perjalanan, atau telah sampai di ujung bumi). Hidup ini adalah perjalanan, Yesus adalah jalan dan jalan itu adalah sesuatu untuk dilalui. Jika tau jalan tapi tidak dilalui, apakah kita akan sampai kepada tempat yang kita tuju?

Yesus pernah berkata saat ditanya oleh orang "Dimana, Tuhan?"" Dan Yesus menjawab "Dimana ada mayat, disitu berkerumun burung nazar". Kata "dimana" menunjukan suatu pertanyaan tempat, tetapi sepertinya jawaban Yesus tidak berkaitan dengan tempat. Burung Nazar jelas adalah burung yang tertarik akan adanya mayat, lalu jika seandainya orang percaya adalah burung nazar, apakah yang begitu menarik orang percaya untuk datang?

"Mayat" mendorong burung nazar untuk datang, juga bagi orang percaya yang mendorong untuk datang adalah "kehendak Tuhan". Semua orang percaya pastilah hatinya untuk "kehendak Tuhan", datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu. Apa kehendak Tuhan sebelum Ia terangkat ke Sorga? Jadikan semua banggsa murid, ROH KUDUS akan memimpin kita sampai ke ujung bumi. Yesus telah menyelesaikan kehendak Bapa di bumi, maka kita seharusnya menyelesaikan kehendak Yesus, yaitu hidup dalam pimpinan ROH KUDUS dan menjadi saksi sampai ke ujung bumi.
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
March 08, 2020, 02:23:39 PM
Reply #14
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 134
  • Denominasi: Interdenominasi
Spekulasi ttg tepatnya hari Tuhan sudah banyak dilakukan org2 keblinger
Spekulasi ttg tepatnya tempat di ujung bumi atau di ujung langit belum banyak
Kurasa masih banyak hal lain yg lebih penting utk kita pikirkan dr perkataan2-Nya
Sebab perkataan2 yg dikatakan-Nya adalah roh dan hidup

Sekalipun org2 yg terhalau dr pd-mu ada di ujung langit, dr sanapun TUHAN, Allahmu,
akan mengumpulkan engkau kembali dan dr sanapun Ia akan mengambil engkau. [Ul 30:4] 

"Ayo! Ayo! Larilah dari tanah Utara," demikianlah Firman Tuhan.
"Sebab, Aku telah menceraiberaikan kamu ke arah empat mata angin,"
demikianlah Firman Tuhan. [Zak 2:6] 

Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: [Mrk 13:21] 
Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
(Kata “Lihat” itu mengindikasikan waktu dan tempat yg “tepat” buat org2 yg gelisah)

Jadi, ttg kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dgn Dia kami minta kpd-mu, sdr2, spy kamu jgn lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat dikatakan dr kami, se-olah2 hari Tuhan telah tiba. Jgn-lah kamu memberi dirimu disesatkan org dgn cara yg bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yg harus binasa, yaitu lawan yg meninggikan diri di atas segala yg disebut atau yg disembah sbg Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sbg Allah. [2Tes 2:1-4]


Salam Damai!


Terlepas dari semua spekulasi yang dibuat manusia, Alkitab berkata bahwa ujung bumi dan ujung langit itu ada. Kenapa orang percaya sekalipun tidak dapat menemukan dimana ujung bumi dan ujung langit? adalah karena hikmat dunia memberikan pengertian lain tentang langit dan bumi, yang tidak sejalan dengan isi Alkitab. Sehingga sekarang orang percaya sekalipun tidak mengerti tentang apa yang tertulis di Alkitab perihal langit dan bumi. Itulah kenapa ini penting, yaitu karena orang percayapun tengah melakukan spekulasi isi Alkitab menggunakan hikmat dunia, sedangkan Alkitab menulis soal ujung bumi menurut hikmat Tuhan, lalu hikmat dunia berkata semua tempat di bumi ini adalah ujung karena setiap sisi bola adalah ujung bola. Dengan demikian pengertian dalam Alkitab dicemari oleh hikmat dunia dan orang percaya yang membacanya menjadi tersesat dalam mengerti ujung bumi. Ini bukan bertujuan menunjukan mesias ada dimana, tapi ujung bumi supaya kesaksian kita lewat pimpinan ROH KUDUS bisa kita tuntaskan, karena tempat tertuntaskanya ayat ini adalah di ujung bumi (Kis 1:8).

Kita sebagai orang Kristen seharusnya memahami Alkitab berdasarkan konteks kejadian yang tertulis disana dan tidak sekedar mengambil 1-2 ayat dalam sebuah konteks sebagai penerangan konteks lainya. Inilah kenapa banyak orang justru terkacaukan dalam memahami isi Alkitab, karena kadang konteks tentang waktu-waktu kembalinya Israel ke tanah Kanaan-pun dimasukan kedalam konteks waktu kedatangan Tuhan. Ayat dalam Ulangan dan Zakharia yang sodara Maren catut adalah soal kembalinya Israel ke tanah kanaan, bukan merupakan satu konteks dengan kedatangan Tuhan di Markus 13. Ujian Israel di tanah kanaan belum selesai, karena setelah ujian ketaatan dalam penderitaan dan kesukaran (Mesir-padang gurun), Tuhan menempatkan Israel di kanaan untuk sebuah ujian ketaatan dalam kemakmuran, itulah kenapa mereka dikembalikan ke tanah Kanaan, karena mereka belum lulus ujian kemakmuran dimana mereka harus menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Namun bagaimanapun juga telah ada orang-orang pilihan yang juga telah dicangkokan dari luar Israel kedalam perjanjian Abraham dan menggenapkannya untuk mejadi berkat bagi bangsa-bangsa.

Berkat bagi bangsa-bangsa itu sudah dan sedang digenapi, sebagai penggenapan janji terhadap Abraham tentang menjadi berkat untuk segala bangsa. Maka seharusnyalah kesaksian kita juga tergenapi, yaitu melalui pimpinan ROH KUDUS sampai ke ujung bumi. Sementara orang yang tersesat adalah orang yang tidak mendapati jalan ke tujuanya, atau berputar-putar tidak sampai ke tujuanya, bahkan mungkin malah tidak tahu tujuanya kemana. Jelas tujuan orang percaya dipanggil adalah supaya menjadi saksiNya dan dengan pimpinan ROH KUDUS sampai ke ujung bumi. Jika orang pilihan tidak tahu dimana dan arah tujuanya, maka jelas orang tersebut sedang tersesat. Ujung bumi adalah tujuan akhir penggenapan kesaksian orang pilihan dengan pimpinan ROH KUDUS, maka setiap orang pilihan pasti berusaha menggenapkan kehendak Tuhan yaitu dengan bersaksi sampai ke ujung bumi dan bukan berputar-putar dalam urusan dunia apalagi mencari kemakmuran harta dunia.
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
March 08, 2020, 02:25:47 PM
Reply #15
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 134
  • Denominasi: Interdenominasi
oh..
jadi jangkauan kekuasaan tuhan cuma sampai di ujung bumi aja ya?

astronot yg lagi kerja di Interantional space station gimana? masih dalam jangkauan kekuasaan tuhan apa enggak?
nanti kalo kita bikin koloni di bulan atau mars gimana.. masih terjangkau Firman Tuhan atau enggak?

Luar angkasa adalah hikmat dunia yang menarik manusia menjauh dari hikmat Tuhan, padahal hikmat dunia adalah kebodohan bagi Tuhan. Jika kita di pihak Tuhan, maka kita akan tau bahwa hal-hal itu (luar angkasa) hanyalah kebodohan. Mereka yang dalam pimpinan ROH KUDUS pasti dimerdekakan dari dusta iblis yang ada dalam hikmat dunia dengan mengetahui kebenaran dan pasti dimpimpin kepada seluruh kebenaran, karena fungsi Roh Kebenaran adalah juga memimpin kepada seluruh kebenaran.

Soal nanti koloni di bulan dan mars, tentu adalah hanya lelucon belaka, sampai langit dan bumi lenyap tidak akan pernah ada. Dan bulan itu tempatnya adalah di langit menurut Alkitab dan bukan di luar angakasa. Bulan diciptakan untuk bumi dan dia ada di langit yang diatas bumi, kita harus tahu bahwa luar angkasa adalah kebodohan bagi mereka yang mengerti kebenaran.

Apakah astronot itu bisa sampai ke Sorga Tuhan? untuk itu tanyalah mereka (astronot) saat mereka di luar angkasa (International Fake Station), "tunjukanlah kepada kami mana itu atas dan bawah?" jika mereka bisa menunjukanya, maka mereka mungkin akan bisa ke Sorga, karena sorga itu adanya di atas bumi. Sementara di luar angkasa apabila kamu tidak bisa menunjukan mana atas dan bawah, bagaimana kamu bisa sampai ke Sorga yang jelas diterangkan Alkitab ada di atas bumi?
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
March 08, 2020, 06:02:36 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Terlepas dari semua spekulasi yang dibuat manusia,
Alkitab berkata bahwa ujung bumi dan ujung langit itu ada.
Spekulasi itu ada, ujung bumi dan ujung langit ada
Kurasa ujung2 itu ada banyak, plural, spt spekulasi juga, Bro.
Jika akurasi tempat itu faktor penentu keselamatan, maka hrs tak berspekulasi
Mis, Yakinkan saja pangkalnya, maka "on the track" menuju (bukan mencari) ujungnya,


Kenapa orang percaya sekalipun tidak dapat menemukan dimana ujung bumi dan ujung langit?
Apa mungkin karena ujungnya ada banyak
Atau mungkin karena tidak tahu pangkalnya
Atau pangkalnya itu adalah ujung bumi juga?

Bisa apa maksudnya ini?:
Dr ujung bumi ke ujung bumi
Dr ujung langit ke ujung langit
Dr ujung bumi ke ujung langit

Ada juga istilah ujung2 bumi dan kolong langit
Pengertianku itu adalah tempat yg kasat-mata tapi tak terhingga
Atau apakah istilah ujung bumi dan ujung langit PL beda dgn PB, Bro?


adalah karena hikmat dunia memberikan pengertian lain tentang langit dan bumi, yang tidak sejalan dengan isi Alkitab. Sehingga sekarang orang percaya sekalipun tidak mengerti tentang apa yang tertulis di Alkitab perihal langit dan bumi. Itulah kenapa ini penting, yaitu karena orang percayapun tengah melakukan spekulasi isi Alkitab menggunakan hikmat dunia, sedangkan Alkitab menulis soal ujung bumi menurut hikmat Tuhan, lalu hikmat dunia berkata semua tempat di bumi ini adalah ujung karena setiap sisi bola adalah ujung bola. Dengan demikian pengertian dalam Alkitab dicemari oleh hikmat dunia dan orang percaya yang membacanya menjadi tersesat dalam mengerti ujung bumi. Ini bukan bertujuan menunjukan mesias ada dimana, tapi ujung bumi supaya kesaksian kita lewat pimpinan ROH KUDUS bisa kita tuntaskan, karena tempat tertuntaskanya ayat ini adalah di ujung bumi (Kis 1:8).

Jika presisi tempat itu faktor keselamatan, maka itu penting
Jelaskanlah dulu, Bro, menurut pengetahuanmu seturut Alkitab
Bedakah istilah ujung bumi dan ujung langit menurut PL dan PB?

Dan apakah ujung2 itu singular atau plural dan tanpa ada pangkal,
Mungkin pangkalnya adalah pd ttk "o", origin (si observer/org itu)

Atau jika ujung langit itu ada di atas maka ujung bumi di bawah
Itu ibarat grs sumbu 'z", yg ditarik dr  ttk nadir ke ttk zenith


Kita sebagai orang Kristen seharusnya memahami Alkitab berdasarkan konteks kejadian yang tertulis disana dan tidak sekedar mengambil 1-2 ayat dalam sebuah konteks sebagai penerangan konteks lainya. Inilah kenapa banyak orang justru terkacaukan dalam memahami isi Alkitab, karena kadang konteks tentang waktu-waktu kembalinya Israel ke tanah Kanaan-pun dimasukan kedalam konteks waktu kedatangan Tuhan. Ayat dalam Ulangan dan Zakharia yang sodara Maren catut adalah soal kembalinya Israel ke tanah kanaan, bukan merupakan satu konteks dengan kedatangan Tuhan di Markus 13. Ujian Israel di tanah kanaan belum selesai, karena setelah ujian ketaatan dalam penderitaan dan kesukaran (Mesir-padang gurun), Tuhan menempatkan Israel di kanaan untuk sebuah ujian ketaatan dalam kemakmuran, itulah kenapa mereka dikembalikan ke tanah Kanaan, karena mereka belum lulus ujian kemakmuran dimana mereka harus menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Namun bagaimanapun juga telah ada orang-orang pilihan yang juga telah dicangkokan dari luar Israel kedalam perjanjian Abraham dan menggenapkannya untuk mejadi berkat bagi bangsa-bangsa.

Catutan itu contoh, yg lain ada di Samuel, Ayub, Amsal, Mazmur dll
Dlm PL ada 43 ayat yg menggunakan istilah itu, dlm PB ada 7, ttl 50 ayat
Belum lagi istilah “kolong langit” ada banyak juga di dlm PL dan ada di PB

Semua ada dlm pengamatan Allah, tak satu pun yg bisa luput tersembunyi dr kuasanya
Artinya, jangan takut kemanapun kita pergi, ke ujung bumi, ke ujung langit sekali pun
Maka komen @cadangdata pun hrs disemangati kemungkinannnya dan jangan takut

Rasaku ke-50 ayat itu utk keras menekankan, percayalah: hanya Allah Abraham yg benar kuasa-Nya dan benar kasih-Nya dan keselamatan tidak ada di dlm siapapun juga selain di dlm Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yg diberikan kpd manusia yg olehnya kita dpt diselamatkan."


(bersambung)
« Last Edit: March 11, 2020, 10:39:18 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 08, 2020, 06:50:52 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
(sambungan)

Berkat bagi bangsa-bangsa itu sudah dan sedang digenapi, sebagai penggenapan janji terhadap Abraham tentang menjadi berkat untuk segala bangsa. Maka seharusnyalah kesaksian kita juga tergenapi, yaitu melalui pimpinan ROH KUDUS sampai ke ujung bumi. Sementara orang yang tersesat adalah orang yang tidak mendapati jalan ke tujuanya (ke ujung bumi), atau berputar-putar tidak sampai ke tujuanya (ujung bumi), bahkan mungkin malah tidak tahu tujuanya kemana(ujung bumi itu).

Bagai mana dgn org yg hanya tahu Yesus adalah jalan
Ia telah menyangkal diri dan sedang memikul salibnya
Tapi belum mengerti mana jalan ke ujung bumi
Tiba2 istilahnya mati martir di tengah jalan
Kurasa di siitulah ujung buminya, Bro!


Jelas tujuan orang percaya dipanggil adalah supaya menjadi saksiNya dan dengan pimpinan ROH KUDUS sampai ke ujung bumi.
Ini sudah kita diskusikan sebelumnya, bw
Bw kesaksian org itu hrs sampai ke ke ujung bumi
Jika tdk pas demikian, maka perjanjian-Nya batal


Jika orang pilihan tidak tahu dimana dan arah tujuanya, maka jelas orang tersebut sedang tersesat. Ujung bumi adalah tujuan akhir penggenapan kesaksian orang pilihan dengan pimpinan ROH KUDUS, maka setiap orang pilihan pasti berusaha menggenapkan kehendak Tuhan yaitu dengan bersaksi sampai ke ujung bumi dan bukan berputar-putar dalam urusan dunia apalagi mencari kemakmuran harta dunia.

Jadi hanya yg bersaksi ke ujung bumi yg mendapatkan
Yg tidak sampai tidak mendapat, walau kesaksiannya banyak
Oleh sebab itu ujung bumi menjadi faktor penentu keselamatan org?

Salam Damai!

« Last Edit: March 08, 2020, 06:57:39 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 09, 2020, 09:13:10 AM
Reply #18
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 134
  • Denominasi: Interdenominasi
Spekulasi itu ada, ujung bumi dan ujung langit ada
Kurasa ujung2 itu ada banyak, plural, spt spekulasi juga, Bro.
Jika akurasi tempat itu faktor penentu keselamatan, maka hrs tak berspekulasi
Mis, Yakinkan saja pangkalnya, maka "on the track" menuju (bukan mencari) ujungnya,


Sepertinya sodara Maren salah tangkap bahwa ujung bumi adalah penentu keselamatan, maka seharusnya sodara bisa membaca lagi post #13 diatas.
Namun Nidus tegaskan lagi disini bahwa ujung bumi bukan faktor penentu mendapat keselamatan oleh Yesus Kristus. Justru orang yang telah diselamatkanlah yang mewarisi mandat untuk menjadi saksi sampai ke ujung bumi, kalau belum selamat bagaimana bisa menerima ROH KUDUS dan bersaksi sampai ke ujung bumi? Jadi keselamatan itu diterima dulu, baru bersaksi sampai ke ujung bumi. Ke ujung bumi bukan untuk diselamatkan, tapi menuntaskan mandat Yesus Kristus dalam ketaatan, kesetiaan, kerelaan.



Apa mungkin karena ujungnya ada banyak
Atau mungkin karena tidak tahu pangkalnya
Atau pangkalnya itu adalah ujung bumi juga?

Bisa apa maksunya:
Dr ujung bumi ke ujung bumi
Dr ujung langit ke ujung langit
Dr ujung bumi ke ujung langit

Ada juga istilah ujung2 bumi dan kolong langit
Pengertianku itu adalah tempat yg kasat-mata tapi tak terhingga
Atau apakah istilah ujung bumi dan ujung langit PL beda dgn PB, Bro?


Jika sodara Maren bingung soal sebuah kata yang tertulis di Alkitab cobalah untuk merunutnya ke bahasa Inggris atau ke bahasa aslinya (Ibrani / Yunani). Bisa memakai Bible Hub juga untuk mencari kata dasar yang ingin diselidiki dan juga tentunya yang terpenting fungsikanlah ROH KUDUS untuk memberikan pengertian.


Jika presisi tempat itu faktor keselamatan, maka itu penting
Jelaskanlah dulu, Bro, menurut pengetahuanmu seturut Alkitab
Bedakah istilah ujung bumi dan ujung langit menurut PL dan PB?

Dan apakah ujung2 itu singular atau plural dan tanpa ada pangkal,
Mungkin pangkalnya adalah pd ttk "o", origin (si observer/org itu)

Atau jika ujung langit itu ada di atas maka ujung bumi di bawah
Itu ibarat grs sumbu 'z", yg ditarik dr  ttk nadir ke ttk zenith


Sekali lagi ujung bumi bukan untuk mendapatkan keselamatan, tapi untuk menggenapkan mandat Yesus menjadi saksiNya sampai ke ujung bumi.
Adalah baik jika sodara Maren selalu mencoba memvisualkan apa yang tertulis dalam Alkitab, tentang kejadian, kondisi, situasi, waktu, dan tempatnya saat saudara membaca Alkitab, itu akan sangat membantu pemahaman. Saran saya berhentilah memvisualisasikan isi Alkitab berdasarkan hikmat dunia namun ijinkanlah ROH KUDUS memimpin sodara kepada seluruh kebenaran.


Catutan itu contoh, yg lain ada di Samuel, Ayub, Amsal, Mazmur dll
Dlm PL ada 43 ayat yg menggunakan istilah itu, dlm PB ada 7, ttl 50 ayat
Belum lagi istilah “kolong langit” ada banyak juga di dlm PL dan ada di PB

Semua ada dlm pengamatan Allah, tak satu pun yg bisa luput tersembunyi dr kuasanya
Artinya, jangan takut kemanapun kita pergi, ke ujung bumi, ke ujung langit sekali pun
Maka komen @cadangdata pun hrs disemangati kemungkinannnya dan jangan takut

Rasaku ke-50 ayat itu utk keras menekankan, percayalah: hanya Allah Abraham yg benar kuasa-Nya dan benar kasih-Nya dan keselamatan tidak ada di dlm siapapun juga selain di dlm Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yg diberikan kpd manusia yg olehnya kita dpt diselamatkan."


Karena sodara Maren memunculkan istilah kolong langit, maka coba lihatlah kolong meja sebagai perbandingan. Jika dikatakan ujung langit, maka coba lihatlah ujung meja, tentang ujung dari kolong langit? lihatlah ujung dari kolong meja. Apabila dituliskan Tuhan membentang langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman (Yes 40), maka lihatlah kemah karena kata "seperti" berarti seperti, pelajarilah kondisi kain yang membentuk kemah. Saya meyakini bahwa kemah tidak berbentuk serupa bulatan (cari kata aslinya tentang kata bulatan - yes 40), kalau kemah melingkar mungkin iya. Jika hikmat dunia mengajarkan bahwa langit itu tidak seperti kemah, maka itu pilihan sodara untuk berpegang kepada Alkitab dan hikmat Tuhan atau kepada hikmat manusia soal melihat langit.
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
March 09, 2020, 09:19:44 AM
Reply #19
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 134
  • Denominasi: Interdenominasi

Bagai mana dgn org yg hanya tahu Yesus adalah jalan
Ia telah menyangkal diri dan sedang memikul salibnya
Tapi belum mengerti mana jalan ke ujung bumi
Tiba2 istilahnya mati martir di tengah jalan
Kurasa di siitulah ujung buminya, Bro!


Kalau orang sudah bertobat, menerima Yesus, menyangkal diri, memikul salib, ia sudah selamat, saat ia mati maka ia tetap selamat. Saat ia belum mencapai ujung bumi, berarti memang mungkin bukan bagianya untuk menyelesaikan mandat Tuhan sampai ujung bumi. Atau mungkin ROH KUDUS belum menyingkapkan kepadanya tentang "seluruh kebenaran", beda saat ROH KUDUS telah menyingkapkan tapi ia memilih untuk tidak taat, tidak setia, tidak memakai kasut kerelaanya, maka itu hal lain yang diperhitungkan Tuhan. Nidus tidak akan memberikan penghakiman soal hal demikian, karena itu adalah hak Tuhan. Ada orang yang tidak sampai karena terhambat, ada orang yang memilih untuk tidak mau pergi, ada banyak alasan kenapa orang tidak sampai tujuan, salah satunya tersesat di jalan. Orang percaya bisa saja tersesat saat dirinya tidak mengijinkan ROH KUDUS memimpin, ibarat orang punya GPS map yang setiap kali memimbingnya, tapi ia memilih mengambil jalan berbelok tidak sesuai dengan arahan, maka jelas tersesatlah ia. Kecuali ia mendengarkan lagi apa kata "Pimpinan", maka ia bisa kembali lagi ke jalan yang seharusnya ia tempuh.

Tentunya orang akan dihambat untuk sampai ke ujung bumi, itu kenyataan jika sodara tahu ujung bumi dimana, bagaimana dunia mengatur hal ini. Bisajadi kita akan dibunuh supaya tidak sampai dan mungkin juga bahkan tidak akan ada yang tau dimana mayat mereka yang dibunuh karena mencoba sampai ke ujung bumi. Itulah kenapa Nidus tiba-tiba berbicara martir, karena jalan menuju ujung bumi sekarang ini ditutup oleh para "penguasa dunia" yang jahat ini.


Ini sudah kita diskusikan sebelumnya, bw
Bw kesaksian org itu hrs sampai ke ke ujung bumi
Jika tdk pas demikian, maka perjanjian-Nya batal


Perjanjian Tuhan tetap dan tidak batal, saat Tuhan berkata kepada Abraham "Pergilah dari negrimu...", lalu juga dikatakan semua kaum di bumi akan mendapat berkat, apakah saat Abraham masih hidup semua itu sudah digenapi? tidak, bahkan disaat hidup di dunia ia tidak menyaksikanya tergenapi bahwa semua kaum mendapat berkat, namun janji Tuhan tidak batal bahkan setelah kematiannya. Tapi bukankah Abraham taat, dan setia dengan pimpinan Tuhan saat Tuhan menyuruhnya pergi dari negrinya?


Jadi hanya yg bersaksi ke ujung bumi yg mendapatkan
Yg tidak sampai tidak mendapat, walau kesaksiannya banyak
Oleh sebab itu ujung bumi menjadi faktor penentu keselamatan org?


Sudah beberapa kali Nidus jelaskan diatas, ujung bumi bukan faktor penentu keselamatan orang, tetapi justru orang yang sudah memperoleh keselamatan-lah yang bisa mendapat pimpinan ROH KUDUS sampai ke ujung bumi untuk menggenapkan mandat Yesus.
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)