Author Topic: Pertanyaan yang tak berjawab  (Read 1719 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 11, 2020, 10:11:16 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Protestan
Dalam sebuah khotbah pengajaran di ibadah minggu yang saya hadiri. saya sudah lupa temanya. Tapi pada khotbah pengajaran, selalu diberi kesempatan bagi jemaat untuk bertanya. Saya bertanya tentang satu pertanyaan yang jawabannya selalu  tidak pernah memuaskan saya. saya sudah googling, dan ada pembahasana panjang lebar. saya baca dengan antusias, ah mungkin ada jawaban terhadap pertanyaan yang mengganggu saya puluhan tahun. tapi ternyata buntutnya adalah...secara gampang di jawab: ini sebuah rahasia ilahi. Sama saja dengan jawaban sang pendeta saat saya ajukan pertanyaan itu, jawabannya sangat membuat saya super kecewa: " Anda terlalu berpikir jauh, dan terlalu dalam. Berpikir sederhana saja!".

Sampai sekarang pertanyaan itu menjadi pergumulan hidup saya, dan menjadi sebuah perjalanan spiritual yang sangat menarik untuk di lalui.

Pertanyaan itu adalah:

" Manusia tidak minta diciptakan, tapi di ciptakan oleh kehendak Allah, lalu ada yang dibuang ke neraka kekal dan ada yang ke surga kekal. Bagi yang masuk surag, gak masalah. Tapi gimana dnegan yang masuk neraka, apapun alasannya ( gak berimanlah, gak terima Yesuslah, kejahatannya superparahlah, tidak dipilih lah..) Kasihan amat manusia. Mengapa Allah sekejam itu menciptkana manusia lalu di musnahkan bahkan dibuat menderita dalam kekekalan? "
March 11, 2020, 12:06:53 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 949
Dalam sebuah khotbah pengajaran di ibadah minggu yang saya hadiri. saya sudah lupa temanya. Tapi pada khotbah pengajaran, selalu diberi kesempatan bagi jemaat untuk bertanya. Saya bertanya tentang satu pertanyaan yang jawabannya selalu  tidak pernah memuaskan saya. saya sudah googling, dan ada pembahasana panjang lebar. saya baca dengan antusias, ah mungkin ada jawaban terhadap pertanyaan yang mengganggu saya puluhan tahun. tapi ternyata buntutnya adalah...secara gampang di jawab: ini sebuah rahasia ilahi. Sama saja dengan jawaban sang pendeta saat saya ajukan pertanyaan itu, jawabannya sangat membuat saya super kecewa: " Anda terlalu berpikir jauh, dan terlalu dalam. Berpikir sederhana saja!".

Sampai sekarang pertanyaan itu menjadi pergumulan hidup saya, dan menjadi sebuah perjalanan spiritual yang sangat menarik untuk di lalui.

Pertanyaan itu adalah:

" Manusia tidak minta diciptakan, tapi di ciptakan oleh kehendak Allah, lalu ada yang dibuang ke neraka kekal dan ada yang ke surga kekal. Bagi yang masuk surag, gak masalah. Tapi gimana dnegan yang masuk neraka, apapun alasannya ( gak berimanlah, gak terima Yesuslah, kejahatannya superparahlah, tidak dipilih lah..) Kasihan amat manusia. Mengapa Allah sekejam itu menciptkana manusia lalu di musnahkan bahkan dibuat menderita dalam kekekalan? "

Kalau dr Alkitab di dapat:
Yer23:20 Murka TUHAN tidak akan surut, sampai Ia telah melaksanakan dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya; pada hari-hari yang terakhir kamu akan benar-benar mengerti hal itu

Juga:
Dan12:8 Adapun aku, memang kudengar hal itu, tetapi tidak memahaminya, lalu kutanya: "Tuanku, apakah akhir segala hal ini?"
12:9 Tetapi ia menjawab: "Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman

Dan12:13 Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman.

Tidak semua tentang rencanaNya sejak sebelum dunia dijadikan bisa dimengerti oleh ciptaanNya yaitu manusia dari sejak zmn Daniel atau sebelumnya dan juga jauh setelahnya , sekalipun titik berat akan rencanaNya itu adalah tentang manusia milikNya itu, tapi Allah berjanji bahwa pada hari2 terakhir manusia akan mengerti dengan sempurna , jadi wajar kalau yang sdr tanyakan itu terjawabnya pada baru2 ini kira2 kurang dari 20 tahun belakang ini.


Jer23:20 The anger of the LORD shall not return, until he have executed, and till he have performed the thoughts of his heart: in the latter days ye shall consider it perfectly

Lalu apakah salah kalau baru belakangan ini dikaruniakanNya untuk dimengerti ?, saya pikir tidak, karena setingkat nabi Danielpun pada zmnnya masih disembunyikan oleh Allah, jadi kita bisa menerka bahwa saat mengerti itu berkait erat dengan akhir dari alam sementara ini / kesudahan zaman / kiamat ke dua oleh api ( kalau anugerah mengerti itu pada abad 1 atau2 masehi maka disitu pulalah kiamatnya, kalau kemudian sekarang2 ini mulai dikaruniakan mengerti .......? ).

Saudara bisa bayangkan saat kiamat nanti, semua manusia yang ada dibakar oleh api yang turun dari langit , saat itu manusia ada yang masih bayi, kanak2 bahkan ada yang masih di kandungan, juga kakek nenek jompo orang terbelakang perkembangan mentalnya tidak ada yang terkecuali dan ini telah ada contohnya saat kiamat pertama zmn Nuh hanya Nuh berdelapan yang luput dari bencana air bah , atau mungkin ini juga melengkapi pertanyaan sdr yang belum terjawab itu ? .

Kalau sdr maumerenungkan seputar hari2 terakhir itu saya percaya masih banyak pertanyaan2 yang akan sdr angkat, tapi jangan takut dari keinginan mengerti  itu dan menurut waktuNya insya Allah semua terjawab dengan sempurna.

Sedikit menjawab pertanyaan sdr di atas :
Sebelum dunia dijadikan Allah mempunyai rencana akan milikNya yang bernama manusia itu yaitu untuk memuliakanNya (Yes43:7 ) , itu baru bisa terjadi kalau manusia milikNya itu dikirim merantau di bumi sementara ini untuk bertumbuh ( karena asalnya tidak berpengetahuan dan tidak berkemampuan , dan di alam kekal tidak ada waktu artinya semua flat ) 1pet1:17 Yer1:5 ,maka perlu adanya alam sementara seperti saat ini dimana kita berada  ---> Eden story adalah proses formatting itu, bangsa pilihan/benda belaskasihan Allah Rom9:23 mendiami benda2 untuk tujuan mulia Rom9:21 itulah proses merantau di bumi ini.
Mungkin semua ini terlalu singkat untuk menjabarkan dengan jelas pertanyaan sdr di atas tapi kalau sdr ada waktu bisa tekuni di diskusi2 di forum ini , saya ingat bahwa ada cukup banyak yang telah saya tulis tentang pertanyaan sdr tsb.

Salam.


« Last Edit: March 11, 2020, 12:12:02 PM by Adhi Darma Wijaya »
March 12, 2020, 08:27:46 AM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 9
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Menurut saya (ini pendapat pribadi saya) ada tertulis di Mat 7:2, Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
Artinya, Allah juga akan menghakimi kita berdasarkan ukuran yang kita pakai. Misalnya, kita mengaku ikut Yesus, mengaku Kristen....Naaaah,  besok ukuran itu lah yg dipakai untuk menghakimi kita.
Kalau kamu ikut Yesus kok kamu begini ? kan Yesus bilang A...dsb. Begitu juga kpd mereka yg diluar Kristen, akan dihakimi berdasarkan ukuran yg mereka pakai....
Sekali lagi mohon maaf, ini hanya pendapat saya pribadi, Shalom GBU
March 12, 2020, 11:50:21 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2878
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Mengapa Allah ...?

Topik: “Pertanyaan tak berjawab”
Ini akan menuju koridor “tak bisa” atau “tak bakalan bisa terjawab”

Kalau: “Pertanyaan belum berjawab”
Yg ini mungkin dlm koridor “belum bisa” atau “belum mantap terjawab”

Memang kita tak bakalan bisa tuntas utk menjawab setiap pertanyaan “mengapa”
Sebab walau dijawab itu karena “a”, lalu segera muncul mengapa “a”, dst sampai akhir
Ibarat setiap kata ada gbr-nya, setiap gbr ber-kata2, dan kata2 itu ber-gbr2 lagi, dst sampai akhir

Kemana muara akhir dr “kata” dan atau kemana akhir dr pertanyaan “mengapa”?
Akhirnya tergantung pd awalnya, jika awalnya dr Tuhan solusinya kembali kpd Tuhan
Jika awal “kata” atau mula pertanyaan “mengapa” itu berasal dr iblis, solusinya kpd iblis

Mengapa Allah sekejam itu menciptkana manusia lalu di musnahkan
bahkan dibuat menderita dalam kekekalan? "  Kasihan amat manusia.

Ya, kasihan!
Penting kita pikirkan juga dr mana mulanya kasih sehingga kita bisa mengerti arti kasihan
Menurutku kita tidak akan bisa mengerti arti kasih, jika belum mengerti arti benci

Hewan tak mengerti ada kasih, ada benci, paling ngerti ada betina, ada bahaya
Batu tidak peduli ada apa atau ada tidak ada sama saja bagi eksistesinya
Hanya kita manusia ini yg peduli akan semuanya itu

Sampai sekarang pertanyaan itu menjadi pergumulan hidup saya,
dan menjadi sebuah perjalanan spiritual yang sangat menarik untuk di lalui.
Yes!
Pertanyaan itu akan selamanya, Bro!
Penulis Kitab pun tidak bisa paham semuanya
Jika ada manusia ngerti semua, itu kitab bikinan manusia

Penting utk kita bisa mengerti hal2 ini:
Mana yg duluan, ada “kasih” atau “benci”
Mulai kapan “kasih” dan “benci” itu berperang?

Mungkin ada perang di langit, menjadi ada perang di bumi, jadi Perang Dunia 1&2
Pd diri pun sebenarnya ada perang itu antara keinginan2 daging vs keinginan roh
Bagai mana mulanya dan dr mana datangnya kpd diri kita masing2? Itu penting!

Jadi pertanyaan “mengapa Allah”, sebaiknya dimulai dgn “mengapa aku ini”
Sebab “Mengapa Allah” itu melampaui akal, mustahil masuk akal spt karya manusia
Kalau "Mengapa aku", atau "Utk apa aku dilahirkan, dll ttg aku ini", mungkin terjangkau pikiran

Alkitab Hari Ini - 12 Maret 2020
Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging,
tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa,
melawan penghulu2 dunia yg gelap ini, melawan roh2 jahat di udara. - Efesus 6:12

Maka aku setuju spt kata Bto Adhi Darma:
“Terlalu  singkat utk mengerti dikit ttg rancangan Allah kita”

Mungkin semua ini terlalu singkat untuk menjabarkan dengan jelas pertanyaan sdr di atas tapi kalau sdr ada waktu bisa tekuni di diskusi2 di forum ini , saya ingat bahwa ada cukup banyak yang telah saya tulis tentang pertanyaan sdr tsb.

Sebab rancangan-Nya bukanlah rancangan manusia, dan jalan-Nya bukanlah jalan kita
Setinggi langit dr bumi beda rancangan dan jalan kita dibanding rancangan dan jalan Allah
Memandang langit yg kasat mata itu pun kita belum bisa tahu hrs ada apa tdk ujungnya

Salam Damai Bro!

« Last Edit: March 12, 2020, 05:08:21 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 13, 2020, 08:46:45 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 519
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
Dalam sebuah khotbah pengajaran di ibadah minggu yang saya hadiri. saya sudah lupa temanya. Tapi pada khotbah pengajaran, selalu diberi kesempatan bagi jemaat untuk bertanya. Saya bertanya tentang satu pertanyaan yang jawabannya selalu  tidak pernah memuaskan saya. saya sudah googling, dan ada pembahasana panjang lebar. saya baca dengan antusias, ah mungkin ada jawaban terhadap pertanyaan yang mengganggu saya puluhan tahun. tapi ternyata buntutnya adalah...secara gampang di jawab: ini sebuah rahasia ilahi. Sama saja dengan jawaban sang pendeta saat saya ajukan pertanyaan itu, jawabannya sangat membuat saya super kecewa: " Anda terlalu berpikir jauh, dan terlalu dalam. Berpikir sederhana saja!".

Sampai sekarang pertanyaan itu menjadi pergumulan hidup saya, dan menjadi sebuah perjalanan spiritual yang sangat menarik untuk di lalui.

Pertanyaan itu adalah:

" Manusia tidak minta diciptakan, tapi di ciptakan oleh kehendak Allah, lalu ada yang dibuang ke neraka kekal dan ada yang ke surga kekal. Bagi yang masuk surag, gak masalah. Tapi gimana dnegan yang masuk neraka, apapun alasannya ( gak berimanlah, gak terima Yesuslah, kejahatannya superparahlah, tidak dipilih lah..) Kasihan amat manusia. Mengapa Allah sekejam itu menciptkana manusia lalu di musnahkan bahkan dibuat menderita dalam kekekalan? "

saya jawab dari pengalaman saya bersama ROH KUDUS. kalau soal pemahaman Alkitab, saya kurang pintar.
manusia itu ada daging dan ada roh. Allah itu Roh (ada ayatnya, saya lupa). daging itu menginginkan hal2 yang kedagingan/duniawi. roh itu menginginkan hal2 yang rohani/surgawi. tiap saat, manusia itu memilih untuk mengikuti apa yang diinginkan daging atau apa yang diinginkan roh. menurut saya, Tuhan tidak pernah memaksakan manusia untuk mau pilih ikut kedagingan atau ikut roh. dan ada konsekuensi dari pilihan2 tersebut. karena Allah adalah Roh, maka Allah tidak suka saat manusia memilih ikut kedagingan. ini pendapat saya pribadi : ketika meninggal, yang memilih ikut Allah (Roh) akan tinggal "bersama" Allah. sedangkan yang menolak Allah (memilih jalannya sendiri) akan ditinggalkan Allah di mana tidak akan merasakan kasih Allah (saat di dunia manusia, baik itu orang baik maupun jahat, baik ateis, Kristen maupun non Kristen masih tetap bisa merasakan kasih Allah). tidak merasakan kasih Allah itu akan merupakan suatu penderitaan seperti terputus dari segala kasih. kalau saya umpamakan dari pengalaman hidup saya, mungkin seperti seperti penderitaan seseorang yang kena depresi. saya tidak bisa merasakan emosi diri saya sendiri dan saya tidak bisa merasakan emosi orang lain, dan tidak bisa merasakan hal yang positif. mungkin seperti itulah saat manusia tidak terhubung dengan Tuhan setelah mati kelak.
pada awalnya Tuhan menciptakan manusia agar bisa merasakan kasih Tuhan. diletakkan di taman eden yang sudah disediakan Tuhan dan merupakan tempat yang enak tanpa manusia perlu mengusahakan agar jadi tempat hidup yang enak. Tuhan sudah memberi peringatan tapi manusia lebih memilih ikut kedagingannya. Tuhan tentu saja masih mengasihi manusia meskipun memilih ikut kedagingannya. kalau di Alkitab, Tuhan memberikan peringatan2nya untuk menyadarkan manusia agar hidup ikut keinginan roh, baik lewat para nabi maupun lewat hukum-hukumNya, maupun teguran berupa hukuman kalau itu sudah melewati batas sifat adil Tuhan. tapi pada akhirnya manusia tetap memilih ikut kedagingannya. bahkan para ahli hukum agama memakai agama untuk ikut kedagingannya, seperti menunjukkan kesalehannya di depan umum agar dipuji. Yesus yang adalah Allah juga ditolak oleh kaum beragama karena mengingatkan untuk hidup menurut keinginan roh.
sekarang manusia tinggal minta ROH KUDUS pada Tuhan agar hidupnya selalu ikut keinginan roh. atau mungkin berdoa pada Tuhan minta bisa merasakan mana keinginan kedagingan dan mana keinginan roh.

kalau malas baca diatas :
Tuhan ingin manusia merasakan kasih Tuhan.
manusia punya kehendak bebas.
manusia bisa pilih ikut keinginan kedagingan atau keinginan roh.
tiap pilihan ada konsekuensinya.

March 20, 2020, 12:49:17 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2878
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@maumarehe:
Mengapa Allah sekejam itu menciptkana manusia lalu di musnahkan
bahkan dibuat menderita dlm kekekalan? "

@Nindus:
Pertanyaan sodara bisa dibandingkan dgn pertanyaan berikut ini:
Jika Tuhan bisa menyelamatkan manusia hanya dgn berfirman saja,
Mengapa Yesus harus menderita dan mati di kayu salib?
http://forumkristen.com/index.php?topic=65599.msg1262387#msg1262387

@gusgus:
Tuhan ingin manusia (tetap) merasakan kasih Tuhan.
(Akan tetapi) manusia punya kehendak bebas.
pilih ikut keinginan kedagingan atau keinginan roh.

@MK:
Kali2 kehendak bebas itulah biangnya
Biangkerok menyatakan kasihan atau kebencian
Mengimitasikan kasih Tuhan atau meniru2 kebencian Setan

Socrates:
Kita hrs terus bertanya dan ber-tanya2 lagi:
An unexamined life is not worth living
To find yourself, think for yourself
Be as you wish to seem!

Salam Damai!
« Last Edit: March 20, 2020, 02:37:06 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 20, 2020, 08:34:28 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4385
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Agar tidak panjang, saya kutip yang ini saja.
...
Sampai sekarang pertanyaan itu menjadi pergumulan hidup saya, dan menjadi sebuah perjalanan spiritual yang sangat menarik untuk di lalui.

Pertanyaan itu adalah:

" Manusia tidak minta diciptakan, tapi di ciptakan oleh kehendak Allah, lalu ada yang dibuang ke neraka kekal dan ada yang ke surga kekal. Bagi yang masuk surag, gak masalah. Tapi gimana dnegan yang masuk neraka, apapun alasannya ( gak berimanlah, gak terima Yesuslah, kejahatannya superparahlah, tidak dipilih lah..) Kasihan amat manusia. Mengapa Allah sekejam itu menciptkana manusia lalu di musnahkan bahkan dibuat menderita dalam kekekalan? "
Urun pendapat.
Saya tidak begitu mencermati PL.
Saya meyakini, bahwa PL merupakan nubuatan kehadiran Yesus Kristus ke dunia, dan PB penggenapan kehadiran Yesus Kristus ke dunia.
Menurut Kej 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Kutangkap, tujuan penciptaan manusia ialah yang tebal. Tujuan itu akan tercapai, jika manusia patuh kepada Tuhan, tidak melakukan pembangkangan. Jika manusia ciptaan Tuhan itu patuh, tidak membangkang kepada Tuhan, tujuan penciptaan manusia akan tercapai.
Sangat disayangkan, meski diperintah untuk taat, manusia dengan kehendak sendiri melakukan pembangkangan. Walaupun sudah membangkang, Tuhan tidak ingin manusia ciptaan-Nya, yang dicipta menurut gambar dan rupa Allah, yang ditiupkan nafas hidup kepadanyasementara mencipta alam, tumbuhan, hewan, Allah tidak melakukan upaya lebih menjadi binasa, maka Allah inkarnasi menjadi manusia dalam wujud Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia.
Tuhan Yesus Kristus memberi contoh bagaimana hidup sesuai dengan perintah Allah, taat sampai mati bahkan mati di kayu salib sekalipun. Meski demikian, apabila manusia tetap membangkang, tidak mengakui dan menerima kedatangan Allah dalam rupa manusia Yesus, binasalah manusia itu.
Jadi menurut penangkapanku, tidak ada manusia yang ditentukan untuk dibinasakan. Manusia dicipta merdeka, bebas hendak taat atau membangkang. Jika taat, ke surga, jika membangkang, binasa di neraka. Untuk dapat senantiasa sukacita sampai selama-lamanya, manusia diharap taat. Jika manusia menghendaki keinginan sendiri dan mengabaikan serta membangkang dari yang dikehendaki Tuhan, binasalah dia.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 22, 2020, 04:25:17 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2878
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kej 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Kutangkap, tujuan penciptaan manusia ialah yang tebal.

Tuhan Yesus Kristus memberi contoh bagaimana hidup sesuai dengan perintah Allah, taat sampai mati bahkan mati di kayu salib sekalipun. Meski demikian, apabila manusia tetap membangkang, tidak mengakui dan menerima kedatangan Allah dalam rupa manusia Yesus, binasalah manusia itu.

Jadi menurut penangkapanku, tidak ada manusia yang ditentukan untuk dibinasakan.
Manusia dicipta merdeka, bebas hendak taat atau membangkang.

Yes!
Manusia didisain menurut gambar dan rupa Allah
Dijadikan utk menjadi teman sekerja Allah di bumi ini
Bahkan bagai calon mempelai perempuan bagi Anak-Nya

Mungkin itulah gunanya manusia bagi Allah
Lalu sekarang, apa guna Allah bagi manusia?
Pertanyaan itu mungkin lebih mudah terjawab
Dr pd bertanya: "Mengapa Allah sekejam itu...?

Salam Damai!
« Last Edit: March 22, 2020, 04:27:31 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 24, 2020, 06:52:58 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4385
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Buka trit baru.
Jika ada partisipan tertarik, akan urun rembug.

Kalo membahas hal lain dari judul, dapatkan izin dari TS, mintakan izin dari Moderator.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 27, 2020, 12:08:01 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2878
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Dan mohon kpd patisipan ...
Yang dibahas ialah catatan dalam Kitab Suci, bukan anggapan.
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)