Author Topic: by: Ellen G. White --- "Pulang ke Rumah"  (Read 1688 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 24, 2020, 08:14:38 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3072
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Tanggal 24, Hari Jumat
NAFSU MAKAN TIDAK DAPAT DIPERCAYA


Ayat Inti : 1 Korintus 10:31
Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.



Tubuh kita dibangun dari makanan yang kita makan. Ada saja senantiasa jaringan-jaringan tubuh yang rusak; setiap gerakan dari tiap organ mencakup pemakaian bahan, dan pemakaian ini dipulihkan dengan makanan kita. Setiap organ tubuh memerlukan bagiannya dari gizi makanan. Otak harus diisi dengan porsinya; tulang otot, dan urat saraf menuntut bagian mereka. Adalah suatu proses menakjubkan yang mengubah makanan menjadi darah dan menggunakan darah ini untuk membangun berbagai bagian tubuh; tetapi proses ini berlangsung terus, mengisi setiap saraf, otot dan jaringan dengan unsur kehidupan dan kekuatan.

Makanan haruslah dipilih yang paling memberikan unsur-unsur yang diperlukan untuk pembangunan tubuh. Dalam pilihan ini selera bukanlah penuntun yang aman. Dengan kebiasaan makan yang salah maka selera pun jadi menyimpang. Seringkali selera menuntut makanan yang merusak kesehatan dan menyebabkan kelemahan bukannya kekuatan. Kita tidak aman mengikuti kebiasaan-kebiasaan masyarakat. Penyakit dan penderitaan yang merajalela di mana-mana kebanyakan disebabkan oleh kesalahan umum dalam soal makanan.

Untuk mengetahui apakah makanan yang terbaik kita harus mempelajari rencana Allah yang mula-mula untuk makanan manusia. Ia yang menciptakan manusia dan memahami kebutuhan-kebutuhannya telah menentukan makanan untuk Adam. "Lihatlah,” kata-Nya, “Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi, dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan jadi makananmu” (Kej. 1: 29). Pada waktu meninggalkan Firdaus untuk mencari nafkah dengan mencangkul tanah di bawah kutukan dosa, manusia mendapat izin untuk memakan "tumbuh-tumbuhan di Padang” (Kej. 3: 18).

Biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran adalah yang dipilih untuk kita oleh sang Pencipta. Makanan-makanan ini, yang sedapat mungkin dihidangkan secara sederhana dan alami, adalah makanan yang paling menyehatkan dan bergizi. Makanan tersebut memberi kekuatan, kemampuan daya tahan, dan kebugaran intelek yang tidak diperoleh dari menu makanan yang lebih rurnit dan merangsang ....

Tubuh kita adalah milik yang sudah dibeli oleh Tuhan, dan kita tidak bebas mernperlakukannya sekehendak kita. Semua orang yang memahami hukum-hukum kesehatan harus menyadari kewajiban mereka untuk menaati hukum-hukum ini yang telah diciptakan Allah dalam diri mereka. Penurutan pada hukum-hukum kesehatan harus dijadikan sebagai suatu kewajiban pribadi.
~ Seri Membina Keluarga, jld. 4, hlm. 269, 270, 280, 281.



Pendalaman Alkitab
WA/Telegram : +62 811-162-6629
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
July 27, 2020, 10:14:40 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3072
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Tanggal 27, Hari Senin
JALAN RAYA MENUJU KEMABUKAN

Ayat Inti : Amsal 23:31-32
Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak.



Kemabukan oleh minuman anggur, bir dan sari buah apel sama saja dengan yang disebabkan oleh minuman lebih keras lainnya. Penggunaan minuman ini membangkitkan selera yang lebih kuat, dengan demikian kebiasaan akan minuman keras terbentuk. Minum dalam jumlah sedang-sedang saja sebenarnya adalah sekolah yang mendidik pemabuk. Namun begitu jahatnya cara bekerja dari minuman perangsang yang lebih lunak ini sehingga orang sudah memasuki jalan raya menuju kemabukan barulah korban itu menyadari akan bahaya yang mengancam.

Sebagian orang yang tidak pernah benar-benar dianggap mabuk tetap berada di bawah pengaruh kemabukan ringan. Mereka merasa bersemangat, pikiran tidak stabil dan tidak seimbang. Membayangkan dirinya aman, mereka pun minum dan minum lagi, sampai melampaui batas dan semua prinsip dikorbankan. Keputusan yang paling kuat pun sudah dirongrong, perhatian yang paling serius pun tidak cukup untuk menjaga agar selera rendah itu berada di bawah kendali akal sehat.

Bagian mana pun di dalam Kitab Suci tidak pernah menyetujui penggunaan anggur yang memabukkan. Anggur yang diciptakan Yesus dari air pada pesta nikah di Kana adalah sari buah anggur murni. Inilah *"tandan buah anggur yang masih terdapat airnya,”  "yang Kitab Suci katakan, *"Janganlah musnahkan itu, sebab di dalamnya masih ada berkat” (Yes. 65: 8).

Tuhanlah yang dalam Perjanjian Lama memberi amaran kepada bangsa Israel, *“Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang-orang yang terhuyung-huyung karenanya” (Ams. 20: 1). Ia sendiri tidak menyediakan minuman seperti itu. Iblis menggoda manusia dengan satu kegemaran yang merusak pertimbangan dan melumpuhkan persepsi rohani, tetapi Tuhan mengajarkan kita untuk menguasai sifat alamiah yang rendah. Ia tidak pernah menaruh di hadapan manusia sesuatu yang akan menjadi pencobaan. Seluruh hidup-Nya menjadi satu teladan penyangkalan diri.

Adalah untuk mematahkan kuasa selera, demi kepentingan manusia, maka selama empat puluh hari berpuasa di padang belantara itu Ia menderita ujian yang paling tajam yang manusia dapat tahankan. Adalah Yesus yang menuntun Yohanes Pembaptis supaya tidak minum anggur atau minuman keras lainnya. Yesus-lah yang menganjurkan Pertarakan kepada istri Manoah orang tua Simson di Perjanjian Lama, Yesus tidak melanggar ajaran-Nya sendiri. Anggur tak beragi yang disediakan-Nya bagi tamu-tamu pesta nikah adalah minuman segar yang menyehatkan. Inilah jenis anggur yang digunakan Juruselamat kita bersama murid-muridnya pada perjamuan kudus yang pertama.
~ Seri Membina Keluarga, jld. 4, hlm. 301, 302.



Pendalaman
WA/Telegram : +62 811-162-6629
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)