Author Topic: Kematian 11.477 Orang Hanya Dilaporkan Gugas Corona ke Jokowi  (Read 781 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 09, 2020, 04:50:39 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 791
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
https://news.detik.com/berita/d-5086567/kenapa-kematian-11477-orang-hanya-dilaporkan-gugas-corona-ke-jokowi?tag_from=wp_cb_mostPopular_list&_ga=2.254643405.478295688.1593598039-1389248968.1592022729


Jakarta -

Dua pekan lalu, Tim Pakar Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan COVID-19 melaporkan angka kematian 11.477 orang ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di sisi lain, angka kematian COVID-19 yang diumumkan ke publik tidaklah setinggi itu. Kenapa angka kematian 11.477 orang itu tidak disampaikan pemerintah dalam keterangan rutinnya ke publik?

Pada 24 Juni di Istana Merdeka, Gugus Tugas COVID-19 diwakili anggota Tim Pakar Dewi Nur Aisyah mempresentasikan perkembangan wabah ini di Indonesia, di depan Presiden Jokowi. Saat itu, bahan presentasi yang dipaparkan Dewi menunjukkan ada angka meninggal dunia 11.477 orang. Itu adalah angka kematian meliputi kematian dari Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasian Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Namun pada sore harinya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menyampaikan ke publik bahwa angka kematian COVID-19 adalah 2.573 orang. Angka ini bisa berbeda karena Yuri menyampaikan angka kematian COVID-19 dari kasus positif COVID-19, tidak memasukkan kematian dari ODP dan PDP.

"Kenapa itu dilaporkan ke Presiden? Pasti dianggap kematian COVID-19," kata juru wabah Pandu Riono, kepada detikcom Kamis (9/7/2020).

Menurut epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) ini, pastilah angka itu merupakan angka kematian COVID-19. Dia menilai angka itu perlu disampaikan juga ke publik.

"Perlu diumumkan. Itu adalah angka yang benar, itu orang meninggal lho," kata Pandu.

=============================================================

Virus Corona bisa menyerang banyak organ tubuh sehingga kematian karena ini juga harus dimasukkan sbg korban dari virus Corona.
https://kawalcovid19.id/content/650/bagaimana-virus-corona-menyerang-tubuh
« Last Edit: July 09, 2020, 04:54:58 PM by Ashes to Ashes »
July 10, 2020, 04:46:52 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 791
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
https://republika.co.id/berita/qd8w2c487/99-anggota-tni-di-pusdikpom-cimahi-positif-covid19

99 Anggota TNI di Pusdikpom Cimahi Positif Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, mengonfirmasi bahwa sebanyak 99 prajurit TNI di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom) Kota Cimahi terpapar Covid-19 usai melakukan uji usap atau swab test pada Jumat (3/7) lalu. Ia pun mengaku bergerak cepat melakukan tracing terhadap siapapun yang pernah melakukan kontak erat.
September 09, 2020, 04:56:38 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 791
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5165886/alert-rs-jakarta-diprediksi-tak-sanggup-tahan-laju-corona-sampai-desember

Jakarta -

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, dr Widyastuti, menyebut laju penularan virus Corona COVID-19 saat ini luar biasa cepat. Kapasitas rumah sakit (RS) akan terus ditingkatkan untuk menghadapi bertambahnya pasien, namun Dinkes DKI Jakarta memprediksi ini tidak bisa bertahan lama.

"Kami membuat angka prediksi, sampai Desember tidak akan cukup," lanjutnya.

Saat ini DKI Jakarta berencana untuk menambah lagi sekitar 5.500 tempat tidur dengan membuka RS Umum Daerah dan RS Swasta. Hanya saja menurut dr Widyastuti ini cukup sulit karena peningkatan kapasitas tidak cukup hanya dengan menambah tempat tidur, tapi juga sumber dayanya.

Dinkes DKI Jakarta mendukung diterapkannya kembali PSBB yang lebih ketat dengan berkoordinasi dengan daerah lain.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)