Author Topic: Sedih mengenangnya  (Read 176 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 29, 2020, 12:28:47 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 810
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Belum lama ini kerabat yg sangat dekat denganku spt saudara kandung meninggal dunia.

Pada hari kematiannya ketika aku sedang duduk di meja makan dekat dapur aku melihat dgn ekor mataku ada sesosok orang berbaju putih2 berdiri agak dibelakang dekat dapur, aku jadi ketakutan dan sama sekali tidak berani menengok kesamping utk melihatnya, beberapa saat kemudian sosok itu lenyap. Besoknya baru aku tahu bahwa kerabatku ini meninggal.

Aku teringat cerita almarhum ibuku yg pernah dikunjungi oleh sepupunya yg baru saja meninggal, ketika ibuku pergi ke dapur pagi hari, akibatnya ia berteriak dan berlari keluar rumah, bercerita kpd tetangga nya. Sesudah lama baru ia terpaksa memberanikan diri masuk ke kamar dan mengunci pintu.

Beberapa tahun yg lalu ketika isteri tetanggaku meninggal, di jalan depan rumah dipasang bendera kuning, waktu pagi hari aku pergi meninggalkan rumah, aku melihat almarhumah tsb. sedang berdiri di seberang rumahnya dan mematung memandangi rumahnya dgn tatapan kosong lurus kedepan. Sesudah aku berjalan cukup jauh aku baru sadar bukankah ada bendera kuning dan bahwa isteri tetanggaku telah meninggal dua hari yang lalu ? Namun aku tdk berani cerita kpd siapapun krn takut dianggap mengada2, toh tak ada gunanya.

Kembali ke topik semula, sesudah kira2 dua bulan kerabatku meninggal, suatu hari ketika tengah beristirahat di tempat tidur, aku samar2 mendengar suara teriakan2 kesakitan, cukup lama suara teriakan itu kudengar, aku kira mimpi lalu bangun dan duduk di ranjang tetapi suara orang menjerit itu terus kudengar. Aku menjadi bingung krn tdk hilang2 dan mencoba berkonsentrasi mendengar suara itu sampai beberapa menit dan dalam kebingungan itu tiba2 aku mengenali suara itu, yakni suara almarhum kerabatku yg baru saja meninggal 2 bulanan yg lalu. Sampai kusadari siapa barulah suara itu menghilang..........

Kami sangat dekat spt kakak adik saja dan ia bercerita pernah berguru ilmu MaoShan pd seorang guru besar di Medan. Ia juga punya pegangan isian2 karomah supranatural.

Aku tidak pernah minta yg aneh2 kpd Tuhan dan pengalaman ini jika aku tahu mungkin aku tidak mau mengalaminya, entah realita atau anda anggap saja khayalan belaka, telah memberikan kesedihan yg begitu mendalam dan aku tidak kuat menanggung kesedihan ini. Janganlah kita minta yang macam2 kepada Tuhan, kita mungkin tidak akan kuat menanggungnya.

Semoga Bapa di surga mengampuni kesalahan2 almarhum lewat pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.
Terimalah jika belum dan bertobatlah.

Kerajaan surga tidak ada di tempat2 ibadah atau dibalik jubah2 relijius tetapi ada di hati yang mengampuni dan berbagi kebahagiaan (bukan berbagi penghujatan spt yg sering terdengar di masarakat).


« Last Edit: November 22, 2020, 05:47:45 PM by Ashes to Ashes »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)