Author Topic: Awas PenyesataN SAKSI YEHUWA!!!  (Read 124607 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 01, 2009, 09:53:55 PM
Reply #150
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 181
weq.... ini Alkitab bro scotie..
ma Alkitab kita kok beda???
bukannya landasan Kristen itu
1. Sola Gratia > Rahmat diberikan ALLAH kepada manusia hanya karena rahmat ALLAH kita diselamatkan
2. Sola Fidei > Jawaban kepada ALLAH (iman)
3. Sola Scriptura > Semua hal doktrin didasarkan kepada kitab suci

* benerin kalo ada yang salah akan 3 poin diatas...
hmmm
kalo ak lyad" kok beda yah Alkitab punya anda dgn saya?
kok bisa? bukannya jika disebut "Kristen" maka Alkitab anda adalah sama dengan kami??
Alkitab kami dari "Lembaga Alkitab Indonesia" anda dari mana???
Trus... tadi abis browsing tentang saksi yehova ketemu ini :
Quote
Apakah Saksi Yehuwa benar-benar mengikuti Yesus? Apa mereka benar-benar melakukan perintah Yesus? Atau mereka mengikuti ajaran sekte mereka yang memilah-milah ajaran Yesus sendiri agar sesuai dengan keperluan mereka? Bahkan sampai menerjemahkan Alkitab sendiri agar mendukung kebutuhan mereka untuk merusak ajaran asli Yesus?

Adakah wahyu Ilahi turun atas mereka? Adakah ROH KUDUS berkarya di tengah-tengah mereka? Mengapa mereka tidak bertumbuh dan menjadi besar?


Gaya pengajaran Yesus tidak door-to-door. Ia lebih sering mengajar secara publik, bisa dilihat banyak orang (bisa lihat di Injil: khotbah di bukit, mengajar di rumah-rumah ibadah, dll., juga di Kisah Para Rasul, bagaimana para rasul mengajar di muka orang banyak saat Pentakosta). Mengenai Saksi Yehuwa sendiri, mereka mengajar dan beribadah di mana? Koq sembunyi-sembunyi? Apa bisa semua orang datang ke Balai Kerajaan (pertemuan Saksi Yehuwa) sama seperti orang-orang datang mendengarkan Yesus saat berkhotbah di bukit? Mengapa mereka mengadakan pertemuan yang tertutup?

Mengapa hampir dalam setiap edisi majalah mereka "Sedarlah" selalu ada artikel yang mendiskreditkan Gereja Katolik? Misalkan: di edisi 22 Februari 2005 (Bahasa Indonesia), hal 12, dengan judul "Katolikisme dengan Ciri-Ciri Afrika" yang ingin mendiskreditkan tradisi Agama Katolik di Brasil dengan alasan sinkretisme dengan kepercayaan Afrika.

Atau pada edisi 22 Agustus 2005 (Bahasa Indonesia), hal 12, dengan judul "Tatkala Darah Ditumpahkan atas Nama Kristus" yang ingin mendiskreditkan peran klerus Gereja Katolik Mexico dalam perang saudara tahun 1920-an yang membangkitkan kekerasan.

Semua artikel ini sama sekali tidak ilmiah dan berbahaya karena dengan sengaja membias dan menutup-nutupi dan membeuat "fakta" dari hal-hal yang perlu diverifikasi ulang karena banyaknya kutipan yang tidak berdasar.

Penafsiran kitab suci harus selalu dilihat konteks dan situasi saat itu, latar belakang penulisnya, dan apa yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh penulis. Tanpa melihat itu semua dan tanpa kajian filosofis yang mendalam, ajaran yang didasarkan kepada penafsiran kitab suci akan menjadi sesat, seperti halnya yang dilakukan oleh Saksi Yehuwa dan banyak aliran-aliran lainnya.

Dari Ekaristi.org
bisa dijawab juga bro scotie?

hmmmm aku agak tertarik dari pembicaraan ini...
hahahaa...
itu yang aku bold biru  yang aku maw tanyain hehee...
hmmm ak ga offence :) y pIzz
Oh iya satu lagi, Alkitab memang agak sedikit berbeda terjemahan, makanya kalian baca di Alkitab kalian sendiri donkz.....
October 01, 2009, 09:59:14 PM
Reply #151
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 181
Saya tidak tahu detil kosmologi Saksi Yehuwa. Apakah sama dengan kosmologi Bapa Gereja Agustinus bahwa semua "misery" timbul karena dosa yang dibawa setiap manusia sebagai akibat ketidaktaatan Adam? Apakah Saksi Yehuwa sama dengan mainstream Kristen bahwa Yesus Kristus melakukan penebusan dosa sehingga manusia dapat dibenarkan dan memperoleh kemuliaan?
Istilah yang anda pakai saya agak susah mengerti, maaf ya.....
Kosmologi apaan sih?
Misery apaan juga?
Maintstream apa c?

Kalau kalimat ini:

Yesus Kristus melakukan penebusan dosa sehingga manusia dapat dibenarkan dan memperoleh kemuliaan?

saya setuju......

Tapi lebih enak sih terjemahannya : Yesus Kristus melakukan penebusa dosa untuk membeli (membayar) kembali kesempurnaan yang telah adam hilangkan.
October 01, 2009, 10:04:47 PM
Reply #152
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 181
weq.... ini Alkitab bro scotie..
ma Alkitab kita kok beda???
bukannya landasan Kristen itu
1. Sola Gratia > Rahmat diberikan ALLAH kepada manusia hanya karena rahmat ALLAH kita diselamatkan
2. Sola Fidei > Jawaban kepada ALLAH (iman)
3. Sola Scriptura > Semua hal doktrin didasarkan kepada kitab suci

* benerin kalo ada yang salah akan 3 poin diatas...
hmmm
kalo ak lyad" kok beda yah Alkitab punya anda dgn saya?
kok bisa? bukannya jika disebut "Kristen" maka Alkitab anda adalah sama dengan kami??
Alkitab kami dari "Lembaga Alkitab Indonesia" anda dari mana???
Trus... tadi abis browsing tentang saksi yehova ketemu ini :
Quote
Apakah Saksi Yehuwa benar-benar mengikuti Yesus? Apa mereka benar-benar melakukan perintah Yesus? Atau mereka mengikuti ajaran sekte mereka yang memilah-milah ajaran Yesus sendiri agar sesuai dengan keperluan mereka? Bahkan sampai menerjemahkan Alkitab sendiri agar mendukung kebutuhan mereka untuk merusak ajaran asli Yesus?

Adakah wahyu Ilahi turun atas mereka? Adakah ROH KUDUS berkarya di tengah-tengah mereka? Mengapa mereka tidak bertumbuh dan menjadi besar?


Gaya pengajaran Yesus tidak door-to-door. Ia lebih sering mengajar secara publik, bisa dilihat banyak orang (bisa lihat di Injil: khotbah di bukit, mengajar di rumah-rumah ibadah, dll., juga di Kisah Para Rasul, bagaimana para rasul mengajar di muka orang banyak saat Pentakosta). Mengenai Saksi Yehuwa sendiri, mereka mengajar dan beribadah di mana? Koq sembunyi-sembunyi? Apa bisa semua orang datang ke Balai Kerajaan (pertemuan Saksi Yehuwa) sama seperti orang-orang datang mendengarkan Yesus saat berkhotbah di bukit? Mengapa mereka mengadakan pertemuan yang tertutup?

Mengapa hampir dalam setiap edisi majalah mereka "Sedarlah" selalu ada artikel yang mendiskreditkan Gereja Katolik? Misalkan: di edisi 22 Februari 2005 (Bahasa Indonesia), hal 12, dengan judul "Katolikisme dengan Ciri-Ciri Afrika" yang ingin mendiskreditkan tradisi Agama Katolik di Brasil dengan alasan sinkretisme dengan kepercayaan Afrika.

Atau pada edisi 22 Agustus 2005 (Bahasa Indonesia), hal 12, dengan judul "Tatkala Darah Ditumpahkan atas Nama Kristus" yang ingin mendiskreditkan peran klerus Gereja Katolik Mexico dalam perang saudara tahun 1920-an yang membangkitkan kekerasan.

Semua artikel ini sama sekali tidak ilmiah dan berbahaya karena dengan sengaja membias dan menutup-nutupi dan membeuat "fakta" dari hal-hal yang perlu diverifikasi ulang karena banyaknya kutipan yang tidak berdasar.

Penafsiran kitab suci harus selalu dilihat konteks dan situasi saat itu, latar belakang penulisnya, dan apa yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh penulis. Tanpa melihat itu semua dan tanpa kajian filosofis yang mendalam, ajaran yang didasarkan kepada penafsiran kitab suci akan menjadi sesat, seperti halnya yang dilakukan oleh Saksi Yehuwa dan banyak aliran-aliran lainnya.

Dari Ekaristi.org
bisa dijawab juga bro scotie?

hmmmm aku agak tertarik dari pembicaraan ini...
hahahaa...
itu yang aku bold biru  yang aku maw tanyain hehee...
hmmm ak ga offence :) y pIzz
Jadi ngga enak nih jawabnya atu2.......
Saksi Yehuwa dulu sembunyi-sembunyi karena ada pelarangan, ya maklum lah banyak yang sirik sih, ntar pas lagi enak-enaknya bahas trus di gerebek gmana? tapi sekarang khan malah mengundang orang-orang dalam kebaktian, nah nanti tanggal 25 Oktober 2009 ada kebaktian istimewa di SETOS tangerang, kalau ada yang mau datang aja ya, di tunggu loh.......
October 01, 2009, 10:06:23 PM
Reply #153
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 181
Saya mengira yang mewakili saksi Yehuwa di sini adalah seorang brilian yang dapat membuka dialog, tetapi melihat beberapa posting sejak halaman 5, saya rasa hanya seorang "infused fanatic" yang perilakunya tidak jauh berbeda dengan "infused fanatic" dari bagian Kekristenan lain.
Lagi pula anda tidak banyak berkomentar mengenai diskusi ini, saya kira anda hanya pandai menilai orang dari sudut pandang anda sendiri....., bagaimanapun juga saya mengucapkan terima kasih karena anda sudah memperhatikan postingan saya dari awal......

Saya bukan seorang SSY dan saya tidak mengetahui detil dari SSY itu sendiri, oleh sebab itu saya rasa bukan kapasitas saya untuk berkomentar.

Jelas saya menilai dari sudut pandang saya sendiri, apakah saya bisa secara real mengakses pikiran Anda atau orang lain untuk menggunakannya untuk menilai Anda atau orang lain? Kalau ini eufemisme untuk mengatakan bahwa saya kurang objektif, maaf, saya tidak percaya ada yang objektif. Seandainya, yang saya nilai salah, silahkan Anda memberi tanggapan dan penjelasan. Jika Anda butuh penjelasan, saya akan memberi elaborasi kepada Anda.

Ada satu pertanyaan yang saya ajukan ke SSY, tolong diberi informasi ya. Lihat posting saya sebelum ini.

Saya tidak tahu detil kosmologi Saksi Yehuwa. Apakah sama dengan kosmologi Bapa Gereja Agustinus bahwa semua "misery" timbul karena dosa yang dibawa setiap manusia sebagai akibat ketidaktaatan Adam? Apakah Saksi Yehuwa sama dengan mainstream Kristen bahwa Yesus Kristus melakukan penebusan dosa sehingga manusia dapat dibenarkan dan memperoleh kemuliaan?

Sekarang abad ke-21, bukan zaman kita mengatakan yang berbeda dengan diri kita sendiri sebagai "bidat" atau "sesat". Sebuah klaim kebenaran harus disampaikan dalam bentuk eksposisi perbedaan dengan klaim kebenaran lain.

Sekarang, saya bertanya untuk SSY maupun Kristen lain, untuk kepercayaan atau klaim kebenaran yang tidak mengakui keilahian Yesus Kristus, beranikah kalian mengatakan kepercayaan atau klaim kebenaran tersebut sebagai "bidat" atau "sesat"? Akhirnya selalu tentang kekuasaan, kalo sama2 kuat, pasti lebih menghindari hal-hal yang menyebabkan konflik frontal. Tetapi, kalo yang satu jauh lebih lemah, yang lebih kuat pasti mengatakan bahwa yang berbeda dan lebih lemah tersebut sebagai "bidat" atau "sesat".
Kalau ngga tau apa2 jangan sembarangan nyela donkz....., dateng2 udah nyela duluan.....
October 02, 2009, 03:04:24 PM
Reply #154
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
@ All,

O iya, harap dimengerti maksud saya dgn "melayani" itu.

Bukan ajarannya ya.

Lagian, saya tujukan hanya kpd org Kristen yg benar2 paham Al-Kita dan punya doktrin yg kuat.

Kalo Kristen KTP atau yg masih lemah imannya, please don't try.

Btw, tau ngga, sungguhpun SSY percaya Yesus Juruselamat dan Tuhan bukan bermakna Yesus itu bagi mrk Allah, gitu.

Yesus bagi mrk cuman makhluk@ creation bukan creator.

Jadi, dibagian itu mrk sesat.

Salam.

Bagi SSY Yesus Kristus juga Creator, karena dia bersama dengan Allah menciptakan semua mahluk yang ada, hanya saja ALLAH YANG MAHA KUASA adalah bapanya yaitu ALLAH YEHUWA....

Salah dan betul.

Maksud saya tergantung gimana kita meliat ajaran mereka.

Salah sebab SSY ngga pernah mengajar Yesus "bersama Allah menciptakan......."

Menurut SSY, Yesus atas posisi sebagai CIPTAAN ALLAH YG PERTAMA, diberi Allah kuasa untuk menciptakan alam semesta ini.

BETULLLLLLLLLLLL, bagi SSY Yesus juga creator@ co-creator tanpa harus menganggap Yesus sebagai Allah Yang Maha Kuasa.

Bahkan Yesus juga adalah "allah"@ Allah yg lebih rendah tanpa harus menganggap Keallahannya setara Keallahan Bapa-Nya@ Yehuwa. Jadi, Yehuwa sungguh2 Allah yg lebih Tinggi, Yesus lebih rendah.

Inilah keanehan ajaran SSY yg ngga punya dasar Al-Kitab.

Masak ada 2 creator?

Memang Allah adalah Creator. Firman-Nya juga adalah Creator. Tapi bukan 2 Creator melainkan Satu karena Firman-Nya bukan Allah lain melainkan Pribadi dari Allah itu sendiri, Yang Tidak Terpisahkan dan Tidak Terceraikan malah Qaimah pada Dzat-Nya dalam kekekalan, Yang Tidak Diciptakan, Qadim & Qidam (Injil Yuhana 1:1-4).

Hahaha...

Dibagian inilah SSY menyimpang.

O iya...kata mereka Yesus juga adalah malaikat Mikhail.

Satu lagi ajaran yg aneh yg ngga punya dasar Al-Kitab.

Semoga mereka bisa meliat cahaya kebenaran yg terdapat dlm Al-Kitab.

Salam kasih.

« Last Edit: October 02, 2009, 03:10:12 PM by CosmicBoy »
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
October 02, 2009, 10:00:03 PM
Reply #155
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 181

@ All,

O iya, harap dimengerti maksud saya dgn "melayani" itu.

Bukan ajarannya ya.

Lagian, saya tujukan hanya kpd org Kristen yg benar2 paham Al-Kita dan punya doktrin yg kuat.

Kalo Kristen KTP atau yg masih lemah imannya, please don't try.

Btw, tau ngga, sungguhpun SSY percaya Yesus Juruselamat dan Tuhan bukan bermakna Yesus itu bagi mrk Allah, gitu.

Yesus bagi mrk cuman makhluk@ creation bukan creator.

Jadi, dibagian itu mrk sesat.

Salam.

Bagi SSY Yesus Kristus juga Creator, karena dia bersama dengan Allah menciptakan semua mahluk yang ada, hanya saja ALLAH YANG MAHA KUASA adalah bapanya yaitu ALLAH YEHUWA....

Salah dan betul.

Maksud saya tergantung gimana kita meliat ajaran mereka.

Salah sebab SSY ngga pernah mengajar Yesus "bersama Allah menciptakan......."

Menurut SSY, Yesus atas posisi sebagai CIPTAAN ALLAH YG PERTAMA, diberi Allah kuasa untuk menciptakan alam semesta ini.

BETULLLLLLLLLLLL, bagi SSY Yesus juga creator@ co-creator tanpa harus menganggap Yesus sebagai Allah Yang Maha Kuasa.

Bahkan Yesus juga adalah "allah"@ Allah yg lebih rendah tanpa harus menganggap Keallahannya setara Keallahan Bapa-Nya@ Yehuwa. Jadi, Yehuwa sungguh2 Allah yg lebih Tinggi, Yesus lebih rendah.

Inilah keanehan ajaran SSY yg ngga punya dasar Al-Kitab.

Masak ada 2 creator?

Memang Allah adalah Creator. Firman-Nya juga adalah Creator. Tapi bukan 2 Creator melainkan Satu karena Firman-Nya bukan Allah lain melainkan Pribadi dari Allah itu sendiri, Yang Tidak Terpisahkan dan Tidak Terceraikan malah Qaimah pada Dzat-Nya dalam kekekalan, Yang Tidak Diciptakan, Qadim & Qidam (Injil Yuhana 1:1-4).

Hahaha...

Dibagian inilah SSY menyimpang.

O iya...kata mereka Yesus juga adalah malaikat Mikhail.

Satu lagi ajaran yg aneh yg ngga punya dasar Al-Kitab.

Semoga mereka bisa meliat cahaya kebenaran yg terdapat dlm Al-Kitab.

Salam kasih.


Allah Yehuwa sering berkata dengan kata-kata JAMAK, seperti kita, artinya Allah Yehuwa bersama-sama dengan Yesus membuat makhluk-makhluk lain.
Mengapa tidak bisa ada 2 creator? memangnya tidak boleh? Dua ALLAH atau TIGA ALLAH yang tidak boleh, jika Allah ingin agar Yesus menjadi CREATOR apa salahnya?
Allah Yehuwa MAHA KUASA, masa tidak bisa membuat makhluk yang bisa menciptakan, Manusia aja bisa menciptakan banyak hal, manusia juga creator, nah bagaimana Yesus Kristus? Makhluk yang lebih tinggi dari manusia, masa tidak bisa menciptakan? kalau Allah Yehuwa mengingingkan Yesus menciptakan sesuatu tentu bisa walaupun Yesus bukan ALLAH yang MAHA KUASA....., bagaimana?
« Last Edit: October 02, 2009, 10:07:19 PM by scotie »
October 02, 2009, 10:15:58 PM
Reply #156
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
Quote
Allah Yehuwa sering berkata dengan kata-kata JAMAK, seperti kita, artinya Allah Yehuwa bersama-sama dengan Yesus membuat makhluk-makhluk lain.
Mengapa tidak bisa ada 2 creator? memangnya tidak boleh? Dua ALLAH atau TIGA ALLAH yang tidak boleh, jika Allah ingin agar Yesus menjadi CREATOR apa salahnya?
Allah Yehuwa MAHA KUASA, masa tidak bisa membuat makhluk yang bisa menciptakan, Manusia aja bisa menciptakan banyak hal, manusia juga creator, nah bagaimana Yesus Kristus? Makhluk yang lebih tinggi dari manusia, masa tidak bisa menciptakan? kalau Allah Yehuwa mengingingkan Yesus menciptakan sesuatu tentu bisa walaupun Yesus bukan ALLAH yang MAHA KUASA....., bagaimana?

Manusia manapun bukan Creator melainkan Inventor,
Creator menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada,
Inventor menemukan yang belum diketemukan menjadi ditemukan.

Wah, jadi siapa Creator nya? Yesus atau YHWH? Kalau di PL Kitab Kejadian YHWH namun PB menyebutkan Yesus Kristus? Bagaimana dunk?

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
October 02, 2009, 10:47:25 PM
Reply #157
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
Saya mengundang Anda dengan hormat kita membahas mengenai ROH KUDUS (saya gunakan tinjauan Alkitab Watchtower dech), Saya lupa ga bawa yang terjemahan Indonesia, jadi saya kutipkan yang dari situs resmi Watchtower.

1) Suara YHWH=Suara ROH KUDUS?

Kis 28:25-26
25. So, because they were at disagreement with one another, they began to depart, while Paul made this one comment: “The holy spirit aptly spoke through Isaiah the prophet to YOUR forefathers,
26 saying, ‘Go to this people and say: “By hearing, YOU will hear but by no means understand; and, looking, YOU will look but by no means see.

Disana dijelaskan bahwa ROH KUDUS berbicara melalui Yesaya, berarti ayat silangnya bisa kita dapat di Yesaya, jadi ayat silangnya sebagai berikut:

Yes 6:8-10
8 And I began to hear the voice of Jehovah saying: “Whom shall I send, and who will go for us?” And I proceeded to say: “Here I am! Send me.”
9 And he went on to say: “Go, and you must say to this people, ‘Hear again and again, O men, but do not understand; and see again and again, but do not get any knowledge.’
10 Make the heart of this people unreceptive, and make their very ears unresponsive, and paste their very eyes together, that they may not see with their eyes and with their ears they may not hear, and that their own heart may not understand and that they may not actually turn back and get healing for themselves.”


Kata "he" pada "he went on to say" pada ayat 9 mengacu pada suara YHWH pada ayat 8, padahal perjanjian baru menyatakan bahwa ROH KUDUS yang berbicara, bukankah dengan demikian ROH KUDUS=YHWH? Silahkan di cek juga dalam bahasa Indonesia?

2) Janganlah mendukakan ROH KUDUS?

Ef 4:30
30 Also, do not be grieving God’s holy spirit, with which YOU have been sealed for a day of releasing by ransom.

Kalau ROH KUDUS dianggap sebagai suatu kuasa saja dan bukan pribadi/persona, bagaimana mungkin kita mendukakan suatu kuasa saja yang tidak memiliki pribadi? Kalau bisa berduka tentunya Ia adalah sesuatu pribadi?

3) Seorang Penolong Lain?

Yoh 14:16
16. and I will request the Father and he will give YOU another helper to be with YOU forever,

"Another Helper", siapakah helper yang dimaksud pertama? Yesus Kristus, seorang Pribadi, siapakah yang dimaksud helper yang lain? ROH KUDUS, seorang pribadi?
Helper = kata persona, menunjukkan entitas pribadi.
Dalam bahasa Indonesia dikatakan "seorang", berarti suatu "pribadi", jika Ia hanyalah suatu kuasa mestinya Yesus Kristus cukup mengatakan "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu kuasa, supaya itu menyertai kamu selama-lamanya, yaitu ROH KUDUS,...."

Bagaimana pendapat Anda, atau lebih tepatnya doktrin Saksi Yehova mengulas ayat tersebut?

Best Regard,
Daniel FS


---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
October 03, 2009, 12:19:32 AM
Reply #158
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 557
  • Spirit is perfect, matter is imperfect
  • Denominasi: Rosae Crucis
Maaf bro scotie,

Kenapa saya bilang Anda "infused fanatic"? Karena Anda cuma mendengar segala sesuatu dari sisi SSY saja. Anda tidak pernah belajar menyelidiki sesuatu di luar SSY? Anda tidak pernah berusaha memahami pola pikir di luar kerangka berpikir yang sudah diinfuskan (baca: diindokrinasi) ke dalam diri Anda oleh SSY.

Saya cukup bersabar dan rendah hati untuk mendengar Anda sebagai wakil SSY. Tetapi, yang Anda keluarkan adalah sebuah sarkasme. Saya menghormati hak SSY untuk menyampaikan hal tentang dirinya sendiri. Kenapa? Karena menurut saya, banyak bagian Kekristenan yang SALAH dalam memahami SSY. Mereka banyak diinfuskan bahwa SSY adalah "tangan iblis".
For by these He has granted to us His precious and magnificent promises, so that by them you may become partakers of the divine nature, having escaped the corruption that is in the world by lust. - 2 Pet 1:4 (NASB)

Follow me on Twitter @phantomlogy
October 03, 2009, 12:24:37 AM
Reply #159
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male


Parah....., suara saya tetep suara saya, bukan wujud saya, bagaimana kalau saya dengan bersuara dikatakan bersama-sama, saya rasa tidak ada bahasa indonesia seperti itu....., dimana-mana kalo bersama-sama ya lebih dari dua pribadi, bukan satu pribadi, gmana sih bahasa indonesia anda??
Makanya bro... Allah itu bukan manusia seperti scotie.... yang suaranya tidak mempunyai kelebihan apapun!!
Yang Alkitab maksudkan itu (Yoh.1:1-3) adalah suara-Nya Allah (Firman Allah)..... masa mau disamakan sama suaranya bro scotie??

Ingat bro.... Suara-Nya Allah itu yang telah menjadi Manusia Yesus Kristus (sebagai Pribadi).... coba direnungkan!!



GBU.
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)