Author Topic: Kumpulan Renungan Kristen  (Read 169282 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 28, 2008, 11:42:29 PM
Reply #30
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Wanita itu Cantik

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?" "Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis. Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Tuhan berkata:
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan."
"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya."
"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh"
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."
"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."
"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu."
"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."
"Kau tahu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."
« Last Edit: March 28, 2008, 11:48:35 PM by Maxwell »
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
March 29, 2008, 12:11:41 AM
Reply #31
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Perumpamaan Sebatang Pensil

Pembuat pensil itu menaruh pensil yang baru selesai dibuatnya ke samping sebentar, sebelum ia memasukkannya ke dalam kotak. "Ada 5 hal yang perlu kau ketahu΅" katanya kepada pensil, "sebelum kau kukirim ke seluruh dunia. Hendaknya kau ingat selalu pesanku berikut ini, dan jangan sampai lupa. Yakinlah kau bakal berhasil menjadi pensil yang terhebat"

SATU: Kau bakal bisa melakukan banyak hal besar, tetapi hanya bila kau mau membiarkan dirimu dipegang dalam tangan seseorang.

DUA: Kau akan menderita tiap kali engkau diruncingkan, tapi kau butuh itu agar bisa menjadi pensil yang lebih baik.

TIGA: Kau bakal bisa mengoreksi tiap kesalahan yang mungkin kau lakukan.
 
EMPAT: Bagian terpenting dari dirimu adalah apa yang ada didalam.

DAN LIMA : Pada tiap permukaan di mana kau dipakai, tinggalkanlah jejakmu. Apapun kondisinya, kau harus terus lanjutkan menulis.

Pensil itu angguk mengerti dan berjanji akan mengingat nasihat tersebut. Dan memasuki kotak yang akan dieksport itu dengan suatu tekad kuat dalam hatinya.

Bertukar tempatlah dengan pensil itu; ingatlah nasihat yang sama tadi dan yakinlah, kaupun pasti akan berhasil menjadi orang terbaik.

SATU : Kau bakal bisa berbuat banyak hal besar, tetapi hanya apabila kau membiarkan dirimu berada dan dipegang dalam tanganNya, serta mengizinkan orang lain mengakses talenta yang kau miliki.

DUA: Engkaupun akan menderita saat diruncingkan , yaitu dalam proses melewati macam problema hidup, tapi kau butuh itu agar jadi lebih kuat.

TIGA: Kau bakal mampu memperbaiki kesal ahan apapun yang mungkin kau lakukan.

EMPAT: Bagian terpenting dari dirimu adalah apa yang ada didalam, yakni hati nuranimu.

DAN LIMA: Dalam setiap peristiwa dan lembaran hidup yang kau jalani, kau harus meninggalkan jejakmu. Tak peduli bagaimanapun situasinya, kau harus tetap melanjutkan tugasmu. Jadilah terang dan garam dunia

Dengan mengerti, menghayati dan mengingatnya, marilah kita lanjutkan hidup kita, berbekalkan suatu tujuan untuk memberi arti bagi hidup kita.
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
March 29, 2008, 09:23:36 PM
Reply #32
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Saya Kerjakan

"Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya." (Matius 25:15)

Bila kita sebagai umat Kristiani menggunakan kemampuan yang terpendam di dalam diri kita dan mengamalkan semua talenta dan karunia yang telah Tuhan anugerahkan pada kita bagi Tuhan dan sesama, betapa besar perubahan yang akan terjadi di dunia ini. Tuhan tidak menghendaki setiap kita gagal. Tuhan menghendaki kita menjadi terang dan garam dunia untuk orang-orang di sekitar kita.

Elbert Hubbard, seorang yang sangat sukses, menjelaskan orang yang sukses adalah mereka yang mencoba, bukan mengeluh; yang bekerja, bukan mangkir; yang bertanggung jawab, bukan mengelak;yang mau menanggung beban, bukan yang berdiri diam; yang menatap ke depan; yang memberi nasehat.

Charles Kingsley berkata: "Orang yang berhasil hidupnya adalah mereka yang selalu ceria dan berpengharapan, yang melakukan pekerjaannya dengan senyum di wajahnya, bersikap sama dalam menghadapi kesempatan dan kesempitan."

Jenjang keberhasilan adalah:

0% - Saya tidak mau
10% - Saya tidak dapat;
20% - Saya tidak tahu harus bagaimana;
30% - Saya harap saya bisa;
40% - Apakah ini?
50% - Saya pikir saya mungkin bisa;
60% - Saya mungkin bisa;
70% - Saya pikir saya dapat;
80% - Saya dapat;
90% - Saya mau;
100% - Saya kerjakan;

Orang bilang bahwa untuk sukses 10% adalah gagasan dan 90% usaha. Bersama memberi 100% yaitu "Saya kerjakan". Kita mengeluh bahwa kita tidak mempunyai talenta dan kesempatan pada saat dimana ketekunan dan konsentrasi yang diperlukan.

"Gunakan talenta yang Anda miliki; hutan akan sepi bila tidak ada burung yang bernyanyi selain yang nyayiannya terbaik," kata Henry Van Dyke. Burung-burung tidak kuatir tentang siapa yang nanyiannya terbaik; mereka lakukan apa yang wajar mereka lakukan. Daripada
membanding-bandingkan dengan talenta orang lain, marilah kita berterima kasih pada Tuhan untuk apapun yang kita miliki dan menggunakannya, karena jika tidak kita akan menjadi orang yang tak berdaya.

Patricia Erwin Nordman, Walking through the Darkness
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
March 29, 2008, 09:26:50 PM
Reply #33
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Terbaik untuk dirinya sendiri

Pada dasarnya manusia itu ingin dimanusiakan lebih daripada manusia yang lain. Maksud saya adalah bahwa keegoisan manusia telah memposisikan seseorang untuk punya ambisi agar ia lebih dari sesamanya. Punya nilai plus. Ingin menjadi yang terbaik. Kalau perlu the best of the best. Lucu memang sich. Mana ada yang lebih baik dari yang terbaik. Tapi, setuju atau tidak setuju sesungguhnya kita pernah memiliki perasaan seperti itu. Upps…jangan-jangan Anda sedang merasakan perasaan itu sekarang. Saya nggak nuduh lho ya! Apalagi dikirain saya lagi menghakimi Anda! Oh, saya tidak bermaksud begitu. I’m just kidding my friend.

Tiba-tiba saya teringat si Andreas di Alkitab. Itu lho, murid Tuhan Yesus. Dia kan yang ngajak Simon Petrus, saudaranya untuk ketemu Yesus. “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus). Ia (Andreas) membawanya (Petrus) kepada Yesus (Yoh 1:41b-42a). Dalam hal ini, Andreas adalah seniornya Petrus. Kalau saya boleh pinjam istilahnya Multi Level Marketing, Andreas itu Up Linenya Petrus. Kalau pelayanan parachurch (misalnya Perkantas, Navigator,
LPMI,dsb), Andreas itu disebut mentornya Petrus, kakak rohaninya Petrus. Eh, tapi sejarah Alkitab (bukan mitos Alkitab), membuktikan bahwa Petrus lebih terkenal, bahkan jauh sekali bila dibandingkan dengan Andreas, kalau diukur dari kacamata manusiawi kita. Kalau saat itu ada acara Cek & Ricek (itu lho, biang gosipnya RCTI), barangkali Petrus akan sering diwawancara. Tapi Andreas itu hebat. Ia telah memberikan teladan yang sangat indah bagi setiap insan di planet yang tidak pernah akur ini. Mau tau, ikutilah pesan-pesan berikut ini.

Nama Andreas di Alkitab kalah jauh dengan nama Petrus yang sering dicatat. Sudah jarang dicatat, eh..sering ada embel-embel yang kurang enak didengar. ANDREAS,SAUDARA SIMON (Mat 4:18; Mrk 1:16; Luk 6:12-16). Andreas selalu berada di bawah bayang-bayang “kepopuleran” Petrus. Bayangkan kalau ada orang yang mengenal Anda sebagai adiknya kakakmu. Wow, saya pasti ingin dikenal sebagai Seniman Laowo daripada dikenal sebagai adiknya Pdt Budiman Laowo. Saya ingat majalah Time yang pernah menulis bahwa Hillary Clinton lebih populer daripada suaminya Bill Clinton, walaupun ia waktu itu Presiden
Amerika Serikat. Dengan nada sindiran, wartawan itu menulis bahwa Bill Clinton lebih dikenal sebagai “suaminya Hillary Clinton” (jangan-jangan Taufik Kiemas juga lebih dikenal sebagai suaminya Megawati, mungkin lho ya). Poin yang mau saya tekankan adalah bahwa kita tidak
mau dikenal karena ketenaran orang yang dekat dengan kita. Kita ingin jati diri sendiri mendapat pengakuan dari orang lain. Saya pikir itu sesuatu yang wajar dan alami. Setuju, kan???

Tapi saya salut dengan Andreas. Ia tidak pernah melakukan manuver-manuver untuk menyamai Petrus. Ia tidak pernah berjuang untuk menjadi Petrus. Tidak ada rasa iri hati, cemburu pun tidak. (Tau kan bedanya iri hati dengan cemburu? Kalau saya sich melihat iri hati itu adalah perasaan tidak senang karena tidak punya sekaligus ingin memiliki apa yang dimiliki orang lain. Sedangkan cemburu adalah perasaan tidak senang karena orang lain mengambil milik Anda sendiri). Saya percaya bahwa Andreas telah menjadi yang terbaik bagi dirinya sendiri. Ia sadar akan porsi yang diberikan Tuhan baginya. Dan…Andreas setia mengerjakannya seumur hidupnya.

Kita masing-masing unik di mata Tuhan. Talenta kita berbeda-beda. Ada yang bisa nyanyi, tapi ada pula yang bisa main musik. Intinya, setiap orang yang sudah lahir baru pasti mendapat karunia rohani. Jumlah dan jenisnya saja yang berbeda. Karena itu, mari kita mulai
dengan pertanyaan yang benar. Kalau pertanyaannya salah, ngak mungkin kan jawabannya benar. Pertanyaannya adalah:”Apakah saya sudah melayani Tuhan dengan setia sesuai dengan karunia rohani yang Tuhan beri pada saya?”

Penyesalan memang selalu datang terlambat, tapi tdk ada yang terlambat untuk menyesali diri sekaligus mengikrarkan komitmen di hadapan Tuhan. Jadilah yg terbaik bagi diri Anda sendiri.

Oleh: Seniman Laowo
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
March 30, 2008, 02:43:18 PM
Reply #34
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Kaya atau miskinkah aku ini ??

Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian, dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin.

Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin. Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada anaknya, "Bagaimana perjalanan tadi?"

"Sungguh luar biasa, Pa."

"Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?" tanya sang ayah.

"Iya, Pa," jawabnya.

"Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?" tanya ayahnya lagi.

Si anak menjawab, "Saya melihat kanyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki empat ekor. Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya.
Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri dan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka.

Beranda rumah kita begitu lebar mencapai halaman depan dan milik mereka seluas horison. Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit sedangkan mereka mempunyai tanah sejauh mata memandang. Kita memiliki pelayan yang melayani setiap kebutuhan kita tetapi mereka melayani
diri mereka sendiri. Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka menanam sendiri. Kita mempunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka."

Dengan cerita tersebut, sang ayah tidak dapat berkata apa-apa. Kemudian si anak menambahkan, "Terima kasih, Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita."

Terlalu sering kita melupakan apa yang kita miliki dan hanya berkonsentrasi terhadap apa yang tidak kita miliki. Kadang kekurangan yang dimiliki seseorang merupakan anugerah bagi orang lain. Semua berdasar pada perspektif setiap pribadi. Pikirkanlah apa yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan atas anugerah yang telah disediakan oleh-Nya bagi kita daripada kuatir untuk meminta lebih lagi.
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
March 30, 2008, 07:25:15 PM
Reply #35
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Untuk Hari ini

Untuk hari ini! Saya akan memulai hari dengan berdoa: “Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!“ (Mazmur 118:24)

Untuk hari ini! Saya akan berkata: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:13)

Untuk hari ini! Saya tidak kuatir akan kebutuhan saya, karena: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:19)

Untuk hari ini! Saya tidak akan takut, “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban”. (2 Timotius 1:7)

Untuk hari ini! Saya tidak akan bimbang dan kurang beriman, karena, “… tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”(Ibrani 11.6)

Untuk hari ini! Saya tidak akan lemah karena, “TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?” (Mazmur 27:1b)

Untuk hari ini! Saya tidak akan kalah karena, “… dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya..” (2 Korintus 2:14)

Untuk hari ini! Saya tidak akan kekurangan hikmat, karena: “… apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.” (Yakobus 1:5)

Untuk hari ini! Aku tidak merasa terhukum, karena “…. sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus” (Roma 8:1)

Untuk hari ini! Saya tidak akan kuatir atau frustasi: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5:7)

Untuk hari ini! Saya tidak akan depresi, “ … tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!” (Ratapan 3:22b, 23)

Untuk hari ini! Saya tidak merasa sendirian karena Yesus berkata, “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20b)

Untuk hari ini! Aku tak akan kekurangan, “ … sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.” (Filipi 4:11b)

Untuk hari ini! Aku tidak merasa tidak berharga karena “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” (2 Korintus 5:21)

Untuk hari ini! Aku merasa damai sejahtera “sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.” (1 Korintus 14:33)

Untuk hari ini! Saya tidak merasa gagal, karena “dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.“ (Roma 8:37)
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
April 01, 2008, 06:01:20 PM
Reply #36
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Mungkin YA , Mungkin TIDAK

Pada jaman dahulu, ada sebuah desa di mana tinggal seorang tua yang sangat bijaksana. Penduduk desa percaya bahwa orang tua itu selalu dapat menjawab pertanyaan mereka atau memecahkan persoalan mereka. Suatu hari, seorang petani di desa itu datang menemui orang tua yang bijak ini dan berkata dengan putus asa, “Pak Tua yang bijaksana,
tolonglah saya. Saya sedang mendapat musibah. Kerbau saya mati dan saya tak punya binatang lain yang dapat membajak sawah! Bukankah ini musibah paling buruk yang menimpa saya?” Orang tua yang bijak tersebut menjawab, “Mungkin ya, mungkin tidak.” Petani itu bergegas kembali ke desa dan menceritakan kepada tetangga-tetangganya bahwa orang tua yang bijak itu kini sudah menjadi gila. Tentu saja inilah musibah terburuk yang dialaminya. Mengapa orang tua itu tidak melihatnya?

Namun, keesokan harinya tiba-tiba muncul seekor kuda yang masih muda dan kuat di dekat tanah milik petani itu. Karena tak punya kerbau lagi untuk membajak sawahnya, petani itu berpikir untuk menangkap kuda itu sebagai ganti kerbaunya. Dan akhirnya ditangkapnyalah
kuda itu. Betapa gembiranya si petani. Membajak sawah tak pernah semudah ini rasanya. Ia datang kembali ke orang tua yang bijak itu dan meminta maaf, “Pak Tua yang bijaksana, Anda memang benar. Kehilangan kerbau bukanlah musibah yang paling buruk yang menimpa diri saya. Inilah rahmat terselubung bagi saya! Saya tak akan pernah bisa memiliki kuda baru seandainya kerbau saya tidak hilang. Anda pasti setuju bahwa inilah hal terbaik yang pernah saya dapatkan.” Orang tua itu menjawabnya sekali lagi, “Mungkin ya, mungkin tidak.” Lagi-lagi begini, pikir si petani. Pastilah orang tua yang bijak itu sudah benar-benar
gila sekarang.!

Tetapi sekali lagi si petani tidak mengetahui apa yang terjadi. Beberapa hari kemudian anak laki-laki si petani jatuh dari kuda yag sedang dinaikinya. Kakinya patah dan tak bisa lagi membantu ayahnya bertani. Tidak, pikir si petani. Sekarang kami akan mati kelaparan.
Sekali lagi si petani datang menemui orang tua yang bijak itu. Kali ini ia berkata, “Bagaimana Anda bisa tahu bahwa mendapatkan kuda bukanlah sesuatu yang baik bagi saya? Lagi-lagi anda benar. Anak saya terluka dan tak bisa lagi membantu saya bertani. Kali ini saya benar-benar yakin bahwa inilah hal terburuk yang pernah menimpa saya. Sekarang pasti Anda setuju.” Tetapi seperti yang terjadi sebelumnya, orang tua yang bijak itu dengan tenang menatap si petani dan dengan suaranya yang sejuk berkata sekali lagi, “Mungkin ya, mungkin tidak.” Marah karena merasa orang tua yang bijak tersebut menjadi begitu bodoh, si petani langsung pulang ke desanya.

Keesokan harinya, datanglah tentara yang bertugas mengumpulkan semua pemuda yang bertubuh sehat untuk dijadikan prajurit dalam perang yang baru saja meletus. Anak laki-laki si petani adalah satu-satunya pemuda di desa itu yang tidak diikutsertakan. Ia tetap hidup,
sementara pemuda lainnya kemungkinan besar akan mati dalam peperangan.


http://prabu.files.wordpress.com/2008/02/kumpulan-renungan.pdf
(dikutip dari buku “Don’t Sweat the Small Stuff”- Richard Carlson, Ph.D. )
« Last Edit: April 01, 2008, 08:39:15 PM by blessed »
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
April 01, 2008, 10:40:10 PM
Reply #37
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Berhentilah Mengeluh…

Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda…
01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
03]. Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.
04]. Sebelum Anda mengeluh bahwa Anda buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
05]. Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
06]. Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang hidup Anda,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
07]. Sebelum Anda mengeluh tentang anak-anak Anda
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
08]. Sebelum Anda mengeluh tentang rumah Anda yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
09]. Sebelum Anda mengeluh tentang jauhnya Anda telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
10]. Dan di saat Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
11]. Sebelum Anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,
12]. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika Anda sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa Anda masih hidup !
a. Life is a gift
b. Live it…
c. Enjoy it…
d. Celebrate it…
e. And fulfill it.
13]. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
14]. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan
15]. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena Anda mencintainya,,,
16]. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone,
but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!
Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur terhadap semua yang telah Tuhan berikan….
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
April 01, 2008, 10:47:56 PM
Reply #38
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Apa Yang Diinginkan Hatimu | Mazmur 37:1-8

Allah berjanji akan memberikan “apa yang diinginkan hatimu,” tetapi seberapa seringkah Anda merasa dikecewakan oleh ayat ini, karena tidak sesuai dengan kenyataan? Untuk dapat memahami kebenaran dari janji Allah ini, kita harus menyelidiki kondisi-kondisi yang dituliskan di dalam bacaan ini.

Pertama, Mazmur 37:1-2 meminta kita untuk tidak marah terhadap mereka yang berbuat jahat, atau iri hati terhadap mereka yang berbuat curang. Artinya, kita tidak perlu termakan oleh kesuksesan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Biarkanlah Allah yang berurusan dengan mereka. Bagian Anda cukuplah memerhatikan tindakan-tindakan Anda sendiri.

Kemudian, ayat 3 memerintahkan kita: “Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia.” Allah selalu tertarik melihat kedewasaan kita. Kerinduan-Nya adalah agar Dia dapat memercayai kita dengan hal-hal yang besar dalam hidup ini, dan itu pasti berkaitan erat dengan keinginan hati kita yang paling dalam.

Di ayat 4 kita diberitahu: “Bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.” Itu artinya, kegembiraan kita adalah di dalam Tuhan saja, yaitu jika kita benar-benar mengejar hal-hal yang disukai Allah. Hanya di dalam Tuhanlah kegembiraan kita akan menemui bentuknya yang paling sejati.

Kemudian, ayat 5 kembali memerintahkan kita: “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” Pada waktu kita memfokuskan langkah-langkah kita pada jalur-Nya, kita tahu bahwa kita sedang menuju arah yang benar. Allah tidak akan pernah memberkati langkah-langkah yang diwarnai dosa.

Terakhir, ayat 7 mendorong kita, “Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia.” Ingatlah bahwa waktu Allah selalu tepat. Bila kita merasa doa kita belum dijawab oleh-Nya, kita harus percaya akan waktu-Nya yang tidak pernah terlambat.

Apakah saat ini Anda tengah frustrasi menanti respon Allah terhadap keinginan hati Anda? Berdoalah menurut Mazmur 37:1-8 ini, dan mintalah Dia untuk menjadikan keinginan Anda sejalan dengan keinginan-Nya.


Sumber:sentuhanhati.com
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
April 01, 2008, 10:49:44 PM
Reply #39
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Diciptakan Untuk Mengasihi Sesama | Markus 12:28-34

Kasihilah sesamamu manusia” merupakan mandat Alkitab dan fondasi dari Aturan Emas, tetapi frase ini belumlah lengkap tanpa tiga kata yang mengikutinya, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Markus 12:31). Bila kita rindu untuk menjadi bejana yang mampu mencurahkan kasih Allah kepada orang lain, maka terlebih dahulu kita harus dapat memandang mereka dengan kasih.

Allah begitu mengasihi kita, tanpa memandang tindakan ataupun perasaan kita Buktinya tertulis di Yohanes 3:16 Allah begitu mengasihi umat manusia sehingga Dia memberikan Anak-Nya untuk mati bagi dosa-dosa mereka. Dan Dia melakukan hal ini ketika semua manusia masih menjadi seteru-Nya! (Roma 5:8-10). Meski tidak ada seorang pun yang layak akan pengorbanan yang diberikan Yesus, namun tetap saja dalam pandangan Allah, kita dilayakkan untuk menerimanya. Jadi, jika Dia saja memandang kita sebagai pribadi yang berharga, maka kita pun wajib memandang orang lain dengan cara yang sama.

Bila kita sudah mengalami kasih Allah, seharusnya kita pun terdorong untuk mengasihi sesama kita yaitu setiap orang yang berada di lingkaran pengaruh kita meskipun di antara mereka ada yang lebih mudah untuk kita kasihi dan ada yang lebih sulit. Di dalam Injil, Yesus sering mengulangi perintah ini kepada murid-murid-Nya, karena Dia tahu bahwa mereka akan menghadapi orang-orang dengan berbagai tipe, termasuk orang-orang yang sulit untuk dikasihi. Dan hati kita akan menjadi sama seperti hati Allah ketika kita melihat orang lain, kita mampu bertanya, “Bagaimanakah aku dapat melayani orang ini? Adakah sesuatu yang ia butuhkan yang dapat kuberikan?”

Meski kita akan sering menghadapi orang-orang yang kelihatannya sulit untuk dikasihi, perintah ini tetap berlaku: Kasihilah mereka seperti mengasihi diri sendiri. Ini adalah alat penginjilan yang paling kuat. Jarang ada orang yang menolak kasih yang tulus yang diberikan seseorang yang sebelumnya telah menerima kasih yang sempurna dari Sahabatnya. Kini, adakah seseorang yang Anda kenal yang memerlukan kasih Anda hari ini?


Sumber:Sentuhanhati.com
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)