Author Topic: Emosi  (Read 3469 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 12, 2008, 02:11:58 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 307
  • Gender: Male
Cerita Paku yang Tertancap :
   Seorang ayah ingin mendidik anaknya yang pemarah. Ia memberi 1 buah palu dan 10 buah paku serta mengatakan, “Setiap hari, bila engkau marah, ‘pakukan’ sebuah paku di tembok kamar tidurmu. Tetapi pada hari engkau dapat menahan amarahmu ‘cabut’ sebuah paku yang telah kau pakukan di tembok.
   Secara bertahap, akhirnya si anak menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah dar pada memakukan paku ke tembok. Dua minggu telah berlalu, dan si anak member tahu bahwa semua paku telah dicabut.
   Ayahnya mengajak si anak ke tembok yang pernah di paku tersebut dan berkata, “Anakku, kau telah berhasil meredam amarahmu. Tetapi, lihatlah lubang bekas paku tembok ini. Tembok ini tidak akan pernah bias seperti sebelumnya. Kalau kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu akan meninggalkan bekas seperti lubang bekas paku dihati orang yang mendengarnya. Tidak peduli berapa kali kau meminta maaf, luka itu tetap ada membekas di hatinya.”


Beberapa hal yang harus diingat jika marah adalah :
1) Kong Fu Tse berkata : " Orang berbudi bila menunjukkan suasana hati, harus kelihatan ramah.. Bila marah harus ingat akibatnya."
2) "Emosi" itu membuang keluarga & sahabat ke tong sampah.
3) Pada saat emosi, jangan berkata apapun, jangan melakukan apapun, jangan berfikir apapun.
4) "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa : janganlah matahari terbenam, sebelum reda amarahmu" Efesus 4 : 26
5) Marah itu memperpendek usia. Sekali marah, saraf di otak akan tegang bahkan beberapa diantaranya akan putus.
6) Mat. 18:21   Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Mat. 18:22   Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

7) Matius :
18:23   Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
18:24   Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
18:25   Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
18:26   Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
18:27   Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
18:28   Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!
18:29   Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.
18:30   Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.
18:31   Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
18:32   Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
18:33   Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?
18:34   Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
18:35   Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."

Tuhan berkata :
Yakobus 4:17 : Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.
1 Cor 2:9 But as it is written, Eye hath not seen, nor ear heard, neither have entered into the heart of man, the things which God hath prepared for them that love him.
March 13, 2008, 02:58:08 PM
Reply #1
  • Guest
good posting... :afro: :afro:

emosi gak terkendali...
sgt merusak karakter... :happy0025:
March 13, 2008, 04:04:17 PM
Reply #2
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1409
  • Gender: Female
yup se 7, kalo uda emosi, tanduk, taring ama ekor jadi kyk keluar yah?  :cheesy:  mirip setan dnk. weks serem  :cheesy:
March 14, 2008, 05:04:10 PM
Reply #3
  • SEMANGAT!! \(^.^)/
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1920
  • Gender: Female
  • "Selalu ada jalan, di mana ada kemauan" \(^_^)/
    • Fedora
Cerita Paku yang Tertancap :
   Seorang ayah ingin mendidik anaknya yang pemarah. Ia memberi 1 buah palu dan 10 buah paku serta mengatakan, “Setiap hari, bila engkau marah, ‘pakukan’ sebuah paku di tembok kamar tidurmu. Tetapi pada hari engkau dapat menahan amarahmu ‘cabut’ sebuah paku yang telah kau pakukan di tembok.
   Secara bertahap, akhirnya si anak menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah dar pada memakukan paku ke tembok. Dua minggu telah berlalu, dan si anak member tahu bahwa semua paku telah dicabut.
   Ayahnya mengajak si anak ke tembok yang pernah di paku tersebut dan berkata, “Anakku, kau telah berhasil meredam amarahmu. Tetapi, lihatlah lubang bekas paku tembok ini. Tembok ini tidak akan pernah bias seperti sebelumnya. Kalau kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu akan meninggalkan bekas seperti lubang bekas paku dihati orang yang mendengarnya. Tidak peduli berapa kali kau meminta maaf, luka itu tetap ada membekas di hatinya.”
Udah pernah baca cerita ini sebelumnya..
Tapi ga bosen untuk baca lagi..
Coz emang bagus banget, n bisa jadi perenungan..


Beberapa hal yang harus diingat jika marah adalah :
1) Kong Fu Tse berkata : " Orang berbudi bila menunjukkan suasana hati, harus kelihatan ramah.. Bila marah harus ingat akibatnya."
2) "Emosi" itu membuang keluarga & sahabat ke tong sampah.
3) Pada saat emosi, jangan berkata apapun, jangan melakukan apapun, jangan berfikir apapun.
4) "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa : janganlah matahari terbenam, sebelum reda amarahmu" Efesus 4 : 26
5) Marah itu memperpendek usia. Sekali marah, saraf di otak akan tegang bahkan beberapa diantaranya akan putus.
6) Mat. 18:21   Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Mat. 18:22   Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
Wah, bener banget..
1. HARUS ramah, pikir2 dulu kalo mo marah..
2. kalo lagi emosi, suka ga peduli ma perasaan keluarga n sahabat..
3. Pada saat emosi, emang di situlah DIAM itu EMAS..
4. Kalo emosi dibawa sampe besok, bisa buat BT juga sampe besok, semakin cepat diselesaikan semakin bagus..
dst..
Kalo dari aku, CINTA DAMAI aja deh..  :happy0025:
TUHAN tau yang terbaik bagi anakNYA. Yang IA berikan bukan yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan. (Matius 6:32b)
March 15, 2008, 01:08:50 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 679
  • Gender: Female
  • Jesus is my Saviour
Cerita Paku yang Tertancap :
   Seorang ayah ingin mendidik anaknya yang pemarah. Ia memberi 1 buah palu dan 10 buah paku serta mengatakan, “Setiap hari, bila engkau marah, ‘pakukan’ sebuah paku di tembok kamar tidurmu. Tetapi pada hari engkau dapat menahan amarahmu ‘cabut’ sebuah paku yang telah kau pakukan di tembok.
   Secara bertahap, akhirnya si anak menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah dar pada memakukan paku ke tembok. Dua minggu telah berlalu, dan si anak member tahu bahwa semua paku telah dicabut.
   Ayahnya mengajak si anak ke tembok yang pernah di paku tersebut dan berkata, “Anakku, kau telah berhasil meredam amarahmu. Tetapi, lihatlah lubang bekas paku tembok ini. Tembok ini tidak akan pernah bias seperti sebelumnya. Kalau kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu akan meninggalkan bekas seperti lubang bekas paku dihati orang yang mendengarnya. Tidak peduli berapa kali kau meminta maaf, luka itu tetap ada membekas di hatinya.”
Udah pernah baca cerita ini sebelumnya..
Tapi ga bosen untuk baca lagi..
Coz emang bagus banget, n bisa jadi perenungan..


Beberapa hal yang harus diingat jika marah adalah :
1) Kong Fu Tse berkata : " Orang berbudi bila menunjukkan suasana hati, harus kelihatan ramah.. Bila marah harus ingat akibatnya."
2) "Emosi" itu membuang keluarga & sahabat ke tong sampah.
3) Pada saat emosi, jangan berkata apapun, jangan melakukan apapun, jangan berfikir apapun.
4) "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa : janganlah matahari terbenam, sebelum reda amarahmu" Efesus 4 : 26
5) Marah itu memperpendek usia. Sekali marah, saraf di otak akan tegang bahkan beberapa diantaranya akan putus.
6) Mat. 18:21   Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Mat. 18:22   Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
Wah, bener banget..
1. HARUS ramah, pikir2 dulu kalo mo marah..
2. kalo lagi emosi, suka ga peduli ma perasaan keluarga n sahabat..
3. Pada saat emosi, emang di situlah DIAM itu EMAS..
4. Kalo emosi dibawa sampe besok, bisa buat BT juga sampe besok, semakin cepat diselesaikan semakin bagus..
dst..
Kalo dari aku, CINTA DAMAI aja deh..  :happy0025:


S7 S7 S7 S7 S7 sekaliiiiiiiiiiiiii 

good posting nico  :afro:
Time witnes my life
How i go through
The process of molding
To be what i meant to be
To be what GOD wants me to be


It takes a minute to like someone, and hour to love someone, but to forget someone takes a life time.

http://diarysan.blogspot.com
June 03, 2008, 12:45:17 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1371
  • Gender: Female
aku lagi lemah dlm hal ini.
emosi  memperlambat posisiku berlari. ;D
tapi juga berusaha kejar damai. :ashamed0002: :D
TeGuH DaLam PenGhaRapAn,diDaLaM DIA:)
August 16, 2008, 03:58:18 AM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 6
  • Gender: Male
yeah di berkati bgt dgn postingan ini

secara nubie ini bnr2 sdh berakar kepahitan dari kebencian :mad0261:

apa mungkin dari sifat keturunan?

adil ga sih kalo sifat keturunan jadi alasan bwt kepahitan yg kita alamin?

nubie bnr2 mau bgt bgt ilangin kepahitan ini.. :undecided:


« Last Edit: August 16, 2008, 04:03:59 AM by not_me »
He die 4 me, i life 4 Him
August 16, 2008, 05:18:31 PM
Reply #7
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 10
waahhh. :) jadii berkat banget nih... emosii yaaa... klo lagi dalam keadaan emosi,,susahh sihh ngontrolnya, tapi memang harus diredakaann.  :afro:
September 07, 2008, 02:22:56 PM
Reply #8
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 102
2) "Emosi" itu membuang keluarga & sahabat ke tong sampah.

"Emosi" memang menjauhkan keluarga, sahabat, dan orang-orang yg kita kasihi, walaupun sebenarnya kita sangat menyayangi mereka. Andaikan artikel ini saya pernah baca sebelumnya.... 
September 15, 2008, 04:05:02 PM
Reply #9
  • SEMANGAT!! \(^.^)/
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1920
  • Gender: Female
  • "Selalu ada jalan, di mana ada kemauan" \(^_^)/
    • Fedora
nubie ini bnr2 sdh berakar kepahitan dari kebencian :mad0261:

apa mungkin dari sifat keturunan?

adil ga sih kalo sifat keturunan jadi alasan bwt kepahitan yg kita alamin?

nubie bnr2 mau bgt bgt ilangin kepahitan ini.. :undecided:

Shalom not_me, aku ga tau apakah kepahitan bisa berasal dari keturunan..
Hmm, menurut aku sih, menurut aku loh ya..
Sebuah perkara yang membuat kita kepahitan dan sampe berakar kuat dalam hati dan diri kita, itu semua terletak pada keputusan kita sendiri..
Kalo memang kita membiarkan kepahitan itu terus berakar dalam hati kita, pastinya kepahitan itu juga akan terus tertanam sampai melekat kuat dalam diri kita..

Puji Tuhan!!
kamu punya keinginan untuk tidak membiarkan kepahitan itu terus berakar dalam hatimu..
Bawa keinginanmu itu dalam doa, serahkan semuanya pada Tuhan..
Minta pada Tuhan agar kamu diberi hati mengampuni,
terlebih2 lagi untuk mengasihi orang yang menyakitimu..
Selain mendoakan dirimu, doakan keluargamu juga, agar yang lain juga terbebas dari akar pahit ini, dan lagi doakan juga yang menimbulkan kepahitan..
Kalo sekali masih belum bisa, kamu lakukan berulang2, bawa terus dalam doamu..
Percaya, Tuhan akan mendengar setiap hati yang berseru pada-Nya..
:)
TUHAN tau yang terbaik bagi anakNYA. Yang IA berikan bukan yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan. (Matius 6:32b)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)