In essence, the Mass is the ceremonial slaying of Jesus Christ over and over again, followed by the eating of his flesh and the drinking of his blood. The Mass is the death sacrifice, and the "Host" is the victim.
Misa adalah sebuah Ritual dimana ORANG KATOLIK (dan ORTHODOX) mengenang Kristus.
Luk 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."
Misa bukanlah PENYALIBAN KEMBALI. tapi itu adalah PERINGATAN AKAN KRISTUS. Jesus said so.
Joh 6:53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
Joh 6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
Joh 6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
Joh 6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
Joh 6:57 Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
Joh 6:58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."
Yang dimaksud disini adalah, Hosti adalah benar-benar makanan. Yesus benar-benar menjadi Roti pada Perjamuan Ekaristi. Roti tersebut melambangkan Tubuh dan Darah yesus. Dan benar-benar dimakan.
Joh 6:54 ο τρωγων μου την σαρκα και πινων μου το αιμα εχει ζωην αιωνιον Aκαγω και εγω αναστησω αυτον εν τη εσχατη ημερα
Pada ayat 54, disitu Yesus tidak berbicara secara simbolis. Tubuh dan darahnya benar-benar dimakan.
Kata (Trogo)τρωγων pada ayat 54 berarti "to Chew/Gnaw" -> Mengunyah.
Ingat bahwa Yesus adalah Roti dari Surga. dan Kita benar-benar memakan roti itu.
Joh 6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Joh 6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
mungkin kita yang manusia TIDAK akan memahami ini. Tapi tidak bagi Tuhan.
Luk 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Ekaristi adalah Peringatan Tubuh dan Darah Kristus. Dan Yesus sendiri mengatakan bahwa ia adalah "roti surga", ia adalah "makanan" dari surga.
Setiap minggunya, Yesus selalu ada di PerjamuanNya. Yesus benar-benar datang, karena yang diperingati Umat Katolik setiap minggu adalah peringatan untuk menerima Tubuh dan Darah Kristus.
Kalau si penulis Artikel mengatakan kami Katolik menyalibkan kembali, terserah dia. Karena Yesus sendiri memerintahkan kita untuk memperingati Perjamuan Kudusnya.
kutipan dari bapa gereja:
"He acknowledged the cup (which is a part of the creation) as his own blood, from which he bedews our blood; and the bread (also a part of creation) he affirmed to be his own body, from which he gives increase to our bodies." Irenaeus, Against Heresies, V:2,2 (c. A.D. 200).
"Then, having taken the bread and given it to His disciples, He made it His own body, by saying, 'This is my body,' that is, the figure of my body. A figure, however, there could not have been, unless there were first a veritable body…He did not understand how ancient was this figure of the body of Christ, who said Himself by Jeremiah: 'I was like a lamb or an ox that is brought to the slaughter, and I knew not that they devised a device against me, saying, Let us cast the tree upon His bread,' which means, of course, the cross upon His body. And thus, casting light, as He always did, upon the ancient prophecies, He declared plainly enough what He meant by the bread, when He called the bread His own body. He likewise, when mentioning the cup and making the new testament to be sealed 'in His blood,' affirms the reality of His body. For no blood can belong to a body which is not a body of flesh. If any sort of body were presented to our view, which is not one of flesh, not being fleshly, it would not possess blood. Thus, from the evidence of the flesh, we get a proof of the body, and a proof of the flesh from the evidence of the blood." Tertullian, Against Marcion, 40 (A.D. 212).
"'And was carried in His Own Hands:' how 'carried in His Own Hands'? Because when He commended His Own Body and Blood, He took into His Hands that which the faithful know; and in a manner carried Himself, when He said, 'This is My Body.'" Augustine, On the Psalms, 33:1, 10 (A.D. 392-418).