Author Topic: 1001 KASIH YANG MENGINSPIRASI  (Read 58312 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 13, 2013, 11:00:52 AM
Reply #110
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 106
Jika ada kesempatan untuk berbuat baik lakukanlah segera, itu mungkin
kesempatan terakhir anda.


 "ayo, tolong orang tua itu".
Namun badan saya tetap tidak bergerak. Sekali lagi suara hati saya
berteriak bahkan lebih keras lagi "pegang tangannya, gob***!" . Tidak
juga saya lakukan

Dan ketika kedua kakinya menginjak tanah sang sopir langsung menacap
gas dan pergi meninggalkan orang tua itu yang sedang berjuang menjaga
keseimbangan dan mengibas debu yang dihasilkan roda –roda angkot
tersebut. Saya memandangnya dari kaca mobil, dengan penuh belas
kasihan dan rasa bersalah. Entah apa yang menahan tubuh ini dan
membuatnya tidak bekerja sama dengan akal sehat dan suara hati. Saya
seharusnya dapat menolong orang tersebut, menegur sopir yang tidak
manusiawi, membantunya turun, mengantarnya ke RS, menghubungi
keluarganya, atau apa sajalah. Namun semua tidak saya lakukan.
Kenyamanan telah mengalahkan keinginan untuk berbuat baik. Perasaan
tidak ingin ditepotkan telah mendiamkan teriakan suara hati nurani.
Dan sekarang saya punya masalah, karena wajah orang tua itu terus
membayang mengikuti kemana saya pergi : ke sekolah, waktu makan atau
mejelang tidur.

"Apa yang terjadi jika seandainya orang itu adalah malaikat yang
dikirim Tuhan untuk menguji saya?" tanya saya dalam hati. "Habislah
reputasi saya sebagai anak Tuhan jika orang itu memang adalah
malaikatnya" terus menerus saya berkata pada diri sendiri sekan-akan
ingin menghukumnya dengan perasaan bersalah.

Tiga hari kemudian, ayah saya berkata bahwa seorang tak dikenal telah
meninggal di rumah sakit tempat ia bekerja yang adalah rumah sakit
tujuan orang tua tersebut ketika saya bertemu dengannya. Dan ia tidak
memiliki keluarga atau siapapun. Saya tidak punya kesempatan untuk
melihat tampang mayat tersebut, namun dalam bayangan saya orang tua
itulah yang terbaring di sana. Jika benar, saya telah kehilangan
kesempatan untuk berbuat baik yang terakhir kali buatnya.

Pengalaman ini mengubah saya untuk tidak menunda untuk mengulurkan
tangan bagi yang membutuhkan. Pertama mereka mungkin adalah malaikat
yang menjelma, kedua itu mungkin kesempatan terakhir bagi kedua
pihak. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok. Kasih selalu bisa dinyatakan kapan saja, tidak perlu seperti apa tempat dan kondisinya

Banyak orang Kristen yang merasa terlalu nyaman berada di dalam
gedung gereja yang ber AC dan berkarpet tebal. Para pendeta juga
lebih senang melayani di tempat yang menjanjikan uang daripada
menjanjikan jiwa. Sementara itu di sekitar kita masih banyak malaikat-
malaikat yang berkeliaran menyerupai pengemis, gelandangan, pengamen
dan anak-anak kecil di lampu merah.

wow...benar benar menginspirasi..dan wajib dilakukan nih, kelihatannya sepele tetapi jika di lakukan..wah tidak kebayang bisa melakukan kehendak Tuhan Yesus
February 04, 2014, 12:10:49 PM
Reply #111
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
  • Gender: Male
  • saved by grace
  • Denominasi: protestan
aku menyimak... bookmark , buat dibaca ya broo
••√SAVED BY GRACE√••
May 21, 2014, 06:13:50 AM
Reply #112
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 31
  • Denominasi: Protestan
Ia lahir pada tanggal 18 Desember 1818
Serangan suatu  penyakit pada masa kanak-kanak berupa infeksi bintik merah menyebabkan Penglihatan William pelan-pelan memburuk, sampai pada akhirnya ia menjadi buta total pada umur 21 tahun. (Ada yang mengatakan bahwa kebutaannya disebabkan oleh sebuah kecelakaan hebat --?-- yang menimpanya) Kejadian ini membuatnya putus asa dan untuk beberapa waktu lamanya ia mengurung dirinya di kamar.

Kemudian ia menjadi guru dan mengajar anak-anak yang buta membaca dengan beragam cara membaca melalui sistem sentuhan (kode yang timbul). Ia melihat bahwa banyak anak yang kesulitan dengan sistim itu dan mulai merancang sendiri sistem membaca yang baru berdasarkan abjad Latin. Kode itu mulai dirancangnya pada tahun 1843 dan diterbitkan pada tahun 1845. Sistem yang dirancang oleh William Moon biasanya dikenal sebagai moon code. Sistem ini kemudian digantikan oleh sistim Louis Braille tetapi tetap sangat membantu bagi orang-orang buta yang kesulitan dengan sistem Braille.

Pada masa hidupnya ia adalah seorang guru, pengkhotbah, dan pencetak yang berhasil. Ia membuat dan menjual ratusan buku-buku dalam bentuk baru termasuk, 60 volume edisi Alkitab.

Ia mendapat beberapa gelar kehormatan dalam hidupnya.

Ia meninggal pada 9 Oktober 1894

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/William_Moon
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/05/21/
http://www.infoplease.com/biography/var/williammoon.html

By: Bangaran Pasamboan
« Last Edit: May 21, 2014, 09:04:29 PM by Bangaran Pasamboan »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)