Author Topic: 1001 KASIH YANG MENGINSPIRASI  (Read 61777 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 23, 2009, 07:01:49 PM
Reply #30
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
 Kasih …tidak mudah tersinggung atau jengkel atau marah; tidak memperhitungkan kejahatan yang diterima – tidak menaruh perhatian atas kesalahan yang dideritanya “ ( 1 Korintus 13:5 terjemahan Amplifie Bible)

Berjalan dalam kasih itu baik untuk kesehatan Anda, tahukan Anda akan hal itu?.

Itu benar!, Ilmu kedokteran telah membuktikannya, para peneliti telah menemukan bahwa permusuhan menghasilkan strees yang menghasilakan Tukak lambung, sakit kepala yang menegangkan dan sejumlah sakit lainnya.

Bila anda berfikir tentang permusuhan, anda mungkin berfikir tentang jenis kemarahan yang anda rasakan tentang sesuatu yang serius terjadi. Tetapi menurut para pakar, jenis itu bukanlah penyebab masalah yang terburuk, Justru hal hal kecil : Bila Pembatu merusakkan busana anda ketika mencuci atau bila pramusaji mencampur sambal pada makanan anda padahal anda tidak suka pedas, hal itu lazim bukan..??

Pikirkanlah berapa banyak ketegangan yang dapat anda hindari dengan bersikap lekas memaafkan , dengan menghayati hidup anda menurut 1Korintus 13 dan tidak memperhitungkan kejahatan yang dilakukan terhadap anda. Bayangkan manfaaat fisik dan emosi dari kehidupan seperti itu!

Jika anda membiarkan diri terbiasa dibelenggu oleh permusuhan, itu mungkin terdengar seperti impian yang mustahil, tetapi sebenarnya tidak!, Karena sebagai orang yang percaya yang dilahirkan baru, anda memiliki kasih Tuhan dalam diri anda.

Jika anda pasrah pada kasih itu, maka itu akan memerdekakan anda, ingatlak ketika Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus dari kuburnya?, Lazarus hidup tetapi masih terikat dengan kain kafan. Tuhan Yesus memerintahkan agar ikatannya dilepas sehingga dia dapat bebas berjalan.

Yesus menginginkan kebebasan yang sama bagi anda. Jadi, bersepakatlah dengan Dia. Katakanlah pada kebiasaan maut yang mengikat anda , “ Dalam nama Yesus lepaskan aku dan biarkan aku pergi! Aku menaruh sikap permusuhan, sikap tidak memaafkan dan keserakahan di belakangku. Aku akan menghayati Kehidupan Kasih!”.

Ingatlah : Tidak diperlukan suatu mujizat pengobatan untuk mengubah kehidupan anda. Yang diperlukan hanyalah sebuah keputusan untuk pasrah pada kekuatan Kasih. Lakukan hal itu hari ini !, Amin

renungan harian kita
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
June 26, 2009, 10:02:14 PM
Reply #31
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Jerry adalah seorang manajer restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dkatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!" Banyak pelayan di restorannya yang merasa dekat dengannya, serta ingin selalu bersama Jerry, mereka sering mengikutinya karena sikapnya. Jerry adalah seorang motivator sejati. Jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.

Mengapa Jerry dikatakan sebagai seorang motivator sejati? Yaitu karena Jerry selalu mempunyai sikap dan kata-kata yang positif tentang apa yang terjadi dalam hidupnya, baik itu hal yang baik maupun hal yang buruk sekalipun. Jerry selalu memberi semangat, kata-kata penghiburan bagi karyawannya yang sudah hatinya.


Pikiran dan perkataan yang positif akan mempengaruhi cara pandang anda terhadap apapun yang terjadi dalam hidup anda, jadilah motivator sejati

---------------------------------------------------------
(RH-Hikmat Profesi, Juni 2009)
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
June 29, 2009, 07:47:04 PM
Reply #32
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Pertengahan tahun 1680-an dikenang sebagai masa pembunuhan bagi orang-orang Kristen di Skotlandia. Sementara itu seorang Kristen bernama John Brown mencintai seorang wanita bernama Isabell Weir. Ketika melamar wanita itu, ia memperingatkan kepadanya "Suatu hari nanti aku akan memeteraikan kesaksianku dengan darah." Isabell pun menjawab "Tuhan akan memberikan kasih karunia kepadaku dan aku akan menjadi penghiburanmu." Karena kondisi yang mengancam saat itu, mereka menikah diam-diam dan hanya disaksikan oleh seorang hamba Tuhan bernama Alexander Peden. Setelah janji menikah diucapkan, Peden berkata kepada Isabell, "Suamimu adalah orang yang baik. Simpanlah kain linen di sampingmu karena akan tiba hari yang sangat tidak engkau sangka di mana dia akan diambil dari padamu."

Keluarga Brown melayani Tuhan dengan setia, kehidupan mereka selalu diwarnai dengan doa dan mereka hidup bahagia. Tuhan mempercayakan kepada mereka dua orang anak dan tidak sedikit para pengkhotbah yang dikejar-kejar oleh kerajaan disembunyikan di rumah mereka. Pada suatu pagi di tahun 1685, Brown bangun dan menyanyikan Mazmur 27. Sesudah itu para prajurit mengepung rumahnya dan menggiring keluarga itu ke sebuah lapangan. Dengan berteriak komandan menyuruh Brown berdoa karena sebentar lagi ia akan mati. Brown pun berlutut dan berdoa. Ia berdoa bagi istrinya yang saat itu sedang mengandung anak mereka yang ketiga, dan bagi anak-anaknya. Sesudah berdoa ia berdiri dan memeluk istrinya sambil berkata, "Sekarang sudah tiba hari yang dulu pernah kukatakan kepadamu ketika melamarmu." "Tidak mengapa, aku bersedia berpisah denganmu," jawab istrinya tegar. Sesudah mencium anak-anaknya, dengan sebuah pistol sang komandan menembak kepala Brown. Kepada Isabell, komandan itu berkata, "Sekarang aku ingin tahu bagaimana pendapatmu mengenai suamimu?" Dengan berani Isabell menatap sang komandan dan berkata, "Aku tidak pernah sebangga seperti saat ini terhadap suamiku."


-----------------------------------
RH Manna Sorgawi Juli 2009
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
July 15, 2009, 09:10:34 AM
Reply #33
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
Yesaya 25-27



”Ada uang abang disayang, tidak ada uang abang ditendang.” Inilah sebuah ungkapan yang menyatakan ketidaksetiaan. Tak mudah memang untuk setia, apalagi jika kesetiaan tidak hanya untuk diucapkan, tetapi perlu dibuktikan.
Ada tiga penguji kesetiaan.
Pertama, waktu. Seberapa lama kita bisa setia?

Kedua, jarak. Kita bisa setia saat dekat, tetapi bagaimana jika kita terpisah jauh?

Ketiga, keadaan. Kalau lagi senang kita akan setia, tetapi bagaimana jika dalam keadaan yang sulit? :rolleye0014:

Rut adalah seorang yang setia. Waktu Naomi dan keluarganya baru datang ke Moab, mereka adalah keluarga yang memiliki harta. Jadi, boleh dikatakan Rut menikah dengan anak dari keluarga yang lumayan berada—Alkitab tidak menyebut berapa banyak kekayaan Naomi, tetapi ada pernyataan bahwa Naomi “pergi dengan tangan penuh” (1:21). Akan tetapi, setelah Elimelekh dan kedua anaknya meninggal dunia, Naomi jatuh miskin—”tetapi dengan tangan kosong Tuhan memulangkan aku”. Di sinilah kesetiaan Rut diuji dan ia berhasil. Rut tidak meninggalkan Naomi dalam “kekosongannya”.

Mudah sekali untuk setia kepada orang yang banyak harta benda dan tinggi kedudukan. Sebaliknya, sulit sekali untuk setia kepada orang yang sedang jatuh atau tidak punya apa-apa lagi. Rut bisa tetap setia karena dasar kesetiaannya adalah kasih, bukan harta. Oleh sebab itu, jikalau kita mau menjadi orang yang setia, baik kepada istri atau suami, pelayanan, bahkan kepada Tuhan, kita harus mengubah dasar kesetiaan kita. Biarlah kasih yang selalu menjadi alasan mengapa kita setia.

Jangan biarkan kesetiaan kita ditentukan oleh harta, tetapi tentukanlah kesetiaan kita oleh kasih

Penulis: Riand Yovindra - www.renunganharian.net
« Last Edit: July 15, 2009, 09:12:47 AM by serendipity of love »
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
July 15, 2009, 09:41:59 AM
Reply #34
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 46
Bicara kesetiaan tidak akan habis habisnya karena kesetiaan sangat kompleks permasalahan dikehidupan manusia. Apalagi tentang cinta sepasang kekasih yang memerlukan kesetiaan.Sehingga kesetiaan itu bisa diidentikan dengan cinta sejati. Dan namanya cinta juga sangat kompleks bisa berhubugan dengan siapa saja didunia ini dan semua orang pasti mengalaminya sejak ia dilahirkan ke dunia ini sampai di menghembuskan nafas terakhirnya. Maka dari itu Kesetiaan juga sangat erat dengan Cinta. Agak susah membedakan antara Cinta dan Setia. Karena ada ungkapan " Kalau abang CINTA berarti abang pasti SETIA namun bila Abang tidak SETIA berarti abang tidak CINTA. "
 
   Jadi Kesetiaan memerlukan adanya CINTA , Tuhan Yesus yang mengajari kita CINTA KASIH memang mempunyai Kesetiaan yang sangat luar biasa. Dia setia kepada BapaNya sampai-sampai darahNya tertumpah di Kayu Salib demi menyelamatkan kita manusia. Apakah kita dapat seperti Yesus.....apakah kita juga setia kepada Bapa sehingga kita juga mencintai sesama kita tanpa pandang bulu. Dapat kita membantu sesama kita yang benar-benar memerlukan pertolongan kita...ataukah kita hanya memandang orang-orang yang khusus yang dapat kita bantu ? Tuhan Yesus tidak pernah melihat diri kita semata Dia hanya melihat ketulusan hati kita apakah kita benar-benar tulus dalam berbuat baik kepada orang ataukah mengharapkan sesuatu dari pertolongan kita.?
Untuk beriman kepada Tuhan Yesus tidak harus menunggu punya segalanya apakah harus punya dulu rumah mewah, mobil mewah, uang banyak harta dimana-mana....tetapi yang terpenting kita diharuskan mempunyai rasa kesetiaan dan cinta yang tulus kepadaNya. Karena bila kita setia sampai mati kita akan menjadi Pemenang dan akan diberikan Upah sesuai dengan apa yang telah kita lakukan semasa hidup kita. Marilah kita mencintai sesama kita dengan tulus serta setia kepada Tuhan sehingga kita boleh kembali ke Kerajaan Allah karena dari sana kita berasal.
July 21, 2009, 12:10:15 AM
Reply #35
  • SEMANGAT!! \(^.^)/
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1920
  • Gender: Female
  • "Selalu ada jalan, di mana ada kemauan" \(^_^)/
    • Fedora
Seorang anak laki-laki yang sangat nakal, suatu hari oleh orang tuanya dimasukkan ke sebuah gudang gelap sebagai hukumannya, supaya menjadi  jera. Tapi tangisnya sangat memilukan hati, karena ketakutan berada dalam gudang besar yang gelap seorang diri. Ketika sang ayah akan segera mengakhiri hukumannya karena tidak sampai hati, hal itu tidak disetujui oleh isterinya yang lebih tegas dan tabah, “Supaya benar-benar jera, kita bertahan saja.” Tapi hati sang ayah merasa sangat tidak nyaman dan tidak tahan mendengar ratapan puteranya itu, lalu katanya:”Baiklah aku tidak akan membebaskan dia, aku hanya akan mendampingi saja!” Lalu pergilah dia ke gudang membawakan sedikit roti dan air minum. Begitu sang ayah masuk ke dalam gudang langsung dipeluk erat-erat oleh puteranya, dan tak ada tangisan lagi sebab rasa takutnya sudah hilang. Setelah makan roti dan minum air, ia pun tertidur di pangkuan ayahnya. Ke depan nanti diharapkan  anak ini bisa berkurang nakalnya, dan lebih memperhatikan nasehat orang tuanya.

Apakah Anda bisa membayangkan kebahagiaan anak itu ketika dijenguk, bahkan kemudian didampingi oleh ayahnya? Seketika segala ketakutannya sirna sebab kehadiran ayahnya mempunyai makna yang sangat besar, yaitu bahwa oleh ayahnya ia diperhatikan, dihargai, dikasihi! Kalau sudah begitu, tak ada lagi ketakutan terhadap apa dan siapapun.  Demikianlah  seharusnya kita selaku  anak Tuhan.  Setelah  menghayati betapa besar kasih Tuhan kepada kita, maka tak ada lagi rasa takut terhadap siapa dan apapun dalam hidup ini. Oleh Tuhan, karena Tuhan dan bersama Tuhan hidup kita dilambari atau didasari oleh sukacita yang meresap dan mantap! Tuhan lalu menjadi yang utama dalam segala aspek kehidupan kita. Sebagaimana Tuhan telah memperhatikan  kita dan telah menunjukkan kasihNya yang luar biasa, maka tiba giliran kita untuk berbuat yang sama terhadap Tuhan. Ketika merasakan kasihNya kita berbahagia,  ketika dapat melakukan yang dikehendaki olehNya, kebahagiaan kitapun berlipat ganda!



Sumber: KASIH KRISTUS MELENYAPKAN KETAKUTAN
TUHAN tau yang terbaik bagi anakNYA. Yang IA berikan bukan yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan. (Matius 6:32b)
July 21, 2009, 04:24:30 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Dikisahkan, suatu hari, Bunda Teresa berkeliling dari gang ke gang di kampung-kampung Calcutta.

”Bunda Teresa!” , teriak seorang pengemis
yang sambil menggesotkan kakinya mendekat pada Bunda Teresa.

”Ini untukmu. Aku ingin memberikannya padamu,”
kata pengemis itu sambil memberikan semangkuk uang receh rupee hasil jerih payahnya mengemis hari itu.

Mother Teresa menolak halus dan berkata,”Mengapa, Bu? Bukankah ini untuk makan ibu hari ini?”

Pengemis itu memandang Bunda Teresa dengan mata berkaca-kaca.
Dia memang belum makan dari pagi.
Teresa memperhatikan baju yang lusuh dan kulit berbalut tulang yang berlutut di depannya.
Bunda Teresa mendekat.

”Tapi, Bunda”, bujuk pengemis itu, ” ada yang jauh lebih menderita dri pada aku.
 Terimalah, Bunda. Berikan uang ini kepadanya.”, kata si pengemis itu penuh harap.

Bunda Teresa tidak berani menolak. ”Baik,baik. Aku terima. Terimakasih”,
ucap Bunda Teresa, menepuk bahu pengemis itu,tanda menghargai jerih payahnya.

Satu pesan dia tangkap dari hadiah sang pengemis itu.
Betapa ia memberikan hartanya dengan segala cinta demi membahagiakan orang lain.
Inilah mencintai sampai terluka.
To love till it's hurt.

Pengemis itu tidak mengindahkan keringat, keletihan dan luka goresan di jalanan berdebu dan panas,
yang dialaminya hari itu.
Ia memberikan dengan cintanya. (sumber : Mencinta Hingga Terluka,Julianto Simanjuntak & Roswitha Ndraha)

Hal sama yang kita temui dalam kisah janda miskin pada Markus 12:44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya,
tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."
 
Di dalam dunia yang keras, penuh keegoisan, hanya mementingkan diri sendiri dan penuh dengan ketiadaan kasih karunia,
PESAN KASIH di atas harus bergema dan diteruskan oleh kita, tak perduli berapa besar luka yang kita diterima, sesak rasa nyeri di dada dan tetes air mata yang telah kering.
Semuanya tak sebanding dengan KASIH KARUNIA yang telah dilimpahkan Bapa di surga.

Di saat Yesus berkata dalam Mat. 22:39 Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,
Ia bukan hanya memerintahkan, tetapi juga menjadi contoh yang hidup.
Ia Tuhan yang begitu besar kasihnya kepada manusia sehingga rela mencintai sampai TERLUKA.

Saat ditanya berapa besar kasihNYA kepada kita, Ia hanya terdiam, lalu membuka tanganNYA dan mati di kayu salib.
Yesus memberikan nyawa dan kehormatan diri-Nya, untuk mati di kayu salib; sebuah simbol penghinaan terbesar di zaman itu.
Namun KASIH NYA TETAP, menghasilkan sebuah daya hidup dan menyembuhkan, yang terus
berpengaruh sepanjang zaman sampai kekal selamanya, tiada berkesudahan.
Amin.


Selamat mencinta, selamat terluka.

Remembering for L.
21-7-2007
SIN
« Last Edit: July 21, 2009, 04:27:00 PM by sin »
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
August 04, 2009, 12:35:06 PM
Reply #37
  • SEMANGAT!! \(^.^)/
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1920
  • Gender: Female
  • "Selalu ada jalan, di mana ada kemauan" \(^_^)/
    • Fedora
Aku lahir dalam keluarga yang sangat miskin, dimana orang tuaku harus bekerja dari pagi hingga malam untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehingga mereka tidak dirumah sepanjang hari. Hal itu menyebabkan aku terbiasa tinggal dirumah sendiri dan keluyuran di luar rumah bergaul dengan teman-teman sebaya dan senasib. Karena merasa senasib dan sebaya, mulai terjalin persahabaatan yang menjurus ke pembentukan kelompok gang untuk sehidup semati, berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Kehidupan yang menyebabkan aku tidak merasakan kehangatan keluarga dan tidak merasakan apa yang disebut cinta kasih.

Tugas dalam kelompok gang adalah untuk mendapatkan segala kebutuhan dengan menghalalkan segala cara. Kami mulai melakukan tindakan kriminal kecil-kecilan yang semakin berkembang menjadi kejahatan besar. Pada usia yang ke sebelas tahun, aku ditangkap dan dimasukkan ke rumah rehabilitasi dan terulang beberapa kali, tapi tidak sedikitpun aku merasakan malu bahkan aku merasa bangga. Karena siapa yang melakukan kejahatan semakin besar makin dihormati dan makin dianggap sebagai pahlawan.

Suatu ketika aku melakukan perampokan bersenjata karena ingin menunjukkan 'kepahlawananku' yang mengakibatkan aku ditangkap dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Aku merasakan penjara membawa perubahan dalam diriku dan merasakan kehampaan yang sangat mencekam, karena tidak ada seorangpun yang menjenguk dan memperhatikan aku. Teman gang yang dikatakan sebagai 'teman sehidup semati' tidak pernah aku ketahui dimana berada dan tidak pernah ada surat ditulis untukku.

Aku sadar bahwa apa yang mereka katakan aku sebagai teman seperjuangan, sebagai orang yang patut dibanggakan hanya bohong belaka. Selama ini aku hanya diperalat untuk mencapai tujuan. Aku sangat marah dan aku berjanji seusai menjalani hukuman akan mencari mereka untuk membuat perhitungan.

Suatu hari saat aku merasakan kehidupan di penjara sangat tidak mengenakkan, sipir penjara memberitahukan ada orang datang mau bertemu denganku. Hatiku tergentar dan bertanya-tanya, siapakah orang yang ingin bertemu denganku? Tidak mungkin teman-teman gangku, kalaupun itu mereka aku akan membuat perhitungan dengan mereka.

Mereka bertiga, satu wanita dua laki-laki yang kesemuanya bersikap sopan dan bertutur kata sangat lembut, dengan perkataan yang membawa penghiburan. Mereka adalah tokoh-tokoh gereja, diantaranya pendeta, pimpinan gereja dan dokter.

Mereka mengutarkan maksudnya dan ternyata mereka mengenal aku karena diperkenalkan salah satu anggota gangku. Mereka memperkenalkan keberadaan Allah dan keberadaan dosa. Kata-kata mereka sederhana tapi bagai pisau menusuk telak kedalam hatiku, karena aku tidak mengenal apa arti kasih,dan apa itu dosa. Aku mengakui baru kali ini merasa digerakkan oleh kasih. Meskipun aku berkecimpung sangat lama dalam masyarakat dengan banyak teman, tapi kehidupanku penuh dengan rasa takut dan cemas.

Melalui percakapan itu aku merasakan kehangatan dan kedamaian yang belum pernah aku rasakan sepanjang hidupku, maka tatkala mereka mengajak aku berdoa dengan senang hati aku menerimanya. Mereka memberikan aku sejilid buku yang berjudul "Injil Masa Kini" sebagai hadiah perpisahan. Aku tidak mengerti apa maksud dari buku itu tetapi akhirnya aku dapat mengerti dan meresapi kasih Tuhan seperti yang dituliskan dalam buku itu melalui perjalanan batin yang panjang. Hidupku sekarang penuh dengan pengharapan dan kekuatan sejak aku mengenal dan membaca buku itu, aku memiliki kekuatan untuk mengatasi kejahatan yang selalu merongrongku.

Seusai menjalani hukuman, teman-teman seiman mulai membantu memikirkan masa depanku. Aku mulai bersuka cita bersama dan berbakti serta mempelajari Firman Tuhan. Hidup rohaniku makin bertumbuh karena perhatian saudara seiman, dan aku berdoa agar Tuhan memimpin jalanku. (P.Y.Kwan)

Kata Bijak:

"Kasih Allah sangat besar, sehinga IA rela mengorbankan Anak Tunggal-Nya untuk menggantikan dosa-dosa kita.
Selama kita tidak mau mengakui dosa dihadapan-Nya kita tidak akan mendapat kedamaian,
karena kedamaian dan kebenaran sejati hanya ada dalam TUHAN."



Source: Sabda
TUHAN tau yang terbaik bagi anakNYA. Yang IA berikan bukan yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan. (Matius 6:32b)
August 05, 2009, 12:51:13 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
BANGUN TIDUR....TIDUR LAGI
BAGUN LAGI....... (cuplikan lagu bangun tidur)

....MATI LAGI.....

Kemarin pagi Selasa 4-8-2009, sekitar pukul 12 wib, masyarakat digemparkan oleh kematian seorang
penyanyi, artis, seniman yang namanya dikenal dalam beberapa bulan ini, MBAH  SURIP.
Ia seorang milyader baru, yang diduga menerima penghasilan dari nada sambung (ring tone) saja sekitar 4,5 milyar dari lagunya "TAK GENDONG", di luar penghasilan lainnya.
Lagu2nya yang terkenal di telinga masyarakat diantaranya adalah Bangun tidur dan I love you full.
Sejak mudanya ia adalah seniman jalanan asal mojokerto, yang merantau ke Jakarta, dan keberuntungan agaknya berpihak padanya pada hari tuanya di saat usianya 60 tahunan, setelah banyak lagu2nya yang tidak berhasil meledak.
Penampilannya yang polos dan sederhana, sesederhana lagu2nya, dengan raut wajah keriput menunjukkan kematangan dalam perjuangan hidupnya.
Kehadirannya ternyata tidak cuma menyentuh rakyat kecil, terbukti adalah ucapan belasungkawa dan karangan bunga dari para politikus negeri ini, juga dari Mantan Presiden kita, Ibu Megawati.
Sepanjang perjalanan menuju ka alam maut, kata-kata yang trus menerus terucap di bibirnya adalah sepotong kata2 dalam lagunya yaitu " I Love You Full ".
Selamat jalan Mbah Surip.....
-------------
Mzm. 89:48   (89-49) Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati? Sela

Kata mutiara dari Cina mengatakan kehidupan itu bagaikan asap, sekecap mata akan menghilang.
Musisi kita menulis kehidupan manusia dalam lagunya "panggung sandiwara" yang dipopulerkan oleh Ahmad Albar.
Kehidupan manusia bagai ilusi, secepat kedipan mata..., menghilanglah sudah.
Kematian adalah akibat dosa yang harus ditanggung dan dijalani oleh semua manusia di dalam dunia yang tanpa kasih karunia ini.
Ketika Mbah Surip bisa menyuarakan suara hatinya yang terdalam menjelang kematiannya : I Love You Full, maka
Allah Bapa kita di surga telah terlebih dahulu menyuarakan suara hatiNYA 2.000 tahun lalu,
Ia menyatakan Begitu besar kasihNYA kepada manusia, sehingga memberikan anaknya yang tunggal Tuhan kita Yesus Kristus untuk mati
di kayu salib untuk menebus dosa2 kita dan mengalahkan kematian dan alam maut.
Ia lah KASIH itu sendiri...KASIH yang SEMPURNA.

Amin
Rabu, 5 Agustus 2009
SIN
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
August 30, 2009, 05:45:07 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Ketika Andrew sudah siap untuk berangkat bekerja pada suatu pagi di hari Jumat, ia mengatakan kepada isterinya, bahwa ia memutuskan akan memohon kepada atasannya untuk kenaikan gajinya.
Sepanjang hari itu ia merasa tegang dan gelisah bila la memikirkan apa yang akan terjadi bila ia nanti menghadap atasannya.
Bagaimana seandainya Pak Larchmont menolak untuk memberi kenaikan gajinya? Andrew telah bekerja dengan keras selama 18 bulan terakhir untuk keuntungan Braer and Hopkins, sebuah perusahaan periklanan.
Menurutnya, sudah selayaknya ia mendapatkan kenaikan gaji.

Walaupun demikian, perjalanan ke ruang kerja Pak Larchmont membuat kakinya merasa lemas.
Pada sore harinya, akhirnya ia mengumpulkan seluruh keberaniannya dan menghadap kepada atasannya.
Tanpa dia mengira, atasannya setuju untuk memberikan Andrew kenaikan gaji.
Dengan sendirinya, ia merasa senang dan bahagia.


Andrew tiba di rumah walaupun harus melanggar peraturan batas kecepatan kota.
Ia begitu bahagia lalu secepatnya memberitahukan isterinya tentang kabar baik itu. Isterinya sementara telah menyiapkan makan malam yang khusus baginya termasuk masakan-masakan yang merupakan kesukaannya.
Ia mengira, bahwa ada seseorang dari kantor yang memberitahukan isterinya tentang kabar baik itu.

Di samping piringnya, Andrew menemukan sehelai kartu yang indah.
Ternyata kartu itu dari isterinya.
Bunyinya, "Selamat dan bahagia, sayang! Aku tahu bahwa kamu akan mendapatkan kenaikan gaji itu. Aku begitu bangga akan segala sesuatu yang kau telah capai."
Ia membaca kartu itu dan kemudian termenung sebentar atas cinta kasih isterinya.


Setelah makan malam selesai, Andrew sedang mengambil makanan pencuci mulut di dapur, ketika itu ia menemukan kartu kedua di lantai yang agaknya jatuh dari saku isterinya.
Ia mengambil kartu itu dari lantai dan membacanya. "Janganlah khawatir bila kamu tidak dapat kenaikan gaji! Bagaimanapun juga, kamu layak menerimanya. Kamu adalah seorang kepala keluarga yang hebat dan aku menyediakan makan malam ini untuk menunjukkan kepadamu, betapa besar kasih sayangku kepadamu walaupun kamu gagal untuk mendapatkan kenaikan gaji."

Tiba-tiba ia meneteskan air mata.
Sebuah penerimaan yang mutlak!
Dukungan isterinya bukanlah syarat dari keberhasilan akan pekerjaannya.
Ketakutan akan ditolak seringkali diredam ketika kita mengetahui ada seseorang yang mengasihi kita, terlepas akan keberhasilan atau kegagalan kita.


Sepanjang pengalamanku sebagai seorang gembala sidang, dukungan yang terkuat kita terima dari kasih Bapa sorgawi.
Selama aku setia kepada-Nya dan selalu bekerja sebaik mungkin, Tuhan akan selalu berdiri di belakangku, apapun yang akan terjadi.
Ia tidak akan menyalahkan aku untuk kekeliruan dan kegagalanku.
Kita mampu mengatasi hampir semua kegagalan atau penolakan, bila kita tahu ada seseorang yang mengasihi kita.
Bahkan sebaliknya! Ia telah menyembuhkan luka-lukaku dan membuat aku memiliki kekuatan untuk berusaha lagi dalam bidang yang sama dimana aku telah mengalami kegagalan.
Satu bukti lain dari perkenan Tuhan adalah ketika Ia menyentuhku melalui dukungan yang positif dari isteriku.
Kita mampu untuk mengatasi setiap kegagalan atau penolakan, bila kita tahu bahwa ada seseorang yang mengasihi kita.
Lalu bagaimana memulainya?
Mulailah dengan menyadari kasih Bapa sorgawi yang mutlak dan belas kasihan-Nya yang Bapa tunjukkan dengan pemberian akan Putra-Nya, Yesus!

"Kita mengasihi, karna Allah lebih dahulu mengasihi kita."
(I Yoh 4:19)


Louis Lapides

Sumber : Reflekta edisi 166 Juni 2009 hal.19.

Dalam dunia yang tanpa KASIH KARUNIA dan penuh dengan penolakan, ingatlah selalu ada BAPA si Surga yang selalu mengasihi dan menerima dengan mutlak.
« Last Edit: August 30, 2009, 05:47:43 PM by sin »
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)