Author Topic: 1001 KASIH YANG MENGINSPIRASI  (Read 61756 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 01, 2010, 11:06:42 AM
Reply #50
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Louis Amstrong dilahirkan di New Orleans pada 4 Juli 1900. Pada malam tahun baru ketika ia berusia 13 th, ia ikut dalam perayaan tersebut dan menembakkan pistol milik ayah tirinya ke udara. Ia segera ditahan polisi dan dimasukkan ke penampungan anak kulit hitam, Home for Colored Waifs. Rumah itu ketat dan sangat disiplin. Meski demikian, rumah itu memiliki marching band yang terkenal. Louis sangat ingin bergabung. Ia memohon pada pemimpin band, Peter Davis untuk mendapat kesempatan audisi. Tetapi Davis menolak. Selama enam bulan, ia menunda memenuhi permintaan Louis, sampai akhirnya menyerah dan mengundang anak itu ikut latihan band. Ketika Louis tiba, ia disodori tamborin. Hanya seminggu setelah itu, Pak Davis mengizinkannya memainkan alto horn. Kemudian terompet dan akhirnya cornet. Davis tidak hanya mengajarkan musik kepada Louis tetapi juga disiplin, nilai moral, dan keyakinan.

Setahun di bawah bimbingan Davis, Louis menerima penghargaan tertinggi dalam hidupnya. Ia ditunjuk menjadi pemimpin band sekolah itu. Louis Amstrong muncul, menunjukkan talenta, kepemimpinan dan sifat murah hati yang membuatnya menonjol selama kariernya. Usia 35, ia mengadakan tur ke seluruh Eropa bersama bandnya sendiri. Sampai saat ini, seluruh dunia mengenalnya sebagai biangnya musik jazz dan pemusik jenius. Langkah kejayaan Louis dimulai dari kenakalannya, "Tembakkan itu, saya yakin telah memulai karier saya. Kesusksesan bermula pada waktu saya ditahan sebagai anak berusia 13 tahun yang berulah. Hal itu membuat saya harus berhenti berjalan di tempat, dan mulai mempelajari sesuatu. Yang terpenting, saya mulai mempelajari musik."

Walt Disney pernah mengatakan, "Anda mungkin tidak menyadarinya ketika hal itu terjadi, tetapi pengalaman buruk akan menjadi hal terbaik bagi Anda." Ya, Tuhan bisa memakai apa saja, termasuk kejadian buruk di masa lalu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Kisah Louis Amstrong dan Yusuf telah membuktikannya. Yang terpenting, jangan pernah Anda menyerah!


Kejadian 50:20
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.


Dikutip dari:RH Spirit (Februari 2010)
« Last Edit: March 07, 2010, 07:01:28 PM by chrisma »
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
March 13, 2010, 10:57:40 AM
Reply #51
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
Dari antara semua kenangan yang menyeramkan tentang Auschwitz, ada satu kenangan yang indah, yaitu kenangan Gajowniczek mengenai Maximillian Kolbe.

Pada bulan februari 1941, Kolbe dipenjarakan di Auschwitz. Kolbe adalah seorang pastor Fransiskan. Di tengah kekejaman dalam kamp pembantaian itu ia tetap mempertahankan kelemahlembutan kristus. Ia membagi-bagikan makanannya. Ia menyerahkan tempat tidurnya bagi narapidana lain. Ia berdoa bagi orang-orang yang menangkapnya. Kita bisa menyebutnya sebagai "Orang suci dari Auschwitz."

Pada bulan juli tahun yang sama seorang narapidana lolos dari penjara. di Auschwitz terdapat kebiasaan untuk membunuh 10 narapidana apabila satu narapidana melarikan diri.  :mad0261: Semua narapidana dikumpulkan di halaman, dan komandan memilih secara acak sepuluh narapidana dari barisan. Para korban dengan segera akan dimasukan kedalam sebuah sel, tidak diberi makan dan minum sampai mereka mati.  :char12:

Komandan mulai menyeleksi. Satu per satu narapidana melangkah maju untuk memenuhi panggilan menyeramkan itu. Nama kesepuluh yang di panggil adalah Gajowniczek.

Ketika para perwira memeriksa nomor-nomor orang terhukum tersebut, seorang dari mereka menangis. "Oh, istri dan anak-anakku," katanya di antara isak tangisnya.

Para perwira itu berpaling ketika mendengar suara gerakan di antara narapidana. Penjaga menyiapkan senapan mereka. Anjing pelacak tampak tegang, menunggu komando untuk menyerang. Seorang narapidana meninggalkan barisan dan melangkah maju.

Narapidana itu adalah Kolbe. Tidak tampak ketakutan di wajahnya. Tidak tampak keraguan dalam langkahnya. Penjaga berteriak dan menyuruhnya berhenti atau ia akan di tembak. "Saya ingin berbicara dengan komandan," katanya dengan tenang. Entah mengapa petugas tidak memukul atau membunuhnya. Kolbe berhenti beberapa langkah dari komandan, melepas topinya, dan memandang perwira Jerman itu tepat di matanya.

"Tuan komandan, saya ingin mengajukan sebuah permohonan." Sungguh mengherankan tak seorang pun menembaknya.

"Saya ingin mati menggantikan narapidana ini." Ia menunjuk Gajowniczek yang sedang menangis terisak-isak. Permintaan yang berani itu diucapkan tanpa ada rasa gugup sedikit pun.

"Saya tidak mempunya istri dan anak-anak. selain itu, saya sudah tua dan tidak berguna. Keadaan orang itu masih lebih baik dari keadaan saya." Kolbe tahu benar mentalitas nazi.


"Siapa kau?" tanya perwira itu.
"Seorang pastor katolik."

Barisan narapidana itu tercengang. Sang komandan diam seribu bahasa, tidak seperti biasanya. Tak lama kemudian, ia berkata dengan suara nyaring, "Permohonan dikabulkan."

Para narapidana tidak pernah diberi kesempatan berbicara. Gajowniczek mengatakan, "Saya hanya dapat berterima kasih kepadanya lewat pandangan mata saya. Saya merasa sangat tercengang dan hampir-hampir tidak dapat mempercayai apa yang sedang terjadi. Betapa dalam makna peristiwa itu. Saya, orang yang terhukum, akan tetap hidup sedangkan orang lain dengan sukarela menyerahkan nyawanya untuk saya orang yang tidak dikenalnya. Apakah ini mimpi?"

Orang suci dari Auschwitz itu hidup lebih lama dari sembilan napi lainnya. Sesungguhnya ia tidak mati karena kehausan atau kelaparan. Ia mati setelah racun di suntikan kedalam pembuluh darahnya. Hari itu tanggal 14 agustus 1941.

Gajowniczek lolos dari pembantaian. Ia kembali ke kampung halamannya. Namun setiap tahun ia kembali ke Auschwitz. Setiap tanggal 14 agustus ia kembali kesana untuk mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah mati menggantikannya.

Di halaman belakang rumahnya terdapat sebuah tanda peringatan yang diukir dengan tangannya sendiri, sebagai penghargaan terhadap Maximillian Kolbe, orang yang mati baginya agar ia tetap hidup.

Hal yang sama dilakukan oleh Yesus Kristus bagi kita semua. Karena dosa, kita layak dihukum mati. Tapi Yesus menggantikan tempat kita dan mati di kayu salib. Apa yang bisa kita lakukan untuk membalas pengorbananNya yang luar biasa?

Patricia Treece
Embun bagi jiwa
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
March 19, 2010, 12:49:54 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Salah satu infotainment TV, pagi ini memberitakan ulang tahun salah satu penyanyi, musisi, pencipta lagu terkenal tanah air, Anang Hermansyah.
Salah satu cuplikan yang terekam adalah saat Syahrini mencium pipi Anang.
http://www.kapanlagi.com/g/anang_hermansyah_ulang_tahun_ke-41.html
http://celebrity.okezone.com/read/2010/03/18/33/313721/33/ulang-tahun-dicuekin-kd-anang-cium-syahrini

Kejutan di Ultah Anang ke 41 # 1


Hal ini semakin menegaskan hubungan diantara keduanya, setelah beberapa waktu sebelumnya ada adengan serupa dimana Anang yang mencium syahrini, dan restu dari orang yang dituakan Anang.
Terlepas kebenaran dari gosip itu, bisa jadi hal ini bermula dari CINLOK yang KEBABLASAN, sesuai dengan pepatah yang mengatakan "Dari mata turun kehati".
Belum tepas dari ingatan kita beberapa bulan sebelumnya, betapa hancur hati Anang atas perceraiannya dengan Krisdayanti.

Inti dari hancurnya hati itu dia ungkapkan dalam bait lagunya "Separuh Jiwaku Pergi" :
     Memang kumencintaimu......., tapi tak begini.......
     Kauhianati hati ini..............kaucurangi aku.......

Saat ini, hanya beberapa bulan....., hati itu sudah berubah.
Lagu ciptaannya yang dibawakan berduet dengan Syahrini "Jangan memilih aku" menyatakan isi hatinya :
     Jangan memilih aku .........
     bila kau tak sanggup setia .........    

Itulah hati manusia....cinta yang bersyarat dan mudah berubah.

Mari kita lihat ada peristiwa dimana :
- Seorang gembala yang meninggalkan 99 ekor dombanya dengan resiko mati dimakan serigala, hanya untuk mencari 1 ekor dombanya yang hilang.
- Hati seorang ayah yang merana menantikan kembalinya putra yang hilang, dengan resiko menghadapi kecaman dari putranya yang lain.
- Dalam satu adengan film dimana seorang ayah yang harus memilih untuk menyelamatkan putranya dan merelakan isterinya mati jatuh kejurang.
- Yang terbesar sepanjang sepanjang  manusia adalah Penyaliban YESUS.

Itulah HATI BAPA, hati ALLAH yang SETIA.
Ketika kita tidak setia, IA tetap ALLAH yang SETIA.

Allah yang Setia


Begitu berharga kita dimatanya........
Kita adalah biji matanya .................
Kita lebih berharga dari burung diudara ........
Kita lebih berharga dari Sabat ...................
Kita lebih berharga dari Kitab Suci ..................
Kita lebih berharga dari PutraNYA YESUS .................

Markus 12:33   Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."


Itulah KASIH BAPA.
Terimakasih ABBA - BAPA

SIN
19 Maret 2010.



« Last Edit: March 19, 2010, 12:52:03 PM by sin »
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
March 19, 2010, 05:40:39 PM
Reply #53
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
Mandikan aku mama

Aku punya sahabat, sebut saja namanya Pita. Ketika masih kuliah, aku mengenalnya sebagai seorang yang berotak cemerlang. Universitas mengirimnya ke negeri bunga Tulip untuk mempelajari hukum internasional di Universitas Utrecht, sedangkan aku memilih menyelesaikan pendidikanku di bidang kedokteran. Pita terus mengejar impiannya hingga suatu saat ia mendapatkan seorang suami yang sama-sama berprestasi. Bertepatan dengan diangkatnya Pita menjadi staf diplomat dan selesainya suaminya meraih gelar doktor, lahirlah seorang anak laki-laki buah cinta mereka, Eka namanya. Pita semakin sibuk dengan pekerjaannya sedangkan Eka baru berumur 6 bulan. Pita sangat sering meninggalkan Eka pergi dari satu kota ke kota lain, bahkan dari satu negara ke negara lain. Aku pernah bertanya kepadanya, "Bukankah Eka masih terlalu kecil untuk ditinggalkan ?"
"Tidak, aku sudah mempersiapkan segalanya dan semua pasti berjalan baik", jawab Pita.
Di bawah perawatan baby-sitter dan pengawasan kakek-neneknya, Eka tumbuh menjadi anak yang cerdas dan lincah. Kakek neneknya tidak pernah lupa menceritakan kepada Eka akan kehebatan kedua orang tuanya yang telah menjadi kebanggaan mereka semua. Meskipun kedua orang tuanya begitu sibuk, namun Eka bisa memahami kesibukan mereka.
Suatu hari, Eka pernah meminta seorang adik kepada kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya menjelaskan tentang kesibukan mereka yang belum memungkinkan untuk memberikan Eka seorang adik.

Kali ini, Eka lagi-lagi mengerti kondisi orang tuanya. Karena sikap Eka yang begitu pengertian dan dewasa, Pita menyebutnya "malaikat kecil". Meskipun kedua orang tuanya sering pulang larut malam, namun Eka tetap bersikap manis dan tidak ngambek. Karena kemanisan sikap Eka, aku pernah mengimpikan seorang anak sepertinya.
Pagi yang cerah di hari itu, entah kenapa Eka tidak mau dimandikan oleh baby sitternya. "Eka ingin mama yang memandikan", katanya.


Pita yang setiap hari berpacu dengan waktu tentu saja menjadi gusar. Eka mengajukan permohonan yang sama selama kurang lebih seminggu, tetapi Pita dan suaminya tidak begitu peduli. "Mungkin ia sedang dalam masa peralihan sehingga ia minta perhatian yang lebih", pikir mereka.

Sampai suatu sore, aku dikejutkan oleh telepon Ida, sang baby sitter. Ada kepanikan di dalam suaranya, "Bu dokter, Eka sakit demam dan kejang-kejang. Sekarang ia di UGD".
Tanpa pikir panjang aku langsung menuju UGD, tetapi semua sudah terlambat. Tuhan telah memanggil Eka, malaikat kecil yang lincah, pintar dan pengertian. Saat kejadian, mamanya sedang meresmikan kantor barunya.


Dalam keadaan terpukul, Pita pulang ke rumah dan satu-satunya yang ingin ia lakukan adalah memandikan malaikat kecilnya Eka. Keinginan untuk memandikan Eka memang tercapai, walau dalam keadaan tubuh yang terbujur kaku. Ia memandikan Eka diiringi deraian air mata dan rintihan pedih, "Ini mama sayang ... mama yang memandikan Eka".
Tubuh kecil Eka telah tertimbun tanah, tetapi kami masih berdiri membisu disana. Aku membiarkan Pita mengucapkan kata-kata yang bisa menghibur dirinya sendiri atas kepergian Eka-nya. Hening sejenak, sebelum Pita akhirnya tertunduk, "Bangun Eka, mama mau mandikan Eka, berikan mama kesempatan sekali lagi, Ka ..."
Rintihan itu begitu menyayat kalbu, tapi semua sudah terlanjur. Penyesalan selalu datang terlambat dan kesempatan yang sama tidak akan pernah terulang.

Nyatakanlah perhatian dan kasih kepada orang-orang yang kita kasihi, selama masih ada kesempatan. Kita bisa mencari waktu lain untuk berkarier dan berusaha, tetapi orang-orang yang kita kasihi tidak selamanya bisa bersama kita. Siapa yang tahu berapa lama seseorang hidup di dunia ini ? Itu adalah misteri ilahi. Berbuat baik dan nyatakanlah kasih selama masih ada kesempatan, itulah perintah Tuhan.
 :wink:
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
March 20, 2010, 04:26:36 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
   HARA HACHI BU
Penulis National Geographic, Dan Buetter menemukan 3 wilayah di dunia dimana orang-orang memiliki umur panjang : Okinawa, Japan; Sardinia, Italy; dan Loma Linda, California.
http://quest.bluezones.com/live-longer-better/
  Penduduk kota Okinawa, Jepang, berjumlah sekitar satu juta jiwa. Dan
  900.000 orang di antaranya berusia di atas 100 tahun. Tahun 2008
  majalah BBC News mendaulat masyarakat Okinawa sebagai salah satu
  komunitas penduduk dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia.
  Apa rahasianya? Konon, karena penduduk Okinawa sangat kuat menjaga
  dan menjalankan tradisi hara hachi bu. Itu pepatah Jepang yang
  artinya: makanlah hanya sampai 80% kenyang. Dengan kata lain, makan
  secukupnya, jangan sampai kekenyangan.
http://convictionseeker.com/PostDetail.aspx?p=13
http://quest.bluezones.com/zone-1-okinawa-japan/day-8-nov-7-2005/daily-dispatch.html
http://www.okinawa-diet.com/okinawa_diet/hara_hachi_bu.html



SECUKUPNYA dalam PEMELIHARAAN TUHAN.

Saat digurun pasir bangsa Israel diajar untuk sepenuhnya bergantung kepada Tuhan, dengan hanya mengambil Mana dan burung puyuh secukupnya untuk hari itu, karna keesokan harinya akan rusak (Kel 16:4-21).
Juga Yohanes Pembaptis mengajar untuk mencukupi diri kita dengan penghasilan kita (Luk. 3:14).
Dan Yesus mengajar kita untuk berdoa berkat : Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya (Mat. 6:11)

Dengan hanya secukupnya, kita diajarkan untuk sepenuhnya bergantung dengan pemeliharaan BAPA hari demi hari, untuk mencegah kita dari dosa ketamakan serta dosa kuatir.
Dengan merasa cukup atas pemberian TUHAN, barulah kita bisa mengucap syukur, dengan memberi dan mengasihi kepada sesama.
Memberi dan mengasihi kepada sesama dengan cuma-cuma Karena kita menerima semuanya dengan cuma-cuma pula.
Semua yang berasal dari dunia adalah sia sia.
Dari tanah kembali ketanah.
Tetapi KASIH tinggal tetap, abadi selamanya.

Belum banyak dari kita yang mengenal Gisela Borowka.
Ia lahir di Neisse-Jerman 25-08-1934, dan mengabdikan 2/3 hidupnya untuk orang kusta dan yatim piatu.
Tahun 1958-1962, ia merawat kaum kusta di Etiophia, Tahun 1963 ia ke Lewoleba - Lembata, NTT sampai saat ini melayani orang kusta dan yatim piatu di Kalabahi - Alor, NTT.
Beliau terinspirasi oleh pelayanan Pater Damian de Veuster yang meninggal akibat kusta yang ditularkan oleh orang2 berpenyakit kusta yang dilayaninya di pulau Molokai-Honolulu.
Dibelahan dunia lain, ada Sung Du, seorang Korean, yang martir 2x dalam pelayanan penginjilannya. http://christianview.14.forumer.com/viewtopic.php?t=5
Mereka hanya segelintir dari Laskar-Laskar Kristus tanpa nama, seperti janda miskin yang memberi dari kekurangannya (Markus 12:44)
 
Yoh. 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Itulah Kasih Bapa....
Bapa....jadikan kami indah, seturut kehendakmu.
SIN

20 Maret 2010

sumber : inspirasi tradisi Hara Hachi Bu dari renungan email yang diedit.

Jadikan Aku Indah - GMB
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
March 20, 2010, 05:25:01 PM
Reply #55
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Sebagai anak dari tokoh terkemuka di New York, Eleanor Roosevelt yang adalah keponakan dari Presiden Theodore Roosevelt, tumbuh dalam rumah yang mewah dan nyaman. Dan dapat dipastikan hidupnya akan jauh dari kesulitan. Namun, meski ia terlahir dalam keluarga kaya, ternyata ia tetap mengalami kisah kehidupan yang penuh kesulitan. Sejak usia 8 tahun hingga menginjak usia remaja, ia sering tidak dipedulikan. Ia tumbuh menjadi gadis pemalu, aneh, dan kaku. Namun setelah ia tinggal dalam asrama, akhirnya ia bisa melihat potensi yang luar biasa dalam dirinya. Eleanor tmbuh menjadi siswa yang dicintai oleh guru dan teman-temannya. Kegemaran dan kepiawaiannya berbicara di depan kelas, membuatnya terpilih sebagai pemimpin organisasi, selain itu ia juga aktif dalam bebagai jenis cabang olahraga. Jiwa sosial yang ada dalam dirinya, membuatnya bergabung dengan Junior League, sebuah organisasi sosial yang berusaha keras membela kepentingan orang-orang lemah dan tertindas, dan untuk mengumpulkan dana mereka harus melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar. Tanpa mempedulikan status yang melekat dalam dirinya, ia bersedia pergi ke Lower East Side, New York City sebuah tempat kumuh dan tinggal di sana bersama para gadis imigran.

Terlebih besar lagi kasih Bapa kepada kita, DIA rela merendahkan Dirinya sedemikian rupa demi menyelamatkan kita yang sebetulnya tidak layak. Dia rela lahir di tempat yang hina, dalam tubuh yang berdosa demi menggenapi janjiNya kepada kita.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Roma 8:3
Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging.

Begitu banyak orang yang mengalami kepahitan bukan karena mereka tidak mampu secara finansial, tapi karena mereka tertolak, merasa tidak dikasihi.
Setelah kita mengerti kebenaradan dan menerima kasih penebusanNya dengan cuma-cuma dari Dia, adalah hal yang perlu bila kita mengimplikasikannya dengan mengasihi sesama kita. Di mulai dari keluarga kita sendiri, berilah perhatian mulai dari hal-hal yang kecil, misalnya meluangkan waktu untuk menjadi tempat mereka berkeluh kesah.
Mengasihi tidaklah harus dalam bentuk pemberian materi, tapi dengan memberikan telinga kita bagi orang-orang yang lemah dan tertindas.
Amsal 21:13
Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.




biografi Eleanor Roosevelt:
http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://eleanorrooseveltfacts.com/images/eleanor_roosevelt2.jpg&imgrefurl=http://eleanorrooseveltfacts.com/&h=3700&w=2867&sz=897&tbnid=yxb42b6_WjbWRM:&tbnh=150&tbnw=116&prev=/images%3Fq%3Deleanor%2Broosevelt&hl=en&usg=__nnJmpYprNqJRYweuNHhqstUqm5w=&ei=T5ukS4HYOc29rAeU56jsCA&sa=X&oi=image_result&resnum=5&ct=image&ved=0CBcQ9QEwBA

inspirasi dari: RH Hikmat + (Maret 2010)
modified by chrisma
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
March 23, 2010, 02:43:21 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Hampir nangis lihat anak2 yang pada kegirangan mendapat "makanan bekas" ini. Seorang anak yang senang sekali bapaknya pulang dengan membawa "makanan bekas", dan mereka berdoa sebelum memakan makanan ini untuk mensyukurinya.
CHICKEN ALA CARTE



biarkan aku menceritakan kisah mereka
bahwa tidak ada orang lain bisa mendengar
bagaimana bisa seseorang tawa
membawa saya hampir menangis
dan Anda tidak akan pernah tahu
karena anda tidak pernah disana
setelah apa yang telah kita lihat
dapatkah kita menutup mata kita lagi
Anda tidak menganggap ini benar
aku tidak dapat lupa
jadi saya berbagi dengan Anda
untuk semua hal yang kita tahu
apa yang telah kita benar-benar belajar
meskipun menutup mata
gambar tertinggal
dan cerita mereka dimulai lagi


Ambilah makanan secukupnya jangan berlebih atau sisa karena mubadzir.
Andai kalian makan jangan lah berlebihan.
Andai kalian punya lebih, maka bagikan

Ingat di luar sana masih banyak yang membutuhkan... maka syukuri nikmat Tuhan dengan jangan menyia-nyiakan makanan kita.

Ini kata Emak waktu  masih kecil... dan selau ingat sampe sekarang :

"Le... jo di sisakne kwi upo mu, mengko nak ora di maem, upone nangis"

Artinya : "Nak.... jangan disisakan itu sebutir nasi, nanti kalo tidak dimakan sebutir nasinya itu nagis"


-dilakukan editing judul post by: chrisma-
« Last Edit: March 23, 2010, 07:07:22 PM by chrisma »
March 24, 2010, 06:56:18 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Ketika anak laki-lakinya pergi sekolah SD, si ibu datang ke sekolah untuk melihat2 anaknya. Tapi apa yang terjadi, si anak laki-lakinya jadi malu karena diolok-olok oleh teman-teman, karena dia mempunya ibu bermata satu. Sesampai di rumah si ibu dimarahin oleh si anak. Sejak itu si ibu tidak dibolehkan ketemu orang-orang lain agar si anak tidak malu.

Setelah anaknya dewasa, si anak telah bekerja dan sukses, dan sudah berkeluarga dan mempunyai istri yang cantik dan anak2 yang lucu.... si ibu rindu ingin ketemu dengan anak dan cucunya. Sesampai di depan pintu rumah anak laki-lakinya, dia diusir oleh anaknya sendiri, seraya berkata: untuk apa kamu datang kesini orang tua bermata satu, kamu telah menakutkan anak-anakku, kata si anak. Akhirnya, si ibu pulang dengan bersedih hati. Dia akhirnya hanya melihat cucu2nya di depan pagar, lalu perlu.

Sekian lama waktu berlalu, si ibu akhirnya sakit dan sepertinya tidak akan lama lagi umurnya. Dia memberi tahukan berita ini kepada anak laki-lakinya itu, bahwasanya dia sedang sakit parah. Tapi, si anak laki2 tetap tidak mau ketemu ibunya. Ajalnya pun menjemputnya.

Selang beberapa waktu, si istri dari si anak laki2 bertanya ke suaminya: mengapa kamu tidak datang ke rumah ibumu?
Dia menjawab: saya sedang sibuk. Tapi akhirnya, dia dibujuk oleh istrinya, agar pergi ke rumah ibunya tersebut sekali saja karena ibunya sudah tiada.

Akhirnya si anak laki2 pergilah ke rumah almarhum ibunya, dia masuk ke rumah yang telah lama dia tinggalkannya, dan ada secarik kertas yang ditinggalkan oleh ibunya berisi: "anakku, aku sangat bahagia melihatmu dari kecil, sampai dewasa dan mlenjadi sukses sekarang ini. ketahuilah nak, bahwasanya kamu kecil hanya mempunyai mata satu, aku telah merelakan mata yang satu lagi diberikan kepadamu, agar kamu bisa hidup bahagia nantinya".

Si anak akhirnya, menanggis sijadi-jadinya: oh..ibu.............maafkan aku selama ini yang telah menyakiti perasaan mu.

PELAJARAN kali ini :
Segala sesuatu kita memandang dengan keadaan fisik, jika kita memiliki sesuatu yang kurang kita selalu akan berusaha untuk menutupi kelemahan yang kita miliki, coba kita membuka kelemahan/kekurangan itu, pasti kita dapat menerima semua itu.
Dan 1 hal, penyesalan selalu datang terlambat, jadi berpikirlah dalam mengambil suatu keputusan,karena ketika kamu telah mengambil itu, tak akan pernah bisa kamu ubah lagi

Firman Tuhan:
Hormatilah ayah dan ibumu,supaya lanjut umurmu.

(Kasih orang tua begitu dalam terhadap anaknya....begitu sayang,begitu melindungi,dan rela berkorban.)
« Last Edit: March 24, 2010, 09:13:19 PM by ardilin »
March 24, 2010, 07:30:05 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
mau share lagi tentang renungan, mau nepatin janji kalo tiap minggu saya mau kasi renungan, disimak ya, semoga bermanfaat buat kalian.

Suatu hari seorang sahabat saya pergi ke rumah orang jompo atau lebih terkenal dengan sebutan panti werdha bersama dengan teman-temannya. Kebiasaan ini mereka lakukan untuk lebih banyak mengenal bahwa akan lebih membahagiakan kalau kita bisa berbagi pada orang-orang yang kesepian dalam hidupnya.

Ketika teman saya sedang berbicara dengan beberapa ibu-ibu tua, tiba-tiba mata teman saya tertumpu pada seorang opa tua yang duduk menyendiri sambil menatap kedepan dengan tatapan kosong.

Lalu sang teman mencoba mendekati opa itu dan mencoba mengajaknya berbicara. Perlahan tapi pasti sang opa akhirnya mau mengobrol dengannya sampai akhirnya si opa menceritakan kisah hidupnya.

Si opa memulai cerita tentang hidupnya sambil menghela napas panjang. Sejak masa muda saya menghabiskan waktu saya untuk terus mencari usaha yang baik untuk keluarga saya, khususnya untuk anak-anak yang sangat saya cintai. Sampai akhirnya saya mencapai puncaknya dimana kami bisa tinggal dirumah yang sangat besar dengan segala fasilitas yang sangat bagus.

Demikian pula dengan anak-anak saya, mereka semua berhasil sekolah sampai keluar negeri dengan iaya yang tidak pernah saya batasi. Akhirnya mereka semua berhasil dalam sekolah juga dalam usahanya dan juga dalam berkeluarga.

Tibalah dimana kami sebagai orangtua merasa sudah saatnya pensiun dan menuai hasil panen kami. Tiba-tiba istri tercinta saya yang selalu setia menemani saya dari sejak saya memulai kehidupan ini meninggal dunia karena sakit yang sangat mendadak. Lalu sejak kematian istri saya tinggallah saya hanya dengan para pembantu kami karena anak-anak kami semua tidak ada yang mau menemani saya karena mereka sudah mempunyai rumah yang juga besar. Hidup saya rasanya hilang, tiada lagi orang yang mau menemani saya setiap saat saya memerlukan nya.

Tidak sebulan sekali anak-anak mau menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon. Lalu tiba-tiba anak sulung saya datang dan mengatakan kalau dia akan menjual rumah karena selain tidak effisien juga toh saya dapat ikut tinggal dengannya. Dengan hati yang berbunga saya menyetujuinya karena toh saya juga tidak memerlukan rumah besar lagi tapi tanpa ada orang-orang yang saya kasihi di dalamnya. Setelah itu saya ikut dengan anak saya yang sulung.

Tapi apa yang saya dapatkan ? setiap hari mereka sibuk sendiri-sendiri dan kalaupun mereka ada di rumah tak pernah sekalipun mereka mau menyapa saya. Semua keperluan saya pembantu yang memberi. Untunglah saya selalu hidup teratur dari muda maka meskipun sudah tua saya tidak pernah sakit-sakitan.

Lalu saya tinggal dirumah anak saya yang lain. Saya berharap kalau saya akan mendapatkan sukacita idalamnya, tapi rupanya tidak. Yang lebih menyakitkan semua alat-alat untuk saya pakai mereka ganti, mereka menyediakan semua peralatan dari kayu dengan alasan untuk keselamatan saya tapi sebetulnya mereka sayang dan takut kalau saya memecahkan alat-alat mereka yang mahal-mahal itu. Setiap hari saya makan dan minum dari alat-alat kayu atau plastik yang sama dengan yang mereka sediakan untuk para pembantu dan anjing mereka. Setiap hari saya makan dan minum sambil mengucurkan airmata dan bertanya dimanakah hati nurani mereka?

Akhirnya saya tinggal dengan anak saya yang terkecil, anak yang dulu sangat saya kasihi melebihi yang lain karena dia dulu adalah seorang anak yang sangat memberikan kesukacitaan pada kami semua. Tapi apa yang saya dapatkan?

Setelah beberapa lama saya tinggal disana akhirnya anak saya dan istrinya mendatangi saya lalu mengatakan bahwa mereka akan mengirim saya untuk tinggal di panti jompo dengan alasan supaya saya punya teman untuk berkumpul dan juga mereka berjanji akan selalu mengunjungi saya.

Sekarang sudah 2 tahun saya disini tapi tidak sekalipun dari mereka yang datang untuk mengunjungi saya apalagi membawakan makanan kesukaan saya. Hilanglah semua harapan saya tentang anak-anak yang saya besarkan dengan segala kasih sayang dan kucuran keringat. Saya bertanya-tanya mengana kehidupan hari tua saya demikian menyedihkan padahal saya bukanlah orangtua yang menyusahkan, semua harta saya mereka ambil. Saya hanya minta sedikit perhatian dari mereka tapi mereka sibuk dengan diri sendiri.

Kadang saya menyesali diri mengapa saya bisa mendapatkan anak-anak yang demikian buruk. Masih untung disini saya punya teman-teman dan juga kunjungan dari sahabat - sahabat yang mengasihi saya tapi tetap saya merindukan anak-anak saya.

Sejak itu sahabat saya selalu menyempatkan diri untuk datang kesana dan berbicara dengan sang opa.

Lambat laun tapi pasti kesepian di mata sang opa berganti dengan keceriaan apalagi kalau sekali-sekali teman saya membawa serta anak-anaknya untuk berkunjung.

Sampai hatikah kita membiarkan para orangtua kesepian dan menyesali hidupnya hanya karena semua kesibukan hidup kita.

Nilai positif yang bisa kita ambil ini :
Bukankah suatu haripun kita akan sama dengan mereka, tua dan kesepian ?
Ingatlah bahwa tanpa Ayah dan Ibu, kita tidak akan ada di dunia dan menjadi seperti ini.

Jika kamu masih mempunyai orang tua, bersyukurlah sebab banyak anak yatim-piatu yang merindukan kasih sayang orang tua.
« Last Edit: March 24, 2010, 09:15:15 PM by ardilin »
March 24, 2010, 07:40:05 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Ada dua benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya : "Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak". Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana . Aturannya : "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang" Besi dan air pun mulai berlomba : Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu.

Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.

Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini. Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.

Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat didasar gua. Score air dan besi 2 : 0

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !"

Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini,tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap.
Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan. Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0.

Jadikanlah hidupmu seperti air. Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras. Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan.
Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia flexibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan dia. Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa. Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap.
« Last Edit: March 24, 2010, 09:14:28 PM by ardilin »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)