Author Topic: 1001 KASIH YANG MENGINSPIRASI  (Read 76360 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 24, 2010, 07:51:18 PM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menaik bagi anak-anak kecil, "Dijual Anak Anjing".
Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya "Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu menjawab, "Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar."
Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, "Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya.

Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu.
Tanyanya, "Kenapa dengan anak anjing itu?" Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.
Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, "Aku beli anak anjing yang cacat itu." Pemilik toko itu menjawab, "Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu."
Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu."
Tetapi lelaki itu menolak, "Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya."

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya."

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata, "Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau."

NILAI YANG BISA KITA AMBIL :
Jangan pernah kita merendahkan orang yang memiliki kekurangan layaknya anjing itu, biar demikian itu adalah makhluk hidup dan merupakan ciptaan Tuhan, kekurangan seseorang seharusnya kita terima, bukan menyingkirkan kekurangan itu dalam hidup, karena mereka pun tidak ingin hidup seperti itu, karena menyingkirkan mereka sama saja kita tidak menghargai hidup orang.

Ingatlah kita semua dimata Tuhan YESUS KRISTUS sama,mau itu orang apapun dan bagaimanapun...jadi belajarlah untuk tidak membeda-bedakan,seperti cerita diatas kita punya hargai yang sama dimataNya...maka kita bisa memahami indahnya arti kebersamaan tanpa pandang bulu.
« Last Edit: March 24, 2010, 09:15:59 PM by ardilin »
March 24, 2010, 08:01:10 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
pasti nanya kan siapa Bob Butler itu?
juga kga tau bagaimana itu,,tpi ane dapet cerita begini.

Bob Butler kehilangan kedua kakinya karena ledakan ranjau saat perang
Vietnam tahun 1965. Dia pulang sebagai seorang pahlawan perang. Dua
puluh tahun kemudian, dia membuktikan bahwa heroisme itu datang dari
dalam hati.

Butler sedang bekerja di dalam garasi di sebuah kota kecil di Arizona
pada suatu hari di musim panas. Saat itu dia mendengar teriakan
histeris seorang wanita dari belakang rumah tetangganya. Dia mengayuh
kursi rodanya ke rumah itu dan menuju ke halaman belakang. Tetapi ada
pagar terkunci yang tidak memungkinkan kursi roda itu lewat. Veteran
itu kemudian turun dari kursi, melompati pagar dengan kedua tangannya
dan merayap dengan secepatnya melewati semak dan rerumputan.

"Saya harus segera sampai ke sana," katanya. "Tidak peduli apakah itu
akan menyakitkan dan melukai tubuhku sendiri."

Saat Butler sampai di belakang rumah, dia mengikuti teriakan itu
sampai ke kolam renang, dimana ada seorang anak perempuan berumur tiga
tahun yang tergeletak di dasar kolam. Anak itu lahir dengan tidak
memiliki kedua lengan, jatuh ke kolam renang dan tidak bisa berenang.

Ibunya berdiri di tepi kolam sambil berteriak histeris. Butler segera
menyelam ke dasar kolam renang dan membawa Stephanie keluar. Wajahnya
telah kebiruan, tidak ada detak jantung dan tidak bernafas.

Butler segera memberi nafas buatan saat ibu Stephanie menelpon
departemen pemadam kebakaran (911). Dia bilang semua petugas pemadam
kebakaran sedang bertugas keluar, dan tidak ada petugas di kantor.
Dengan tanpa harapan, dia menangis dan memeluk bahu Butler.

Sambil meneruskan memberi nafas buatan, Butler menenangkan ibunya
Stpehanie. "Jangan kuatir," katanya. "Saya sudah menjadi tangannya
untuk membawanya keluar dari kolam. Dia akan baik-baik saja. Sekarang
saya sedang menjadi paru-parunya. Bersama kita akan bisa melewatinya."

Dua menit kemudian gadis kecil itu batuk-batuk, siuman kembali dan
mulai menangis. Ketika mereka berpelukan dan bersyukur, ibunya
Stephanie bertanya bagaimana Butler bisa tahu bahwa semua akan bisa
diatasi dengan baik.

"Saat kedua kaki saya meledak di perang Vietnam, saya seorang diri di
tengah lapangan," Butler bercerita. "Tidak ada seorang pun yang mau
datang untuk menolong, kecuali seorang anak perempuan Vietnam. Dengan
susah payah dia menyeret tubuh saya ke desa, dan dia berbisik dengan
bahasa Inggrisnya yang terpatah-patah, 'Semuanya OK. Kamu bisa hidup.
Saya menjadi kakimu. Bersama kita bisa melewati semuanya.' "

"Sekarang ini giliran saya," kata Butler kepada ibunya Stephanie,
"Untuk membalas semua yang sudah saya terima."

Apa makna dari cerita diatas?bisa menyimpulankannya sendiri.

indahnya klo semua orang bisa saling tolong menolong..bahu membahu...!ini juga yang dikehendaki Tuhan bagi anak-anakNya.
« Last Edit: March 24, 2010, 09:16:18 PM by ardilin »
March 24, 2010, 08:21:19 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?" Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.

Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.

Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. "Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?"

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.

Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?

Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

Dari renungan diatas kita mengambil kesimpulan, yaitu :
Jika kita memiliki suatu masalah yang ada didalam diri kita, masalah itu dapet kita selesaikan dengan cara yang berbeda-beda tergantung dengan bagaimana kita melihat masalah itu, apakah kita akan langsung menyerah atau teru berjuang untuk memecahkan masalah itu dan segala sesuatunya itu kembali lagi dengan pilihan yang dibuat kita sekalian, pilihan yang kita buat akan menentukan pula hasilnya.
« Last Edit: March 24, 2010, 09:16:35 PM by ardilin »
March 24, 2010, 08:31:30 PM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Ini ada renungan baru,silahkan dbaca dlu ya

Pada suatu ketika, hiduplah seorang pedagang batu-batuan. Setiap hari dia berjalan dari kota ke kota untuk memperdagangkan barang-barangnya itu. Ketika dia sedang berjalan menuju ke suatu kota, ada suatu batu kecil di pinggir jalan yang menarik hatinya. Batu itu tidak bagus, kasar, dan tidak mungkin untuk dijual. Namun pedagang itu memungutnya dan menyimpannya dalam sebuah kantong, dan kemudian pedagang itu meneruskan perjalanan nya.

Setelah lama berjalan, lelahlah pedagang itu, kemudian dia beristirahat sejenak. Selama dia beristirahat, dia membuka kembali bungkusan yang berisi batu itu. Diperhatikannya batu itu dengan seksama, kemudian batu itu digosoknya dengan hati-hati. Karena kesabaran pedagang itu, batu yang semula buruk itu, sekarang terlihat indah dan mengkilap. Puaslah hati pedagang itu, kemudian dia meneruskan perjalanannya.

Selama dia berjalan lagi, tiba-tiba dia melihat ada yang berkilau-kilauan di pinggir jalan. Setelah diperhatikan, ternyata itu adalah sebuah mutiara yang indah. Alangkah senangnya hati pedagang tersebut,mutiara itu diambil dan disimpannya tetapi dalam kantong yang berbeda dengan kantong tempat batu tadi. Kemudian dia meneruskan perjalanannya kembali. Adapun si batu kecil itu merasa bahwa pedagang itu begitu memperhatikan dirinya, dan dia merasa begitu bahagia.

Namun pada suatu saat mengeluhlah batu kecil itu kepada dirinya sendiri. "Tuan begitu baik padaku,setiap hari aku digosoknya walaupun aku ini hanya sebuah batu yang jelek, namun aku merasa kesepian. Aku tidak mempunyai teman seorangpun, seandainya saja Tuan memberikan kepadaku seorang teman".

Rupanya keluhan batu kecil yang malang ini didengar oleh pedagang itu. Dia merasa kasihan dan kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, aku mendengar keluh kesahmu, baiklah aku akan memberikan kepadamu sesuai dengan yang engkau minta".

Setelah itu kemudian pedagang tersebut memindahkan mutiara indah yang ditemukannya di pinggir jalan itu ke dalam kantong tempat batu kecil itu berada. Dapat dibayangkan betapa senangnya hati batu kecil itu mendapat teman mutiara yang indah itu. Sungguh betapa tidak disangkanya, bahwa pedagang itu akan memberikan miliknya yang terbaik kepadanya.

Waktu terus berjalan dan si batu dan mutiara pun berteman dengan akrab. Setiap kali pedagang itu beristirahat, dia selalu menggosok kembali batu dan mutiara itu.Namun pada suatu ketika, setelah selesai menggosok keduanya, tiba-tiba saja pedagang itu memisahkan batu kecil dan mutiara itu. Mutiara itu ditempatkannya kembali di dalam kantongnya semula, dan batu kecil itu tetap di dalam kantongnya sendiri.

Maka sedihlah hati batu kecil itu. Tiap-tiap hari dia menangis, dan memohon kepada pedagang itu agar mengembalikan mutiara itu bersama dengan dia. Namun seolah-olah pedagang itu tidak mendengarkan dia. Maka putus asalah batu kecil itu, dan di tengah-tengah keputusasaan nya itu, berteriaklah dia kepada pedagang itu "Oh tuanku, mengapa engkau berbuat demikian? Mengapa engkau mengecewakan aku?"

Rupanya keluh kesah ini didengar oleh pedagang batu tersebut. Kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, kamu telah ku pungut dari pinggir jalan. Engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Mengapa engkau mengeluh? Mengapa engkau berkeluh kesah? Mengapa hatimu berduka saat aku mengambil mutiara itu daripadamu? Bukankah mutiara itu miliku, dan aku bebas mengambilnya setiap saat menurut kehendakku? Engkau telah kupungut dari jalan, engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Ketahuilah bahwa bagiku, engkau sama berharganya seperti mutiara itu, engkau telah kupungut dan engkau kini telah menjadi milikku juga. Biarlah aku bebas menggunakanmu sekehendak hatiku. Aku tidak akan pernah membuangmu kembali".

Nilai yang bisa kiat ambil :
Mengertikah apakah maksud cerita di atas ? Yang dimaksud dengan batu kecil itu adalah kita-kita semua, sedangkan pedagang itu adalah Tuhan sendiri. Kita semua ini buruk dan hina di hadapanNya, namun karena kasihnya itu Dia memoles kita, sehingga kita dijadikannya indah di hadapanNya. Sedangkan yang dimaksud dengan mutiara itu adalah berkat Tuhan bagi kita semua. Siapa yang tidak senang menerima berkat? Berkat itu dapat berupa apa saja dalam kehidupan kita sehari-hari, mungkin berupa kegembiraan, kesehatan, orangtua, saudara dan sahabat, dan banyak lagi. Apakah kita pernah bersyukur, setiap kali kita mendapat berkat itu? Dan apakah kita tetap bersyukur, jika seandainya Tuhan mengambil semuanya itu dari kita? Bukankah semua itu milikNya dan Ia bebas mengambilnya kembali kapanpun Ia mau? Bersyukurlah selalu kepadaNya, karena Dia tidak akan pernah mengecewakan kita semua.

Yer 29:11-12
Bukankah Aku ini mengetahui rencana-rencanaKu kepadamu ? Yaitu rencana keselamatan dan bukannya rencana kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari esok yang penuh harapan. Maka kamu akan berseru dan datang kepadaKu untuk berdoa dan Aku akan mendengarkan kamu.
« Last Edit: March 24, 2010, 09:16:52 PM by ardilin »
March 29, 2010, 04:01:15 PM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Susno memegang kartu truff.

Walaupun ia dijadikan tersangka, tapi proses untuk memperkarakan dia masih alot.
http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/03/22/brk,20100322-234626,id.html
Malah Susno Duadji berkata : Nanti Saya Buka Semua Malah Putus Jantungnya
http://www.koransuroboyo.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3277:komjen-susno-duadji-melawan-polri-segera-pidanakan-susno&catid=62:kriminalitas&Itemid=101
Dan ketika ditekan, ia mengancam akan membuka kasus yang lebih besar yang melibatkan pejabat2 tinggi di institusinya.
http://polhukam.kompasiana.com/2010/03/26/susno-duaji-markus-pajak-hanya-kasus-kecil-ada-kasus-yg-lebih-besar/
terlepas apakah dia sakit hati, atau yang lainnya.......
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/03/27/90232/Janji-Bongkar-Kasus-yang-Lebih-Besar,-Susno-Masih-Dianggap-Jujur

Itulah potret Hukum dinegara kita.
ketika Hukum menjadi boneka, dipermainkan oleh penguasa.
Sementara rakyat berkata, untuk apa melapor polisi saat hilang kambing, karena akan kehilangan kerbau lagi.
Power is Corrupt, kata Buyung nasution mengutip ucapan Yap Thian Hien.
Tiada teladan yang baik, rakyat diajar untuk "cheat".

Sementara itu....
Adengan ini selalu terlintas di mata saya setiap pagi.
Ada seorang kakek yang naik sepeda motornya. berhenti dan parkir di muka sebuah toko.
berpakaian biasa saja, kaus dan celana panjang, tidak rapi, sementara rambutnya sudah memutih.
lalu ia mengeluarkan lap dari motornya, mulai mengelap pelek lalu bodi motornya.
sementara waktu berjalan....., satu persatu pegawai toko itu datang...
ada yang naik motor dan mobil.
setelah parkir..., mereka melakukan hal yang sama pada kendaraannya masing2.
setelah motornya bersih, kakek itu tidak berhenti....
tapi mulai melap pintu gerbang besi toko tersebut. 
setelah tak lama, seorang anak muda berpakaian rapi turun dari mobil, lalu membuka toko.
tampaknya ia adalah bos toko itu.
para pegawai mulai membereskan barang2 dan memajangnya, sebagian dimuka toko itu.
kakek itu ternyata masih melap barang2 yang dipajang, diikuti para pegawai lainnya.

Hal itu terjadi setiap pagi hari.
Sampai suatu saat saya berkesempatan bicara dengan kakek itu.
Saya terkejut ketika tahu ia adalah pemilik toko itu.
Anak muda bermobil itu ternyata adalah anaknya.
dari percakapan ini, ada 2 hal yang dikemukakannya :
1. Hidup itu harus berjuang, ia berhasil karena rajin dan ulet.
2. Selalu memberi contoh kepada bawahannya.
ternyata benar tidak ada satupun pegawainya yang berani malas.
berbeda dengan pegawai toko lainnya yang harus "dipentung" baru "jalan".

Kepada orang bawahan, selalu saya perlihatkan kejadian itu dan memberitahu perihal kakek itu.
beberapa orang yang saya beritahu malah berkata: gila itu orang mah, bos kok seperti itu.
kan tinggal perintah2 anak buah saja.

Kata yang sama : GILA, TIDAK MASUK AKAL, TIDAK MUNGKIN adalah kata yang terlontar saat orang2 mempertanyakan KETUHANAN Yesus.
Analogi semut yang dipakai sering ditertawakan dan sulit untuk diterima.
(Allah menjadi semut untuk menunjukkan jalan bagi semut lain, karena semut hanya mengerti bahasa semut).
Namun dari kisah kakek itu dapat kita ketahui bahwa manusia harus diberi contoh - teladan.
Paulus berkata pada dasarnya manusia sudah rusak, tidak dapat berbuat baik.
Walaupun ingin berbuat baik, tetapi selalu saja hal jahat yang dilakukannya.(Rm 7:18-19)
Terbukti manusia adalah mahluk bebal.
Manusia tidak bisa menolong dirinya sendiri.

Karena begitu besar kasih BAPA kepada manusia, Ia mengutus Putra Tunggal yang dikasihiNYA untuk menjadi manusia, menjadi contoh teladan bagi kita, bagaimana cara kita harus mengasihi BAPA dan mengasihi SESAMA.(Yoh 3:16-17 ; Mat 22:37-39)
ITULAH KASIH BAPA kepada kita.
Yesus berkata : (Yoh 13: 13-17)   
Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.


1Ptr. 5:3 Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.

SIN
29 Maret 2010

Ku Mau Seperti Mu Yesus
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
April 08, 2010, 12:49:09 PM
Reply #65
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Memiliki tubuh yang normal adalah keinginan semua orang. Stacey Herald, seorang ibu dengan tubuh terkecil di dunia
"2-feet, 4-inches tall, a total of 28 inches. She is 33 and was born with a genetic disorder called with osteogenesis imperfecta, which causes bones to break easily" (http://www.rightcelebrity.com/?p=7217)
yang telah melahirkan bayi ketiganya pada 28 November 2009 yang lalu, dengan kondisi bayi laki-laki tersebut lahir sehat.
Sebelum melahirkan anak yang ketiga ini, Stacey dan suaminya telah diperingatkan oleh dokter agar tidak memiliki anak lagi karena akan membahayakan kesehatannya, namun mereka menentang perintah dokter.

Karena tubuhnya yang kecil, untuk kelahiran bayi ketiganya ini harus melalui proses induksi selama 32 minggu. Petugas medis setempat khawatir anak yang dikandungnya akan menghancurkan organ tubuh sang ibu. Namun Stacey tampak senang. Saat meninggalkan rumah sakit, ia sempat berujar: "Dia anak laki-laki sempurna yang paling indah yang pernah kulihat. Yang saya ingin lakukan adalah tetap berada di sisinya".

Menjadi seorang yang bertubuh terkecil di dunia, tidak membuat Stacey pasrah pada keadaannya. Apapun rela ia lakukan untuk membantu kelahiran anak ketiganya ini, sekalipun ia harus menjalani proses medis yang merepotkan, melelahkan dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Stacey berhasil mencatatkan dirinya dalam rekor dunia sebagai ibu dengan tubuh terkecil.
http://www.worldrecordsacademy.org/human/smallest_mother_Stacey_Herald_sets%20world_record_90460.htm
Demi melahirkan anaknya, Stacey rela mengambil segala risiko yang akan dihadapi termasuk kehilangan nyawanya.

Begitu pula Allah, Dia rela turun ke dunia, mengambil bentuk tubuh manusia, dihina dan disalibkan, agar supaya kita semua manusia beroleh keselamatan, karena kasihNya yang begitu besar bagi kita semua.
Kristus telah menebus kita dari kutuk  hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk  karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13)
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (2 Kor 5:21)

KebangkitanNya dari kematian membuktikan bahwa Dialah Tuhan sejati.
Karena ada tertulis: "Demi Aku hidup, demikianlah Firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah." (Roma 14:11)

Bersyukurlah kita yang telah menerima kasih karuniaNya!!! Kita dilayakkan menjadi anakNya.
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. (Yohanes 1:12)

HALELUYA


sumber inspirasi: RH Hikmat + (April 2010)
modified by chrisma
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
April 09, 2010, 11:56:29 PM
Reply #66
  • Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12115
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
Derek Redmond, seorang atlit pelari 400m, telah mmpersiapkan diri dan berlatih selama bertahun-tahun sebelum akhirnya ia bertanding di Olimpiade 1992 di Barcelona. Di tengah cuaca yang panas dalam pertandingan itu, Redmond terkilir dan jatuh kesakitan. Tak kenal menyerah, ia berdiri dan dengan terpincang-pincang bertekad mencapai garis finish. Tak jauh dari garis finish, ayahnya Jim Redmond, segera berlari ke lapangan untuk menolong anaknya. Sebelum seorangpun menghalanginya, sang ayah itu meraih anaknya. Sambil bersandar di pundak ayahnya, Derek Redmond mencapai garis finish. Seluruh penonton berdiri dan bersorak untuk kedua orang ini.

Seperti halnya perjalanan iman kita, kita harus melatih diri kita agar dapat menjadi atlit yang baik.
Menjadi atlit dibutuhkan usaha yang keras, ketekunan, dan tentu saja niat yang kuat.

(Yakobus 1: 3-4) sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.


Seperti Derek yang mendapatkan kecelakaan dalam perlombaan, demikianlah seharusnya kita tetap berlari, apapun yang terjadi tetaplah teguh dan berusaha mencapai garis finish. Meskipun ada halangan dan rintangan baik dari dalam diri kita sendiri maupun dari luar diri kita, kasih Bapa tak akan lepas dari kita. Jikalau Jim sebagai ayah tak segan untuk menolong Derek untuk mencapai garis finish, demikianpun Tuhan. KasihNya sungguh besar dan tak terduga. 
(Efesus 3:18,19) Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

(Roma 8:38,39) Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.


Bapa selalu melihat, mengawasi, dan membantu anakNya.
TanganNya tak akan kurang panjang untuk menyelamatkan, telingaNya tidak acuh kepada setiap jeritan kita
(Yesaya 59:1) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang  panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;


Tetaplah tujukan pandangan kita kepadaNya. Jangan pernah berpaling dan menjauh dari kasihNya.
(I Petrus 3:12) Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."


Dia bahkan akan berlari, memeluk, dan memagang tangan kita supaya kita beroleh kekuatan baru.
Bila engkau sudah tak berdaya, tak mampu, yang perlu dilakukan hanyalah kembali.
Dengan kasih Tuhan akan selalu menerima.

(Lukas 15:20) Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.



sumber inspirasi: RH Spirit (April 2010)
modified by chrisma


biografi Derek Redmond: http://www.derekredmond.co.uk/
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
April 17, 2010, 02:19:07 PM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Tadi malam saya melihat kisah yang sangat menginspirasi dari Program Kick Andy, di salah satu stasiun TV swasta.


Pagi ini, saya cuplikan secara lengkap dari sitenya :
http://kickandy.com/theshow/2010/04/16/1865/1/1/1/MEREKA-YANG-TERPANGGIL
Quote
The Show
Jumat, 16 April 2010 21:30:00 Wib
MEREKA YANG TERPANGGIL

“Seorang Ibu itu secara tiba-tiba datang ke rumah saya sambil menggendong seorang bayi yang kepalanya membesar.
Dan, secara reflek saya pun hanya mengulurkan uang sebesar Rp 100 ribu saja,”ujar Anne Avantie seorang perancang busana kebaya yang cukup terkenal di negeri ini.
Dan, sejak itu Anne yang berdomisili di Semarang Jawa Tengah itu pun mengaku, pertemuan dengan seorang ibu dan bayi yang kemudian diketahui bernama Aris Masori itu menjadi titik balik dalam kehidupannya.

Hati Anne saat itu benar-benar terpanggil untuk memberikan pelayanan kepada mereka yang membutuhkannya.
Walaupun ia sudah punya nama besar dan harta melimpah, ia sering merasakan kekosongan atau kehampaan dalam hati.
Terlebih ibundanya tercinta seakan mendapat mukzizat karena sembuh dari serangan kanker mulut rahim.
Anne yang terpanggil kemudian membuat rumah singgah yang ia beri nama Rumah Singgah Kasih Bunda.
Awalnya, menurut Anne rumah singgahnya menampung anak-anak yang menderita hydrocepalus atau kekurangan cairan di kepala.
Namun kini. Rumah Singgah Kasih Bunda juga menampung anak-anak penderita radang otak, bibir sumbing dan lainnya.
Anne mengaku, sering mendapat cibiran dan tuduhan mencari popularitas ketika mendirikan rumah singgah itu.
Namun ia tak peduli, dan hingga kini sudah ratusan anak yang berhasil telah ia tolong.

Kisah lain yang tak kalah menyentuh adalah yang dialami Budi Soehardi.
Kala itu, Budi yang seorang pilot maskapai penerbangan Singapore Airlines itu hendak merencanakan liburan keliling dunia bersama keluarga.
”Sebagai pilot memang saya berhak mendapat cuti dan liburan keliling dunia dengan fasilitas first class,” ujar Budi mengenang.
Ketika sedang makan malam, matanya tertuju kepada sebuah tayangan di televisi.
Ia pun tertegun manakala melihat tayangan penderitaan anak-anak korban kerusuhan pasca jajak pendapat Timor Timur pada 1999 lalu.
Hatinya menangis dan menjerit ketika melihat anak-anak itu makan seporsi mie instan yang dibagi berdelapan.
Ia dan istrinya kemudian saling pandang.
Mereka kemudian memutuskan membatalkan acara liburan keliling dunia.
Budi dan istrinya, Peggy kemudian bahu membahu mengumpulkan bantuan untuk para pengungsi itu.
Upaya Budi dan Istrinya ternyata mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan terutama teman-temannya.
Setelah menyalurkan bantuan itu, Budi yang tinggal di Singapura itu kemudian membuat rumah panti asuhan di Kupang, Nusa Tenggara Timur bagi korban kerusuhan pasca jajak pendapat Timor Timur.
Akibat upaya Budi dan istri yang tak kenal lelah itu tahun 2009 lalu ia mendapat penghargaan CNN HEROE dari stasiun televisi berita CNN.

Kisah Daniel Alexander lain lagi.
Pria separuh baya asal Babad, Jawa Timur itu sudah menjelajahi belahan dunia.
Mulai dari Eropa, Amerika hingga Australia ia jelajahi untuk memberikan pelayanan di bidang agama.
Namun suatu ketika ia secara tidak sengaja membaca sebuah buku yang berjudul From Jerusalem to Irian Jaya.
Dan, sejak itu ia selalu terngiang-ngiang untuk datang dan melihat pulau paling timur di Indonesia itu.
Ternyata, setelah ia melihat sendiri Pulau Irian Jaya, ia sangat sedih karena pulau yang kaya akan sumber daya alam itu ternyata penduduknya terbelakang terutama di bidang pendidikan.
Dan sejak saat itu ia dan istrinya bertekad untuk membantu warga Papua terutama di bidang pendidikan.
Setelah melalui perjuangan dan rintangan, Daniel Alexander ditemani istrinya Loise yang warga negara Kanada telah berhasil mendirikan sekolah mulai jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas.
Sekolah sistem asrama yang didirikan Daniel itu tersebar di berbagai pelosok antara lain, Jaya Wijaya, Kerom, dan Nabire.

Kadang kita tak habis mengerti apa yang dilakukan orang-orang itu yang katanya hatinya ”terpanggil”.
Mereka bisa hidup tenang-tenang dan ongkang-ongkang di rumah, karena secara materi memang cukup. Tetapi mereka tidak melakukan itu.
Karena hidup itu bagi mereka harus berarti.
Dengan memberikan pertolongan kepada sesama menurut mereka bisa menyirami jiwa.
Dan itu menurut mereka tidak bisa dibeli dengan harta dan popularitas.

( end )




Anne Avantie, Budi Soehardi dan Pdt.Daniel Alexander hanyalah segelintir dari orang2 yang dipanggil.
Tuhan JESUS mengetuk Anne saat ia berjumpa seorang anak hydrocephalus saat berusia 9 bulan, saat ditampilkan tadi malam sudah berusia 6 thn.
Tuhan JESUS mengetuk Budi saat ia sekeluarga sedang menikmati makanan enak dan mewah di satu restoran di Singapore, sementara terpampang di matanya,  sesama,  pengungsi Timor Timur yang menderita melalui siaran TV, seketika air matanya langsung jatuh.
Tuhan JESUS mengetuk Daniel saat ia membaca buku Jerusalem to Irian Jaya, kisah misionaris eropa ke Irian yang menginspirasi nya dan menjadikannya pilihan hidup, untuk membangun masyarakat Papua melalui pendidikan.

Tuhan JESUS bisa memakai kita, dimana saja dan kapan saja.
Ketika JESUS mengetuk hatimu, bukalah......., jangan keraskan.

Anne memulai panggilannya dengan apa yang ada padanya, miliknya.
Demikian juga Budi dan Daniel.
Mereka semua memulai dengan apa yang ada pada mereka tanpa berharap pada orang lain, tapi hanya berharap dan bersandar pada JESUS.

Kasih JESUS yang melimpah di dalam hidup mereka, disalurkan kepada sesamanya.
Jika saat ini Anne dan Budi sedang mengembangkan panti asuhan yayasan mereka, Pdt.Daniel sudah berhasil mendirikan 35 Sekolah diberbagai kota di Papua dan masih terus berkembang.
Puji Tuhan.

JESUS berkata di Mat. 6:2 "Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu ",
Anne berkata : Ketika tangan kanan memberi, tangan kiri melihat, keduanya bersatu memuliakan Tuhan (JESUS).

Namun terlebih dari itu, tindakan itu dilakukan karena keinginan untuk mengasihi Tuhan JESUS dan untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri,
bukan cuma timbul naik sampai di hati, tapi sudah naik terus ke seluruh tubuh mereka....
dan mereka hanyut, tidak lagi bisa mengendalikan dirinya , terus mengalir mengikuti aliran sungai Kasih yang membawanya pergi.
Saat kita melihat mereka, bukan lagi wajah mereka di dalam cermin, tapi ada JESUS disana.
Haleluya.

Gal. 5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!"

Itulah HATI BAPA : hati yang mengasihi  sebagai hati seorang hamba.

SIN
17 April 2010

HATI SBAGAI HAMBA ~ BY NIKITA ( WITH LYRICS )
« Last Edit: April 17, 2010, 02:33:40 PM by sin »
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
April 29, 2010, 12:15:46 AM
Reply #68
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
aku adalah anak bungsu. Ayahku adalah seorang pekerja tambang. Rambutnya sudah putih semua, tapi tubuhnya masih terlihat kuat & gagah. Hatinya lembut & sayang keluarga. Hampir tiap pagi jika tidak sedang tugas, dia selalu mengantar aku sekolah. Kami selalu berangkat dengan motor bututnya, motor kebanggaan yang selalu dicucinya tiap hari. Motor itu begitu bututnya, sampai kadang bunyi kelontangan saat berjalan. Karena itu kadang aku malu & pengen agar tubuh saya menciut & menghilang saja kala motor ayah saya masuk halaman sekolah.

Jarak rumah ke sekolah sekitar satu jam. Dia sering memakaikan jaket tebal agar aku tidak kedinginan diterpa angin pagi. Dan setibanya di-depan pagar sekolah dia selalu menurunkan saya & menciumi pipi saya berkali2. Namun setelah beranjak remaja, saya mulai risih kala ayah mencium pipi saya. Apalagi didepan teman2. Saya kan udah umur 12 tahun? masak diciumin terus seperti anak balita aja? Sebel banget deh. Maka saya putuskan bahwa saya bukan anak kecil & tidak butuh kecupan di pipi lagi.

Suatu hari, seperti biasa, ayahku mengantar sampai di depan gerbang sekolah, menurunkan ku, tersenyum lebar dengan senyum khasnya & memiringkan badannya hendak mencium pipiku. Tapi aku segera mengangkat tangan & berkata, "Jangan ayah, aku malu!" itu pertama kalinya saya berkata begitu & wajah ayah tampak begitu keheranan. Dengan sebal aku berkata "Yah, aku kan sudah besar & sudah terlalu tua untuk dicium2 kayak anak balita."

Ayah memandang saya beberapa saat, rasanya begitu lama ia memandang & matanya mulai sedikit berkaca2 & basah. Namun aku lihat dia berusaha menahan diri. "OK deh, kamu sudah gadis remaja sekarang. Ayah tak perlu menciummu lagi." dia berbalik menuju motor bututnya & melambaikan tangannya pamit pergi. Tak lama sesudah itu, ia ditugaskan ke-Aceh & ia hilang & tak pernah kembali lagi. 26 Des 2004 badai Tsunami meluluhlantakkan Meulaboh-Aceh & menghancurkan pos tambang tempat dimana ayah saya ditugaskan.


Anda semua takkan bisa bayangkan apa yang akan aku korbankan sekedar untuk mendapatkan lagi ciuman sayang darinya. Untuk merasakan wajah tua & kumisnya yang kasar. Mencium bau tubuhnya yang khas. Dan untuk merasakan lengannya yang kuat merangkul pundakku, mengacak2 rambutku atau menggendong badanku.

Seandainya bisa, aku ingin ucapkan padanya 'Ayah, aku sudah dewasa, tapi aku tak pernah terlalu tua utk mendapat ciuman darimu...I'm a big girl dad, but i never too old for your kiss"  :*


http://renungan-harian-kita.blogspot.com/
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
May 03, 2010, 03:04:48 AM
Reply #69
  • SEMANGAT!! \(^.^)/
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1920
  • Gender: Female
  • "Selalu ada jalan, di mana ada kemauan" \(^_^)/
    • Fedora
Tadi malam saya melihat kisah yang sangat menginspirasi dari Program Kick Andy, di salah satu stasiun TV swasta.

Anne Avantie, Budi Soehardi dan Pdt.Daniel Alexander hanyalah segelintir dari orang2 yang dipanggil.
Tuhan JESUS mengetuk Anne saat ia berjumpa seorang anak hydrocephalus saat berusia 9 bulan, saat ditampilkan tadi malam sudah berusia 6 thn.
Tuhan JESUS mengetuk Budi saat ia sekeluarga sedang menikmati makanan enak dan mewah di satu restoran di Singapore, sementara terpampang di matanya,  sesama,  pengungsi Timor Timur yang menderita melalui siaran TV, seketika air matanya langsung jatuh.
Tuhan JESUS mengetuk Daniel saat ia membaca buku Jerusalem to Irian Jaya, kisah misionaris eropa ke Irian yang menginspirasi nya dan menjadikannya pilihan hidup, untuk membangun masyarakat Papua melalui pendidikan.

Tuhan JESUS bisa memakai kita, dimana saja dan kapan saja.
Ketika JESUS mengetuk hatimu, bukalah......., jangan keraskan.

Anne memulai panggilannya dengan apa yang ada padanya, miliknya.
Demikian juga Budi dan Daniel.
Mereka semua memulai dengan apa yang ada pada mereka tanpa berharap pada orang lain, tapi hanya berharap dan bersandar pada JESUS.

Kasih JESUS yang melimpah di dalam hidup mereka, disalurkan kepada sesamanya.
Jika saat ini Anne dan Budi sedang mengembangkan panti asuhan yayasan mereka, Pdt.Daniel sudah berhasil mendirikan 35 Sekolah diberbagai kota di Papua dan masih terus berkembang.
Puji Tuhan.

JESUS berkata di Mat. 6:2 "Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu ",
Anne berkata : Ketika tangan kanan memberi, tangan kiri melihat, keduanya bersatu memuliakan Tuhan (JESUS).

Namun terlebih dari itu, tindakan itu dilakukan karena keinginan untuk mengasihi Tuhan JESUS dan untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri,
bukan cuma timbul naik sampai di hati, tapi sudah naik terus ke seluruh tubuh mereka....
dan mereka hanyut, tidak lagi bisa mengendalikan dirinya , terus mengalir mengikuti aliran sungai Kasih yang membawanya pergi.
Saat kita melihat mereka, bukan lagi wajah mereka di dalam cermin, tapi ada JESUS disana.
Haleluya.

Gal. 5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!"

Itulah HATI BAPA : hati yang mengasihi  sebagai hati seorang hamba.

SIN
17 April 2010

Ya, saya juga sempat sekilas menonton acara ini..
Dan memang sangat menginspirasi..
Bener2 menjadi berkat..  :afro:
TUHAN tau yang terbaik bagi anakNYA. Yang IA berikan bukan yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan. (Matius 6:32b)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)