1 hari = 1000 tahun

Dapatkah teman2 meberikan penjelasan mengenai ayat ini??

II Petrus 4:8, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

Saya percaya… ada makna yang sangat berharga dibalik ayat tersebut… :afro:

regards,
-anv-

saya juga berpikir demikian bro :coolsmiley:
ilmu pengetahuan itu berjalan dengan Firman Tuhan. hanya Firman Tuhan lebih maju daripada ilmu pengetahuan. Tuhan menciptakan alam semesta ini dalam 6 hari yang jika dikalikan dengan 1000 maka hasilnya 6000 tahun ditambah Tuhan istirahat menjadi 7000 tahun. Menurut ahli geologi, usia bumi sudah mencapai miliaran tahun. saya rasa itu benar bro dan itu iptek, logis atau masuk akal. Hanya saya berpendapat bahwa kata seribu tahun menunjukkan waktu yang sangat panjang atau lama. Kemungkinan ini ada kaitannya dengan penggunaan frasa atau kata yang pada masa Alkitab dituliskan yaitu sesuai dengan kosakata sastra yang ada pada saat itu. seperti halnya kita. kata byte merupakan hal yang sering dikatakan pada awal komputer dibuat. kemudian berkembang menjadi kilobyte dan terus berkembang menjadi MB terus GB dan sampai TB. sekarang orang tidak tertarik lagi dengan kapasitas storage yang hanya menyangkut KB atau MB. orang saat ini sudah terbiasa dengan GB atau TB. jadi sama halnya dengan kata Seribu dalam alkitab :happy0025: :afro: :azn:

1.Bahwa waktu Tuhan bukan waktu manusia
2.Tuhanlah yang menciptakan waktu, sehingga waktu itu tidak mengikat TUHAN
3. Tuhan berotoritas kepada waktu, baca Kejadian 1, matahari dan bulan juga diciptakan untuk menentukan waktu, tetapi waktu itu bisa TUHAN kendalikan, bandingkan waktu masa Yosua, bumi berhenti dari rotasinya, artinya waktu tidak berjalan.
4. Tuhan itu KEKAL.

salam

Gini aja!!!

1 hari di bumi gak sama dengan 1 hari di planet jupiter
1 hari di bumi gak sama dengan 1 hari di planet pluto
1 hari di bumi gak sama dengan 1 hari di planet2 di luar sistem galaksi kita

Udah dapet? :rolleye0014:

Rumus itu adalah rumus paulus untuk memberitahubahwa waktu tuhan tidak sama dengan waktu manusia tapi itu bukan angka yang exsact karena itu cuma mengambarkan waktu yang lama, seperti kita ketahui menurut fosil fosil yang ada , binatang itu sudah ada (Jutaan ??)) tahun yang lalu

GBU

Kalau dianalogikan dengan kata-kata puitis pujangga Chairil Anwar…
Aku ingin hidup 1000 tahun lagi.

Kalau misalnya dibuat 1000 tahun=1 hari
Jadi gini donk :“Aku ingin hidup 1 hari lagi”

:smiley:

Maaf OOT…

jadi gini :
satu hari … = seribu tahun …?
Kalimat berikutnya gini :
seribu tahun … = satu hari …

kamu harus isi … dan …

Yg namanya pembentukan INTAN atau DIAMOND itu secara IPTEK memakan waktu Jutaan Tahun… baru2 ini IPTEK menemukan Cara Pembuatan Intan itu HANYA dalam Hitungan Hari dengan CARA DIMAMPATKAN dalam TEKANAN TINGGI lalu DIPANASKAN dengan SUHU yg TINGGI juga!
Jadi yg disebut Milyaran Tahun dalam Pengetahuan IPTEK Manusia, dengan IPTEK Allah kok cuma SINGKAT WAktunya lho !
Makanya INTI TERDALAM dari ayat 1 Hari Allah adalah Seribu Tahun nya manusia … cuma suatu SYMBOL saja … karena bisa saja menjadi - semilyar tahunnya manusia … tergantung dari DASAR dan PERSEPSI mana yg dipakainya !

malah kalau di kait2kan dengan 7 Hari nya Tuhan atau 7000 Tahunnya manusia … kita ini di Abad 21 ini sedang masuk di Hari2 Terachir … Hari Terachirnya… alias Masa Achir Zaman … karena kita akan masuk ke Hari Ketujuh Allah yaitu Masa Kerajaan 1000 Tahun …
Masa Manusia sebelum Masehi katanya 4000 Tahun, dan kita sudah 2000 Tahun sesudah Masehi … makanya tinggal sedikit waktu saja akan ada RAPTURE , dan Masa Anti Kristus yg cuma 7 tahunnya manusia… lalu MARANATHA dan Kerajaan 1000 Tahun … baru deh Kiamat terjadi !

artinya bagi Tuhan satu hari atau seribu tahun itu sama saja,
karena Tuhan tdk berada dlm dimensi waktu,
waktu itu diciptakan Tuhan hanya utk manusia (lihat kitab kejadian : jadilah pagi jadilah petang . . … )

exactly.
Bisa dieksposisi lebih lanjut sih, menurut konteks ayatnya. Singkatnya gini :
“Berpeganglah pada janji Tuhan, seperti halnya janji ini baru dinyatakan kemarin (walaupun uda 2000 tahun buat kita), karena Tuhan yang berjanji di luar waktu, sehingga janjiNya bersifat kekal.”

Saya gak setuju kalau 1 tahun Tuhan = 1000 hari manusia.

Mzm. 90:4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Re: 1 hari = 1000 tahun
2Ptr. 3:8 Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

jawabannya relativ, maw berdasar perikop ayat 2Ptr 3:8 - Mzm 90:4 atawa berdasar opini cuman dari 1 ayat yang TS ajuin ?

I thought Mazmur 90:4 bicara tentang kekekalan Allah, bahwa Allah adalah dari kekal sampai kekal, berdasarkan konteks 90:1-3?

ya mlequi betul.

tapi ade yang lebih dalem lagi ~~> GOD IS TIMELESS.

KEKEKALAN <---------------------> KEKEKALAN

kalu orang ngomong kata ‘dari’ and ‘sampai’ berarti YANG AWAL and YANG AKHIR.
slightly different dengan TIADA BERAWAL dan TIADA BERAKHIR.

sedang tafsir berdasar 1 ayat dari mazmur 90:4 atawa 2petrus, kite simak:

90:4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

  1. dimata ALLAH.
  2. seribu tahun manusia.
  3. SAMA DENGAN
  4. hari kemarin manusia.

fokusnye : ‘SAMA DENGAN’

kalu SRIBU TAHUN MUSA = HARI KEMARIN MUSA~~> KAGA ADE BEDA SAMA SEKALI DIMATA ALLAH =
GOD IS TIMELESS.

sebab bukan begini:
SERIBU TAHUN MUSA = HARI KEMARIN ALLAH ~~> ALLAH TERIKAT WAKTU.

terus kalu konteks perikop yang fokusnya mzm 90:
90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

MINTA DIAJARIN MENGHITUNG HARINYA ORANG SEPERTI [KEKEKALAN <----KEKEKALAN—> KEKEKALAN] YAITU ALLAH.

ini mistery lhooooooooooooooooo

semua orang bisa menghitung harinya sendiri kan, nape juga musa minta DIAJARIN MENGHITUNG HARINYA… agar mempunyai hikmat.

kalu musa pengen hidup saleh, ngapain yang diminta ‘MENGHITUNG HARI’ tentunya bilang ‘AJARKAN AKU HIDUP SALEH TERUS DALAM KASIH-MU’

BUKAN NGOMONG ‘AJARKAN MENGHITUNG HARI’

na HIKMAT apa and ‘PENGETAHUAN/PENERANGAN’ apa maksudnya ‘MENGHITUNG HARI MUSA/KITA’ AGAR PIKIRAN MUSA MENGENAL SOAL ALLAH TIMELESS.

yang God is timeless, very important point sis.

Tentang ‘ajarlah kami menghitung hari’, ini saya rasa lebih tepat karena kita gak timeless seperti Tuhan yang timeless, jadinya marilah kita menghitung hari, karena hanya dengan melihat bahwa kita ciptaan Tuhan dengan benar, (yang gak timeless (ayat 12), yang perlu pity (ayat 13), yang perlu Firman, (ayat 14), yang perlu sukacita (ayat 15), yang perlu memuliakan Tuhan (ayat 16), dan yang perlu ‘favor of God’ (ayat 17)) baru kita bisa memperoleh bijaksana.

Oh yah sis, jangan banyak nulis pake hurup besar dong, sama warna warni yang gak perlu dong, susah banget bacanya.

Kamu buka coba websitenya Pdt Budi Asali, isinya banyak mengandung kebenaran, tapi susah banget dibaca karena isinya warna warni gak jelas.
Bandingkan sama tulisannya John Frame misalnya.

okok…

ni nurut mlequi: soal ‘ajarkan kami menghitung hari’
Tentang ‘ajarlah kami menghitung hari’, ini saya rasa lebih tepat karena kita gak timeless seperti Tuhan yang timeless, jadinya marilah kita menghitung hari, karena hanya dengan melihat bahwa kita ciptaan Tuhan dengan benar, (yang gak timeless (ayat 12), yang perlu pity (ayat 13), yang perlu Firman, (ayat 14), yang perlu sukacita (ayat 15), yang perlu memuliakan Tuhan (ayat 16), dan yang perlu ‘favor of God’ (ayat 17)) baru kita bisa memperoleh bijaksana.

vs

ni nurut gw: soal ‘ajarkan kami menghitung hari’
Sebab di mata Allah seribu tahun sama seperti hari kemarin, Allah mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!”

Allah menghanyutkan manusia; manusia seperti mimpi,
manusia seperti rumput yang bertumbuh, di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.

Sungguh, musa habis lenyap karena murka Allah, dan karena kehangatan amarah Allah, musa terkejut.

Dihadapan Allah : kesalahan musa.
Dalam cahaya Allah : dosa musa yang tersembunyi.

Gemas Allah membuat segala hari musa berlalu and membuat musa menghabiskan tahun2nya seperti keluh.

Masa hidup musa tujuh puluh tahun dan jika musa kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaan musa adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan musa melayang lenyap.

Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu?

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami mengenal kekuatan murka Allah Timeless [yang membuat musa hilang lenyap] dan takut kepada gemas Allah [yang membuat segala hari musa berlalu and yang membuat musa menghabiskan tahun2nya seperti keluh], hingga MUSA beroleh hati yang bijaksana.

jadi musa minta diajarin agar bisa menghitung hari2 musa MENGENAL:

  • kekuatan murka Allah Timeless yang membuat musa hilang lenyap
  • ‘gemasnya Allah Timeless’ yang membuat segala hari musa berlalu and yang membuat musa menghabiskan tahun2nya seperti keluh itu, sehingga MUSA beroleh hati yang bijaksana.

fokus ‘agar/tujuan dari pelajaran menghitung hari’ : MENGENAL kekuatan murka and mengenal gemas Allah.

tapi soal ‘ajarkan kami menghitung hari’ itu sendiri… [kalu kesadaran bahwa semua orang pasti mati; masa beginian minta diajarin Allah] nurut gw ada rahasia lain soal ‘ajarkan menghitung hari’??

ntar gw renungkan doloe… mana yang bener; tafsir lu apa gw…
;D

ohh… poinmu itu, yep, I think itu representasi yang baik dari Mazmur 90.
Menghitung hari bahwa kita akan mati, karena Tuhan bisa mematikan dengan mudah.

Trus yah itu sis, dengan kesadaran tiap saat bahwa kita akan mati dan menghadapi pertanggungjawaban aja, kita beneran bisa beroleh bijaksana.
Siapa yang dengan kesadaran demikian tiap saat yang mau :

  1. nyari duit sebanyak2nya??
  2. cari pacar gonta ganti?
  3. main game 12 jam di masa mudanya?
  4. makan enak-enak sampe super kenyang tiap hari??

Fakta bahwa Musa minta ‘ajarkan’, berarti manusia di dalam natur dosanya, gak mungkin bisa secara natural menghitung hari-hari dan sadar ia akan mati karena murka Allah yang begitu menyala-nyala akan manusia yang berdosa.

Makanya Injil dibilang sebagai kebodohan :slight_smile:

Kej 2:16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
Kej 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.

Adam tidak mati pada hari dia makan buah pohon pengetahuan. Ada orang yang mengatakan bahwa pada hari itu Adam mati secara rohani, tetapi itu tidak benar. Setelah dia makan buah pohon, Tuhan masih berbicara dengan dia, masih ada hubungan antara manusia dan Tuhan.

Yang benar Adam mati ketika ia berumur 930 tahun, dia tidak dapat mencapai 1000 tahun (1 hari). Maka “pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati” artinya pada milenium itu Adam akan mati.

:afro: ;D :angel: :happy0062:
Wah CAKEP BANGET si Bro kasih Ulasan tentang Hari Kematian Adam dalam satu Harinya Tuhan yaitu dalam Milenium itu sebelum Adam mencapai 1 Hari Tuhan = 1000 Tahun manusia diusia 930 Tahun manusia. Bahkan setelah Air Bah Nabi Nuh dibatasi hanya 120 tahun saja , lalu dizaman Para Nabi di KORTING lagi … kalau Kuat hanya 70 Tahun saja bila berlebih sampai dengan 80 tahunan maka itu BONUS baginya !