1b. Bagaimana Para Pemuja Hukum Taurat meNafsirkan Roma 3 : 19-20 ?

Roma 3:19-20

Terjemahan Baru

Tetapi kita tahu, bahwa
segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab TAURAT
ditujukan kepada
mereka yang hidup di BAWAH HUKUM TAURAT

supaya
tersumbat setiap mulut dan
seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

Sebab
tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat,
karena
justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari

Sekarang kita tahu bahwa
semua yang tertulis dalam hukum agama Yahudi,
adalah untuk
orang-orang yang berada di bawah pemerintahan hukum itu.

(Perhatikan : orang-orang yang berada di bawah pemerintahan hukum itu.)

Dengan demikian
tidak seorang pun dapat memberikan alasan apa-apa lagi dan
seluruh dunia dapat dituntut oleh Allah.

Sebab
tidak seorang pun dimungkinkan berbaik dengan Allah oleh karena orang itu melakukan hal-hal yang terdapat dalam hukum agama.
Sebaliknya
hukum itu cuma menunjukkan kepada manusia bahwa manusia berdosa.

Perhatikan : hukum(taurat) itu C U M A menunjukkan kepada manusia bahwa manusia berdosa

Silahkan para pemjua hukum taurat (Heretics2, cutz, dkk) memberikan tafsiran untuk Roma 3:19-20 …

Dulu ada member (saya lupa siapa) yang menafsirkan

mereka yang hidup di BAWAH HUKUM TAURAT

sebagai para pelanggar hukum Taurat.

Salam

Salom

Daripada sodara capek-capek membahas apa arti hukum taurat yang jika dijelaskan kepada sodara , sodara tidak akan ngerti-ngerti

Lebih baik sodara mencari kebenaran sejati yang memerdekakan seseorang dari dosa

Yohanes 8 :31-36

8:31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
8:33 Jawab mereka: “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”
8:34 Kata YESUS kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
8:35 Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
8:36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."

Tujuan Tuhan YESUS disalibkan adalah untuk membeli sodara dari penjara dosa , sehingga sodara bisa mematikan perbuatan-perbuatan dosa sodara dan sodara betul-betul di merdekakan dari dosa

Bukan sebaliknya , dosa itu jadi diamini dan mengatakan kita sudah hidup di dalam kasih karunia , padahal mereka masih menjadi hamba dosa

Jelas kebenaran itu adalah kebenaran palsu

Kebenaran yang sejati adalah kebenaran yang memerdekakan dari dosa , bukan kebenaran yang membuat seseorang mengamini dosa dan mereka biasanya akan berkata

"SIAPA SIH YANG MAMPU MENJALANKAN HUKUM ALLAH ? WONG KITA SUDAH DIBENARKAN OLEH DARAH KRISTUS KOK "

“Tipuan terbesar iblis saat ini adalah membuat orang2 Kristen jaman sekarang mereka sudah merdeka padahal mereka masih menjadi hamba dosa”

1 yohanes 3 :6

(6) Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.

Ayat di atas jelas sekali bunyinya , itulah orang-orang yang hidup di dalam kasih karunia

Orang-orang yang sudah dimerdekakan dari dosa ,


Sebenernya permasalahan utama orang2 yang beranggapan hukum taurat sudah hilang bukanlah hukum tauratnya

Tapi dosa lah sesungguhnya permasalahan utamanya

Mereka ingin melegalkan/mengamini perbuatan dosa mereka dengan tameng hukum taurat sudah hilang/batal/lenyap

Sesungguhnya itulah masalah utamanya


Kebenaran ini memang sulit dicerna untuk orang yang blum dimerdekakan / blum dipimpin oleh Roh

1 Korintus 2 ;13

2:13 Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.

Saran saya daripada sodara menghabiskan waktu untuk membenarkan pandangan sodara bahwa taurat sudah batal/hilang/lenyap

Lebih baik sodara mencari sendiri “APA ITU KEBENARAN YANG MEMERDEKAKAN ?”

Jika sodara sampai saat ini blum dimerdekakan , ketahuilah kebenaran yang sodara anut itu palsu

Salam

lagipula manusia telah gagal dalam Torah, gagal karena upayanya sendiri, tetapi karunia diselamatkan melalui iman adalah dari Elohim. [Efesus]

jadi podobae… manusia gagal ngikutin Torah, sementara keselamatan adalah karunia…
2-2 nya pemberian Elohim…

balik lagi kita nyari Elohim, ujungnya ada di Yesus… [Yohanes]
ngikutin Yesus adalah memelihara firmanNya [Yohanes], firmanNya menggenapi Torah [Matius]

setelah ngikutin apa kata kata Tuhan Yesus, ternyata apa yang di sampaikan melalui Torah, manusia gagal mengerti Torah itu…

yang bikin penasaran, apa Musa, Elia, Yesaya, dan mereka para nabi yang dipilih Tuhan itu juga termasuk gagal dalam menjalani Torah?

mungkin Elia gak termasuk kali ya? karena didalam dia ada Roh Elohim?

Wah ini double trit. :smiley:
Seharusnya disatukan saja di trit :

1a. Bagaimana Para Pemuja Hukum Taurat meNafsirkan Efesus 2 : 15 ? - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

di mana trit yang membahas hal itu pun sebenarnya sudah ada dan sedang dibahas di

Allah Tidak Berubah , Hukum Taurat tidak di tiadakan !!! - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com :slight_smile:

Semua orang yang bukan milik Kristus, hidup di bawah hukum Torat dan akan dihakimi berdasarkan Torat. Sekalipun hidup di abad 21.

@ Kahlil Gibson

Thx atas inputnya, tafsiran member itu bearti menjadi sbb :

segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab TAURAT
ditujukan kepada
MEREKA, PARA PELANGGAR HUKUM TAURAT

@ Pinkerton

mana nih tafsirannya tentang roma 3:19-20 ?
anda belum menafsirkan lho

@ Heretics2,

mana nih tafsirannya pada ayat yg saya cantumkan ,
malah anda berkotbah membahas panjang lebar ayat lain

ketika anda menuliskan

tulisan anda menunjukkan bahwa anda belum pernah mengetahi HUKUM KRISTUS ,

anda tidak tahu bahwa :

orang yg sudah percaya itu

[b]H I D U P D I B A W A H H U K U M K R I S T U S

D A N

T I D A K H I D U P D I B A W A H H U K U M T A U R A T[/b]

Ternyata masalah utama adalah pada diri anda sendiri heretics2 bahwa anda tidak tahu hal diatas

sadarilah bahwa

orang percaya yg hidup dibawah Hukum KRISTUS ( Hukum Cinta Kasih / Hukum Kasih ) itu
sudah tentu tidak diperbolehkan berbuat jahat/berbuat dosa oleh Hukum KRISTUS

Kasih itu tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia

berikutnya, Tolong jangan OOT, silahkan tafsirkan Roma 3 :19-20

bagaimana kalau anda mulai dengan D U A F R A S E pada Roma 3:19-20 ini dulu

segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab TAURAT ditujukan kepada
mereka yang hidup di BAWAH HUKUM TAURAT

tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat

mohon menjawab sesuai pertanyaan / T I D A K O O T

thx

Roma 4:14 Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu.
Roma7:12 Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.13 Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa ia adalah dosa, maka dosa mempergunakan yang baik untuk mendatangkan kematian bagiku, supaya oleh perintah itu dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa.14 Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.
Roma 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

Saya kira siapapun yg ingin mebgerti rom 3 harus juga memahami rom 7-8 diatas agar tidak salah memahami maksud paulus didalam roma 3. Sehingga tidak semudah itu menyatakan “pembatalan” akan tetapi mengerti apa maksud dari pemakaian kata “pembatalan”, dan apa yang dibatalkan.

Dan @repento, saya kira sangat tendensius kalau anda nyatakan sebagai pemuja sementara Yesus sendiri menyatakan Dia tidak membatalkan taurat tetapi menggenapinya. Memuja dan tetap memandang dalam sudut pandang penggenapan itu dua hal yang berbeda. Karena kalau seseorang “memuja” taurat" maka dia tidak akan menjadi kristen sama sekali. Saya kira anda perlu perhatikan itu baik - baik, tidak sekedar hanya “memaksakan” pemahaman anda, yang menurut saya juga terlalu menyempitkan pengajaran paulus.

Shalom.

tafsiran anda kontradiksi dengan Efesus 2:15 ,

sementara yg tertulis dialkitab adalah demikian:

YESUS KRISTUS M E N G G E N A P I D A N M E M B A T A L K A N Hukum Taurat

tentunya saya lebih mempercayai
apa yg ditulis di Alkitab dibandingkan dgn Tafsiran anda

penjelasan lebih lanjut mengenai “MENGGENAPI + MEMBATALKAN” bisa dibaca di

ayat2 diatas tidak berkontradiksi dengan penggenapan dan pembatalan hukum taurat oleh KRISTUS

Saya kira siapapun yg ingin mebgerti roma 7-8 harus juga memahami roma 3:19-20
agar tidak salah memahami maksud paulus didalam roma 7-8.

Sehingga tidak semudah itu menyatakan “taurat tidak dibatalkan”
akan tetapi mengerti
apa maksud dari pemakaian kata “Pembatalan Segala Perintah Hukum Taurat”

please jangan oot kemana-mana deh,

silahkan kemukakan saja pendapat anda yg tentu saja masih paralel dg Roma 3:19-20

Saya kira anda perlu perhatikan itu baik - baik,

tidak perlu OOT dan “memaksakan” pemahaman anda,
yang menurut saya juga terlalu menyempitkan pengajaran paulus.

so… silahkan kemukakan pendapat anda mengenai Roma 3:19-20

thx

Kedua-duanya benar.

Tuntutan (hutang) Taurat batal karena sudah lunas / sudah digenapi.
Yang menggenapi hukum Torat adalah YESUS KRISTUS, sebab Dia taat 100% pada Bapa hingga meninggal.

Tetapi Torat hanya batal/digenapi dalam diri KRISTUS. Sehingga kebenaran tersebut adalah milik KRISTUS, bukan milik orang lain.

Agar kebenaran KRISTUS terhitung pada kita, maka kita harus juga menjadi milik KRISTUS. Yaitu menyerahkan diri menjadi milikNya melalui iman kepadaNya. Jadi siapa yang ada di luar KRISTUS, dia ada di bawah tuntutan Torat, sekali pun dia hidup di abad 21. :happy0062:

:afro:

ada tambahan dari kisah Paulus B E K A S orang Farisi dan ahli taurat


Filipi 3:2-9

Hati-hatilah terhadap anjing-anjing,
hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat,
hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,

karena kitalah orang-orang bersunat, yang
beribadah oleh Roh Allah, dan
bermegah dalam KRISTUS YESUS dan
tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.

Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.
Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:

  1. disunat pada hari kedelapan,
  2. dari bangsa Israel,
  3. dari suku Benyamin,
  4. orang Ibrani asli,
  5. tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,
  6. tentang kegiatan aku penganiaya jemaat,
  7. tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.

T E T A P I

apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku,

S E K A R A N G kuanggap R U G I karena KRISTUS.

Malahan segala sesuatu kuanggap rugi,
karena pengenalan akan KRISTUS YESUS, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.
Oleh karena Dialah

aku telah
M E L E P A S K A N semuanya itu dan
menganggapnya S A M P A H
,

supaya aku memperoleh KRISTUS, dan berada dalam Dia

bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat,

melainkan

dengan kebenaran karena kepercayaan kepada KRISTUS, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.


kisah diatas menceritakan bahwa :

pengenalan yg benar akan KRISTUS membuat
Rasul Paulus melepas ketaatannya kepada Hukum Taurat

malahan Paulus mengganggap :

"dirinya yg dulu mentaati Hukum Taurat " itu sebagai K E R U G I A N

"dirinya yg dulu mentaati Hukum Taurat " itu sebagai S A M P A H

Galatia 5:4
Kamu lepas dari KRISTUS, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

Roma 3:19-21 (Alkitab versi ILT)
19 Namun kita mengetahui bahwa apa saja yang torat katakan, dia berbicara kepada mereka yang ada didalam torat, sehingga setiap mulut dibungkam, dan seluruh dunia berada di bawah penghakiman ELOHIM.
20 Sebab semua manusia tidak akan dibenarkan dihadapanNya atas dasar perbuatan-perbuatan torat; karena pengenalan akan dosa itu melalui torat.

Bagaimana, lebih jelas khan ?

Selanjutnya perikop ini ditutup oleh Rasul Paulus di Roma 3:31
Dengan demikian, apakah kami meniadakan torat melalui iman ? Tidaklah mungkin ! Sebaliknya kami meneguhkan torat.

YHWH Yevarek Otka.

Setuju ! Justru karena Torat masih berlaku, maka semua orang butuh kebenaran melalui Yesus Kristus, yaitu melalui iman kepadaNya.
Karena tidak ada seorang pun yang bisa dibenarkan karena melakukan hukum Torat secara sempurna.

sama saja

Tidaklah mungkin K A M I (Paulus atau rasul lainnya) membatalkan taurat Musa,

karena yg bisa membatalkan Taurat Musa adalah Kematian YESUS KRISTUS

Please sis endang jangan OOT dan stay to topic ROMA 3:19-20, nanti malah melebar kemana2

Jadi mana tafsirannya untuk ROMA 3:19-20 ?
itu saja yg saya minta, ga perlu melebar kemana2

@repento
:slight_smile:
Bro bro, bagaimana anda ini, anda menafsirkan alkitab dengan hanya mengambil salah satu bagian saja, yang lebih lucu lagi, seorang kristen menyatakan dua ayat alkitab sebagai “bertentangan”. Hehehe…

saya kira gak perlu panjang lebar, karena roma 7 dan 8 sudah menjelaskan bagaimana posisi taurat secara benar, baik menurut paulus maupun menurut Tuhan Yesus sendiri. Kalau anda hanya fokus pada satu dua ayat, maka kalau boleh dibandingkan, maka seharusnya ketika anda berdebat dengan orang luar anda tidak boleh melarang mereka memotong ayat dan menafsirkan berdasarkan fokus seperti yang anda lakukan. Maka kalau demikian maka… Tuhan kita memerintahkan pembantaian manusia. Dan kamu gak bisa sangkal itu.
Tuhan mengijinkan pornografi, dan anda gak bisa menyangkal itu.
Yesus adalah manusia dan nabi, dan anda gak bisa menyangkal hal itu.
Alkitab bertentangan satu sama lain, dan anda gak bisa menyangkal hal itu.

Tentu anda akan bilang oot, tetapi ini hanya logika logis dari apa yang anda lakukan dalam diskusi ini, dengan menganggap ayat dipasal lain yang menjelaskan roma 3 sebagai sebuah “pelebaran masalah” dan hanya mau membicarakan roma 3 doang.

Shalom.

roma 7 dan 8 tetaplah pada posisi dimana hukum taurat / hukum Yahudi itu batal,
entah bagaimana tafsiran / pola pikir anda dalam membaca ayat tsb , tapi nampaknya penafisran anda masih semrawut

disinilah anda semakin menampakkan kekonyolan anda sendiri jonathan

silahkan buka thread tentang Tuhan mengijinkan pembantaian , dan yg lain2 yg anda sebut itu, akan saya tanggapi kok, tapi jangan bawa2 di thread ini karena akan OOT di thread ini ya

yg perlu anda (sbg pemuja hukum agama Yahudi) lakukan di thread ini adalah :

memberikan penafsiran terhadap roma 3:19-20

bisa tidak ?

diskusi yg baik memang sbaiknya tidak melebar kemana2 seperti yg anda lakukan

bagaimana ? anda sudah bisa menjelaskan roma 3:19-20 belum ? belum ya ?

bagaimana kalau mulai dengan D U A F R A S E ini saja dulu

segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab TAURAT ditujukan kepada
mereka yang hidup di BAWAH HUKUM TAURAT

tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat

hmm…
tetapi walaupun sudah saya tulis mohon menjawab sesuai pertanyaan / T I D A K O O T

tampaknya anda tetap saja tidak akan pernah bisa mengeluarkan
penafsiran terhadap 2 frase diatas . karena 2 frase benar2 berlawanan tafsiran anda sih

justru anda itulah yg hanya menafsirkan salah satu bagian saja , dan mengabaikan bagian yg lainnya

coba mulailah dari ayat yg sudah jelas sbg landasan lalu menjelaskan ayat yg perlu penafsiran

contoh :
Efesus 2:15 sudah sangat jelas tidak perlu penafisran, gunakan ayat ini sebagai landasan
untuk menjelaskan ayat2 lain yg memerlukan penafsiran . J A N G A N D I B A L I K . Paham tidak ?

jonathan, andalah yg lucu karena saya tidak menyatakan satupun 2 ayat yg bertentangan

MENGGENAPI (baca: MENGAKHIRI) DAN MEMBATALKAN itu selaras kok.

S A M A S E K A L I T I D A K B E R T E N TA N G A N

untuk kata “MENGGENAPI = THE END = AKHIR” bisa anda baca di roma 10:4 versi LAI + KJV + Bhs. Yunani
untuk kata “MEMBATALKAN” bisa anda baca di efesus 2:15 versi mana saja

Menggenapi (Mengakhiri) Hukum Taurat = Membatalkan Hukum Taurat
Menggenapi (Mengakhiri) Hukum Yahudi = Membatalkan Hukum Yahudi

selaras, sejalan, sepikir, dll

T E T A P I mungkin pikiran anda saja yg tidak bisa memahaminya, gpp, saya maklumi.

dari titik ini, ada 2 option yg bisa anda lakukan :

  1. anda mempelajari lagi , melakukan pengkajian terhadap bahasa asli, dan
    merenungkan kenapa Tuhan mesti memberikan Taurat(yg berisi 613 perintah)
    lalu kemudian membatalkan Taurat tsb, kenapa harus demikian, dst
    sehingga sampai akhirnya anda menemukan kebenaran sejati

anda tetap keras kepala, mengeraskan hati, ngotot dan tidak mau salah
anda tetap berpegang pada penafsiran diri anda sendiri ditambah
anda tetap berpegang pada penafisran pendeta anda sendiri (Sola Gembala Sidang Saya)
anda tetap berpegang pada doktrin gereja anda sendiri (Sola Doktrin Gereja Saya)

singkatnya anda sudah memiliki mindset berikut ini :
SOLA SCRIPTURA PENAFSIRANKU + SOLA GEMBALA SIDANGKU + SOLA DOKTRIN GEREJAKU

dimana mindset itu sudah tertanam sangat dalam di pikiran dan roh anda,
sehingga apapun omongan orang luar yg tidak sama dengan anda/pendeta anda
tidak akan pernah anda sentuh dan renungkan sama sekali

mana pilihan yg akan anda ambil kelak, ya… semuanya terserah anda sendiri.

Tuhan akan selalu menyertai dan mengarahkanmu kok nak, tinggal bagaimana pilihan anda

Bro Repento, kelihatannya anda meletakkan sudut pandang anda tidak dari titik netral, karena yang ada didalam benak anda adalah HUKUM TORAT & PERJANJIAN LAMA ITU BATAL.

Jadi pendapat apapun yang diberikan, pastilah anda selalu menolaknya, cobalah mulai dari titik netral.

Anda memasukkan pendapat Sarapan Pagi untuk menyokong pendapat anda itu tidaklah salah, namun coba dibaca kembali Alkitab dari versi Interlinear, saya berharap anda dapat menelaahnya kembali.

Sis Endang, yg perlu anda mengerti pertama kali adalah struktur berikut ini

  1. Perjanjian Lama
    1.1. Kisah Adam - Yusuf
    1.2 Kisah Musa
    1.2.1 - Kisah kelahiran Musa sampai keluar dari Mesir
    1.2.2 - Hukum Taurat sebanyak 613 perintah diberikan kepada Musa
    1.3 Kisah Yosua - Maleakhi (Yosua - Melekahi harus tunduk kepada Taurat Musa)

  2. Perjanjian Baru
    2.1 Kedatangan dan Kisah Kehidupan YESUS
    2.2. Kematian YESUS membatalkan Hukum Taurat
    2.3. Kisah Para Rasul ( hidup dibawah Hukum yg baru yaitu HUKUM KRISTUS)

Jadi sekarang Hal baru yg anda pelajari adalah :

H U K U M T A U R A T B U K A N P E R J A N J I A N L A M A itu sendiri

melainkan yg lebih benar adalah

H U K U M T A U R A T adalah S E B A G I A N dari P E R J A N J I A N L A M A

*) 613 perintah Hukum Taurat / Hukum Yahudi terletak pada Kitab Keluaran - Ulangan

J A D I

ketika anda menuliskan perjanjian lama batal, anda tentu saja salah
namun
ketika anda menuliskan Hukum Taurat batal, anda benar

Paham ya bedanya PL dengan HT sekarang ?

coba anda mulai dari Efesus 2:15 saja dulu, karena itu adalah sebuah ayat yg tidak perlu ditafsirkan lagi

sudah sis,

* Efesus 2:15
KJV, “Having abolished in his flesh the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace;”
TR, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησας ινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην
Translit Interlinear, tên {the} ekhthran {enmity} en {in} tê {the} sarki {fresh} autou {of Him} ton {the} nomon {law (torah), noun - accusative singular masculine} tôn {of the} entolôn {directions, noun - genitive plural feminine} en {in} dogmasin {decrees, noun - dative plural neuter} katargêsas {nullifying, verb - aorist active participle - nominative singular masculine } hina {that} tous {the} duo {two} ktisê {He should be creating} en {in} heautô {self} eis {into} hena {one} kainon {new} anthrôpon {human} poiôn {(making) mengadakan} eirênên {peace}

Secara harfiah ayat ini menulis: “sebab dengan perseteruan di dalam daging-Nya Ia telah membatalkan Hukum (Taurat/ Nomos) dengan perintah-perintah dan ketentuan-ketentuannya”, perhatikan sajian terjemahan2 di bawah ini:

Douay-Rheims Bible, "Making void the law of commandments contained in decrees; that he might make the two in himself into one new man, making peace;
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, “the chok of mishpatim in ordinances having annulled that the Shneym he might create in himself into Adam Chadash Echad, arbitrating shalom,”
NIV, “by abolishing in his flesh the law with its commandments and regulations. His purpose was to create in himself one new man out of the two, thus making peace,”

Dalam bahasa Indonesia:

LAI TB, “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,”
Alkitab Shellabear 1912, “laloe ditidakkannja dengan toeboehnja akan perseteroean itoe, jaitoe Tauret dengan hoekoem-hoekoem jang dipesan didalamnja, soepaja kedoeanja itoe didjadikan dalam dirinja seorang orang baroe, serta mengadakan perdamaian demikian,”
Kitab Soetji Indjil 1912, " Kematian-Nja membatalkan Kitab Soetji Taoerat dengan semoea perintah-perintah jang terkandoeng didalamnja, soepaja didalam diri-Nja, kedoeanja didjadikan satoe manoesia baroe. Demikianlah terdjadinja perdamaian."
TR, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησας ινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην
Translit Interlinear, tên ekhthran {dalam perseteruan} en {di dalam} tê sarki {daging/ tubuh (sebagai manusia)} autou {-Nya} ton nomon {hukum (Taurat) , noun - accusative singular masculine} tôn entolôn {dari perintah2, noun - genitive plural feminine} en {di dalam} dogmasin {ketentuan2, noun - dative plural neuter} katargêsas {Ia telah membatalkan/ Ia telah membinasakan, verb - aorist active participle - nominative singular masculine } hina {supaya} tous duo {dua} ktisê {Ia menciptakan} en {di dalam} heautô {diri-Nya} eis {menjadi} hena {satu} kainon {yang baru} anthrôpon {manusia} poiôn {(untuk) mengadakan} eirênên {pendamaian}

sekarang coba sis endang baca kembali Alkitab dari versi Interlinear,
saya berharap sis dapat menelaahnya kembali.

                                        [b]T U H A N   Y E S U S   M E M B E R K A T I[/b]

Membatalkan hukum Taurat? Masa sih? 10 Hukum Allah batal tidak?

Roma 3:19. Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

Roma 3:20 Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Pada ayat 19 Dua kata dipakai saling bergantian untuk satu hukum yang sama atau beda?
Hukum Taurat dan Hukum Allah.

Paulus juga menulis ini:
1 Korintus 9:21 Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

Padahal kita juga tahu bahwa Hukum Taurat juga adalah Hukum yang diberikan oleh Allah.

Ayat 20 ini lebih memfokuskan pada fungsi dari Hukum Taurat, yaitu justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Paulus menulisnya demikian:
Roma 7:7. Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”

Dengan demikian hukum itu menjadi rambu yang harus diperhatikan untuk menjaga diri dari Dosa.
Sebab Dosa adalah melanggar Hukum Allah.
I Yohanes 3:4. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

Tanpa Hukum Alah berarti tanpa ada dosa.
Dengan demikian tidak ada dosa tidak perlu lagi pengampunan dan penebusan oleh Kristus.
Tentu saja ini salah, bukan seperti yang dimaksud Tuhan.

Dosa itu tetap bisa terjadi karena melanggar hukum Allah, tapi karena kasih karunia ada pengampunan dan penebusan melalui Kristus. Bukan berarti karena ada penebusan sekarang bebas untuk melakukan dosa dan meniadakan rambu peraturan hukum Allah.

Roma 6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia. 6:15 Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

Salam.

Yup, Efesus 2:15

dengan mati-Nya sbg manusia , IA telah
M E M B A T A L K A N H U K U M T A U R A T
dgn SEGALA perintah dan ketentuannya

dibaca2 lagi ya alkitabnya

ada 2 hal yg perlu dikoreksi disini

isitlah S E P U LU H H U K U M A L L A H I T U T I D A K A D A
istilah 10 hukum allah itu adalah karangan doktrin TJC
sementara yg ada adalah
S E P U L U H F I R M A N , baca : Keluaran 34:28 , Ulangan 4:13, Ulangan 10:4

Ke-Sepuluh Firman ini termasuk dalam 613 perintah Hukum Taurat / Hukum Agama Yahudi

Jadi Penulisan yg benar adalah :

10 Hukum Allah SEPULUH FIRMAN

dimana SEPULUH FIRMAN ini adalah B A G I A N dari 613 Perintah Hukum Taurat

tidak ada istilah Hukum Allah pada ayat 19, yang ada adalah hukuman Allah mari kita lihat

Roma 3:19.
Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

tuh kan, jangan dipotong2 dong

baca lagi yg diberi warna merah, Paulus hidup dibawah hukum KRISTUS, bukan lagi hukum agama Yahudi/Taurat tuh

anda menulis kata diberikan, Okay.

Hukum Taurat/Hukum agama Yahudi diberikan oleh Allah kepada siapa ? untuk siapa ?

Jawab :
Diberikan kepada Musa untuk seluruh bangsa Israel/Yahudi

Apakah orang Samaria, Roma,dll (non-Yahudi) juga harus tunduk kepada Taurat ? Tentu Tidak
Hanya Bangsa Israel/Yahudi saja yg hidup dibawah hukum Taurat

benar, salah satu tujuan hukum Taurat diberikan kepada manusia agar manusia mengenal apa itu dosa

ow ya , jangan lupa ayat 20 juga menuliskan kalimat berikut ini :

Sebab T I D A K S E O R A N G P U N yang dapat dibenarkan di hadapan Allah
oleh karena melakukan hukum Taurat

mana nih penafsiran anda utk kalimat diatas ?

separo saja yang benar, sharusnya yg beanr demikian

  1. Dosa itu terjadi karena melanggar hukum Taurat,

  2. kasih karunia , pengampunan , penebusan dosa melalui KRISTUS.

  3. Bukan berarti karena ada penebusan sekarang bebas untuk melakukan dosa dan meniadakan h.Taurat.
    karena sudah ada hukum baru yaitu HUKUM KRISTUS

Paham kan sekarang bedanya ?
Dengan batalnya Taurat, tidak menjadikan umat hidup TANPA RAMBU2,

RAMBU-RAMBUNYA TETAP ADA
NAMUN BUKAN LAGI HUKUM TAURAT
MELAINKAN SUDAH DIGANTI DGN YG BARU YAITU H U K U M K R I S T U S

Okay, Paham ya

Silahkan Baca Lagi yg warnanya merah

Bro Hans188,
ada saran untuk anda

Jangan Sampai Doktrin TJC yg mendasari/mempengaruhi penafisran Alkitab

yg benar adalah : Alkitab sbg DASAR , bukan Doktrin TJC sbg dasar

1 . L E P A S K A N L A H D O K T R I N T J C

2 . Mulai Renungkanlah Alkitab tanpa dipengaruhi doktrin TJC

Tuhan YESUS Memberkati

so… mana nih yg lain
ditungguin nih tafsiran orang Kristen yg memuja 613 perintah hukum taurat ?