2 Korintus : Pelayanan Modern vs Pelayanan Batiniah

Sumber Wacana : http://www.sarapanpagi.org/pelayanan-modern-dan-pelayanan-batiniah-vt3519.html

Pelayanan Modern dan Pelayanan Batiniah

Didalam tulisan ini, kita akan membandingkan pelayanan modern dan pelayanan batiniah. Yang dimaksud dengan pelayanan modern adalah suatu pelayanan yang telah dipengaruhi oleh modernisasi, sedangkan pelayanan batiniah adalah suatu pelayanan yang diuraikan dalam PB, terutama dalam surat II Korintus.

Modernisasi itu sendiri adalah suatu proses menuju tatanan masyarakat yang modern, yaitu suatu sistem sosial dan pemahaman moral yang secara bertahap bergerak kearah yang berlawanan dengan nilai-nilai yang berbau tradisional. Modernisasi bukan hanya kemajuan ilmu dan teknologi yang membuat hidup menjadi lebih mudah, tetapi dibalik semua perkembangan itu terdapat paham-paham seperti humanisme ( berfokus kepada manusia, bukan Tuhan ), sekularisme ( doktrin yang menegaskan bahwa pendidikan dan moralitas tidak harus didasarkan atas nilai-nilai rohani ), materialisme ( kecenderungan untuk menganggap hal-hal materi seperti kesehatan, kekayaan, kenikmatan tubuh dst, lebih berharga dari pada hal-hal rohani ). Tetapi, masyarakat modern bukan berarti tidak memiliki semacam spiritualitas tertentu. Karena New Age Movement dapat dipandang sebagai penggambaran dari “agama” dan moralitas masyarakat modern.

Selain pengaruh yg diberikan oleh paham-paham seperti humanisme, sekularisme, materialisme, ajaran-ajaran New Age, maka pelayanan modern juga telah dipengaruhi oleh nilai-nilai seperti efisiensi, calculability ( dapat dihitung ), predictability ( dapat diperkirakan ), dan juga control, yang memang merupakan nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat modern. Orang Kristen yang telah dipengaruhi oleh modernisasi hampir tidak dapat berbicara tentang gereja, tanpa melibatkan angka-angka (jumlah jemaat), target, management dsb. Sebagai akibatnya, sukses atau tidaknya suatu pelayanan modern akan ditentukan oleh angka2 (jumlah jemaat), banyaknya fasilitas, uang, pendeknya segala sesuatu yang dapat diukur. Diharapkan, kita akan lebih dapat memahami pelayanan modern sementara kita menguraikan apa itu pelayanan batiniah.

Seperti yang telah disebutkan diatas, maka kita akan memahami pelayanan batiniah terutama melalui surat Paulus yang kedua kepada jemaat di Korintus. Disepanjang surat ini, Paulus menjelaskan tentang dirinya dan pelayanannya. Paulus melakukan hal ini, karena jemaat di Korintus telah dipengaruhi oleh beberapa guru palsu yang bukan saja memberitakan injil yg lain seperti yg diberitakan Paulus, namun juga menghasut jemaat Korintus untuk mengkritik Paulus serta meragukan otoritas kerasulannya.

Paulus menggunakan beberapa istilah untuk menjelaskan pelayanannya, yang diterimanya berdasarkan kemurahan Allah ( 3:6-9 ). Kita akan melihat beberapa diantaranya. Pertama, pelayanan perjanjian baru. Paulus menjelaskan perbedaan perjanjian lama dengan perjanjian baru. Ditegaskan bahwa perjanjian baru tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh. Hukum yang tertulis itu mematikan, tetapi Roh memberi hidup.

Pelayanan perjanjian baru ini adalah pelayanan batiniah, karena pelayanan ini tidak terfokus pada hal-hal lahiriah dan luaran. Pelayanan ini terfokus kepada bagaimana batin seseorang diperbaharui hari lepas hari melalui pekerjaan Roh yang memberi hidup. Berbeda dengan pelayanan modern yang terfokus kepada sukses yang dapat diukur, dan yang dapat terlihat dengan mata jasmani, pelayanan batiniah tidaklah mudah diukur. Siapa yang dapat mengukur berapa banyak hidup Kristus dalam batin seseorang ? Hanya Tuhan yang tahu berapa banyak dan dalam pekerjaanNya didalam batin si A atau si B.

Kedua, Paulus menggunakan istilah pelayanan Roh ( 3:8 ). Pelayanan Roh ini dibandingkan dengan pelayanan perjanjian lama yang memimpin kepada kematian. Pelayanan yang memimpin kepada kematian ini disertai kemuliaan Tuhan, yang tercermin pada wajah pelayannya, yaitu Musa, sedemikian sehingga Umat Israel tidak tahan menatapnya. Paulus menegaskan bahwa jika pelayanan yang memimpin kepada kematian ini disertai kemuliaan Tuhan yang sedemikian, apalagi kemuliaan Tuhan yang menyertai pelayanan Roh. Jadi, pelayanan Roh adalah suatu pelayanan yang disertai kemuliaan Tuhan, yang jauh melampaui kemuliaan pelayanan Musa.

Tetapi kemuliaan Tuhan yang menyertai pelayanan Roh, tidaklah tercermin di wajah Paulus dalam arti sedemikian sehingga jemaat Korintus tidak tahan menatap wajah Paulus. Mengapa kemuliaan Tuhan tercermin di wajah Musa sehingga umat Israel tidak tahan menatap wajah Musa? Ini disebabkan pelayanan Roh adalah pelayanan batiniah, sedangkan pelayanan Musa adalah pelayanan lahiriah. Kemuliaan Tuhan yang menyertai pelayanan Roh terdapat didalam batin pelayannya.

Tentu ada orang2 yang dapat melihat kemuliaan Tuhan yang terpancar di batin Paulus. Tetapi mereka yang melihatnya, tentulah mereka yang juga mempunyai kemuliaan Tuhan di batin mereka.

Jadi, kemuliaan Tuhan yang menyertai pelayanan batiniah tidaklah mudah terlihat mata jasmani. Hal ini berbeda dengan pelayanan modern yang kemuliaannya mudah terlihat oleh mata jasmani. Bukankah mudah melihat berapa jumlah jemaat seseorang, dan gedung apa yang digunakannya untuk kebaktian? Apakah jemaatnya terdiri dari orang yang sederhana atau tidak, dan seterusnya. Demikianlah kita melihat perbedaan antara pelayanan modern dan pelayanan batiniah.

Sebagai penutup, ada baiknya kita melihat bagaimana Paulus membela dirinya ketika orang meragukan apakah ia pelayan Kristus atau tidak. Ketika membela dirinya, Paulus tidak membuktikan bagaimana Tuhan memberkatinya sehingga ia tidak terlihat sebagai orang yang memiliki banyak masalah dan penderitaan. Malahan sebaliknya, ketika ia membuktikan bahwa ia pelayan Kristus, ia mengungkapkan bagaimana persoalan dan penderitaan yang dialaminya ( 11:23-28 ). Paulus mengatakan bahwa ia banyak berjerih lelah, sering didalam penjara, sering dalam bahaya maut, lima kali disesah orang Yahudi, tiga kali didera, dilempari batu dan seterusnya.

Pelayanan batiniah memang terfokus kepada perkara2 didalam batin. Pelayanan batiniah memang tidak memperhatikan yang kelihatan melainkan hal yang tidak kelihatan ( 4:18 ). Pelayanan batiniah bermegah dalam hal2 batiniah, dan bukan hal2 lahiriah ( 5:12 ). Pelayanan batiniah bermegah didalam Tuhan ( 10:17 ). Amin.


2 Korintus 3:7-13

Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu.

Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan.
Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang,
sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya.

Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian
betapa lebih besarnya lagi kemuliaan yang menyertai pelayanan Roh!

Sebab,

jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia,
betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran.

Sebenarnya

apa yang dahulu dianggap mulia,
jika dibandingkan dengan kemuliaan yang mengatasi segala sesuatu ini,

(pelayanan Taurat Musa) sama sekali tidak mempunyai arti.

Sebab,

jika yang pudar itu disertai dengan kemuliaan,
betapa lebihnya lagi yang tidak pudar itu disertai kemuliaan.


apakah itu Kemuliaan Tuhan ?

latar blakang surat 2 korintus ditulis apaan yah?

Aku masih gak ngerti… Kalo jemaat korintus itu masih ada gak sih sekarang? Terus apakah hina sebagai jemaat korintus?

Ya BUANYAAAKKKK Banget2 Bro ! Cuma yg SEKARANG ini mereka atau kita2 ini bukan kek Bro Repento sajikan diatas … masih terpisah antara Batiniah ama Modernnya … kita semua juga adalah jemaat Korintus yg sudah mendapat Pelayanan batiniah secara Modern … lha udeh Zaman Computerized kek BEGINI kok … tanpa SADAR si TS aja dengan menngunakan Sarana Internetan ini sudah menunjukkan dia juga adalah jemaat Korintus yg sudah mendapat Pelayanan batiniah Modern …Begitu Bro ! :coolsmiley::happy0062:

2. Terus apakah [b]hina[/b] sebagai jemaat korintus?
Hi hi hi si Bro ada2 saja .... emangnya si Bro sebagai Pewaris Raja dan anak anak Sang Raja merasa HINA atau BANGGA ? Si Bro jawab aja deh sendiri , ya Bro ? Yesaya 62 : 12 ] Orang akan menyebutkan mereka[b] “ Bangsa Kudus, Orang orang Tebusan Tuhan “, [/b] dan engkau akan disebutkan[b] “yang dicari” , “kota yang tidak ditinggalkan”[/b]

Efesus 2 :
22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Yohanes 1 :
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

apakah itu Kemuliaan Tuhan ?

CUMA :

  1. Memperjelas mana Pertanyaan dan Mana Komentarnya.
  2. Memperjelas kata2 yg kurang lengkap tulisannya ! :coolsmiley: :happy0062: