20 pertanyaan

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak mampu meng-kristen-kan umat Israel dimana ia menjalankan misi dan tugas keagamaannya??

Fakta:–> mayoritas umat Israel tetap beragama Yahudi hingga sekarang.

  1. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia selama hidupnya hanya berkeliling di wilayah Israel saja, padahal manusia pada waktu itu sudah tersebar luas di seluruh penjuru bumi??

Bukti Ayatnya:
Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia melarang kedua belas muridnya untuk berdakwah ke negeri lain selain negeri Israel?

Bukti Ayatnya:
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke negeri orang-orang non Yahudi atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6 - DRB 1582, KJV 1611)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia ketika tangan dan kakinya dipaku di tiang salib memohon pertolongan kepada Allah/Bapa?

Bukti Ayatnya:
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia ketika hendak membangkitkan Lazarus dari dalam kubur di depan umat Israel memohon pertolongan kepada Bapa?

Bukti Ayatnya:
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!” Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: “Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi.” (Yohanes 11:41-44)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, mengapa ia tidak mampu menyelamatkan dirinya dan kaumnya dari dominasi penjajah Romawi, tetapi malah ia diserahkan oleh penguasa Romawi (Pontius Pilatus) untuk disalibkan?

Bukti Ayatnya:
Lalu ia (Pontius Pilatus) membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan. Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. (Matius 27:26-31)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat?

Bukti Ayatnya:
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak (Yesus) pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia sujud menyembah dan memohon perlindungan kepada Bapa?

Bukti Ayatnya:
…Maka mulailah Ia (Yesus) merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:37-39)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena kejadiannya sebelum Abraham, mengapa Yeremia yang juga mengalami kehidupan sebelum manusia tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
Firman TUHAN datang kepadaku (Yeremia), bunyinya: “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yeremia 1:4-5)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia lahir tanpa ayah, mengapa Adam yang lahir ke dunia tanpa ayah dan ibu tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu (Adam) dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kejadian 2:7)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia lahir atas bantuan penuh Roh Kudus dari seorang perawan muda (Maria), mengapa Yohanes Pembaptis yang juga lahir atas bantuan penuh Roh Kudus dari seorang perempuan mandul yang tua bangka (Elisabet) tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
Sebab ia (Yohanes Pembaptis) akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya. (Lukas 1:15)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia memiliki mukjizat yang mampu menghilangkan berbagai penyakit dan mampu menghidupkan orang mati, mengapa Musa yang memiliki mukjizat jauh lebih dahsyat dari Yesus tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
Lalu Musa mengulurkan tongkatnya ke langit, maka TUHAN mengadakan guruh dan hujan es, dan apipun menyambar ke bumi, dan TUHAN menurunkan hujan es meliputi tanah Mesir. Dan turunlah hujan es, beserta api yang berkilat-kilat di tengah-tengah hujan es itu, terlalu dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi di seluruh negeri orang Mesir, sejak mereka menjadi suatu bangsa. (Keluaran 9:23-24)

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. (Keluaran 14:21-22)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan oleh karena ia seorang Kristus (Mesias), mengapa kristus-kristus lain tidak menjadi Tuhan?

Kristus-kristus lain dalam Alkitab:
• Daud Kristus (Mazmur 2:2),
• Koresh Kristus (Yesaya 45:1),
• Saul Kristus (1 Samuel 10:1),
• Harun Kristus (Imamat 8:12),
• Elisa Kristus (1 Raja-raja 19:16), dan
• Salomo Kristus (1 Raja-raja 1:39).
Kristus (Yunani) = Mesias (Ibrani) = Yang diurapi.

  1. Jika Yesus adalah Tuhan bagi ajaran Paulus, mengapa Yesus memerintahkan untuk menegakkan hukum Musa yang notabene bertentangan dengan ajaran Paulus?

Bukti Ayatnya:
“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:17-20)

Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.” (Matius 8:3-4)

Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. (Matius 23:1-3)

Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?” Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 8:4-7)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak mampu mempengaruhi umat Israel untuk mengikuti ajarannya, padahal ia lahir, besar, dan mati di tanah Israel?

(Bandingkan dengan ahli hipnotis Tommy Raphael yang mampu merubah perangai manusia dalam waktu sekejap!)

Bukti Ayatnya:
Lalu mereka (umat Israel) kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya.” Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mukjizat diadakan-Nya di situ. (Matius 13:57-58)

Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: “Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.” Jawab Yesus: “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.” Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: “Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya. Bagaimana pendapat kamu?” Mereka menjawab dan berkata: “Ia harus dihukum mati!” Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?” (Matius 26:63-68)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia ketakutan menghadapi orang-orang Yahudi? (Bandingkan dengan firman Tuhan dalam Perjanjian Lama!)

Bukti Ayatnya:
Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (Matius 12:14-15)

Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya. (Yohanes 7:1)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Tuhan Semesta Alam di depan umat Israel? (Bandingkan dengan firman Tuhan dalam Perjanjian Lama!)

Bukti Ayatnya:
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (Yesus): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:21-23)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia disetir oleh Allah/Bapa?

Bukti Ayatnya:
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yag Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)

Jawab Yesus kepada mereka: “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku. Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. Barangsiapa berkata-kata dari diri-Nya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya. (Yohanes 7:16-18)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan menurut ajaran Paulus, mengapa Melkisedek yang memiliki kesetaraan dengan Yesus tidak menjadi Tuhan?

(Jika Yesus adalah Tuhan, maka Melkisedek pasti Tuhan. Sebaliknya, jika Melkisedek bukan Tuhan, maka Yesus pun pasti bukan Tuhan).

Bukti Ayatnya:
Ia (Melkisedek) tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah (Yesus), ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.” (Ibrani 7:3)

  1. Jika Yesus adalah Tuhan bagi umat Kristen, mengapa ia tidak pernah menurunkan satu kitab pun kepada umat Kristen sebagai pedoman hidup?

Tak satupun dari keempat Injil Kristen - Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes - ditulis oleh murid Yesus. Keempatnya ditulis oleh orang-orang yang tidak dikenal. Ini terbukti dari perbedaan-perbedaan narasi dan adanya kontradiksi diantara keempatnya, yang menunjukkan bahwa Injil-Injil tersebut ditulis atas inisiatif masing-masing penulisnya, bukan wahyu dan bukan pula atas perintah dari Yesus.

Kurun waktu penulisan Injil-Injil Kristen antara tahun 65 hingga 115 M, yakni sekitar 45 tahun setelah dugaan penyaliban Yesus untuk kompilasi awal Injil, atau sekitar 70 tahun setelah dugaan penyaliban Yesus untuk kompilasi akhir Injil. Sebuah rentang waktu Injil yang sangat lama yang tidak mungkin ia ditulis oleh murid Yesus!

Jika diasumsikan bahwa usia murid-murid Yesus sama dengan Yesus, dan bahwa Yesus disalib pada usia 33 tahun,** maka murid-murid Yesus untuk pertama kalinya menulis Injil pada usia 78 tahun dan rampung ketika usia mereka mencapai 103 tahun. Mustahil! Jika memang diperintahkan oleh Yesus, mengapa harus menunggu waktu selama itu untuk menulis Injil?

ADAKAH JAWABAN UNTUK PERTANYAAN-PERTANYAAN INI?

Silahkan lihat jawabannya disini

Sejak awal, Allah tidak pernah memaksakan kehendakNya bagi manusia yang akan mengikuti/menolakNya. Pertanyaan yang reflektif yang sama dengan hal itu adalah: “Jika Allah yang Anda percayai dalam agama Anda adalah Allah sejati mengapa tidak dapat meng-agama-kan seluruh orang didunia?”

2. Jika YESUS adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia selama hidupnya hanya berkeliling di wilayah Israel saja, padahal manusia pada waktu itu sudah tersebar luas di seluruh penjuru bumi??

Bukti Ayatnya:
Jawab YESUS: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

Karena memang Yesus Kristus diutus hanya untuk umat Israel,

Mat. 15:24
24. Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

Lalu bagaimana dengan umat lainnya?
Namun setelah kebangkitanNya, Yesus Kristus mengutus para rasul untuk memberitakan kepada mereka,

Mat 28:18-20
18. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
19. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
20. dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

3. Jika YESUS adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia melarang kedua belas muridnya untuk berdakwah ke negeri lain selain negeri Israel?

Bukti Ayatnya:
Kedua belas murid itu diutus oleh YESUS dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke negeri orang-orang non Yahudi atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6 - DRB 1582, KJV 1611)

Sudah dijawab diatas dengan tambahan ayat,

Rm. 1:16
16. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

4. Jika YESUS adalah Tuhan, mengapa ia ketika tangan dan kakinya dipaku di tiang salib memohon pertolongan kepada Allah/Bapa?

Bukti Ayatnya:
Kira-kira jam tiga berserulah YESUS dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46)

Eli-Eli Lama Sabakthani adalah penggenapan dari Mzm 22:1-2

Mzm. 22:1

  1. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud. Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
5. Jika YESUS adalah Tuhan, mengapa ia ketika hendak membangkitkan Lazarus dari dalam kubur di depan umat Israel memohon pertolongan kepada Bapa?

Bukti Ayatnya:
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu YESUS menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!” Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata YESUS kepada mereka: “Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi.” (Yohanes 11:41-44)

Jawabnya sudah tertera dalam Yoh 11:41-44 itu sendiri, yaitu supaya mereka percaya. Dikatakan bahwa “Bapa selalu mendengarkan Yesus” maka tidak wajar bila itu adalah suatu permohonan.

6. Jika YESUS adalah Tuhan dan Juru Selamat, mengapa ia tidak mampu menyelamatkan dirinya dan kaumnya dari dominasi penjajah Romawi, tetapi malah ia diserahkan oleh penguasa Romawi (Pontius Pilatus) untuk disalibkan?

Bukti Ayatnya:
Lalu ia (Pontius Pilatus) membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi YESUS disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan. Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa YESUS ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling YESUS. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. (Matius 27:26-31)

Juruselamat artinya adalah menyelamatkan orang lain, kalau menyelamatkan diri sendiri tentunya tidak dapat disebut sebagai Juruselamat.

Lagipula Beliau harus menggenapi Kitab Suci.

7. Jika YESUS adalah Tuhan, mengapa ia tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat?

Bukti Ayatnya:
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak (YESUS) pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36)

Karena waktu itu Yesus Kristus juga memiliki Natur Manusiawinya secara sempurna, bandingkan setelah kebangkitanNya,

Kis 1:6-7
6. Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”
7. Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.

Dalam ayat tersebut, secara tersirat dari perkataan Yesus Kristus dapat diketahui bahwa Beliau sudah mengetahui namun merahasiakannya.

8. Jika YESUS adalah Tuhan, mengapa ia sujud menyembah dan memohon perlindungan kepada Bapa?

Bukti Ayatnya:
…Maka mulailah Ia (YESUS) merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:37-39)

1Ptr. 2:21
21. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

Kristus melakukannya sebagai teladan bagi umat karena Beliau juga memiliki Natur Manusia.

9. Jika YESUS adalah Tuhan oleh karena kejadiannya sebelum Abraham, mengapa Yeremia yang juga mengalami kehidupan sebelum manusia tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
Firman Tuhan datang kepadaku (Yeremia), bunyinya: “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yeremia 1:4-5)

Yeremia tidak ada sebelum lahir, Yesus Kristus telah ada sebelum lahir (dalam bentuk Kalimatullah) dan bahkan sejak kekal (tidak tercipta).

10. Jika YESUS adalah Tuhan oleh karena ia lahir tanpa ayah, mengapa Adam yang lahir ke dunia tanpa ayah dan ibu tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu (Adam) dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kejadian 2:7)

Yesus Kristus adalah Allah bukan karena Beliau tidak memiliki ayah, melainkan karena Kitab Suci berkata demikian,

Yoh 1:1&14

  1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
  2. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
11. Jika YESUS adalah Tuhan oleh karena ia lahir atas bantuan penuh ROH KUDUS dari seorang perawan muda (Maria), mengapa Yohanes Pembaptis yang juga lahir atas bantuan penuh ROH KUDUS dari seorang perempuan mandul yang tua bangka (Elisabet) tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
Sebab ia (Yohanes Pembaptis) akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan ROH KUDUS mulai dari rahim ibunya. (Lukas 1:15)

  1. Jika YESUS adalah Tuhan oleh karena ia memiliki mukjizat yang mampu menghilangkan berbagai penyakit dan mampu menghidupkan orang mati, mengapa Musa yang memiliki mukjizat jauh lebih dahsyat dari YESUS tidak menjadi Tuhan?

Bukti Ayatnya:
Lalu Musa mengulurkan tongkatnya ke langit, maka TUHAN mengadakan guruh dan hujan es, dan apipun menyambar ke bumi, dan TUHAN menurunkan hujan es meliputi tanah Mesir. Dan turunlah hujan es, beserta api yang berkilat-kilat di tengah-tengah hujan es itu, terlalu dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi di seluruh negeri orang Mesir, sejak mereka menjadi suatu bangsa. (Keluaran 9:23-24)

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. (Keluaran 14:21-22)

  1. Jika YESUS adalah Tuhan oleh karena ia seorang KRISTUS (Mesias), mengapa KRISTUS-KRISTUS lain tidak menjadi Tuhan?

KRISTUS-KRISTUS lain dalam Alkitab:
• Daud KRISTUS (Mazmur 2:2),
• Koresh KRISTUS (Yesaya 45:1),
• Saul KRISTUS (1 Samuel 10:1),
• Harun KRISTUS (Imamat 8:12),
• Elisa KRISTUS (1 Raja-raja 19:16), dan
• Salomo KRISTUS (1 Raja-raja 1:39).
KRISTUS (Yunani) = Mesias (Ibrani) = Yang diurapi.

Sama dengan jawaban no.10.

Best Regard,
Daniel FS

Mat 5:18
18. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Kata “sebelum semuanya terjadi” artinya “sebelum digenapi”, kalau seluruh Hukum Taurat sudah digenapi oleh Yesus Kristus maka ketentuan Hukum Taurat dapat diubah.

Hal ini kentara karena Roh Kuduspun memutuskan demikian,

Kis 15:28-29
28. Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:
29. kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat."

15. Jika YESUS adalah Tuhan, mengapa ia tidak mampu mempengaruhi umat Israel untuk mengikuti ajarannya, padahal ia lahir, besar, dan mati di tanah Israel?

(Bandingkan dengan ahli hipnotis Tommy Raphael yang mampu merubah perangai manusia dalam waktu sekejap!)

Bukti Ayatnya:
Lalu mereka (umat Israel) kecewa dan menolak Dia. Maka YESUS berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya.” Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mukjizat diadakan-Nya di situ. (Matius 13:57-58)

Tetapi YESUS tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: “Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.” Jawab YESUS: “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.” Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: “Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya. Bagaimana pendapat kamu?” Mereka menjawab dan berkata: “Ia harus dihukum mati!” Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?” (Matius 26:63-68)

Sudah dijawab dipertanyaan no.1

16. Jika YESUS adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia ketakutan menghadapi orang-orang Yahudi? (Bandingkan dengan Firman Tuhan dalam Perjanjian Lama!)

Bukti Ayatnya:
Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Tetapi YESUS mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (Matius 12:14-15)

Sesudah itu YESUS berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya. (Yohanes 7:1)

Menghindar bukan berarti takut, melainkan karena waktu Allah bagi pengorbanan Yesus Kristus belum genap,

Yoh. 7:30
30. Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

17. Jika YESUS adalah Tuhan, mengapa ia tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Tuhan Semesta Alam di depan umat Israel? (Bandingkan dengan Firman Tuhan dalam Perjanjian Lama!)

Bukti Ayatnya:
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (YESUS): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:21-23)

Pernah,
Yoh. 10:33
33. Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Bagi orang Yahudi, perkataan Yesus Kristus secara Theologi sudah menyatakan DiriNya sebagai Allah, jika tidak demikian tentunya mereka tidak akan berkata seperti ayat diatas.

18. Jika YESUS adalah Tuhan Semesta Alam, mengapa ia disetir oleh Allah/Bapa?

Bukti Ayatnya:
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yag Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)

Jawab YESUS kepada mereka: “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku. Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. Barangsiapa berkata-kata dari diri-Nya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya. (Yohanes 7:16-18)

Karena memang Firman (yang adalah Hypostasis Yesus Kristus) tugasNya adalah melakukan semua kehendak Bapa,

Yoh. 4:34
34. Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Justru aneh jika Firman Allah tidak tunduk pada Allah, misalnya Allah berFirman: “Jadilah cahaya!” kemudian Firman itu tidak merealitakannya, jadi apakah dapat disebut sebagai Allah yang berkata tapi tidak terealita?

19. Jika YESUS adalah Tuhan menurut ajaran Paulus, mengapa Melkisedek yang memiliki kesetaraan dengan YESUS tidak menjadi Tuhan?

(Jika YESUS adalah Tuhan, maka Melkisedek pasti Tuhan. Sebaliknya, jika Melkisedek bukan Tuhan, maka YESUS pun pasti bukan Tuhan).

Bukti Ayatnya:
Ia (Melkisedek) tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah (YESUS), ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.” (Ibrani 7:3)

Karena memang patokannya bukanlah punya ibu/bapa saja, melainkan ayat seperti dalam Yoh 1:1&14 (jawaban no.10 diatas), tidak ada ayat yang mendukung bahwa “Melkisedek adalah Allah”. :slight_smile:

20. Jika YESUS adalah Tuhan bagi umat Kristen, mengapa ia tidak pernah menurunkan satu kitab pun kepada umat Kristen sebagai pedoman hidup?

Tak satupun dari keempat Injil Kristen - Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes - ditulis oleh murid YESUS. Keempatnya ditulis oleh orang-orang yang tidak dikenal. Ini terbukti dari perbedaan-perbedaan narasi dan adanya kontradiksi diantara keempatnya, yang menunjukkan bahwa Injil-Injil tersebut ditulis atas inisiatif masing-masing penulisnya, bukan wahyu dan bukan pula atas perintah dari YESUS.

Kurun waktu penulisan Injil-Injil Kristen antara tahun 65 hingga 115 M, yakni sekitar 45 tahun setelah dugaan penyaliban YESUS untuk kompilasi awal Injil, atau sekitar 70 tahun setelah dugaan penyaliban YESUS untuk kompilasi akhir Injil. Sebuah rentang waktu Injil yang sangat lama yang tidak mungkin ia ditulis oleh murid YESUS!

Jika diasumsikan bahwa usia murid-murid YESUS sama dengan YESUS, dan bahwa YESUS disalib pada usia 33 tahun,** maka murid-murid YESUS untuk pertama kalinya menulis Injil pada usia 78 tahun dan rampung ketika usia mereka mencapai 103 tahun. Mustahil! Jika memang diperintahkan oleh YESUS, mengapa harus menunggu waktu selama itu untuk menulis Injil?

ADAKAH JAWABAN UNTUK PERTANYAAN-PERTANYAAN INI?

Dalam Perjanjian Lama pun, Tuhan mengutus para nabi untuk menuliskan Kitab-KitabNya, tidak pernah Beliau menuliskan Kitab apapun atas NamaNya. Juga Quran dituliskan oleh Muhammad bukan oleh Allah sendiri.

CaraNya tidak berubah dalam Perjanjian Baru dalam menyampaikan WahyuNya.

Terjawab semuanya? :slight_smile:

Best Regard,
Daniel FS

Jawabannya sih sudah ada,
Tp jawaban yang bisa kamu terima, itu tergantung kterbukaan pikiranmu.

[quote author=stepha

  1. Jika YESUS adalah Tuhan menurut ajaran Paulus, mengapa Melkisedek yang memiliki kesetaraan dengan YESUS tidak menjadi Tuhan?

(Jika YESUS adalah Tuhan, maka Melkisedek pasti Tuhan. Sebaliknya, jika Melkisedek bukan Tuhan, maka YESUS pun pasti bukan Tuhan).

Bukti Ayatnya:
Ia (Melkisedek) tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah (YESUS), ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.” (Ibrani 7:3)

  1. Jika YESUS adalah Tuhan bagi umat Kristen, mengapa ia tidak pernah menurunkan satu kitab pun kepada umat Kristen sebagai pedoman hidup?

Tak satupun dari keempat Injil Kristen - Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes - ditulis oleh murid YESUS. Keempatnya ditulis oleh orang-orang yang tidak dikenal. Ini terbukti dari perbedaan-perbedaan narasi dan adanya kontradiksi diantara keempatnya, yang menunjukkan bahwa Injil-Injil tersebut ditulis atas inisiatif masing-masing penulisnya, bukan wahyu dan bukan pula atas perintah dari YESUS.

Kurun waktu penulisan Injil-Injil Kristen antara tahun 65 hingga 115 M, yakni sekitar 45 tahun setelah dugaan penyaliban YESUS untuk kompilasi awal Injil, atau sekitar 70 tahun setelah dugaan penyaliban YESUS untuk kompilasi akhir Injil. Sebuah rentang waktu Injil yang sangat lama yang tidak mungkin ia ditulis oleh murid YESUS!

Jika diasumsikan bahwa usia murid-murid YESUS sama dengan YESUS, dan bahwa YESUS disalib pada usia 33 tahun,** maka murid-murid YESUS untuk pertama kalinya menulis Injil pada usia 78 tahun dan rampung ketika usia mereka mencapai 103 tahun. Mustahil! Jika memang diperintahkan oleh YESUS, mengapa harus menunggu waktu selama itu untuk menulis Injil?

ADAKAH JAWABAN UNTUK PERTANYAAN-PERTANYAAN INI?
[/quote]
Haii…[email protected]…666…
Oh ya.broo .postingan anda dari atas saya potong.sebagian ya.karena MENURUT [email protected] …MASALAH TSB ADA CAPLING KHUSUS YANG SUDAH DI SIAPKAN SEBELUMNYA…ada TKP nya menurut rekan lainnyajuga.

Jadi YANG TERSISA INI …coba kita tanggapi sebagaimana mestinya ya…

Oks…Kita mulai aja dengan pertanyaan [email protected]…666 di kalimat penutup postingan anda :

“” ADAKAH JAWABAN UNTUK PERTANYAAN-PERTANYAAN INI? “”

**J A W A B : YA SUDAH TENTU ADA LAH " tipe tipe “JAWABAN JAWABAN
untuk menjawab “tipe tipe pertanyaan” seperti yang anda utarakan ini broo…!! Karena type pertanyaan 2x seperti itu ,( sebagai mana yang sdh anda postingkan tsb ) adalah secara implisit mencerminkan dengan jelas " ADA UDANG DI BALIK REMPEYE " jelas,
Dengan kata lain, dalam persoallan yang anda tanyakan tsb, sebetulnya memberi” pesan" pada saya & teman kristen yang ada di “FK” ini…bahwa anda sebetulnya sudah punya pendapat/ pandangan lain dari persoallan yang anda pertanyakan tsb…sekaligus anda memperkenalkan diri anda… sbg orang yang sudah banyak pengetahuannnya dalam segi ajaran Kristen maupun Islam.( mumpunilah istilahnya )…ya kan… broo…??
Sehingga disini saya memaknainya bahwa tujuan anda bertanya adalah HANYA ingin mencari "KONFIRMASI BELAKA " Disamping itu pula, terkesan disini.juga.bahwa ANDA berhasrat mengetahuinya LEBIH JAUH…lagi.mengenai perbedaan cerita yang terjadi di ajaran anda dengan ajaran diluar sana ( yang nota bene di ajaran Kristen). Hal itu mungkin sudah timbul keragu raguan dalam diri /benak anda yang seorang non -Kristen …ya broo…!!! ( maaf mungkin ini asumsi saya) hehehehhhe,

BTW :
1). Mengenai Melkisedek, Sumber yang [email protected] ambil dari (Ibrani 7:3)
Tetapi sebetulnya masih ada banyak dari sumber ayat ayat yang
lainnya yang ada di Alkitab (Pl & PB ). Sehingga dapat lebih jelas,
Malkisedek itu sebenarnya siapa…??.Manusiakah…?? Yang betul betul
ada hidup d idunia ini…?? lantas hidup di zaman Abraham kah…(berarti
sebelum ADANYA TAURAT MUSA.??). Atau hidup di zaman Yesus
Kristus ada di dunia kah,??

Jadi, kalau kita kembali lagi ke Ibrani 7: 3 & 3 -10, Maka Malkisedek adalah :
*seorang manusia yang asal usulnya , baik lahirnya maupin kematiannya
tidak tercatat dalam Alkitab,
*namun. yang tercatat dalam Allkitab adalah Dia seorang Raja Salem
(=Yerusalem ) dan juga menjabat sebagai Imam Allah Maha Tinggi.
*Melkisedek hidup pada zaman Abraham Hidup, sbg buktinya adalah…
*Pernah datang menyambut Abraham dan memberkati nya saat Abraham
menang berperang.

  • Oleh karnanya ABRAHAM memberikan Kep Melkisedek sepersepuluh
    an dari harta rampasan perang dari milik Abraham.
    *Nama Melkisedek berarti Raja Keadialan dan Damai Sejahtera, Karena Dia
    adalah raja di Salem ( = Yerusalem).
  • Kedudukan Melkisedek lebih tinggi dari Abraham, karena Melkisedek
    yang memberkati Abraham, sedangkan Abraham yang diberkati (
    menerima berkat ) .
    *Pada umumnya Imam-Imam yang meneripa pembayaran persepuluhan
    bagian itu adalah orang orang biasa yang bisa mati.
  • Tetapi. menurut ALKITAB, Melkisedek yang menerima pembayaran
    persepuluhan bagian itu adalah orang yang hidup selama lamanya,
    hingga di setarakan dng Anak ALLAH, iA adalah Imam yng abadi.

Nah …Kesimpulannya sekarang adalah ( sesuai dengan pertanyaan [email protected] ) jika Dibandingkan Melkisedek dengan Yesus Kristus…?? Sehingga kenapa Melkisedek tidak bisa dikatakan/dapat menjadi Tuhan
Sedangkan Yesus Kristus bisa dan AMIAN…?? Y A I T U :

HEHEHHEE…YA KARENA JABATAN SI MELKISEDEK HANYA SEORANG IMAM ALLAH DOANG…DISAMPING MENJADI RAJA SALEM…DOANG…MANA ADA DIA MELAKUKAN MUKJIZAT…SERTA PEKERJAAN DAHSYAT LAINNYA.?? SAMA SEKALI TIDAK…KAN…??
JADI MANALAH BISA DALAM HAL INI KITA (KHUSUSNYA ORANG KRISTEN JUGA) MENGANGGAP MELKISEDEK ADALAH “TUHAN”…?? HANYA KARENA MASALAH PERSOALLAN “STATUS YANG SETARA” ITU …?? DAN DITAMBAH ADALAH BELIAU HIDUP SELAMANYA …??( ARTiNYA SETELAH KEMATIAN DIDUNIA , DILANJUTKAN DISURGA, )… NAMUN PROSES KEMATIANNYA SAJA BAGAI MANA…?? TIDAK TERCATAT DALAM ALKITAB.BROO…
BIARLAH HAL INI MENJADI RAHASIA ALLAH SEMESTA LANGIT DAN BUMI…SEMATA. …

MUNGKIN BAGI ALLAH TIDAK ADA URGENSINYA BAGI KITA MANUSIA YANG HIDUP DIDUNIA SEKARANG INI…KARENA MENURUT
ALLAH hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang paling URGEN…bagi hidup manusia saat ini.

BTW :
2).Pertanyaan anda [email protected]…666 seperti ini ya…??

"“20. Jika YESUS adalah Tuhan bagi umat Kristen, mengapa ia tidak
pernah menurunkan satu kitab pun kepada umat Kristen sebagai
pedoman hidup? “””

HEEHEHE…SAYA JAWAB YA BROO…??
Siapa kah kita manusia hina dina ini dan penuh dosa sebegini rupa…?? berani beraninya bertanya mengenai Rancangan ALLAH .??
Dalam hal, pertanyaannya kenapa tidak menurunkan kitab suci-NYA…?? Hal semacam itu adalah sudah masuk dalam otoritas dan kebijaksannan Allah, sebelum si manusia bertanya demi keinginnannya sendiri yang katanya demi pedoman hidup.??.!! OOHHH…betapa MUNA NYA manusia seperti itu…
Sedangkan Yesus sendiri dalam pekerjaan pengajaran/penginjilan_NYA serta kehadirannya saja sudah di tolak oleh bangsanya sendiri…!! Apa lagi mau menuntut hal yang lainnya…???

Maka di sini lah Kita melihatnya dengan kacamata rohani / iman.saja.dulu. .bukan dari sisi rasionalitas cara berpikirnya manusia…
Lebih baiknya dan bijaksananya kita bertanya seperti ini dulu…"“Kenapa/Apa alasannya dan apa tujuannya sampe Allah mengirimkan Anak-NYA Yang Tunggal KE DUNIA ini…Yang Nota BENE YESUS KRISTUS…?? Bukan bertanya KITAB NYA …BROO…!!
Padahal.sedari mulanya, KITAB NYA itu sendiri yaaa…adalah " KITAB YANG TERBUKA” namanya broo…!!
Terbuka disini Berarti : dpt melihat langsung, dpt merasakan langsung, dpt meraraba langsung, dpt meminta langsung, dapat diteladani. langsung…dan lain-lainnya DARI sumber UTAMA nya yang ada saat itu HIDUP BERSAMA SAMA dengan mereka yaitu :FIRMAN TUHAN YANG HIDUP Yang juga di namakan sumber Terang , jadi itu adalah TUhan Yesus sendiri adanya…
Disamping itu pun, tidak pernah Tuhan Yesus memerintahkan Murid murid NYA…Selam DIA HIDUP dalam PEKERJAAN PEKABARAN INJIL ( KHABAR BAIK tentang KERAJAAN ALLAH)…UNTUK MEMBUAT CATATAN MENGENAI APA YANG DIA UTARAKAN SERTA BICARAKAN SAAT DIA BERHADAPAN DENGAN ORANG BANYAK DALAM PENGAJARANNYA.
Begitu pun saat saat DIA sudah MENGETAHUI akan tiba saat nya DIA ( Yesus ) untuk ditangkap oleh para musuh musuhnya…Tidak ada pesan untuk supaya membuat kitab demi melestarikan AJARAN AJARAN YANG SUDAH DIA SAMPAIKAN…pada murid muridNYA maupun pengikut pengikut NYA …

Nahh…tapi kok BISA, sekarang Orang KRISTEN, PUNYA KITAB Suci dalam Ajaran Keimanannya yang dinamakan Alkitab Injil (PPL & PB )…SIH.??, Yang mana Kitab Suci tsb sebagai pedoman hidupnya Mereka yang orang Kristen…?? ( sebagaimana PERTANYAAN yang ada di benaknya [email protected] stepen…666 beserta komunitasnya…kan…??).
Untuk mengetahui dengan jelasnya alasannya itu, maka kita harus kembali lagi belajar dari sejarah lah…broo…!! dan pasti sangat komplex sekali serta panjang penjabarannya dan mungkin bikin anda puyeng tentunya…hehheeh…
Yang penting bagi kami Orang kRISTEN bahwa , ALLAH BAPA DI SORGA dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS , TELAH MENGARUNIAKAN ALKITAB tsb kepada kami Orang KRISTEN. Untuk tujuan mengenal ALLAH Sang Khalik itu sendiri dengan BENAR dari SUATU KEBENARAN YANG HAKIKI dan
menerima dengan Percaya SECARA AKALBUDI DAN SELURUHJIWA DAN RAGA, akan semua hakikat Ke ILLAHIANNYA YANG DIPERKENALKAN KEPADA KAMI SEBAGAI MANUSIA .Dengan caranya ALLAH SENDIRI.

BTW
3).Kalau saya tangkap…dari paragrap di postingan anda [email protected]
stepen…666 yang terakhir…?? yaitu pada intinya adalah bentuk pertangaan dan kesangsian dan keraguan anda mengenai segi objectivitas
dalam segalA isi yang telah tertulis dalam ALKITAB ( PL & PB ) YA…??Dan pada akhirnya anda berpendapat ( berspekulasi ) bener ga sih…apa yang di beritakan dalam Alkitab tsb…?? Masak sih itu semua bentuk FIRMAN ALLAH…?? Masaak sih itu semua berasal dari Wahyu Tuhan…?? (sebagaimana anda meyakini kitab suci anda …kan…)
Semua Pertanyaan yng ADA di benaknya [email protected]…666 adalah pertnanyaan berdasarkan kronologis kejadian
situasional dan berdasarkan pula pada logika rasionalitas dari kejadian sejarahnya tempo dulu…? Sehingga pada akhiranya melahirkan suatu kesimpulan ( bagi dia broo2step …666 & komunitasnya )…wah…itu suatu hal yang mustahil…bahwa Alkitab itu sustu produksi dari Allah…Dan diyakini oleh pihak non kristen…Alkitab itu produksi Rekayasa manusia…kamuflase manusia,??? hehehheh sampe bingung sendiri jika membaca kitab MATIUS, MARKUS, Lukas…maupun Yohanes…???

Untuk itu semua itu diatas ada jawabannya …dan kita lanjut di lembar yang lain saja ya [email protected],Yang penting rangka berpikir adna sudah dapat saya baca dan pahami…TERIMAKASIH

Salam GBU.

Topik saya kunci karena sudah terjawab.
Terima kasih untuk semua member yang telah berpartisipasi. Sampai jumpa dalam topik lain yang menarik.
Tuhan YESUS memberkati