2Yoh.1:7. Mana yg. benar ? Yesus datang sebagai manusia atau daging ?

Kitab suci LAI.
2Yoh.1:7.
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia.
Itu adalah si penyesat dan antikristus.

Kitab suci NIV.
2John1:7.
Many deceivers, who do not acknowledge Jesus Christ as coming in the flesh, have gone out into the world.
Any such person is the deceiver and the antichrist.

Kalau yang dimaksud sebagai manusia,
apakah Yesus datang inkarnasi sebagai manusia yang secara manusiawi dilahirkan oleh Maria.

Kalau yang dimaksud sebagai daging,
apakah Yesus datang sebagai roti hidup, sebagai penggenapan hukum Taurat, yaitu manna yang dimakan oleh nenek moyang kita.

Apa tanggapan anda sekalian, dan berikan alasan-alasannya.

Yesus sebagai manusia, ada peristiwa kelahiran

kelahiran YESUS disaksikan / dikunjungi oleh beberapa orang / kelompok saksi.

  1. orang2 majus yang berhasil menemukan YESUS.

  2. gembala2 dipadang yang diberitahu oleh malaikat akan kelahiran dan mengunjungi YESUS.

  3. ELISABET saudara MARIA adalah saksi terdekat yg menyaksikan kehamilan MARIA.

  4. YOHANES pembabtis anak ELISABET saudara maria. Merupakan kesaksian tentang YESUS.

  5. Raja Herodes dan ahli2 taurat yang membenarkan tentang kelahiran raja baru / messias di bethlehem.

  6. Yususf suami Maria adalah saksi kunci. atas pengakuannya bahwa Yusuf tidak pernah bersetubuh dengan maria, ketika maria mengandung YESUS.

  7. Pengakuan Maria sendiri.

Reff: Daging atau Manusia yang ada di ayat 2 Yoh.1:7. Mana yang benar ?? - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

Naskah bahasa asli menulis “daging”

[b]* 2 Yohanes 7
LAI TB, Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
KJV, For many deceivers are entered into the world, who confess not that Jesus Christ is come in the flesh. This is a deceiver and an antichrist.

Kita lihat naskah bahasa asli Yunani:

Textus Receptus, οτι πολλοι πλανοι εισηλθον εις τον κοσμον οι μη ομολογουντες ιησουν χριστον ερχομενον εν σαρκι ουτος εστιν ο πλανος και ο αντιχριστος
Translit interlinear, hoti {sebab} polloi {banyak} planoi {penipu2} eisêlthon {telah pergi} eis {ke dalam} ton kosmon {dunia} hoi {(orang2) yg} mê {tidak} homologountes {mengaku} iêsoun {Yesus} khriston {Kristus} erkhomenon {datang} en {di dalam} sarki {daging} houtos estin {ini adalah} ho planos {penipu} kai {dan} ho antikhristos {antikristus}

Perhatikan kata Yunani εν σαρκι – EN SARKI, kata ini dalam bahasa latin-nya adalah in carne, kata darimana “inkarnasi” berasal. Dan kata yang bermakna harfian “di dalam daging” ini memaksudkan bahwa Allah yang adalah Roh itu datang menjelma sebagai manusia yang ber"daging"

Bandingkan dengan ayat ini:

[b]* 1 Timotius 3:16
LAI TB, Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia (INKARNASI), dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.”
KJV, And without controversy great is the mystery of godliness: God was manifested in the flesh (INKARNASI), Justified in the Spirit, Seen by angels, Preached among the Gentiles, Believed on in the world, Received up in glory
Vulgata, et manifeste magnum est pietatis sacramentum quod manifestatum est in carne (INKARNASI) iustificatum est in spiritu apparuit angelis praedicatum est gentibus creditum est in mundo adsumptum est in gloria
TR, και ομολογουμενως μεγα εστιν το της ευσεβειας μυστηριον θεος εφανερωθη εν σαρκι εδικαιωθη εν πνευματι ωφθη αγγελοις εκηρυχθη εν εθνεσιν επιστευθη εν κοσμω ανεληφθη εν δοξη
Translit. interlinear, kai {adapun} homologoumenôs {yang harus diakui (siapapun)} mega {besar} estin {adalah} to tês {(itu)} eusebeias {ibadah} mustêrion {rahasia:} theos {Allah } ephanerôthê {Dia dinyatakan} en {dalam} sarki {daging} edikaiôthê {terbukti benar /dibebaskan} en {oleh [dalam]} pneumati {Roh (Kudus)/ Roh-Nya,} ôphthê {dilihat} aggelois {oleh malaikat-malaikat,} ekêrukhthê {diberitakan} en {diantara} ethnesin {bangsa-bangsa (bukan Yahudi),} episteuthê {dipercayai} en {didalam} kosmô {dunia,} anelêphthê {diangkat} en {ke dalam/ dengan} doxê {kemuliaan.}

LAI menterjemahkan “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia”, sedangkan naskah Textus Receptus menulis ‘θεος εφανερωθη εν σαρκι - theos ephanerôthê en sarki’, harfiah : “Allah - Dia dinyatakan - dalam – daging”.

Pada ayat yang dipertanyakan itu, Yohanes menyatakan bahwa setiap penyangkalan bahwa Yesus Kristus ‘telah datang sebagai manusia’ (1 Yohanes 4:2; 2 Yohanes 7) adalah berasal dari roh-antikristus.

Kata “daging” dalam Perjanjian Lama, maupun Perjanjian Baru dapat juga berarti keseluruhan eksistensi seseorang (sebagai manusia). Jadi dalam konteks tertentu kata daging merupakan lambang/ kata yang sinonim dengan ‘manusia.’

Demikian semoga jelas.

Blessings,
BP

Artikel terkait: http://www.sarapanpagi.org/daging-study-kata-vt4393.html#p24107

Ya sama aja :slight_smile:

GBU

Yesus dikandung dan dilahirkan oleh seorang manusia yang bernama Maria.
Semua orang tahu, bahwa anak dari seorang manusia eksistensinya adalah sebagai manusia.

Pertanyaan:
Tunjukkan satu orang saja, yang tidak mengakui bahwa anak manusia adalah manusia ?

Yohanes di ayat 2Yoh,1:7. mengatakan: banyak penyesat telah muncul
berarti. ayat 2Yoh.1:7 tidak relevant, sebab kita menyebutkan satu orang saja yang tidak mengakui bahwa anak manusia eksistensinya adalah manusia, tidak bisa; apalagi diatas disebutkan “banyak penyesat”

Kesimpulan:
Kata daging merupakan lambang/ kata yang sinonim dengan ‘manusia.’
adalah SALAH.

ada kata ‘telah datang’ bro, penyesat tidak percaya, bahwa Kristus(Mesias) telah datang sebagai manusia Yesus.

Sebenarnya dari ayat itu sendiri sdh jelas:
KJV 2 John 1:7 For many deceivers are entered into the world, who confess not that Jesus Christ is come in the flesh. This is a deceiver and an antichrist.

4561 sa,rx sarx {sarx}
Meaning: 1) flesh (the soft substance of the living body, which covers the bones and is permeated with blood) of both man and beasts 2) the body 2a) the body of a man 2b) used of natural or physical origin, generation or relationship 2b1) born of natural generation 2c) the sensuous nature of man, “the animal nature” 2c1) without any suggestion of depravity 2c2) the animal nature with cravings which incite to sin 2c3) the physical nature of man as subject to suffering 3) a living creature (because possessed of a body of flesh) whether man or beast 4) the flesh, denotes mere human nature, the earthly nature of man apart from divine influence, and therefore prone to sin and opposed to God

Cuma kamu aja yg larinya ke Maria dan roti (ekaristi) lagi dan lagi
Begitu pentingkah Maria?
Tuhan bisa memakai siapa saja, termasuk batu, spt ayat yg diucapkan Tuhan Yesus ini:
Matius 3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu:
Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

Itu kalo TS nganggap Maria itu anak Abraham, gak tahu kalo bukan (kali turun langsung dr sorga) :slight_smile:

Maria bunda Yesus memang anak keturunan Abraham.

Referensinya terlalu banyak sampai pengajarannya kacau balau.

kalo gak ngerti ayat ini gak usah ikutan diskusi sm gw:

Tidak mengakui bahwa Yesus datang kedunia ini sebagai manusia, sama seperti kita. Adalah sebuah penyesatan yang akan membawa kepada lebih banyak lagi penyesatan-penyesatan lainnya. Jika Yesus bukan manusia, maka Yesus dianggap sebagai anak dewa yang turun kedunia, atau titisan dewa, atau dewa yang menyamar.

Doktrin gereja menempatkan Yesus saat datang kedunia Ia adalah manusia 100% yang telah mengosongkan keilahianNya (Filipi 2:6-8). Sebelum datang kedunia, tidak ada Yesus, yang ada adalah Firman, 100% Allah tanpa unsur manusia. Setelah Ia bangkit, Yohanes 17:4-5, Ia dipermuliakan dan ditinggikan, melebihi segala-galanya ditempatkan di sebelah kanan Allah Bapa, sebagai pribadi Yesus yang 100% manusia yang dibangkitkan dan 100% Allah yang sejak dari kekal kepada kekal.

Memahami bahwa saat berada didunia bersama Maria dan saudara-saudaraNya, Yesus adalah manusia, bukan dewa, itu sangat penting dan bukan itu saja, hal itu berkaitan juga dengan dihancurkannya Iblis. Sebab Iblis itu musuh manusia dan telah ditetapkan Allah bahwa manusialah yang akan meremukan Iblis, dan Yesus adalah janji tentang Anak Manusia tersebut. Karena itu pesan Yohanes dibumbuhkan kata antikristus.

Btw panjang menjelaskannya, tetapi sebenarnya tidak ada gereja yang tidak mengimani hal ini. Hanya kebawahnya terkadang tidak semua gereja berhasil meneruskan pengajaran yang murni kepada jemaatnya. Disinilah kesempatan bertumbuhnya pandangan aneh-aneh yang berasal dari meramu referensi dari sana sini termasuk referensi dari antikristus dan logika manusia.

Agree.

Diskusi kok langsung ke konklusi…, nulis artikel “monolog” ajah, ga’ usah diskusi :slight_smile:

Btw, kesimpulan Anda masih “debatable” coba bandingkan dengan:

* Kejadian 6:3
LAI TB, Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.”

Manusia adalah daging. Itulah sebabnya kata “daging” selalu dikenakan kepada Kristus dalam pembahasan kenosis-Nya itu:

* 1 Timotius 3:16
LAI TB, Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia
(SARX, daging)
, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.”
KJV, And without controversy great is the mystery of godliness: God was manifested in the flesh , Justified in the Spirit, Seen by angels, Preached among the Gentiles, Believed on in the world, Received up in glory
TR, και ομολογουμενως μεγα εστιν το της ευσεβειας μυστηριον θεος εφανερωθη εν σαρκι εδικαιωθη εν πνευματι ωφθη αγγελοις εκηρυχθη εν εθνεσιν επιστευθη εν κοσμω ανεληφθη εν δοξη
Translit. interlinear, kai {adapun} homologoumenôs {yang harus diakui (siapapun)} mega {besar} estin {adalah} to tês {(itu)} eusebeias {ibadah} mustêrion {rahasia:} theos {Allah } ephanerôthê {Dia dinyatakan} en {dalam}
sarki {daging}
edikaiôthê {terbukti benar /dibebaskan} en {oleh [dalam]} pneumati {Roh (Kudus)/ Roh-Nya,} ôphthê {dilihat} aggelois {oleh malaikat-malaikat,} ekêrukhthê {diberitakan} en {diantara} ethnesin {bangsa-bangsa (bukan Yahudi),} episteuthê {dipercayai} en {didalam} kosmô {dunia,} anelêphthê {diangkat} en {ke dalam/ dengan} doxê {kemuliaan.}

Note: LAI menterjemahkan “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia”, sedangkan naskah Textus Receptus menulis ‘θεος εφανερωθη εν σαρκι - theos ephanerôthê en sarki’, harfiah : “Allah - Dia dinyatakan - dalam - daging”.

Semua orang diseluruh dunia tahu bahwa seorang yang dilahirkan oleh manusia yang bernama Maria adalah seorang manusia, tidak terkecuali para imam orang Yahudi, atheis, hindu, islam, maupun yang lain, jadi tidak memerlukan kata “percaya” atau “mengakui”, sebab kenyataannya memang manusia.

Yohanes menulis surat susulan kepada jemaatnya, dan memakai kata yang tegas dan keras, yaitu ANTICHRIST sebab diantara jemaat mulai tumbul pertentangan dan penyelewengan dari ajaran yang sudah pernah dia tuliskan di Injil Yohanes.

Ada 2 hal pokok yang selalu menjadi pertentangan diantara orang Yahudi dan perpecahan diantara murid-murid Yesus, sebab kedua hal ini tidak bisa diterima oleh akal pikiran manusia.

  1. Percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.(1Yoh.2:22 ), Barangsiapa tidak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, maka mereka dinamakan ANTICHRIST.
    Masalah Yesus adalah Tuhan, inilah yang menyebabkan Yesus disalibkan dan banyak pengikut Yesus yang mati sebagai martir.

  2. Percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah daging. (2Yoh.1:7 ), Barangsiapa tidak mengakui bahwa Yesus adalah daging, maka mereka dinamakan ANTICHRIST.
    Kalau yang diartikan “daging” ini adalah “manusia”, maka tidak akan terjadi pertentangan, sebab setiap orang pada jamannya Yesus itu tahu bahwa Yesus adalah anak Maria.
    Akan tetapi yang dimaksud “daging” ini adalah benar-benar “daging Yesus”, yaitu “roti hidup,” ini yang dari dulu timbul pertentangan diantara orang Yahudi dan banyak murid-murid Nya meninggalkan Yesus.

Yoh.6:52.
Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: “Bagaimana Ia ini dapat memberikan dagingNya kepada kita untuk dimakan.”

Yoh.6:66.
Mulai dari waktu itu banyak murid-muridNya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

Mengapa bagi mereka yang menolak makan roti hidup, yaitu daging Yesus, oleh Yohanes dinamakan ANTICHRIST ?
Sebab makan daging Yesus, adalah perjanjian baru yang sudah dimeteraikan.
Menolak makan daging Yesus, berarti kita menolak disatukan dengan Yesus.
Yoh,6:56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Pertanyaan:
Sejak kapan orang kristen mulai menolak makan roti hidup yaitu daging Yesus ?

Jawab:
Sejak abad ke 16, oleh Martin Luther melalui bukunya yang berjudul: “The Babylonian Captivity of the Church”.
makan roti hidup ini disingkirkan, akan tetapi anehnya orang kristen pada umumnya tidak mengikuti ajaran Martin tetapi ajaran Zwingli, yaitu dianggapnya hanya merupakan peringatan belaka.

jangan dipaksakan, yang dipermasalahkan di ayat itu bukan ‘daging vs manusia’ bro, tapi kata ‘telah datang vs belum datang’

sdh diperkirakan sebelumnya,
TS itu wawasannya sangat terbatas, tapi ambisinya gede, jadi larinya ke situ lagi, situ lagi :slight_smile:

Penjelasan yg bagus sekali tetapi 2 Yoh 1:7 bukan ayat parallel dengan Yoh 6:56.

Apa yg melatarbelankangi penulisan 2 Yoh 1:7, apa konteksnya?

Mungkinkah jemaat Yohanes sedang dipengaruhi 'Kristen"gnostisme yg mengajar bahwa Allah tidak benar-benar menjadi daging?

Gnosticism traces its roots back just after the beginning of the Christian Church. Some researchers state that evidence of its existence even predates Christianity. Whichever the case, the error of gnosticism had affected the culture and church of the time and possibly even a earned a mention in 1 John 4.
http://carm.org/gnosticism

To really understand what is going on in this letter, 1 John, it is important to talk about a religious philosophy called Gnosticism. Gnosticism is a modern term for a complex of religious and philosophical ideas that began to take shape in the mid to late 1st century and was not really too prevalent or fully developed and practiced until well into the 2nd and 3rd centuries thus my basis for using the term “proto-Gnosticism” or one could say “incipient Gnosticism.” Gnosticism bases its foundations in the idea of knowledge and knowing, both intellectually and spiritually. The word itself comes from the Greek “gnosis” meaning “to know.”

The original Gnosticism that predated Christianity was a philosophical … 1 John 4:2 says, “that every spirit that confesses that Jesus Christ has come in the flesh …
http://www.letusreason.org/Latrain18.htm

In addition to that seen in Colossians and in John’s letters, acquaintance with early Gnosticism is reflected in 1,2 Timothy, Titus, and 2 Peter and perhaps 1 John …

Dunia masa lalu, dunia masa kini. Ada perbedaan besar terhadap pemahaman manusia akan siapa Yesus itu. Jaman sekarang Kekristenan sudah menyebar dan hampir memenuhi bumi ini, siapa yang tidak kenal kisah tentang Yesus? Semua orang tahu, itu tepat untuk jaman ini, karena peran gereja mengajarkan lewat pendidikan sekolah dan para penginjil diseluruh dunia. Tetapi tantangan yang dihadapi gereja mula-mula dimana Yohanes menuliskan pesan-pesannya tersebut atas ilham dari ROH KUDUS, berbeda dengan tantangan kita.

Jika kita bicara tentang penyesatan, ajaran sesat didalam Kekristenan, dalam hitungan detik kita dapat menyebutkan beberapa ada yang menyebutkan dengan lengkap. Tetapi pada jaman Yohanes, belum ada Alkitab terkanonkan seperti kita, masing-masing dapat mengaku mendapat wangsit dari Allah dan adalah tugas Yohanes menegaskan kembali seperti apa yang kita telah imani sampai hari ini. Yesus datang dari Allah sebagai manusia yang mati disalibkan dan bangkit pada hari ketiga sebagai Tuhan dan Juruselamat bagi kita. Bagi kita pernyataan iman seperti ini mudah sekali sebab pengajaran sesat sudah terkotak-kotak dan terpisahkan setelah perjalanan panjang gereja.


sambungan dibawahnya…

Menanggapi tentang ayat dalam kitab Yohanes yang berbunyi “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Yohanes khusus mencermati tentang roti hidup, lebih dari yang lain. Artinya tentang roti hidup kita sebaiknya memahami seperti apa pengajaran yang ada pada Yohanes. Didalam Yohanes 6:26-27 dituliskan demikian: Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

Peristiwa itu terjadi setelah lewat Yesus memberi makan 5000 orang, mereka mencari Yesus terus. Mengapa mereka mencari Yesus, dinyatakan karena mereka kenyang, dan bukan makanan jasmani yang dibicarakan oleh Yesus saat berkata “makan dan kenyang”, tetapi tentang makanan rohani, yaitu mereka telah mendengar sabdaNya diatas bukit. Dilanjutkan ayat 31-33 (juga 49-51) dalam kitab Yohanes 6, Yesus membandingkan tentang manna dan tubuhNya, bahwa TubuhNya adalah roti yang diberikan Bapa kepada dunia, dan manna adalah kiasannya.

Kemudian seperti yang anda katakan, orang Yahudi bertengkar sebab baginya ibadah itu upacara jasmani, bagi orang Yahudi perintah Allah itu perintah jasmani untuk ini dan itu, karena itu mereka ribut tentang “memberikan tubuh/dagingNya sendiri sebagai makanan” Sebab Yesus berbicara tentang hal yang rohani bukan jasmani.

Yohanes 3:9-12
Nikodemus menjawab, katanya: “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?” Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami. Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?

“Dilahirkan kembali”, adalah ungkapan yang sama seperti “daging-Ku adalah makanan” (Yohanes 6:55), bersifat rohani walau memakai analogi hal-hal duniawi (makin, minum, lahir, mati, kawin mengkawinkan). Bukan juga berarti TUHAN berkehendak memberikan kita sebuah benda yang akan masuk mulut kita dan kita telan, jika seperti itu maka kembali kepada makanan jasmani, bukan rohani. Apa makanan rohani kita? Yohanes memulai tulisannya dengan menyatakan “pada mulanya adalah Firman”

Kemudian dalam Yohanes 1:14, disebutkan “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” Yesus itu adalah Firman Allah, roti hidup itu adalah Firman Allah. Kita makan daging-Nya artinya kita hidup dari Firman Allah. Matius 4:4, “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Yohanes 6:35, Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” Apakah lapar dan haus secara jasmani atau rohani? Bukan perkara jasmani yang kekal, tetapi tentang makanan dan minuman rohani.

Lalu apa artinya Perjamuan Suci atau Ekaristi? Apakah hosti yang dimaksud Yesus dengan makanan yang sesunguhnya? Lukas 22:19, Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” Juga dalam 1 Korintus 11:23-25, Paulus menuliskan “menjadi peringatan akan Aku” setiap mereka mengadakan Perjamuan Suci. Anehnya lagi tentang tubuh sebagai makanan, Yohanes tidak menuliskan peristiwa ini, bahkan Yohanes 13:2, hanya disebutkan mereka sedang makan bersama, tanpa catatan Ekaristi. Mengapa Yohanes yang begitu gamplang menceritakan daging Kristus itu adalah makanan (yang lainnya tidak) malah melewati peristiwa Ekaristi dalam catatannya? Sebab Ekaristi adalah sebuah peringatan, bukan esensi dari “daging-Ku adalah makanan”, Yohanes tahu hal itu, sama seperti tentang dilahirkan kembali.

Itu penjelasan tentang “daging”, yang dalam konteks lain, kata “daging” juga artinya tubuh jasmani, manusia, lahiriah, fisik dan sejenisnya seperti yang dipakai 2 Yohanes 1:7. Dalam ayat itu Yohanes tidak bicarakan Ekaristis sebab dari semula ia tidak membahas Ekaristi, tetapi tentang pengajaran-pengajaran pada jaman itu tentang siapa Yesus.

Anda betul, 100 % benar.
Yesus incarnasi menjadi manusia, dikandung dan dilahirkan oleh Maria.

Yoh.1:1.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Anda betul, 100 % benar,
Tabut Perjanjian Baru itu adalah Yesus sendiri.

Kita semua tahu bahwa Tabut Perjanjian yang berupa kotak emas, yang selalu diletakkan ditempat yang maha kudus, berisi:

  1. Loh perjanjian.
  2. Buli-buli berisi manna.
  3. Tongkat Harun.

Demikian juga Yesus, di Perjanjian Baru sebagai penggenapan Perjanjian Lama, sebagai Tabut Perjanjian Baru,
mengemban 3 fungsi yang ada di PL. tsb.
Perjanjian Lama. Perjanjian Baru.

  1. Loh Perjanjian. --------------------------> 1. Firman yaitu Yesus adalah Tuhan…
  2. Manna, untuk dimakan. -----------------> 2. Roti Hidup yaitu daging Yesus untuk dimakan.
  3. Tongkat Harun, tanda seorang Imam → 3. Imam Agung yang mempersembahkan darahNya sendiri.

Ketiga fungsi ini mutlak harus kita penuhi,
Kepada siapa yang menolak, Yohanes menamakan mereka adalah antikristus.

1. Yesus adalah Tuhan.
1Yoh.2:22.
Siapakah pendusta itu ? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus ? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

2. Makan daging Yesus.
2Yoh.1:7.
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai daging. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

3. Sebagai Imam Agung mempersembahkan darahNya sendiri.
Ibr.7:27.
Sebab hal itu telah dilakukanNya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diriNya sendiri sebagai korban.

la ini sama kayak orang Yahudi, sudah dibilang ‘untuk memperingati’ masih bandel ngomong makan daging beneran…

Yoh.6:66-69.
Mulai dari waktu itu banyak murid-muridNya mengundurkan diri dan tidak lagi menglkut Dia.
Maka kata Yesus kepada kedua belas muridNya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga ?”
Jawab Simon Petrus kepadaNya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi ? PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal, dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

Yesus datang menghampiri cba_k dan bertanya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga ?”

Jawab cba_k kepada Yesus: “Tuhan, kepada siapakah saya akan pergi ? Saya telah percaya bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah, akan tetapi untuk makan dagingMu, sorry, Tuhan, saya bukan seorang kanibal, dan kata pendeta di gereja saya, katanya hal itu hanya merupakan peringatan belaka.”

Yesus pergi dengan sedih, dan melalui Yohanes berkata:
Yoh.5:39-40.
Kamu menyelidiki kitab-kitab suci sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, walaupun kitab-kitab suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu.

Banyak orang kristen percaya dan melayani, mengusir setan dsb. dalam nama Yesus, akan tetapi menolak untuk datang dan disatukan dengan Yesus dengan makan daging dan minum darahNya.
Yoh.6:56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal didalam Aku dan Aku di dalam dia.