40 Lebih Pendeta AS Bela Almarhum Pendeta Zachery

Rekan-rekan Pendeta Tims Zachery mendesak masyarakat di Amerika Serikat agar tidak terburu-buru menyimpulkan tentang kematian misterius pendiri gereja New Destiny Christian Center tersebut.

Lebih dari 40 pendeta asal Central Florida, AS, yang mengenal pendeta Zachery semasa hidup mengeluarkan pernyataan pers bersama seusai upacara peringatan mengenang Pendeta Tims Zachery, Selasa (16/8) waktu setempat.

Seperti yang mereka sampaikan kepada Orlando Sentinel, bahwa mereka sangat berduka karena kehilangan seorang rekan yang kreatif dan karismatik.

Sebagaimana diketahui Zachery ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di kota New York pada Jumat (12/8) lalu.

Staf hotel yang hari itu hendak “membawa keluar paksa” Zachery harus menerobos pintu masuk setelah Tims tidak check out dan menanggapi mereka.

Beberapa media yang merilis pernyataan polisi setempat yang mengatakan mereka menemukan amplop kecil berisi zat tepung putih (narkoba) di saku Zachery.

Rekan-rekannya mengatakan hidup pria paruh baya itu tidak boleh ditentukan oleh bagaimana ia bisa meninggal.

Zachery memiliki perjuangan panjang dengan obat-obatan sebelum Tuhan Yesus mengubah hidupnya.

Setelah bertobat dan belajar firman Tuhan lebih dalam lagi, ia mulai membangun gereja New Destiny Christian Center pada tahun 1996 dengan hanya beberapa anggota. Setiap tahun, pertumbuhan gereja ini semakin pesat dan kini dikenal menjadi salah satu gereja terbesar di daerah Orlando.

Pada tahun 2009, ia mengaku menyelingkuhi istrinya secara terbuka (sekarang telah menjadi mantan istri, red) dan dengan sukarela ia pun mengundurkan diri sebagai pendeta di gereja dimana ia menggembalai.

Selama masa skorsing, Zachery pergi konseling dan bekerja keras mendapatkan hidupnya kembali. Tak lama kemudian, ia melayani Tuhan di atas mimbar dan sejalan dengan itu, ia pun masuk lagi ke dalam kepemimpinan gereja New Destiny Christian Center.

Bukanlah tugas kita untuk menghakimi orang lain karena ada satu Pribadi yang akan menjadi Hakim bagi setiap manusia di akhir zaman, yakni Tuhan Yesus. DIA yang akan memperhitungkan seperti perbuatan selama hidup di dunia ini. Manusia bisa salah untuk menilai, tetapi DIA tidak akan pernah salah melakukannya.

Source : cbn.com