Ada apa dgn pengerja gereja?

Katanya udah pelayan Tuhan, tp koq masih sombong dan angkuh?
Kalau ngomong semena-mena, mentang2 mereka tau bnyk ayat alkitab, jadi punya hak utk menghakimi orang lain dan mencibir orang lain?

Bnyak atau teramat banyakkah dosa mereka?,

knp jg pelayan gereja itu spt pecundang, krn dipikirnya orang2 pasti takut dan hormat akan Tuhan, jadi bisa semena-mena membawa isi firman sesuka hatinya, dan mencibir sesuka hatinya?
Kenapa mereka di gereja kalau main angkuh2an, bvkankah dunia sekuler punya lawan yg seimbang utk angkuh mereka?.
Angkuh VS angkuh
kan imbang
kalau:
Angkuh VS takut TUHAN

Ga seimbang…

pengerja gak lebih baik dari jemaat kok… hanya mereka lbh beruntung aja ada status pengerja…bahkan ada jemaat yg lbh baik kerohaniaannya cari pengerja…

so jangan diambil hati… biarkan Tuhan yg menilai… kembali lg ke masalah oknum…hehe… ambil positipnya aja…

Jbu

menurut saya , mestinya mrk(pengerja itu)mesti bertobat
KARENA : gaya hidup seorang PENGERJA(Hamba Tuhan , evangelish,worship leader,Gembala ,DIAKEN dll)telah dicantumkan / ditulis oleh Paulus.1 Timotius 3…
jadi
ga ada istilah " mereka kan manusia juga "
karena KITA (pelayan TUHAN / SEMUA ORANG PERCAYA)
adalah SURATAN TERBUKA
HIDUP KITA kalau tidak mencerminkan KASIH Kristus… bagaimana org bisa percaya kpd TUHAN ??
walau khotbah yg ber api api sekalipun, tetapi jika kita tidak mencerminkan KASIH KRISTUS …
Omong kosong !
org percaya BUKAN dari khotbah 2 dsb
ORANG percaya kristus dari GAYA HIDUP kita
so , semua org yg ambil bagian dlm pelayanan (pengerja sekalipun)
JIKA TIDAK seperti yg paulus ajarkan ,… mending sekolah lagi daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah

kalo kita memandang manusia yang notabene makan nasi juga … akan kecewa :ashamed0002:

Matius 23:8-9 mengatakan selain dari Mesias, yaitu Kristus kita semua saudara, dan kita tidak seharusnya meninggikan diri, atau membuat strata hirarki dimana seorang memiliki jabatan lebih dari yang lain. Kita semua saudara dan dalam berhubungan dengan Tuhan kita memiliki kedudukan yang sama. Kristuslah sang kepala, tidak ada seorangpun yang menggantikan Nya, seseorang dalam kerohanian meganggap diri lebih dari yang lainnya dia sudah menghina pengepalaan Kristus.Baik itu pendeta, pastor, atau pemimpin lainnya seharusnya tidak terjadi dan kita semua memiliki persamaan kedudukan dihadapan Tuhan.
Memang dalam mengatur orang yang banyak jumlahnya tidaklah mudah, dalam alkitab jabatan pemimpin tidak lah mutlak, dan juga bukan seorang diri saja, namun beberapa penatua dan sekali lagi jabatannya tidak mutlak namun sangat situasional. Kristus saja sang kepala, kita semua bersudara.

Teman saya bilang kita harus rendah hati dan kalau memang ada pengerja yang sombong, kita injili pengerja itu dengan rendah hati. Pengerja yang sombong itu belum kenal injil jadi harus kita kasihi.
Dikenalkan injil yang betul dengan hikmat Tuhan. Pura2 tanya apa difinisi sombong menurut alkitab. dan lain sebaagainya. Itu tugas kita sebagai orang kristen, kita lakukan bukan untuk dendam atau untuk cari kedudukan atau cari popularitas, namun dengan rendah hati, cari kesempatan dan doa supaya Tuhan yang memimpin kita nanti kita akan puas melihat hasilnya Lakukan apa yang tangan kanan perbuat jangan tangan kiri tahu supaya Tuhan sendiri yang akan memberi kita upah, kalau orang tahu ibadah kita kita sudah mendapat upahnya jadi jangan harap Tuhan memberi upah lagi. namun kalau kita lakukan dengan sembunyi, Bapa kita yang disurga tahu dan kita dian dia akan memberi upah pada kita.

Beribadah jangan melihat manusia, tetapi melihat Tuhan. Jika melihat manusia akan kecewa, tetapi melihat Tuhan tidak akan pernah kecewa.

wah… aku seh belajar tuk gak liat orang… yg dipandang hanya Yesus…
jadi walaupun pendeta aku, gembala aku, pekerja gereja jatoh dalam dosa…
walopun banyak orang pindah agama dari kristen k yg laen… gak ngaruh sama iman aku… amennn…

Saya sebagai seorang pengerja akan memberikan tanggapan sebagai berikut:

  1. Sebenarnya setiap gereja sudah punya landasan pokok dalam mengangkat pengerja sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan karena diharapkan dengan kehidupan para pengerja maka Tuhan akan dipermuliakan, karena itu gereja tidak sembarang mengangkat pengerja. Tapi kita juga harus ingat bahwa pengerja juga masih manusia (bukan berarti menolerir kesalahan), ada kalanya mereka jatuh di dalam dosa atau ada permasalahan dan dalam kondisi seperti itu saudara bertemu dengan sang pengerja tersebut lalu memberikan label pengerja yang sombong, angkuh dan lain-lain.
  2. Sebagai seorang pengerja saya memiliki kelemahan dalam hal mengingat orang, ketika berpapasan di jalan mungkin saya tidak kenal dengan mereka lalu orang tersebut memberi label kepada saya sebagai pengerja yang angkuh dan sombong, padahal kebenarannya bukan seperti itu.
  3. Terkadang harus diakui kedewasaan rohani setiap orang tidak-lah sama. Adakalanya Gereja memiliki beberapa aturan bahwa apabila jemaat sudah dengan setia datang beribadah selama beberapa tahun tertentu maka dia diangkat sebagai aktivis (calon pengerja) dengan harapan dia akan semakin dewasa dalam kerohanian

Tapi saudara saya mau ingatkan: Apapun alasannya jangan kita suka menghakimi para pengerja (bukan karena saya pengerja). Apa yang Tuhan uraikan di Kejadian 12: 2-3 adalah kebenaran hakiki. Kalau kamu bertemu dengan pengerja yang pada saat itu bersikap demikian doakan saja, jangan dikritik.

Selama msh hidup dalam duniawi, manusia itu terikat dosa.
Maka darah dan firman Yesus sebagai penyelamat kita.
Setiap manusia perlu pertobatan, tetapi diri kita sendirilah yg harus duluan bertobat. :angel:

jadi pelayan Tuhan tidak menjamin ybs benar2 mengenal dan dikenal Tuhan koq :slight_smile:

yang lebih penting apakah kita sudah dikenal dan mengenal Tuhan dengan baik.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Mat 5:44)

Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! (Rm 12:14)

so yang pasti n sederhana saja menurut saya, Pengerja itu kata halus dari budak, babu, jongos, pesuruh, kuli, kalau orang batak bilang hatoban, disimpuldg halus “HAMBA”. Dus hamba itu ya hamba. titik! Tapi yang sering saya lihat , benar seperti keluhan saudaraku diatas. Sombong keras kepala, sok paling tau , paling benar tidak bisa di ingatkan, apalagi di tegur. Pangkatnya kopral tapi perasaannya udah jadi jendral! jadi bos di gereja. jadi Tuan di gereja padahal Tuhan Yesus tegas tegas mengatakan: “AKU DATANG BUKAN UNTUK DI LAYANI TAPI UNTUK MELAYANI” aDA GEREJA YANG PUNYA MOTO DEMIKIAN TAPI NYATANYA SEMUA saya katakan semua karena dari semua yang saya jumpai sikapnya demikian.Lebih pongah dari kaum awam. Mungkin dia merasa sebagai penguasa tertinggi di gereja. jadi semaunya aja. Orang orang inilah yang nanti akan didamprat oleh Tuhan Yesus:“Enyah kau! Hamba yang berbuat kejahatan!” Matheus 7 : 22. jadi ingatlah hai para pendeta/pelayan/penginjil/ pengerja n entah apa lagi berbahaya bagi kalian kalau tidak melakukan kehendakNYA. Berbahaya!

thx chrisma…
aku percaya semua ucapanmu benar dari hatimu juga

dan Aku bersyukur dengan segenap hatiku, segenap jiwa ku dan dengan segenap tenaga ku :
aku bersyukur untuk ciptaan Tuhan ku sepertimu…!

salam

cuekin aja tuh pekerja yg kyk gitu… fokus ke Tuhan

ga boleh dan
ga da opsion bwt ngecuekin dia…

Lha wong di pemimpin dari swtu sub di gereja?!!

Ga boleh tuh…
Ada pendapat lain ga freezt…?

he he…
yg ini jg lbh NYATA dan
down to earth…

Ga terlalu klise dan bnyk ditutup2i…

dia memang pelayan gereja, bukan berarti pelayan yg bersifat individu.

orang dikepalanya masih pusing mikiran ibadah atau hal lain yang lebih penting, ehhh kita nanya-nya yang nggak penting (kemaren ibadah kelar jam berapa? (so akrab he he ),pendeta A udah lama ngga keliatan? , ato kereta ke jogja bayar berapa?

mengkaleee lo :slight_smile:

waktu hendak saya buat thread ini…

Saya sudah menebak bnyk jawaban yg beragam…

Dan jawaban spt jawaban bro jg sudah ada diotak saya…

Jawaban yg klise…
Cenderung menganggap diri benar dgn ucapannya…

Setiap perkataan dlm tulisannya juga klise dan tak dapat di sentuh, karena di awang…

Apakah anda termasuk dari yg saya sebutkan?

Hati2 bro…
Sekarang masih enak cuap2 semena2…

Nanti di penghakiman terakhir baru menyadari betapa menyesalnya bro selama masa ujian di dunia…

Saya membuat thread ini untuk bagaimana AGAR LEBIH BAIK…
BUKan bgaimana
agar kelihatan lebih hebat,

siapa yg lebih hebat?

Dan jg tak menginginkan pertengkaran dan tarik urat…

Salam

engkau memberi jawaban yg bertolak belakang dgn postinganku…

Anak kecil jg tau ga bakal ngerepotin orang tuanya yg udah cukup lelah dan capek…
Bukannya malah ngisengin orang tuanya minta di beli pesawat terbang benaran…

lagian…
Saya juga pelayan gereja bro…
Ga gitu2 amat…

Terasa seperti semena2 mereka dlm melayani…,

Gitu…

Salam…