Adakah yang tau caranya?

Shalom,

Saya ada pertanyaan, saat ini rekan kerja saya (beragama Kristen)ada yang sedang dirawat di rumah sakit karena diduga sakit parah (tidak sadar tapi matanya melotot.
Diagnosa dokter dia sakit maningitis tapi ayahnya mengatakan dia ketempelan “sesuatu” (katanya ada mahluk halus berwujud wanita cantik dan anak kecil yang mengajak dia bermain dan nempel pada dirinya)
Menurut teman2 dikantor dan ayahnya, memang waktu dia sakit typus yang pertama dia memang pernah melihat mahluk halus berupa wanita berbaju putih dan berambut panjang dikamar kostnya (katanya menyerupai kuntilanak) setelah kejadian tersebut kondisi kesehatannya drop)

Pertanyaan saya, apakah didalam Katolik ada cara untuk mengusir hal seperti itu? karena orang tuanya sudah memanggil 2 pendeta, bahkan seorang ustadpun pernah datang, tapi tidak satupun yang berhasil mengusir mahluk tersebut dan kondisi teman saya semakin parah.

Saya harap dari forum ini ada yang bisa membantu, terima kasih

God Bless You
Angela

@angel
Maaf kalau saya keras. Tetapi rekan anda itu adalah korban tidak adanya iman orangtuanya. Pertama, karena mengharap manusia, (pendeta). Kedua, sudah melakukan sesuatu yang sudah melanggar FT dengan mengundang “pihak lain” untuk mendoakan sehingga, saat itu juga, iblis semakin mempermalukan dia (ortunya). Nah ini sudah fatal.

Menurut saya, kembalikan dulu iman ortunya. Kemudian, usahakan membentuk satu tim doa untuk mendoakan dan meminta serta mengusir setan yang ada, (kalau benar karena setan). Setelah itu, jangan leppaskan kupingnya dari mendengar FT dan atau lagu pujian kepada Tuhan.

Menurutku itu cukup, dan gak perlu bingung cari apa apa lagi. Kalau pastor gagal apa mau cari suhu?? Aneh2 aja. Kalau percaya Yesus ya cari Yesus. Kalau percaya pendeta dan manusia, maka carilah itu… Silahkan memilih. Wong yang jauh lebih parah aja Tuhan sembuhkan apalagi cuman sekedar setan kelas kuntilanak…

Jangan lupa ortunya suruh benar2 tobat… Kesalahan fatal sudah dilakukan dengan mengundang “pihak lain”.

Shalom.

Dear Pak Jonathan,

Terima kasih untuk masukannya, tapi sepanjang pengetahuan saya, orang tuanya sudah berusaha semampunya dan persekutuan doa di Gerejanya juga sudah turut mendoakan namun tiada hasil, makanya saat ini orang tuanya putus asa.

Masalah keimanan orang tuanya, jujur saya kurang tau, karena hanya mereka dan Tuhan lah yang tau.

Tapi nanti coba masukan bapak saya sampaikan saat saya bertemu mereka.

GBU

contoh klasik dari salah persepsi… kasus yg sebenarnya mudah malah jadi sulit. semua bisa diatasi dengan doa dan puasa. hanya saja kebanyakan orang belum sampai pada tingkat pemahaman yg benar tentang doa dan puasa.

pendeta ga bisa menolong kalo dia juga dalam keadaan “lemah roh”. cari hamba Tuhan yg bener dan dalam keadaan “kuat roh-nya”. trus kalo dapat orang yg tepat itu, pesan ke dia buat nyuruh roh itu masuk ke hewan piaraan aja. karna kebanyakan kasus pelepasan setan yg lumayan kuat. malah yg jadi korban orang2 disekitar pada pingsan ato kerasukan. itu namanya transfer roh, bro… goodluck

sista angela1705,
terlihat bahwa keluarga teman anda ini bukan org yg sungguh2 beriman kpd Tuhan Yesus, ini terlihat dari cerita2 mereka, dan kepanikan menghadapi penyakit anaknya.
Tindakan membawanya ke dokter merupakan tindakan yg benar, dan dokter tdk akan menyatakan penyakitnya secara sembarangan tapi harus berdasarkan gejala dan fakta yg ada.
Yang saya tahu, umumnya penyakit karena gangguan Iblis/setan itu tdk bisa terdeteksi penyakitnya oleh dokter, sedangkan pd kasus ini dokter berani menyatakan bahwa ybs menderita meningitis/radang selaput otak setelah melihat gejala2 yg ada.
Cara yg seharusnya ditempuh adalah selain berobat ke dokter, pihak keluarga juga harus berdoa agar dokter yang merawat diberikan hikmat utk dpt mengambil tindakan2 yg perlu, bukan lari dari satu kepercayaan ke kepercayaan yg lain krn ini sanagt mendukakan Tuhan Yesus.
GBU sista

@angel
Secara mata gak ada hasil. Apakah secara roh berlaku demikian? Apakah bapaknya bisa tahu? Kan gak. Jadi inilah iman, percaya tanpa melihat. Kelihatan tanpa perubahan tapi memiliki iman Tuhan sembuhkan. Dan itu tidak dimiliki keluarga ini. Jadi itu harus diperbaiki. Sedekat apapun pendeta yang mendoakan dengan Tuhan kalau keluarga tidak percaya maka akan percuma. Karena kunci justru pada keluarga bukan sekedar pada pendeta.

Aku kok jadi takut… Selama ini aku selalu bisa lihat makluk" halus…

teman anda domisili dimana??
kalau di Jkt coba hub Pak Daud Tony atau DUnia Roh Ministry

Konseling/Pelepasan/Doa:
Senin - Kamis mulai pk 10:00
Jl. Matraman Raya No. 60
Toko buku BETHLEHEM Lt. 2

Persekutuan Doa:
Rabu pk. 18:30
Mega Mal Pluit Lt. dasar
Toko buku BETHLEHEM
Untuk informasi: Sdr Melky (+6221-85904882) Sekretariat Dunia Roh Ministry, Jl. Matraman Raya No. 60, Lt 2, Jakarta Timur, 13150

katanya om Yesus sih jenis demikian harus dengan doa dan puasa :slight_smile:

Gbu

Wuah… yg bisa liat setan pan hanya setan juga… wuakakakakaka, kidding sis…

Saya jadi ingat kejadian teman saya yang sebelumnya sangat sangat normal, gak ada apa apa. Tetapi kemudian karena kecelakaan, dia jadi bisa melihat hal hal didalam alam roh dan mengakhibatkan dia kerasukan juga. Kemudian kerasukannya diusir dan luka akhibat kecelakaan disembuhkan, kelihatannya sampai sekarang sudah gak ada masalah.

Kalau dilihat dari kasus ini artinya ada yang membuat seseorang bisa berhubungan dengan alam roh dan dipengaruhi secara signifikan secara jasmani. Dan salah satunya adalah karena sakit atau kecelakaan. Dalam kasus teman @angela ini sangat dimungkinkan bahwa semua hal alam roh itu adalah pengaruh sakit yang dialaminya itu sehingga seperti membuka pintu kesana. Kalau dulu sih kasus teman saya, hal alam roh diselesaikan dengan doa puasa dan tim doa gt, serta menolak mentah2 tawaran atau permintaan dari sisetan… (Karena pasti meminta anak itu). Setelah itu dengan doa, meminta Tuhan menutup apa yang terbuka itu supaya tidak lagi setan dapat bermanifestasi secara jasmani.
Tetapi hal hal diatas tetap harus menjadi perhatian, karena kesalahan sudah dibuat. Hal itu bisa diperbaiki, asal cepat bergerak. Kalau tidak, pasti efeknya akan panjang, tidak hanya kepada rekan dari @angela tapi juga kekeluarganya, karena secara iman, saya yakin mereka saat ini sudah pada posisi “diujung tanduk”…

sista Fairytale,
anda mengkin termasuk pd kaum indigo (menurut istilah umum yg berlaku).
Hal ini biasanya disebabkan oleh faktor keturunan, mungkin ada dari keluarga sista yg pernah terlibat dlm ilmu2 mistik, shg kemudian menitis pd generasi berikutnya. Penitisan ini otomatis terjadi tanpa harus diminta, karena roh 2 jahat akan selelu mencari tempat pengganti pd saat tempatnya sdh tdk dpt digunakan lagi.
Di dalam Tuhan indigo ini merupakan kutuk yg harus dilepaskan, bisa dilepaskan bila anda memang rela dan mau dilepaskan dari kutuk tsb, minta bantuan para Hamba Tuhan tempat anda berdenominasi.
Syaratnya hanya satu yaitu anda rela melepaskan kutuk ini, walau bbrp org menganggap itu sbg kelebihan (indera keenam).
GBU sista Fairytale

Dirawat di rumah sakit mana, sis? Kalau pakai senter ke matanya, pupilnya responsif terhadap cahaya ga?

Coba dibacakan aja buku-buku yang senang dia baca dekat telinganya. Bacakan isi Alkitab juga boleh, kumpulkan 20-30 ayat tentang kebaikan dan kuasa Tuhan lalu bacakan berulang-ulang. Ceritakan juga pengalaman-pengalaman penting yang pernah dialami dia.

Biasanya kesadaran dapat kembali ketika yang bersangkutan mengingat kembali dirinya sendiri.

KLO MAU COBA
kLO MAU YANG KATHOLIK BAWA AJA KE MISA PENYEMBUHAN ROMO YOHANES DI KARMEL,
ATAU KALAU MAU SECARA REMOTE(JARAK JAUH DENGAN ANTENE ROMO LUKMAN

tUHAN YESUS MEMBEREKATI
HAN

[quote="angela1705 post:1, topic:177677"] Shalom,

Saya ada pertanyaan, saat ini rekan kerja saya (beragama Kristen)ada yang sedang dirawat di rumah sakit karena diduga sakit parah (tidak sadar tapi matanya melotot.
Diagnosa dokter dia sakit maningitis tapi ayahnya mengatakan dia ketempelan “sesuatu” (katanya ada mahluk halus berwujud wanita cantik dan anak kecil yang mengajak dia bermain dan nempel pada dirinya)
Menurut teman2 dikantor dan ayahnya, memang waktu dia sakit typus yang pertama dia memang pernah melihat mahluk halus berupa wanita berbaju putih dan berambut panjang dikamar kostnya (katanya menyerupai kuntilanak) setelah kejadian tersebut kondisi kesehatannya drop)
[/quote]
Sudah tepat kalau sakitnya dirawat di-rumah sakit… seorang dokter menyelesaikan persoalan jasmani, seorang psychiater menyelesaikan masalah jiwa, dan seorang hamba Tuhan, menyelesaikan hal-hal rohani. Yang menyadi pertanyaan adalah dia pernah melihat mahluk haluus berupa wanita berbaju putih.

  1. Artinya perlu analisa melihat gejala dalam dirinya mengapa dia bisa melihat makluk halus karena tidak semua orang dapat melihat makluk halus.
  2. Apa keterikatan ia dengan makluk halus itu…apakah ada perjanjian dari dirinya, ataukah ada hal yang lain keterikatan seseorang sehingga ia mendapatkan dampaknya.
  3. Dan perlu juga pembokaran pengakuan dosa-dosa kuasa gelap.
  4. Mengadakan pelepasan dan berita pengampunan dosa.
  5. Mengadakan pelayanan menerima Than Yesus dalam hati dan penyerahan diri.
    Untuk kesembuhan haruslah orang yang penuh dengan Roh Kudus, bukan anda cari pendeta dan ustad dan pastor yang pengalaman karena sekolah teologia disuruh perang sama makluk halus, masing masing hamba Tuhan punya karunia, kalau coma doa-doa bisa semua orang juga bisa, jangan pendeta anak-sekolah minggu juga bisa. Yang dibutuhkan adalah orang dapat membongkar roh halus yang sifat tersembunyi diperlukan orang mempunyai karunia membedakan roh…Carilah orang yang tepat saya juga tidak tahu orangnya namun saya hanya bisa memberi satu gamabaran dalam kesembuhan total jasmani maupun rohani.
    Kiranya Tuhan dapat menjawab pergumulan anda dan anak itu cepat sembuh.
    GBU.

Pertanyaan saya, apakah didalam Katolik ada cara untuk mengusir hal seperti itu? karena orang tuanya sudah memanggil 2 pendeta, bahkan seorang ustadpun pernah datang, tapi tidak satupun yang berhasil mengusir mahluk tersebut dan kondisi teman saya semakin parah.

Saya harap dari forum ini ada yang bisa membantu, terima kasih

God Bless You
Angela