Ahmadinejad: Hancurkan Israel !

Bukankah genosida dilarang ???

Namun, mengapai kini iran dan negara-negara islam malah hendak melakukan apa yang mereka sendiri tidak setujui ?

Presiden Iran telah sekali lagi menyerukan penghancuran Israel. Berbicara kepada para duta dari negara-negara Islam menjelang Hari Qods (Hari Yerusalem) tahunan yang anti-Israel, Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, “tujuan akhir dari kekuatan-kekuatan dunia haruslah penghancuran Israel” (“Ahmadinejad,” Jerusalem Post, 2 Aug. 2012).

Dia mengklaim bahwa para “Zionis” telah mengendalikan dunia “untuk sekitar 400 tahun,” yang pastinya mengejutkan orang-orang Yahudi sendiri. Dia mengutarakan “pembebasan Palestina” sebagai “kunci penyelesaian masalah-masalah dunia.”

Kita tidak perlu menduga-duga mengenai bagaimana semua ini akan berakhir. Iran adalah Persia modern dan tindak tanduknya dengan jelas digambarkan dalam nubuat Alkitab. Dia akan bergabung dengan Gog dan Magog dalam suatu serangan yang gagal terhadap Israel, sebagaimana digambarkan dalam Yehezkiel 38-39, dan mereka akan menderita kekalahan yang mengguncangkan dunia di bukit-bukit Israel, ”dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal. Aku akan menarik engkau dengan mengenakan kelikir pada rahangmu dan membawa engkau ke luar beserta seluruh tentaramu, yaitu pasukan berkuda, semuanya berpakaian lengkap, suatu kumpulan orang banyak dengan perisai besar dan kecil dan semuanya berpedang di tangannya. Orang Persia, Etiopia, dan Put menyertai mereka dan semuanya dengan perisai dan ketopong . . . Aku akan menghukum dia dengan sampar dan tumpahan darah; Aku akan menurunkan hujan lebat, rambun, api dan hujan belerang ke atasnya dan ke atas tentaranya dan ke atas banyak bangsa yang menyertai dia. Aku akan menunjukkan kebesaran-Ku dan kekudusan-Ku dan menyatakan diri-Ku di hadapan bangsa-bangsa yang banyak, dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN” (Yeh. 38:3-5, 22-23).

Sumber: http://www.cakka.web.id/blog/ahmadinejad-hancurkan-israel/

Sebenarnya semua sudah dinubuatkan, jadi tinggal apa peran kita dalam pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Jangan kita terfokus dengan konflik mereka, sebab itu seperti gumpalan awan sebelum hujan, seperti senja yang terlihat di Timur, seperti bunga-bunga mangga yang berguguran.

Betul, bro. Jujur saja, saya ngga tahu apa peran saya sebagaimana yang anda maksud. Bagi saya, konflik Timur Tengah cuma harus diperhatikan karena itu merupakan salah satu dari tanda-tanda akhir jaman.

Halaaah, si ahmadinejad kan cuma omong doang, kalau dia berani mengapa harus mengajak bangsa lain? Karena secara kasat mata dan realita, kekuatan bangsa arab digabung pun beum mampu mengatasi kekuatan negara Israel.
Jadi, ibarat anjing menggonggong, biarkan saja.

Syalom

Anda salah di sini, bro. Ahmadinejad itu bukan tidak berani. Dia itu goblog. Secara sejak 1948 Israel sudah berapa kali sih dikeroyok para tetangganya? Mana rame-rame lagi? Toh nyatanya tetap aja Israel masih ada. Dari jaman kuno sudah tercatat Israel entah berapa puluh kali diinginkan hancur oleh bangsa-bangsa disekitarnya, tapi sampai hari ini masih ada. Kalau Ahmadinejad pintar, dia seharusnya tahu bahwa niatan, jangankan usaha, menghancurkan Israel itu sama seperti niatan menguras laut sampai kering. Tidak peduli dia datang bawa berapa banyak negara tidak akan pernah ada hasilnya.

Lho, anda sebut si Ahmadinejad goblog karena dia tidak tahu apa Alkitab?
Itu bukan goblog, bro, tetapi memang tidak mau dan perlu tahu, terlebih lagi percaya.

Kita berpikir secara logis saja, terlebih lagi dalam medan pertempuran. Kekuatan persenjataan negara arab memang berada di bawah kekuatan negara Israel.

Syalom

Posting komentar harap memperhatikan Peraturan Forum

Dilarang membuat topic yang menyinggung masalah SARA, ataupun perbedaan2 yang dibuat2 (Diharapkan sikap dewasa dari setiap user untuk dapat memahami setiap perbedaan, seperti, Suku, Agama, Ras, adat istiadat, golongan, perbedaan pendapat, respone, sikap, gaya bahasa, dll) Dilarang mamakai gaya bahasa yang kotor atau tidak pantas. Dilarang memakai gaya bahasa/saling menyinggung , menyerang, memprovokasi, atau melakukan perdebatan yang diluar jalur dari topic yang dibicarakan (Out Of Topic atau OOT). Diskusi yang membawa-bawa agama atau kitab suci agama lain, selain Kristen akan dikunci. Member bersangkutan akan diperingati atau langsung diban. Ini adalah Forum Kristen, tempat diskusi Kristen, bukan agama lain.

sudah ada komentar yang terpaksa dihapus.

Dalam hal Ahmadinejad saya tidak membicarakan Alkitab, bro. Saya membicarakan penemuan-penemuan arkeologi seperti Batu Rossetta dan yang lainnya. Bicara dari segi iman, wajar saja kalau sebagai muslim dia tidak percaya isi Alkitab. Tapi bicara dari segi kehidupan sehari-hari, sebagai seorang presiden, tidak masuk di akal kalau dia tidak tahu apa-apa tentang berbagai penemuan arkeologi selama ini – toh bidang arkeologi umurnya baru 200an tahun. Menjadi seorang pemimpin negara tanpa mau belajar sejarah, kalau sejarah negaranya sudah tersesat sebelumnya, di bawah pimpinannya kemungkinan besar malah akan lebih tersesat lagi.

Bro, anda berkata begitu karena anda mengimani apa yang anda lihat/baca, sedangkan ahmadinejad, walaupun presiden, tetap saja apa yang anda anggap ‘bukti’ baginya tidak lebih dari penemuan kuno tak berarti.

Jadi, dalam membaca karakter orang, kita harus melepaskan cara pandang kita sendiri.

Syalom

Belum apa-apa sudah gempa bumi duluan di Iran :smiley:

Rugi triliunan rupiah akibat gempa, belum efek sanksi ekonomi. Nanti pas negaranya udah mau ambruk baru kalap lalu lawan Israel. Padahal gak diapa-apain ama Israel bisa ambruk sendiri. ;D

GBU

Bro, balik lagi, bukan masalah iman. Saya lupa nama batunya (ngga sempet ngecek lagi) tapi salah satu penemuan arkeologi itu merupakan prasasti Shalmanezer yang menceritakan bagaimana dia dengan gagah bertingkahnya mengepung Yerusalem berhari-hari, dan berdasarkan penelitian umur, prasasti itu berlangsung sejaman dengan Hizkia. Dan lucunya, bagaimana akhir pengepungan itu justru tidak ada dalam prasasti itu. Bukannya bagian itu hilang, tapi catatan di sana melompat dari pengepungan berhari-hari langsung ke kepulangan Shalmanezer ke Asiria tanpa kejelasan akhir dari pengepungannya.

Penelitian lebih jauh menemukan kuburan masal berisi ribuan tulang belulang di dekat Yerusalem, di wilayah yang sesuai dengan catatan prasasti itu sebagai tempat di mana Shalmanezer menata pasukannya untuk mengepung Yerusalem. Tidak ada catatan kuno lain yang menjelaskan sekaligus mengaitkan keduanya kecuali apa yang tertulis di Alkitab.

Kembali, bro, lepas dari masalah mengimani atau tidak, fakta bahwa tidak ada penemuan arkeologi lain yang menunjukkan bahwa kuburan masal itu tidak berkaitan dengan pengepungan Shalmanezer atau kalau pengepungan Shalmanezer berakhir dengan hancurnya Israel sebagaimana yang tercatat di bagian akhir prasasti, bahkan dengan parameter ilmiah pun anda mau tidak mau harus mengakui satu-satunya kemungkinan adalah catatan dalam Alkitab itu benar adanya (setidaknya sampai ada penemuan lain yang membuktikan sebaliknya).

Belum terhitung ditemukannya stempel raja Daud, yang membuktikan bahwa Israel sekali waktu dulu merupakan sebuah Kerajaan, sekali pun anda tidak mengimani, apakah bisa mengingkari bukti ilmiah sekelas ini?

Kalau ngomong iman, bro, saya akan percaya dengan atau tanpa ada bukti-bukti arkeologis yang mendukung. Kalau ngomong tanpa iman, bro, sekali pun saya tidak percaya dengan apa yang tertulis dalam Alkitab, apakah saya bisa menyepelekan bukti-bukti sejarah berupa penemuan-penemuan arkeologi yang mendukung sebagai “hoax”?


[i]Edited by oliver
Harap perhatikan Peraturan Forum !

Diskusi yang membawa-bawa agama atau kitab suci agama lain, selain Kristen akan dikunci. Member bersangkutan akan diperingati atau langsung diban. Ini adalah Forum Kristen, tempat diskusi Kristen, bukan agama lain.

Harap tidak membawa-bawa agama lain dalam posting !

Thanks untuk pengertiannya.[/i]

Re: Ahmadinejad: Hancurkan Israel !

gak mungkin. . . .

[i]Edited by oliver
Harap perhatikan Peraturan Forum !
Harap tidak membawa-bawa agama lain dalam posting !

Thanks untuk pengertiannya.[/i]
[/quote]
Bro, emang bagian mana saya ngomongin agama lain? Dibaca yang bener, dong. Iman yang saya omongin di situ kan iman Kristen secara asalnya dari komentar bro Bruce bahwa 'saya mengimani Alkitab."

Saya ngomongin penemuan ilmiah di bidang arkeologi, bro. Emang sejak kapan arkeologi jadi agama? Yang bener aja kalo jadi moderator!!!

Re: Ahmadinejad: Hancurkan Israel !

saatnya tiba. . . .

ISRAEL MENJADI BANGSA YANG BESAR, sesuai janji ALLAH dengan ABRAHAM. . .

@BJ Tan

Bro, baru saja selesai saya saksikan di National Geographic channel, acara berjudul ‘Don’t tell mom I’m in…’ dan acara hari ini tentang Iran.

Apa yag anda bayangkan dan kisahkan di atas, sungguh berbeda kalau anda lihat. Percayakah anda bahwa orang Yahudi bisa hidup dengan tenteram di Iran? Iran adalah negara di kawasan Arab dengan jumlah masyarakat Yahudi terbesar. Bahkan di Teheran terdapat 25 sinagoga. Mereka bebas beribadah. Rakyat Yahudi Iran bebas saja berusaha dan bergaul. Bahkan, mereka memiliki wakil di parlemen sebagai waki dari masyarakat Yahudi. Menurut masyarakat Yahudi Iran, orang Iran bisa membedakan yang mana Yahudi dan yang mana zionis, itu berbeda. Bagaimana dengan perlakuan di Indonesia? Bahkan yang bukan Yahudi merasa lebih zionis, dan yang bukan arab memusuhi orang Kristen karena dianggap zionis.

Kalau menurut saya, itu namanya kurang waras.

Syalom

Ia emang bener seperti itu bro, tapi taulah media suka membesar-besarkan peristiwa yang kecil, tadinya cuma satu komplotan diberitakan satu negara. Ini lho bro, jaman sekarang mencari berita itu susah, sementara “manusia menggigit anjing” baru namanya berita.

untuk menyenangkan aja …

kita berdoa agar kehendak Tuhan yang jadi…

sungguh indah sekali jika Tuhan datang :slight_smile:

Dalam hal zionis, saya netral aja, bro.

Kalau mengenai orang-orang Yahudi yang hidup damai di Iran, saya percaya kejadian itu memang ada. Hanya saja dalam hal ini kita membicarakan Ahmadinejad. Tolong diingat bahwa konteks pemikiran saya Ahmadinejad bukanlah Iran sekali pun keputusannya bisa mempengaruhi tindakan Iran sebagai sebuah negara. Sebaliknya, kebersamaan yang ditunjukkan dalam acara yang anda saksikan juga tidak bisa dikategorikan sebagai perwakilan dari keseluruhan Iran terlebih lagi Timur Tengah.

Bagaimana pun juga, pandangan menyamaratakan satu bangsa ke dalam satu tindakan itu jelas sebuah kesalahan karena bagaimana pun juga tindakan masing-masing orang adalah tanggung jawab masing-masing orang. Seperti kalau ada pendeta yang berselingkuh, menipu, gay, atau pelanggaran-pelanggaran lainnya, apakah kita lalu bisa menyamaratakan bahwa semua pendeta juga seperti itu? Tentu saja tidak.

Hanya saja harus diingat bahwa kelompok orang Iran yang bisa hidup damai dengan orang Yahudi tidak memiliki cukup pengaruh untuk menentang seandainya negara Iran mengambil keputusan untuk menyerang Israel dengan tujuan memusnahkannya. Sebaliknya Ahmadinejad, sekali pun hanya satu orang, dengan porsinya sebagai pemimpin negara, tentu pendapatnya jauh lebih berbobot untuk menentukan apakah negara Iran akan berperang dengan negara Israel atau tidak.

Dalam hal ini, saya tidak mencampuradukkan Ahmadinejad adalah Iran secara keseluruhan atau sikap warga Iran secara keseluruhan digambarkan secara akurat 100% oleh Ahmadinejad. Tapi saya juga berharap anda tidak mencampuradukkan bahwa sekelompok warga Iran yang bisa hidup damai dengan orang Yahudi adalah Iran secara keseluruhan atau sebaliknya sikap Iran sebagai sebuah negara bisa digambarkan secara akurat 100% oleh sikap sekelompok warga Iran ini. Ada porsinya masing-masing, bro. Hanya yang harus kita pertimbangkan adalah seberapa besar pengaruh keputusan setiap pihak dalam hal ini.

N.B.: Buat moderator, tolong diperhatikan ini saya berbicara Iran sebagai sebuah negara dan Ahmadinejad sebagai seorang presiden sebuah negara. BUKAN TENTANG AGAMA LAIN!!! Tolong jangan serampangan memberi teguran yang tidak ada dasarnya!!!

Ahmadinejad: Israel, Tumor yang Harus Dihancurkan

Sabtu, 18 Agustus 2012 | 07:34 WIB

Daily Mail

Israel adalah “tumor kanker” yang akan segera dihancurkan, kata Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Jumat (17/8/2012),

TERKAIT:

Israel Siap Serang Fasilitas Nuklir Iran
Israel Tegaskan Siap Berperang Melawan Iran
Jika Israel Diserang, Lebanon dan Gaza Bakal Menderita
Israel Pasang Rudal Pencegat Canggih
Israel, Ternyata “Gentar” oleh Mogok Makan

TEHERAN, KOMPAS.com — Israel adalah “tumor kanker” yang akan segera dihancurkan, kata Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Jumat (17/8/2012), kepada para demonstran yang melakukan protes tahunan terhadap eksistensi negara Yahudi itu.

“Rezim Zionis dan warga Zionis adalah satu tumor kanker. Kendatipun satu sel dari mereka dikeluarkan dalam satu inci tanah (Palestina), pada masa depan sejarah ini (bagi eksistensi Israel) akan terulang kembali,” katanya dalam satu pidato di Teheran untuk memperingati Hari Quds Iran yang disiarkan langsung televisi negara itu.

“Negara-negara dari kawasan ini akan segera mengusir kaum Zionis perampas tanah Palestina… Sebuah Timur Tengah baru pasti dibentuk. Dengan bantuan Allah dan negara-negara kawasan ini, Timur Tengah baru tidak akan ditemukan lagi orang-orang Amerika dan Zionis,” katanya.

Peringatan itu dilakukan pada saat ketegangan meningkat antara Israel dan Iran menyangkut program nuklir Iran yang disengketakan itu.

Israel pekan-pekan belakangan ini meningkatkan ancaman-ancamannya untuk menghancurkan fasilitas-fasilitas nuklir Iran guna mencegah Teheran mampu memproduksi senjata-senjata atom. Iran yang terkena sanksi-sanksi Barat membantah tuduhan itu dan menegaskan bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan damai. Militernya memperingatkan akan menghancurkan Israel jika diserang.

Televisi Pemerintah Iran menunjukkan, massa berpawai di bawah sinar matahari yang menyengat di Teheran dan kota-kota lain negara itu untuk memperingati Hari Quds (Jerusalem) yang bertujuan membebaskan kota Jerusalem, yanga akan dijadikan ibu kota negara Palestina masa depan (Israel juga bersikeras untuk menjadikan Jerusalem sebagai ibu kotanya).

Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan spanduk bertuliskan “Ganyang Israel” dan “Ganyang Amerika”. Satu kelompok orang di Teheran terlihat membakar satu bendera Israel.

Unjuk rasa itu telah menjadi kegiatan tahunan selama Ramadhan di Iran sejak Revolusi Islam tahun 1979. Para pengunjuk rasa menegaskan antipati Iran terhadap Israel dan sekutunya Amerika Serikat serta mendukung perjuangan rakyat Palestina, yang Khamenei sebut “satu tugas agama.”

Pemimpin tertinggi itu, Rabu, menyebut Israel sebagai “hasil pertumbuhan Zionis gadungan dan palsu” di Timur Tengah yang “akan dilenyapkan”.

Pemimpin Pengawal Revolusi yang berpengaruh, Jenderal Mohammed Ali Jafari, mengemukakan kepada kantor berita Fars, ketika menghadiri unjuk rasa di Teheran itu, bahwa “negara Iran sekarang berada di garis depan perlawanan regional anti-Israel dalam menunjukkan kebenciannya pada Israel.” Ia menambahkan, Iran tetap mempertahankan sikap tegas itu.

Ahmadinejad dalam pidatonya menyatakan, Zionis menimbulkan perang dunia pertama dan kedua, dan “menguasai masalah-masalah dunia, sejak saat itu mereka menguasai Pemerintah AS.”

Sumber :

ANT, AFP

Editor :

Egidius Patnistik