Air hidup dan Roti hidup adalah satu paket yang tak terpisahkan.

Yesus adalah JALAN, KEBENARAN dan HIDUP.

Barangsiapa mau HIDUP, harus bersedia mengikuti jalan yang sudah ditentukan oleh Yesus, dan kebenaranNya, yaitu bersedia minum AIR HIDUP dan makan ROTI HIDUP.

Minum air hidup, berarti menerima dan percaya Yesus adalah Tuhan.

Makan roti hidup, berarti bersedia disatukan dengan Yesus.

Kedua ketentuan ini sudah dimeteraikan dan tidak dapat dipisahkan, artinya tidak dapat dipakai cuma salah satu dari kedua ketetapan itu.

Syalom.

jadi menurut anda air hidup itu adalah menerima dan percaya Yesus adalah Tuhan, dan roti hidup adalah bersedia disatukan dengan Yesus?
Kalo boleh tahu dimana penjelasan di Firman Tuhan mengenai hal tersebut?

Air Hidup.

Yoh.4:13-14.
Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Yoh.6: 35.
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup;barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsipa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi.

Yoh.7:37-38.
Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum! Barangsipa percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

Roti Hidup.

Yoh.6:51-56.
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.
Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darahNya, kamu tidak mempunyai hidup didalam dirimu.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
Sebab dagingKu adalah benar-benar makanan dan darahKu adalah benar-benar minuman.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal didalam Aku dan Aku didalam dia.

Syalom.

Membaca ayat diatas akan menjadi jelas bahwa Topik: “Air hidup & Roti hidup adalah satu paket yang tak terpisahkan”, tidak perlu diragukan lagi.

Pada saat sekarang banyak orang kristen yang hanya menerima Air hidup dan menolak Roti hidup, sehingga dikhawatirkan mereka akan mengalami penolakan oleh Yesus.

Yoh.5:39-40.
Kamu menyelidiki kitab-kitab suci sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang kekal, walaupun kitab-kitab suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu.

Saya ingatkan kepada teman-teman, jangan tetap mengeraskan hati anda dengan menolak menerima Roti hidup, dan tidak mau datang dan disatukan dengan Yesus.
Hal ini untuk kepentingan keselamatan hidup kekal anda sendiri.

Syalom.

Syallom

Muannnnn…tab brow :afro:

GBU

Mengapa AIR dan ROTI didalam masalah hidup, tidak dapat dipisahkan dan masing-masing berdiri sendiri ?
Manusia tanpa air akan haus dan mati.
Manusia tanpa roti (makanan) akan lapar dan mati.
Jadi kedua-duanya mutlak diperlukan agar manusia bisa hidup.

Demikian untuk mendapatkan hidup kekal, Yesus memakai perkataan AIR dan ROTI, dan ditambahkan kata keterangan HIDUP, sehingga menjadi: AIR HIDUP & ROTI HIDUP.

Seperti yang sudah diterangkan di reply terdahulu, arti dari AIR HIDUP & ROTI HIDUP.
Minum AIR HIDUP, berarti percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.
Makan ROTI HIDUP, berarti menyerahkan diri bersedia disatukan dengan Yesus.

Kesalahan yang sangat FATAL apabila kita hanya bersedia menerima salah satu dari kedua ketentuan yang sudah merupakan PERJANJIAN BARU yang sudah DIMETERAIKAN oleh Allah ini.

Syalom.

[email protected] Sam…

Nah…loh…dari Alkitab ada bahasa iman / bahasa religiusnya / bahasa Alkitab yang dikatakan sbg "Roti hidup dan Air Hidup / Kehidupan “…Tapi [email protected] Sam…belum berani menjelaskan dan menganalogikan bahasa tsb untuk bahasa komunikasi secara pergaulan manusia manusia yang beriman kristen…Artinya belum berani menafsirkan apa yang di maksud " Roti hidup dan Air Hidup/ Kehidupan” tsb.?? Atau belum ada fatwa dari vatikan broo…?? ( maaf ) HEHEHE…

Salam GBU…

air dan Roti memang tdk terpisahkan,: kebanyakan Air pasti perut kembung, perut masih lapar
kebanyakan makan roti seret…!
harus seimbang…!

hahahahaha…ada benernya juga… :cheesy: :cheesy:

Memang masalah Air Hidup dan Roti Hidup ini, kita tidak bisa memakai bahasa menurut pikiran manusia dan melihat menurut mata manusia, akan tetapi masalah ini baru dapat dimengerti apabila kita memakai bahasa iman dan melihat menurut mata iman.

Mengenai Air Hidup, yaitu kita harus percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.
Benar-benar tidak dapat diterima oleh akal pikiran manusia.
Mana mungkin, Yesus yang dikandung dan dilahirkan oleh Maria, kita disuruh percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.

Maka, ketika Simon Petrus menjawab: " Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!",
Yesus berkata: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang di sorga. (Mat.16:16-17.)

Mengenai Roti Hidup, yaitu roti yang kita makan itu adalah daging Yesus.
Benar-benar tidak dapat diterima oleh akal pikiran manusia.
Mana mungkin, yang kita lihat itu adalah tetap roti, kita disuruh percaya dan mengakui bahwa roti itu adalah daging Yesus.

Kedua masalah mengenai “Air Hidup” dan “Roti Hidup” inilah yang dari dahulu sampai saat sekarang, selalu menjadi pertentangan dan perpecahan, diantara orang-orang Yahudi, bahkan banyak murid-murid Yesus pergi meninggalkan Yesus.

Dengan terjadinya pertentangan dan perpecahan di antara umat, maka Yohanes memberi surat susulan yaitu: 1Yoh, 2Yoh. dan 3Yoh., supaya tidak sampai terjadi penyesatan.

Syalom.

Yang perlu dipertanyakan ialah, mengapa pada saat sekarang beberapa umat kristen tidak mau mempersenjatai diri dengan Firman yang lengkap.
Mereka cuma mau menerima AIR HIDUP dan menolak ROTI HIDUP yang diberikan oleh Yesus.
Padahal AIR HIDUP dan ROTI HIDUP adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Apa respond anda sekalian mengenai hal ini ?

[email protected] Sam.

Ahhh…mosok seh tidak terpisahkan "Air hidup dan Roti hidup itu…?? Wong yang satunya bersifat cair dan yang satunya bersifat padat kok…tidak terpisahkan…?? Pasti terpisahkan dong ahh.!?? Hanya kalau secara fungsionalnya saja baru dibilang saling mendukung dan haaus saling menunjang…

Emangnya siapa dulu yang diperoleh oleh seorang manusia yang lahir baru seh…?? air dahulu atau roti dahulu ya [email protected] sam…?? hehehe…

Salam GBU…

Pada dasarnya sama. makan roti hidup sebagai percaya pada karya salib Kristus, sebagai karya penebusan dosa, memperdamaikan kita kepada Allah untuk menerima Roh Kudus, Roh Kebenaran. dan minum air hidup adalah percaya pada segala kebenaran Kristus dalam Roh Kebenaran dalam pimpinan Roh Kudus atas apa yang diajarkanNya, seperti air yang terus mengalir memimpin kita kedalam hidup yang sesungguhnya.

Ditempat lain lagi Tuhan menjelaskan orang Kristen harus jadi carang anggur yang melekat pada pokok Angur, kalau carang tidak melekat dengan benar dan tidak berbuah akan ditebang dan dimasukan dalam neraka.

Mana yang benar, mau makan roti atau mau melekat pada pokok?

Supaya selamat harus jadi carang anggur, atau makan daging mentahnya Tuhan dan minum darah segarnya Tuhan atau jadi domba berkaki empat dan makan rumput?

Keduanya benar karena sama2 artinya. Artinya adalah mau menuruti kehendakNya, bukan benar2 jadi carang anggur atau benar2 makan dagingnya Tuhan. Itu kiasan saja

15:1
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

15:2
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

15:6
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Kita tidak berbicara masalah materi, atau fungsional.
Kita berbicara masalah HIDUP, maka perkataan air dan roti oleh Yesus diberi keterangan HIDUP.

Tanpa air tubuh manusia akan mati.
Tanpa makanan (roti) tubuh manusia juga akan mati.
Jadi kedua-duanya diperlukan.

Dalam masalah AIR HIDUP dan ROTI HIDUP, jelas yang lebih dahulu ialah AIR HIDUP, yaitu kita harus lebih dahulu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.

Syalom.

AIR HIDUP dan ROTI HIDUP tidak sama, akan tetapi kedua-duanya mutlak di perlukan agar kita HIDUP.

AIR HIDUP.
Yoh.7: 37-38.
Yesus berdiri dan berseru:“Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum !
Barangsiapa percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

ROTI HIDUP.
Yoh.6: 50- 51.
“Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati.
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Yoh.6; 56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal didalam Aku dan Aku didalam dia.

Jadi:
AIR HIDUP ialah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.
ROTI HIDUP ialah kita disatukan dengan Yesus, atau kita dicangkokkan dengan Yesus.

Syalom.

Mana yang benar, mau makan roti atau mau melekat pada pokok?

Kalau mau melekat pada pokok anggur, syaratnya yaitu makan Roti Hidup.
Dan Roti Hidup itu adalah daging Yesus.

Yoh.6: 56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Yoh.15: 4 -5.

  • Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
  • Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Syalom.

Mungkinkah orang yang melekat pada Yesus seperti carang anggur melekat pada anggur dan tidak selamat?

Orang yang melekat pada Yesus, seperti carang anggur melekat pada pokok anggur, sampai diakhir hayatnya, pasti selamat.
Untuk melekat pada Yesus, syaratnya ada 2,
yaitu:
Minum Air Hidup, yaitu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.
dan
Makan Roti Hidup, yaitu makan daging Yesus dengan iman.

Syalom.

Dapatkah mbah menunjukan ayatnya