AKU DAPAT EMAIL YESUS BUKAN TUHAN.....

Mengapa kau sebut aku sebagai yang baik? Tidak ada yang baik kecuali satu, yaitu Allah. (Lukas 18:19)

Dalam ayat itu, Yesus menegaskan bahwa tidak ada yang baik kecuali Allah. Maka jangan sebut Yesus sebagai yang baik, karena Yesus bukanlah Allah. Ini sungguh jelas dan mudah dipahami.

Ada indikasi bahwa orang-orang di masa Yesus membedakan Yesus dan Allah. Yesus dan Allah bukanlah satu entitas, bukan satu pribadi, bukan satu substansi, atau apa pun namanya.

Yesus bertambah besar hikmahnya dan bertambah dewasa, serta makin disukai Allah dan manusia. (Lukas 2:52)

Manusia itu banyak. Manusia yang satu bisa menyukai manusia lainnya. Tetapi Allah, mungkinkah Dia menyukai Allah yang lainnya? Agak sulit untuk mengatakan bahwa dalam alam pemikirannya, Lukas menyangka bahwa Yesus adalah Allah. Adalah konyol jika Anda berkata ‘tidak ada yang mustahil bagi Allah’ dalam hal ini. Lukas jelas menganggap bahwa Yesus bukanlah Allah. Mungkin hanya Paulus yang beranggapan bahwa Yesus adalah Tuhan seperti dalam Injil gnostiknya.

ehm…
email yang “menggentarkan”…

Paulus dengan Injil Gnostik?
Joke antum lumayan lucu. Silakan ikut audisi extravaganza.

EMAIL-nya SALAH tuh :char11: :char11:
Silahkan baca ayat-ayat Alkitab berikut:

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran (Yohanes 1:1, 14).

Pengakuan Tomas, “Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Yohanes 20:28).

Tetapi tentang Anak Ia berkata: “Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran (Ibrani 1:8).

:afro: :afro: :afro:

Kasihan deh lo @Pauline
gara gara SMS langsung kena “BANNED”

ya udah pake aja IP-ADRESS lain, kan banyak yang gratis !!!

@pauline: jauhi ajakan setan yak, ga perlu ganti ip adress…kamu mau lebih dalam mengenal Tuhan, GBU. Itu bagus jangan mengambil kesimpulan sendiri…curahan mu membuat orang mengutarakan kemunafikan nya sendiri dan takut… berekspresi…tentang Tuhan, sehingga kamu bisa mengambil kesimpulan dari tema yang kamu sampaikan. Ingin kenal sehingga baik jalan mu…dan terpujilah Tuhan yang telah dimuliakan…amin…

Karena Yesus Kristus saat itu mengosongkan ke-Allah-anNya dan menjadi sama dengan manusia.

Ada indikasi bahwa orang-orang di masa Yesus membedakan Yesus dan Allah. Yesus dan Allah bukanlah satu entitas, bukan satu pribadi, bukan satu substansi, atau apa pun namanya.

Wajar, makanya tidak semuanya mengikuti Yesus Kristus, namun ada juga indikasi orang-orang di masa Yesus Kristus yang mengetahui bahwa Yesus Kristus = Allah.

Yesus bertambah besar hikmahnya dan bertambah dewasa, serta makin disukai Allah dan manusia. (Lukas 2:52)

Manusia itu banyak. Manusia yang satu bisa menyukai manusia lainnya. Tetapi Allah, mungkinkah Dia menyukai Allah yang lainnya? Agak sulit untuk mengatakan bahwa dalam alam pemikirannya, Lukas menyangka bahwa Yesus adalah Allah. Adalah konyol jika Anda berkata ‘tidak ada yang mustahil bagi Allah’ dalam hal ini. Lukas jelas menganggap bahwa Yesus bukanlah Allah. Mungkin hanya Paulus yang beranggapan bahwa Yesus adalah Tuhan seperti dalam Injil gnostiknya.

Lukas lho sekretarisnya Paulus (jelas ini tidak paham authorship Alkitab), ya otomatis Lukas menulis apa yang dikatakan Paulus, pie to mas?
Lagian:
1. Semua rasul mengakui bahwa Paulus adalah seorang rasul (Kis 15:22)

  1. Maka rasul-rasul dan penatua-penatua beserta seluruh jemaat itu mengambil keputusan untuk memilih dari antara mereka beberapa orang yang akan diutus ke Antiokhia bersama-sama dengan Paulus dan Barnabas, yaitu Yudas yang disebut Barsabas dan Silas. Keduanya adalah orang terpandang di antara saudara-saudara itu.

2. Pengakuan keAllahan Yesus Kristus tidak ditulis hanya oleh Paulus melainkan juga oleh Yohanes (Yoh 1:1), serta Thomas (Yoh 20:28)

  1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
  2. Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!”

3. Pengakuan keAllahan Yesus Kristus diakui oleh murid-murid langsung para rasul, seperti Klemens (murid langsung Petrus), Polikarpus (murid langsung Yohanes), etc dalam dokumen sejarah.

Jadi semuanya sama dan tidak terbantahkan berdasarkan dokumen sejarah. Data sanggahan kuno dari zaman Belanda (atau zaman Flinstone sekalian) yang udah dijawab oleh ratusan Theolog dengan tepat koq ya masih dipakai aja, ga bisa analisis yang lebih menantang ta mas? capee dech…

Best Regard,
Daniel FS

@Daniel FS: buku-buku Ahmed Deedat memang datang terlambat di Indonesia. Padahal sanggahannya sudah sangat banyak. Sayangnya peredaran sanggahan itu agak sulit (atau dipersulit?)

Daniel F.S :wink: wei pendalaman yang bagus…sunguh briliant…
Pauline :char12: Bgmana pendapatmu mengenai pandangan Daniel uda puas belum…??? kamu bisa ambil keputusan kan?? anak Tuhan jgn menyerah apa yang kau inginkan maka terpuaslah akan ketidaktauan mu oleh NYA…ok siip…!!!

:cheesy: :cheesy: :cheesy: :cheesy:
orangnya dah dibaned masi joga ditanyain… :mad0261:
he he he…
:ashamed0004: :ashamed0004:
siapa hayooo yang mau jawab???

@Savage: biarkan mereka tanya pada Inul yang bergoyang. Atau Savage mau jawab?

om kalil,

saya lagi gak mood… :char12:
malez ah… :tongue:

Ya, menurut saya selevel savage memang bijak kalau tidak pakai data kuno yang udah dipecahkan jawabannya. Mungkin itu pertanyaan menantang bagi Kristen di tahun 1970,sekarang? Tidak relevan lagi

Best Regard,
Daniel FS

daniel,
kalo boss mau replay…replay aja
dimana relevan dan kagak nya? :rolleye0014:
saya gak mau ikut replay karna lage kagak mood tauk… :tongue:

@FKers

Ni topik dibuat December 2008, jd udah hampir setaon, tapi halaman satu aja belum penuh.

Yuk cari kerjaan lain aja !!!

Ya berarti anggapan saya pada Anda salah,hahaha…

Best Regard,
Daniel FS

ha ha ha ;D
betol itu bro…

Semakin banyak memakai kata2 yang kurang sopan …di FK, ini kayaknya bukan untuk mencari kebenaran tapi mencari kesalahan…spt capek deh…anak setan…setan kecill…nga mood…apa nga ada kata kasih yang lebih bijaksana, apa uda nga menghargai orang/organisasi yang buat FK ini…terutama orang kristen sendiri…Kadang kala orang hanya mau sharing saja malah di bilang anak setan…dll…klo seadainya itu seorang pendeta yang hanya ingin mengetahui, sampai mana pengetahuan orang kristen di FK ini…Bagaimana???makin lama orang yang membacanya pun menilai Fk ini menjadi lebih buruk…klo tidak bisa membahas…tolong cari pebimbing dulu bertanya ke organisasi FK ini…harus di sharing dulu atau masuk ke alamat filter untuk masuk topik pembahasan oleh petugas banded…Apa si daniel merasa lebih hebat…apa begitu suci dirinya…??? merasa menjadi penguasa…kayaknya tidak begitu…cuma anak ingusan yang hanya mengenal TUHAN dan pendalaman yang bagus, tapi tidak memiliki kuasa roh Kristus…hanya kemunafikan kristenisasi dan kristen paranoid yang cuma beralas kan pendalaman dan logika…bukan Kasih…HARAP dipahami dahulu baru membalas nga perlu dengan emosi…gunakan kata yang bijaksana dalam Kasih…jgn menjadi anak Kristus dibalik dinding tetapi jadi Kepala bukan ekor…artinya bawa lah orang supaya mengenal Kristus lebih dalam jangan hanya berkomentar…

Saya sama sekali tidak merasa hebat, yang saya suguhkan hanyalah fakta dan analisis saya, kalau saya salah ya saya akui, kalau benar ya saya perlihatkan, apakah saya merasa suci? tidaklah demikian, saya lho masih meminta pengampunan dosa setiap hari, orang suci tidak perlu meminta pengampunan dosa, saya disucikan bukan menjadi suci, apalagi menjadi penguasa? sekali-kali tidak! karena saya tidak punya bakat jadi pemimpin…

Terima kasih untuk kalimat kedua Anda ^_^, bolehlah kalau dikatakan bahwa saya anak ingusan, mengingat memang saya orang awam biasa saja yang mengenal TUHAN (pengenalan akan TUHAN ini tentunya lebih penting daripada keingusan saya).

tapi tidak memiliki kuasa roh Kristus.....hanya kemunafikan kristenisasi dan Kristen paranoid yang cuma beralas kan pendalaman dan logika....

Tentang ini, saya membantahnya, saya sangat mencintai Beliau, dan dalam kecintaan Beliau memberikan Pribadi Roh Kristus dalam hati umatNya (bahkan dalam kehidupan sehari-hari, saya merasa Roh itu sangat nyata, bahkan lebih nyata dari Anda), dan saya juga termasuk umatNya, dapatkan seorang Kristen mengenal TUHAN tanpa Roh Kristus? Pernyataan Anda diatas sangat bertolak belakang dengan anjuran “kasih” Anda dibawah, seakan-akan pernyataan Anda ini juga pedang bermata dua bagi Anda, tidak tahukan Anda? Namun demikian, saya tidak menaruh dendam pada Anda, sebagaimana dosa saya yang lebih gelap dari dosa Anda ini namun diampuni Bapa, demikian pula sepatutnya saya mengampuni Anda dan memberkati Anda.

bukan Kasih...HARAP dipahami dahulu baru membalas nga perlu dengan emosi....gunakan kata yang bijaksana dalam Kasih...jgn menjadi anak Kristus dibalik dinding tetapi jadi Kepala bukan ekor....artinya bawa lah orang supaya mengenal Kristus lebih dalam jangan hanya berkomentar....

Berapa orang yang sudah Anda bawa? Adakah teguran bukan salah satu bentuk kasih? Jika demikian mengapakah Yesus Kristus menggunakan cemeti untuk mengusir pedagang di Bait Allah? Segala sesuatu ada waktunya, ada waktu untuk menegur, ada waktu untuk menghibur.

NB: Tolong Yang Mulia Moderator, jangan mengebanned silabanxli berkenaan dengan posting yang mungkin (semoga tidak demikian) ditafsirkan “ad hominem” pada saya, karena saya telah mengampuninya dan menganggapnya hal kecil, tidak usah dibesar-besarkan, jika demikian penting Yang Mulia Moderator menganggapnya perkara besar, sebaiknya hapus saja posting silabanxli dan saya yang berkaitan dengan “ad hominem” sehingga posting pada Thread tidak menjadi out of topic dan berubah menjadi kasar.

Best Regard,
Daniel FS

[email protected] Hal seperti ini, Tuhan merasa dimuliakan …ada kata, ada perbuatan, ada pula kata yang harus dipertanggung jawabkan, apalagi mempertanggung jawab kan perbuatan…Terima Kasih ada teguran dan masukan…semoga kita dapat membawa diri kita dan membawa pengikut yang percaya pada-NYA menjadi lebih dalam dan semakin dalam … semoga kita bisa berbincang di balik FK… Kadang kala pertikaian membuat kita sadar akan hal2 yang melampaui batas kemanusian kita, tapi saya yakin kita akan bersama menjadi yang terbaik di kehidupan kita sendiri…
Thanks yak…

Regards,
Charles.M.Silaban