Aku Ingin Lahir Baru

Tahun ini,aku merasa Tuhan memang sedang menegurku!seperti biasa,tiap tahun selalu ada ambil ayat di gerejaku sebagai ayat emas tahunan…di katakan dalam ayat itu “seseorang tidak akan dapat melihat Kerajaan Surga,jika tidak lahir baru” (Yohanes 3 : 3) ayat ini sangat mengena di hatiku,karena sejujurnya aku menyimpan kepahitan yang amat sangat pada mertuaku. Baru 2 tahun aku menikah,tp aku merasa tidak ada damai sejahtera dalam rumah tanggaku. Aku merasa mertuaku suka mencampuri urusan rummah tanggaku,intinya mertuaku sangat mengganggu rumah tanggaku…tiap hari,bangun tidur mendengar suaranya saja aku sdh jengkel,di ajak bicarapun tidak pernah aku hiraukan,aku berusaha tidak berbicara dan menghindari percakapan. Bisa dibayangkan dalam satu rumah dengan suasana permusuhan seperti ini,pasti sangat tidak nyaman…aku sdh berusaha mengampuni,tp rasanya tiap hari jg mertuaku menyakiti hatiku. Rasanya aku sudah tidak bisa mengampuninya…jujur,aku menderita dengan perasaanku sendiri. akupun sdh berdoa tp rasanya,tak ada jawaban dan perubahan.
Karenanya,ketika dapat ayat ini,aku merasa Tuhan ternyata masih mengasihiku dan teguran pribadi Tuhan terhadapku,teman…tolong aku,gimana aku hars lahir baru?bagaiman caranya?sudah 2 tahun aku mmg undur dr Tuhan…satu lg apakah dengan berusaha menghindari percakapan supaya aku gak sakit hati,itu salah?
Gbu.

Lha…
Satu2nya cara ya ngomong sama mertuanya dong…
Intinya berdoa dan berusaha…
Gbu

Mana nih yang sudah berkeluarga, bantu Ibt nih…

Sebenarnya sih, bila sudah berkeluarga ada baiknya hidup terpisah dengan orang tua dan mertua.
Tapi klopun terpaksa harus hidup bersama, jangan sampai menyimpan kepahitan…
Kasih adalah dasar dari semua hubungan.
Kasih itu lemah lembut, sabar, pendamai, murah hati, mengampuni, tidak menyimpan kesalahan…

Silakan yang sudah berkeluarga… ditunggu nasehatnya dalam hubungan dengan mertua…

:slight_smile:

Solusinya …pindah rumah
Mulai hidup baru dengan suami dan mendekat dengan Tuhan …
Minta kepada Tuhan roh & hati lbt26 diperbaruhi :slight_smile:

poin 1: menghindari percakapan

menghindari percakapan sama aja kaya lari dari masalah, gak akan buat masalah selesai …yang ada malah bikin dendam semakin membesar
kadang komunikasi jika dilakukan secara rutin, bisa jadi penawar dendam. :angel:
di sini anda merasa mertua anda mencampuri urusan rumah tangga, menurut saya wajar karna anda tinggal satu rumah dengan dia.

Gak mungkin ada gelas yg berdekatan tapi gak berdenting :rolleye0014:
Jalan satu-satunya adalah berdamai dengan mertua anda, coba dari obrolan ringan “selamat pagi, mau makan apa?” atau sejenis itu

poin 2: lahir baru

sesudah bisa memaafkan orang lain, terutama mertua yg mungkin menurut anda bersalah, coba pikirkan posisi anda jika menjadi seorang mertua. Jika serumah dengan menantu anda, apakah anda akan melakukan hal yg sama…
mungkin anda berpikir “tidak”… tapi gak ada yg tau ke depan gimana…
jadi lahir baru dimulai dengan perbuatan nyata seperti menerima perlakuan orang lain terhadap anda, selama yg mereka lakukan masih wajar.
Selanjutnya jika anda ingin lahir baru secara gereja, ya silahkan pergi ke gereja dan berubah :afro:

wah sama kaya istriku dlu…
tp yg terpenting ttp berdoa sll… menghidari bkn menyelesaikan masalah klo bisa bicara saja pada suaminya gmn enaknya.
yg penting suami bisa bersikap netral. dan trus berdoa dan juga ibt harus mau mengampuni mertua ibt itu syarat yg terutama agar jgn ada akar pahit karna klo ud ada akar pahit mertua bilang apa juga jadinye sensi lsg berpqr negatif. jadi menurut saya minta TUHAN sentuh hati ibt agar bisa mengasihi dgn tulus.
kaya lagu sentuh hatiku.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Sebenarnya waktu mau pergantian Tahun kita harus sudah hidup dan menjadi Ciptaan Baru, kita tinggalkan semua akar kepahitan, hidup dalam pendamaian, masuk ditahun yang baru dengan tanda pendamaian, tanda ada kepahitan hati,. ayat yang saudara dapat itu teguran Tuhan Berarti Tuhan masih sangat mengasihi saudara, Tuhan ingatkan saudara, harus Lahir baru, saya mau sedikit bicara Lahir baru, lahir baru berarti menjadi Ciptaan baru, Dikatakan Lahir baru jika meninggalkan hidup lama dan mengenakan manusia baru dan manusia baru kita diisi Terus oleh Firman sampai Firman itu menjadi Daging memperbaharui Hidup kita…sehingga kita menjadi Pelaku Firman.
@alice : kata alice pindah Rumah itu benar saudaraku, seperti Tuhan Yesus Waktu di nasaret Tuhan Pergi meninggalkan mereka, mencari tempat yang aman, saudaraku mungkin bisa pindah Rumah, hidup dengan psangan saudara dengan damai, tapi bukan berarti saudara tidak menghormati dan menghargai mertua saudara. minta maaf, hidup dalam pendamaian, baru pindah rumah itu juga bisa. Seperti Tuhan Pergi Meninggalkan mereka tapi Tuhan Tetap Cinta kepada nasaret meskipun sudah Ditolak, Ditolak saudaraku, saudara belum diTOlakkan… pergi dulu tapi tetap melayani dengan kasih jangan menghindar dan membenci…

mertua merncampuri urusan rt?
dia sayang anaknya kalee.

jangan melihat dari sisi negatip
inilah yang menjadi benih “akar kepahitan” sehingga akhirnya membuahkan ketidak nyamanan, ketidak harmonisan, ketidak tenangan, bahkan akan menimbukan akar kebencian sehingga, berbuahkan permusuhan dan mungkin suatu saat bisa timbul pertengkaran bahkan adu physik.

sebab itu, ayat yang anda dapat, coba intropeksi diri, apakah anda pantas mendendam demikian kepada mertua??
klo anda suka ke gereja dan masih menyimpan akar “permusuhan” apakah FIRMAN TUHAN bisa berdiam dan bekerja dengan leluasa dalam hati mu??

anda berdoa, tetapi akar kepahitan masih ada, seperti apa yang anda tulis : tidak ada jawaban, tidak ada perobahan.

agar doa anda berkenan di hati BAPA, buanglah dulu semua akar kepahitan yang ada. hiduplah dengan penuh kasih apalagi kepada MERTUA, maka pasti apa yang anda rindukan akan tercapai.

silahkan, anda pasti bisa

Minta ampunlah pada Tuhan dengan sungguh2, minta Roh Kudus senantiasa membimbing anda dan memberi HIKMAT untuk menghadapi persoalan apapun.

Mulailah dengan setiap hari membaca Alkitab, renungkan dan coba pelajari apa yang telah di baca, mulailah dengan Yohanes dan Roma.

Persoalan anda dengan mertua, itu klasik, jadi memerlukan waktu, untuk anda mau mengerti hati dan alasan orang tua.

Pertama sadarlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna, melalui lahir baru yang di lakukan Roh kudus di dalam kehidupan orang percaya, kita dapat menyerahkan seluruh hidup kita kedalam tangan Tuhan.

Pada saat kita menyerahkan hidup kita, berarti kita harus pada kehendak dan perintah2 Tuhan.
Kasih merupakan hal yang paling penting di laksanakan, kalau kita mengasihi sesama kita, kita mau menerima mereka apa adanya.

begitu juga dengan mertua dan siapa saja yang ada di sekeliling kita.
Karena kita sendiri juga tidak sempurna, jadi terimalah orang lain apa adanya, hidup anda akan lebih mudah di jalani, dari pada sebelumnya.

Mulailah dengan pembicaraan dengan mertua, dan anda boleh dengan halus, menanyakan, kenapa dia harus bersikap begitu, tanya alasannya, may be kamu juga ada kesalahan yang harus di benarkan.

eh gni bro… setau saya d alkitabpun ada tertulis kalo setelah menikah istri meninggalkan ortu buat bergabung ama suami…

mnurut saya artinya setelah nikah ada baiknya kalo pasangan suami istri tinggal d satu rumah sendiri…

soalnya itu yg tertulis hhe :slight_smile:

tp ya mungkin jg pemahaman saya kurang… maklum masi kuliah hhe :slight_smile:

GB ya bro :slight_smile:

waduh…jd takut nich buat merit.
saya setuju dgn jefry… better kl nanti suatu saat saya menikah, pisah rumah sm ortu. bikin bahtera sendiri… :smiley:

hidup baru, lahir baru beda ya? i ga begitu tau tentang arti hidup baru dan lahir baru…

beda bro… lahir baru tu d baptis, artinya kita lahir lagi dari air dan roh, karena yg selain itu g isa masuk krajaan sorga…

kalo hidup baru mah abis nikah hha… tp abis baptis pun kadang d kasi ucapan selamat menempuh hidup baru sih hhe :slight_smile:

gimana kelanjutannya nich,.?
mana yang post nich,…

gimana aku harus lahir baru?

  1. Buka hati anda kepada Tuhan (Cara: Berdoalah selalu)
  2. Berpikiran positif (minimalkan pikiran2 negatif), lalu terapkan dalam kehidupan.
  3. Jangan melihat kebelakang… Arahkan pikiran anda ke masa depan.
    (Yang terpenting adalah bukan dari mana anda datang, tetapi yang terpenting adalah tujuan anda… tetap fokus)
  4. Belajarlah dalam segala hal (termasuk mengampuni, mencintai)

sudah 2 tahun aku mmg undur dr Tuhan…

kalau anda merasa tersentuh dengan ayat Yoh 3:3 maka itu adalah jamahan Tuhan kepada anda… Jangan sia-siakan :slight_smile:

Anda memang sudah undur/jauh dari Tuhan selama 2 tahun…
tetapi lihat… Kesetiaan Tuhan bagi anda, Dia menjamah hati anda, saat anda mendengar Yoh 3:3 (Dialah Tuhan yang Setia)
Masihkah anda ingin menyianyiakan kesempatan ini?? :azn:

apakah dengan berusaha menghindari percakapan supaya aku gak sakit hati,itu salah?

Pertanyaan tersebut mengatakan bahwa anda memiliki rasa minder yang besar…

Tuhan menciptakan manusia untuk unggul
menjadi pemimpin… bukan pemimpi yang tidak pasti

Jadi apakah menghindari percakapan itu salah? Iya…

Hanya yg hrs anda pertimbangkan adalah… kapan anda harus bertindak, berbicara, merespon dengan waktu yang tepat…

Itu saja masukkan dari saya :slight_smile:

GBU too…

[email protected]

Saya ikut perihatin dengan persoallan yang sedang anda hadapi…yang boleh di bilang sebgai pasangan keluaraga muda. Semua persoallan rumah tangga selalu ada, tapi jika semuanya kita
tanggapi dengan sabar dan kesadaran penuh sehingga dapat memberi pembelajaran bagi perjalanan rumah tangga anda yang baru seumur jagung. Semua yang menyakitan dan menggembirakan yang kita rasakan dlam berkeluarga harus anda ingat bahwa disitu TYK tetap memberi berkat karunianya sehingga kehidupan rumah tangga tsb tetep berlangsung. walaupun dalam pergumulan yang berat secara keseluruhannya. Berarti disini seorang suami harus mengambil sikap dan tindakan yang tegas
untuk mencari apa yang dicita citakan dalam suatu rumah tangga, dimana segala resiko dan konsekwensinya harus dapat disadari dan sanggup dipikul oleh suami istri tsb.

Tindakan dalam pijakkan Alkitab :

  • Setiap keluarga baru harus meningalkan / keluar dari rumah ayah dan ibunya…Jika seorang suami
    dlm keluara baru sdah punya penghasilan yang memadai/cukup untuk segala sesuatu kebutuhan
    hidup ( sandang pangan papan ).
  • Adanya berkat untuk seseorang /keluaraga harus dicari diluar tanah kelahiran ( rumah asal ), jika
    semua keburkan yang sudah terjadi membuat setiap orang menjadi berbuat tidak baik satu sama
    lain. Berkat itu bukan hanya sisi finansial tapi lebih dari itu ( kedamaian, kesehatan, dll).
    Sebagai mana Tuhan memanggil Ishkak keluar dari rumah orang tuanya untuk pergi kesuatu temp
    pat demi menghindari dendam si kakak sulung nya Esau. Ditanah saudara ibunya ( pamamnya
    ISHKAK )…Dimana dia beranak pinak dan sungguh diberkati Tuhan disana. Setelah berhasil baru
    pulang ketanah leluhurnya.
  • Jika didalam keluarga tsb sudah ada akar kepahitan, maka akan berdampak kepada semua oraang
    yang ad di dalam rumah itu.Sehingga untuk menghilangkannya harus ada yang bersedia mau
    berkorban tapi semuanya ini harus tetap didasari oleh CINTAH KASIH. TYK. Dan bersedia
    menyingkir untuk mencari peneduhan yang baru dengan sabar dan hati damai.
  • DLL

TYB

@lbt

Tahun ini,aku merasa Tuhan memang sedang menegurku!seperti biasa,tiap tahun selalu ada ambil ayat di gerejaku sebagai ayat emas tahunan...di katakan dalam ayat itu "seseorang tidak akan dapat melihat Kerajaan Surga,jika tidak lahir baru" (Yohanes 3 : 3) ayat ini sangat mengena di hatiku,karena sejujurnya aku menyimpan kepahitan yang amat sangat pada mertuaku.
bro....anda sudah ngerti banget bahwa yang negur itu pasti Tuhan = ga ada yang kebetulan dalam hal ini bro dapet ayat itu, artinya Tuhan buka suatu kesempatan buat bro, ada pintu kesempatan yang ada kairosnya (time remaining)-nya Tuhan, bro pergunakan kesempatan ini baik2.

kepahitan itu adalah suatu pilihan bro…Anda mau pahit atau tidak itu adalah suatu pilihan hidup.
Jadi ditepiskan jauh2 yang namanya orh mengasihani diri sendiri, dan juga lihat semua persoalan dengan jernih dalam satu kesatuan pandangan yang utuh.
coba dilihat segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita itu TIDAK PERNAH luput dari campur tangan dan maksud Tuhan.

artinya ada kehendak Tuhan atau rencana Tuhan yang bro tidak genapi atau lakukan atau dipenuhi.

bisa saja memang Anda harus MENANG menghadapi situasi yang demikian, karena Tuhan memang taruh brio disitu.

bisa saja Tuhan ingin Anda keluar dari ‘rumah’ , hidup lepas dari orang tua (baca : Abraham keluar dari Ur-Kasdim…)

bisa juga Tuhan ingin supaya bro bisa dekat dengan Anda…

semua kemungkinan bisa terjadi…jadi doa lah…tanya kepada Tuhan…“Apa kehendak dan maksudMu Tuhan” …tanya dengan segala kerendahan hati dan hati yang mau belajar, kalo perlu doa puasa …sampai doa dijawab.

Karenanya,ketika dapat ayat ini,aku merasa Tuhan ternyata masih mengasihiku dan teguran pribadi Tuhan terhadapku,teman...tolong aku,gimana aku hars lahir baru?bagaiman caranya?sudah 2 tahun aku mmg undur dr Tuhan..satu lg apakah dengan berusaha menghindari percakapan supaya aku gak sakit hati,itu salah? Gbu.
betul, Tuhan sangat mengasihi Anda dan .....punya rencana yang luar biasa buat Anda, tetapi Anda harus terus push....berusaha ...apa yang Dia mau.

kalo menghindari percakapan …mungkin lebih baik memahami segala bentuk karakter mertua dari sisi baik dan jelek dan juga menyadari bahwa dalam suatu keadaan yang terjadi akibat dari keputusan yang kita ambil, dan kita harus siap konsekwensinya.

GBU

spy tidak gado gado…
saya jadikan satu di sini saja spy se-tema :coolsmiley:

@alice

lahir baru itu apa sebenarnya

apa sepihak Tuhan saja yang melahirbarukan kita tanpa ada respon kita

Roma 10: 9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa YESUS adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

bukan otomatis Tuhan langsung melahirbarukan kita, itu merupakan opsi bagi semua orang yang masih hidup

lahir baru adalah TITIK dimana Tuhan Yesus menjamah kehidupannya…
shgg Percaya Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat.
Titik ini lah yang disebut dengan kasih mula mula :smiley:

Di sini ada kerinduan …
untuk selalu dekat dengan Tuhan…
mencintai Tuhan …
memikirkan Tuhan …

Spt … orang yang sedang dimabuk asamara dengan seorang kekasih :smiley:

yang pernah merasakan "titik ketika bertemu Tuhan " ini pasti bisa merasakan … :wink:

Hanya ada 2 solusi utk permasalahan Anda.
Yg Pertama → JGN TINGGAL SERUMAH DENGAN MERTUA. Sebaik apapun mertua Anda tetap tidak akan bisa 100 % selaras dng Anda. Akan ada saja pemicu pertengkaran. Mertua Anda sbg orang tua dari pasangan Anda tentu menginginkan Anda menjadi pasangan yg dapat membahagiakan anaknya. Masalahnya konsep berpikir tentang membahagiakan itu antara Anda dng mertua seringkali berbeda. Maklumlah kebanyakan mertua merupakan produk jaman Siti Nurbaya, sedangkan Anda produk jaman millenium.

Yg Kedua → ANDA HARUS BISA MENERIMA & LEGOWO THD MERTUA. Buang perasaan jengkel thd mertua. Sejelek2nya mertua Anda, beliau tetap adalah orang tua pasangan Anda yg harus Anda hormati. Anda menikah dng pasangan Anda, berarti Anda juga “menikah” dng ortu & keluarganya. Tanpa restu dari mertua maka bahtera rumah tangga Anda akan terasa banyak kekurangannya. Sikap tidak bicara dng mertua adalah sikap permusuhan yg akan membuat Anda menjadi kelihatan lebih buruk di mata mertua, dan hal ini dapat memicu kondisi rumah tangga Anda menuju kehancuran total.


alice ga suka gado2 (baru_tahu.com)… padahal enak loh ;D

@ bro TQLA
wah koq baru nongol… ?? :smiley:

woooe…konsultASinya kq ganti jadi pergado2an