aku kenal Tuhan di Australia, suka takut balik ke Indonesia

Yay, ada org lain yg kristen satu2nya juga

Tapi ngebayangin ortu dan adik 2 ku menjadi cobaan buat ku itu seram juga.
Dan aku dulu pas balik ngasih tau ortu ttg Tuhan disaat yg salah.

Aku bilang -ma Nabi isa ga setuju polygami’. Tante dari mama br dipoly
Aku bilang ‘Pa, mormon sesat’. Pas dgr papa dpt selebaran dati mormon / saksi yehova
Aku bilang kenapa capgomeh nyembah patung

Pokoknya aku orgnya asbun. Langsung ngomong ga pikir dulu (ada saatnya dipikir2 dulu tp sering langsung bicara)

Klo aku lihat aku memang cukup extrovet.
Klo sendiri terus2an bisa mati hatiku.

Mat 10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

di indonesia juga bisa kok klo mau ngadain kegiatan2 seperti itu,hanya saja memang harus belajar toleransi(jangan sampai mengganggu lingkungan sekitar).tinggal pintar2 milih lingkungannya aja.

Adakan kegiatannya di lingkungan gereja dong, atau di sekolah Kristen.
Diantara sesama pemuda gereja atau mahasiswa Kristen.
Jadi tidak berbenturan dengan ‘warga sekitar’ yang mayoritas.

kalau menurut saya, usahakan jangan sampai mengorbankan hubungan keluarga. ada kenalan saya, baru jadi kristen, dan merupakan satu2nya kristen di keluarganya, langsung melabrak keluarganya tentang agama keluarganya dan berdebat dengan keluarganya, kemudian putus hubungan dengan keluarganya. dia bilang memang Yesus itu membawa pemisahan antara keluarga (matius 10:34-36). tapi menurut saya kok Tuhan itu benci perceraian, baik itu suami istri maupun dalam hal relasi keluarga. jadi usahakan sebagai orang kristen tetap bersatu dengan keluarga, kalaupun akhirnya keluarga memusuhi ya ingat matius 10:34-36 tapi juga kita tetap berusaha bersatu dengan keluarga. ya saya bukan ahli kitab, jadi mungkin salah dalam tafsir firman, cuma berbagi pengalaman.

Ha ha…
Mungkin itu bisa jadi masalah anak baru.
(Berusaha nyelamatin keluarga dgn cara sendiri)

Aku juga itu cuma pas masih2 baru aja
(Aku harus berusaha ga ngomong ttg kristen di fb. Papa 2x telp jgn jadi fanatik)

(Tapi yg aku tulis cuma quotes2 yg menyemangati)

Dan ya, aku mostly telan dalam hati omongan ttg kristen / situasi dimana ortu krn buta rohani, jadi ada salah. (Mama menganggap poly itu biasa krn ya dasar agamanya )

Sekarang aku lagi jauh dari ortu. Jadi mulut ku aman dan semoga pas balik tetap aman.
Aku tau Tuhan mau aku hormat sama ortu, dan ga mau menghakimi tapi aku setuju bahwa teman anda itu salah.

Mungkin dia kurang paham klo dia harus melakukan segala hal dgn kasih (tulus seperti merpati cerdik seperti ular),

anda “telah” menjadi terang, maka terang ini yang menuntun anda berjalan dalam kegelapan dunia.
yang penting isilah selalu “minyak” dalam bejana agar pelita mu tidak padam

salam

Mungkin saat anda kembali ke Indonesia adalah sebuah ujian yang tidak mudah. Perbedaan budaya maupun perilaku masyarakat sekitar dapat membuat rasa tidak nyaman. Tetapi seiring berjalannya waktu, pasti akan terbiasa.

Kalau bisa, usahakan mencari gereja yang memiliki komunitas yang cukup banyak.

Mengenai hal-hal yang berhubungan dengan alam roh. Misalnya perayaan Cap Go Meh. Yang bisa kita lakukan adalah berdoa minta perlindungan dari Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan sanggup melindungi anda.

Sebagai informasi, dulu sebagian keluarga saya adalah penganut Konghucu. Menurut kepercayaan mereka, pada saat perayaan seperti itu, harus hati-hati sekali supaya tidak celaka atau diganggu roh jahat. Karena saat itu iblis sedang keluar dan berkeliaran dimana-mana. Namun saya tidak mau ikut pengertian mereka. Intinya adalah tetap bergantung sama Tuhan.

Sebagai pengikut Kristus, kita memang harus waspada, namun tidak perlu sampai ketakutan. Sebab Tuhan menjaga kita.

Mazmur 121:8
TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 91:4
Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.

Saat imlek, mari kita makan bersama, makan kue keranjang, dan mengumpulkan angpau.
Saat capgome, mari kita nikmati lontong capgomeh.
Saat mereka bikin onde (ronde), nikmati onde (ronde) sore hari sungguh nikmat.
Saat mereka sembayang bulan, mari kita nikmati kue tongcuphia dengan aneka rasa yang nikmat.
Saat mereka lebaran, menikmati ketupat lengkap dengan rendang dan opor heeeem enak

Iya betul. Hehehe… Tetapi jangan sampai lupa berdoa sebelum makan.

Oh iya dong, itu sudah kebiasaan kita kan? Mensyukuri apa yang kita terima …

Ah ini nikmatnya hidup di Indonesia

Hanya Indonesia saja kita bisa menikmati berbagai macam kebudayaan dan berbagai macam kuliner yang ada

Indahnya keberagaman dalam persatuan

Betul, sayangnya, di Indonesia ini ada yang ingin semua makan nasi kebuli kambing saja.

Aku setuju dengan cari komunitas di Indo, namun pertanyaanku adalah bagaimana jika bahkan posting hal kristen yg tidak menyinggung umat lain dan hanya hal memberi semangat saja dianggap orang tua sebagi janhan fanatiks?

  1. Bagaimana mengatur waktu? Pas pagi s/d 1 siang bantu ortu, sore kemungkinan disuruh pap ikut bela diri (beberapa org kristen bilang jgn bela diri lagi. Ha ha)

Maaf, lagi agak stress

Orang Kristen yang melarang bela diri pasti tidak tahu manfaat olah raga bagi tubuh.

Menurutku ada bela diri yang murni olah raga, ada yang harus semedi atau belajar filosofinya. Cari yang murni olah raga.

Klo yg papa ikuti sih ada main naga, loncat macan, ada camp / ujian naik kls (ga tau apa).
Gerak ular.
Papa dulu diajar bela diri itu u/ duduk kaki lipat kosong kepala
Guru papa bisa keluar tubuh rohnya (nah loh).
Klo yg basic sih ya aku rasa olahraga biasa

wah “mengerikan”

coba cari n baca kisah Tony Daud atau Daud Tony, akhirnya dia bertobat dan menerima Tuhan Yesus, skrg menjadi seoang Hamba Tuhan.
dia bisa comot roh orang yang ngutang gak mau mbayar , kemudian masukkan kedalam toples.
bisa juga lihat di youtube