Aku sangat lelah dengan perdebatan ini semua…

Bukan begitu, begini kataku…!
Tidak, tidak begitu, begini katamu…!
Memang kamu pikir kamu siapa bisa mengatur aku, kataku!
Memang kamu pikir kamu siapa bisa melarang aku mengatur kamu katamu!
Terlalu banyak tanda seru yang begitu ketus, padahal baru sepata kata yang terucap….

Darimana ini bisa begini? tanyaku
Darimana itu bisa begitu ? tanyamu
Saling bertanyapun tak ada jawaban…
Bahkan memang tidak ada pertanyaan sama sekali
Karena pertanyaan adalah kedok dari pernyataan…

Apa kamu demikian tidak bernalarnya untuk menyatakan ini! seru ku
Kamu yang tidak memakai nalar, karena memang ini adalah ini! seru mu
Mau sampai kapan seperti ini?
Sampai akhirnya nalarpun lumpuh karena emosi semata?
Atau sampai salah satu tergeletak bermuluran darah karna nalarnya terluka parah
Tertusuk pedang lawannya? Sementara tombak yang tergeletak pun menghujam nalar yang menusuk
Keduanya tergeletak, tidak ada kemenangan mutlak, terkapar dan tidak berdaya

Sudah sampai terkaparpun masih terus….
Sudahlah percuma saja bicara dengan orang bebal semacam kamu, kataku
Bebal katamu, kamulah yang bebal seperti keledai tua, katamu
Tidak sadarkah kita, bahwa baik aku dan kamu sama bebalnya dengan si bebal?
Malah si bebal mungkin lebih bijaksana untuk diam, duduk dan mendesahkan nafasnya…hhmmm
Dan berkata kepada kita, ternyata kalian semua adalah anak-anak debat, bukan anak-anak pembawa damai…

Sesaat aku tersadar…
Hari besok masih tersadar
Hari besok dari besok masih terjaga
Hari besok dari besok dari besok agak mulai lupa lagi
Hari besok dari besok dari besok dari besok, aku kumat lagi
Mari kita berdebat lagi kalau perlu sampai ada yang terkapar lagi

Kemudian aku tersadarkan lagi, mengapa damai sejahtera ini hilang
Sukacita ini pergi, keteduhan jiwa ini pudar?
Kemana mereka semua pergi meninggalkanku?
Tidak bisakah mereka berjaga-jaga denganku barang satu hari saja?
Daging memang penurut tapi roh lemah, debat ini memang begitu seperti candu bagi kedaginganku yang melemahkan rohku
Aku memulainya kembali untuk kesekian kali

Tersadar untuk kesekian kali plus satu kali
Kemudian lupa lagi…

Oh TUHAN maafkan aku, mengapa aku gadai damai sejahteramu demi kebanggaanku semata?
Tapi TUHAN aku menegakan titah-titahmu, aku meluruskan jalan-jalan mu, dari para orang-orang yang tidak tahu berterima kasih kepada Mu

Walau aku harus kehilangan damai sejahtera Mu, ini kulakukan untuk Mu seorang, hanya untuk Mu, karena aku ada sebagaimana aku ada untuk membela Mu

Oh Tuhan maafkan aku, ternyata akupun luput dari sebagai pembawa damai sejahtera Mu, bagaimana aku bisa disebut orang-orang pembawa damai?
Tapi Tuhan, ini kulakukan demi nama Mu…

Oh Tuhan, sudahilah pergumulanku ini,….
Aku sangat lelah dengan perdebatan semua ini
Haruskah aku biarkan saja pemahaman-pemahaman ini menghujani teman temanku yang lain?
Haruskah aku menjadi payung untuk ini semua?

Oh tidak, aku tidak boleh merasa benar!
Aku harus hidup benar tanpa merasa aku benar
Kebenaran Mu lah yang membenarkanku

Ternyata aku tahu….bahwa dengan membawa damai akupun dapat menyampaikan pemahamanku, ketidaksetujuanku dan ketidaksepahamanku, dengan damai dan sejahtera sebagai pesan yang utama

Terima kasih Tuhan, untuk satu langkah lagi Kau tuntun aku, untuk semakin memahami Mu dan menjadi serupa seperti Mu… walau tidak mudah aku akan belajar untuk setia

Mohon ingatkan aku selalu Tuhan….bahwa aku adalah pesan damai Mu, kesan sejahtera Mu…
menjadi pena yang menulis sejahtera damai Mu Tuhan dalam hati siapapun

:slight_smile:

Terimakasih bro buat renunganya. Tepat sekali inilah yang sering saya alami juga.

spertinya opa udah agak lelah, ayo opa istirahat dulu hehe :rolleye0014:
kalo emang perdebatan masih panjang sebaiknya disudahi dulu :happy0062:, karna ga akan ketemu ujungnya kalo semua sesuai dengan egonya. Opa tetep semangat ya postingnya :slight_smile:

Wah bagus sekali, moga aja bisa jadi rem buat yang senang ngeloby

Cangkruk dulu di FK Cafe pak, biar seger lagi :character0093:
Dan kalo debat kadang diselipi humor aja, biar gak terlalu tegang :char11:

@jakson123 : iya takes two to tango, saya belajar dari pepatah sederhana itu

@sol ; rehat sejenak, atau break in peace dulu yah, hehehe

@avro ; ini berdasarkan pengalaman saya pribadi, dan berlaku juga buat saya tanpa terkecuali, hehehe

@kugeruk ; sebelumnya ada cafe yang dipelopori oleh si bebek, dulu ramai sekali pengunjungnya untuk sekedar kongkow2…tapi sekarang si bebek sudah tidak pernah membuka kafe itu lagi…sayang

terima kasih buat responya, Selamat hari minggu

Tuhan memberkati

Song: Gandum Di Gudang
Improved by: Daniel FS

Tabur pagi hari, tabur bibit cinta,
Tabur tengah hari, sampai malam g’lap,
Tunggu datang hari, pungutan mulia,
Kita bawa gandum ke Gudang Allah,

Chorus:
(Gandum di Gudang, Gandum di Gudang,
Kita bawa gandum ke Gudang Allah.) x2

Semoga memberikan inspirasi untuk sahabatku yang baik… :slight_smile:

Best Regard,
Daniel FS

Wah masih pake syair yang lama nih ya? hahahaha
Kalo di gereja saya syairnya diganti bro, bukan:

Gandum di gudang, gandum di gudang
Kita bawa gandum ke gudang Tuhan.

Tetapi diganti:

Gandum di ladang, gandum di ladang
Kita bawa gandum ke gudang Tuhan.

Sebab kalo pake syair yang lama itu kesannya mindahin jemaat dari gereja satu ke gereja lain seperti yang banyak terjadi saat ini :slight_smile:

Tergantung interpretasinya bro ^^
Bisa diartikan sebagai pengingat bahwa: “Gandum (ini harus diletakkan) di gudang”,
Boleh juga kalau mau direvisi seperti itu juga baik adanya ^
^

Best Regard,
Daniel FS

Siiiippp daahh :slight_smile:
Maju terus di dalam Tuhan :slight_smile:

God bless you all

nice bro!!!

ringan saja bro… diskusi bisa kita gunakan untuk memperkaya iman kita… bukan untuk mempertanyakan ajaran, tapi untuk lebih mendalaminya…
kalau semua sepakat/ alias ga ada beda pendapat jadi ga jalan treatnya kan… hehehe…
so,
kalau saya dalam diskusi ini dibuat ringan saja, saya ga pakai agama, ga pakai perasaan(emosi), pakai pikiran saja…

karena saya juga yakin bahwa kita semua yang disini tidak bisa dikatakan kredibel untuk disebut mewakili agama/ajaran tertentu…

Tuhan milik kita semua, Tuhan cinta kita semua… karena dia maha kasih bro…
akhirnya, kalau jadi benci itu pasti kitanya yg ga bener… karenanya kita harus tetap dalam kasih…

GBUS always! n thx bro…

Mantap… [/IMG]Laymark.com is for sale | HugeDomains

@Daniel, @kukgeruk, @On32lumut

terima kasih buat apresiasi dan supportnya

:slight_smile:

Tuhan memberkati