Akurasi Ilmiah dari Alkitab

Alkitab sudah lama dihakimi menjadi sesuatu sumber yang non-science methods, labelisasi ini sebenarnya adalah manipulasi Iblis, untuk mendeskriditkan bahwa manusia tidak bisa jadi “pintar” dengan mempercayai Alkitab

Padahal sebaliknya, berikut secara singkat yang bisa saya bagikan, supaya tidak ada pihak manapun yang merasa superior terhadap Alkitab

Versi Alkitab :

Gen 22:17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.

Jer 33:22 Seperti tentara langit tidak terbilang dan seperti pasir laut tidak tertakar, demikianlah Aku akan membuat banyak keturunan hamba-Ku Daud dan orang-orang Lewi yang melayani Aku."

Versi Science :

Ptolemy “menghitung” bintang itu sejumlah 1,056.
Tycho Brahe “mengkatalog” kan bintang sebanyak 777
Kepler “menghitung” sebanyak 1,006. Bintang

Pembuktian ilmiah :

Setelah teleskop ditemukan oleh Galileo ribuan Tahun dari kitab Kejadian, terbukti bahwa jumlah bintang “seperti pasir” dilaut, tidak terhitung

Versi Alkitab :

Job 26:7 Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan. (gravitasi)

Versi Science :

Berbagai macam “konsep”/mitos kosmologi dari filsuf Yunani kuno (termasuk Aristoteles, Pitagoras, dll),yang mengungkapkan ada “sesuatu benda” yang menopang bumi

Pembuktian ilmiah : bahwa para Filsuf tidak menyadari, mengenai gravitasi sehingga bumi tanpa ada “penyangga” sama sekali melainkan ada gaya gravitasi yang menopang bumi dalam kehampaan

Versi Alkitab :

Job 38:12 Pernahkah dalam hidupmu engkau menyuruh datang dinihari atau fajar kautunjukkan tempatnya (rotasi bumi)

Versi Science:

Aristoteles; geo-sentris sebagai pandangan terhadap bumi

Pembuktian : bukan bumi menjadi pusat dengan matahari yang memutari bumi, melainkan bumi yang mengitari matahari

Versi Alkitab :

Isa 40:22 Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman! (bumi itu bulat)

Versi science :

Sebelum Colombus membuktikan, banyak filsuf atau ilmuwan yang menanggap bumi itu “flat”

Pembuktian : Columbus, bersaksi dalam diarynya “It was the Lord who put it into my mind – I could feel His hand upon me –“ dan akhirnya ia membuktikan Firman itu benar, bahwa bumi itu bulat

Versi Alkitab :

Job 36:27 Ia menarik ke atas titik-titik air, dan memekatkan kabut menjadi hujan,

Job 36:28 yang dicurahkan oleh mendung, dan disiramkan ke atas banyak manusia.

Job 36:29 Siapa mengerti berkembangnya awan, dan bunyi gemuruh di tempat kediaman-Nya? (siklus air hujan)

Versi Science :

Tidak ada yang dapat mengerti siklus air hujan, sebelum tahun 1000-an (tapi sayang ada yg mengaku2 juga dikitab sucinya seperti ini?)

Pembuktian :

Siklus air hujan dijelaskan kembali dengan cara yang persis sama dalam Alkitab

Sebenarnya masih banyak yang bisa dibuktikan, tetapi bukan itu esensinya, melainkan ini membuktikan bahwa
tidak pernah ada kontradiksi antara yang benar2 science dengan Alkitab

Sehingga kebenaran Alkitab itu mutlak, bukan inferior bila berhadapan dengan science

Segala kemulian, hormat, pujian bagi TUHAN YESUS ditempat yang Maha Tinggi

Sumber :
http://forerunner.com/forerunner/X0027_Scientific.html
http://www.bible-history.com/links.php?cat=18&sub=140&cat_name=Evolution+%26+Science&subcat_name=Science+%26+Scripture

GBU

Betul !

Hingga beberapa abad yg lalu, kitab suci sering dianggap sebagai buku dongeng yg menceritakan tentang berbagai kisah khayalan manusia.

Namun berbagai penemuan Archeology di abad terakhir telah mengubah pendangan tersebut, kini kitab suci telah diakui sebagai salah satu catatan sejarah yang paling lengkap dan paling berharga dalam menguak rahasia sejarah masa lalu umat manusia.

Menyelidiki sejarah masa lalu yg telah lewat selama berabad2 bukanlah perkara mudah.
Contohnya adalah kisah seorang kaisar Romawi yg bernama Julius Caesar,
Julius Caesar diketahui dari beberapa penemuan manuskrip yang HANYA terdiri dari beberapa kata saja.

Dari beberapa kata ini kemudian para ahli sejarah berusaha membayangkan dan mengira2 sosok Julius Caesar yg asli (tentu saja sebagian besar hanya khayalan, seperti juga bentuk2 dinosaurus atau sosok manusia purba yg hanya imajinasi artis).

Namun kitab suci berbeda dari berbagai manuskrip, catatan sejarah dalam kitab suci sangat terjaga baik hingga berabad2 karena dirawat dan diwariskan oleh para penganut agama, itu sebabnya hingga jaman modern sekarang para ilmuwan memperoleh keuntungan besar dalam usaha mengetahui masa lalu dari sumber ini.

Saya lupa kota2 apa saja yg berhasil ditemukan oleh penggalian archeology atas petunjuk kitab suci, gereja saya pernah membuat seminar mengenai hal ini tapi saya gak ikut.
Yang pasti banyak kota2 hilang yg diceritakan di kitab suci, baru ditemukan di abad 20.

http://vedasastra.wordpress.com/2010/03/20/penciptaan-alam-semesta-menurut-agama-kristen/

yah kok jadi promosi blog?

keliru lagi…

Tidak semua firman Allah tertulis dalam alkitab
dalam artian :
Ada Banyak Firman Allah yang tidak di tulis di alkitab , sebab bila seluruh firman Allah ditulis di alkitab , sejuta bukupun tidak akan muat

GBU