Alkitab Baru Yang Akan Dirilis Mengubah Kata Yesus 'Anak Manusia'

Edisi baru dari Alkitab Terjemaham Inggris Umum (CET) akan dirilis di media cetak dan tersedia untuk umum pertama kalinya pada 1 Agustus mendatang, sebagaimana yang dikatakan Audra Jennings selaku humas kepada The Christian Post.

Penerbit berharap Alkitab versi terbaru ini akan membuat Alkitab dapat dimengerti dan menarik sebanyak mungkin orang. Untuk itu, edisi baru dari CET membuat beberapa pilihan terjemahan “berani” termasuk mengubah Yesus “Anak Manusia” menjadi “Manusia Seutuhnya”.

Edisi lengkap dari Terjemahan Inggris Umum ini akan sampai di percetakan dalam minggu ini dan bergulir ke toko mulai bulan depan. Asosiasi penerbit Paulus Franklin mengatakan tujuan penerjemahan adalah untuk membuat Alkitab lebih mudah diakses dan lebih menarik bagi pembaca dari berbagai macam latar belakang dan denominasi.

“Ada sejumlah terjemahan tersedia untuk gereja konservatif,” ujar Franklin kepada masyarakat Tennesse. “Terjemahan ini mencoba untuk membuat jembatan antara konservatif, moderat dan liberal.”

Di situs mereka, penerbit mencoba untuk membandingkan antara Common English Translation (Terjemahan Inggris Umum) dengan New International Version dan New Revised Standard Version.

Untuk edisi terbaru mereka yang “berani”, penerbit mengatakan mereka mengumpulkan lebih dari 100 sarjana Alkitab yang berasal lebih dari 2 lusin denominasi dan memiliki latar belakang etnis yang berbeda untuk menerjemahkan Alkitab dari bahasa asli Ibrani, Aram, dan teks Yunani ke dalam bahasa Inggris sehari-hari. Penerbit juga mengadakan pengujian edisi baru ini di lapangan yang melibatkan 500 pembaca yang terdiri lebih dari 6 lusin kelompok.

Beberapa perubahan lain dari CET termasuk mengganti kata “alien” atau “foreigner” (orang asing) yang digunakan pada beberapa terjemahan seperti yang terdapat di dalam Imamat 19:33-34; CET menggunakan kata “immigrant” sebagai gantinya.

Terjemahan juga melibatkan gender, sebagaimana Matius 5:21-22 yang melibatkan ajaran Yesus tentang makna sebenarnya dari pembunuhan. Dalam terjemahan CET ini, Yesus memperingatkan, “Tetapi Aku berjata kepadamu bahwa setiap orang yang marah kepada saudara laki-laki atau saudara perempuannya akan berada di dalam bahaya penghakiman.”

Perubahan terjemahan lainnya termasuk Doa Bapa Kami, yag di dalam versi King James Version “Dikuduskanlah nama-Mu” menjadi “Menegakkan kesucian nama-Mu”.

Terjemahan baru ini diproduksi oleh rumah penerbit dari lima denominasi dan menghabiskan biaya sekitar US$ 3,5 juta serta membutuhkan waktu 4 tahun untuk menyelesaikannya.

CET telah dirilis dalam format digital akhir tahun lalu dan tersedia di situs Bible, namun untuk pertama kalinya Alkitab versi CET akan tersedia untuk dijual dalam bentuk cetak. Penerbit sejauh ini hanya membuatnya tersedia dalam bentuk buku bersampul tipis.

Dengan melakukan penterjemahan langsung dari bahasa aslinya, Alkitab versi terbaru ini dapat dipastikan menjadi terjemahan Alkitab yang paling mendekati versi bahasa aslinya. Penterjemahan Alkitab seperti ini sungguh membantu banyak orang untuk memahami Alkitab dengan lebih baik.

Source : christianpost.com