Alkitab Lama.

rekan2 FK, saya butuh masukkan sedikit,

Ada yang tahu gak bagaimana seharusnya kita memperlakukan Alkitab lama kita yang sudah sobek atau rusak dan gak layak pakai lagi karena mungkin sudah ada bagian2nya yang hilang atau karena sudah kumal karena terlalu sering di pakai.?

terus terang saya sudah pernah menanyakan ini pd pdt tapi masih belum ada jawabannya.

sebab untuk membuang Alkitab ini sepertinya gak mungkin kita lakukan. menyumbangkannya ke orang lain juga sepertinya tidak layak, kok memberi barang rusak. disimpan sendiri juga mau jadi apa? karena makin lama makin menumpuk saja Alkitab yang rusak.

mohon masukannya.

thks.
GBU :slight_smile:

rekan FK, tolong kalau ada masukkannya… plz…

GBU

Anda mengatakan sudah tidak layak pakai, yasudah jangan sayang2, toh Firman Tuhan itu tetap, yg penting coretan atau catatan kita didalamnya selalu kita ulangi tentunya dengan merenungkan serta melaksanakannya. Sebaiknya beli baru lagi, itu jalan yg terbaik. Karena Firman Tuhan itu bukanlah buku alkitab itu, tetapi keseluruhan isi dari Alkitab itu, kalopun misalnya rusak dan ga layak pake, ya coba beli baru lg, dan baca lagi, karena 1 ayat Firman Tuhan akan memberikan rhema yang berbeda. Demikian sob…

Salam
GBU

bro kasih, makasih masukkannya.
memang sudah ada yang baru, karena itu kan yang lama gak dipake lagi. masalahnya yg lama mau di kemanain? kalau selalu di simpan seperti tulisan di awal, Alkitab rusaknya bisa bertumpuk2…

nah, ini yang membingungkan.

pernah kepikiran utk memasukkan dalam plastik bersih, kemudian di letakkan di tempat sampah siapa tau ada pemulung yang bisa ambil dan baca2… tapi sepertinya hati ini gak bisa.

bagaimanapun kita tahu di buku itu ada tertulis firman Tuhan… jadi hati merasa bersalah kalau lakukan itu.

sudah tanya ke pdt gimana baiknya, tapi pdt juga bilang belum bisa jawab, mungkin di bawa kepergumulan dalam doa.

ada masukan bro?

makasih sebelumnya.

Ya bagusnya memang dibawa dalam doa saja, niscaya Tuhan pasti jawab melalui Roh Kudus dalam hati sobat, jika damai sejahtera buang jika damai sejahteranya disimpan ya simpan saja.
jadi semuanya tergantung damai sejahtera… :afro:

Bagian kitab PL yang sudah robek robek itu sebaiknya dibakar dulu sebelum di buang dalam plastik, pisahkan yang perjanjian baru aja yang dibungkus plastik bersih.
jadi ada dua plastik , yang satu abu yang lain kitab PB

GBU

Memangnya ada berapa Alkitab tua yg sampai rusak & robek?
Saya masih punya tuh Alkitab pertama saya , msh lengkap dan tdk rusak, tdk ada yg robek.
Beberapa Alkitab yg saya punya masih baik, lengkap dan tdk mungkin utk diberikan kpd org lain,
dan sangat tdk akan mungkin utk dibuang atau dibakar.
Apakah anda termasuk sembrono dlm menggunakan Alkitab?
GBU

Kenapa mesti dipisahin begitu…? :slight_smile:

marcionisme

sebab kalau bagian PL yang robek terbaca bagian ini
Kejadian 28
28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."

ntar akan banyak KUNCEN nungguin persembahan Perpuluhan di BATU TUGU

dan kalau ada yang baca bagian ini :
P. Lama: Kejadian: 32
32:28 Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

ntar orang pada bilang Betapa lemahnya Tuhannya orang israel , melawan Yakub saja main keroyokan dan kalah pula

GBU

Kalau Alkitabnya dapat sejak kecil dan punya sejarah atau kenangan tersendiri, walau rusak sih, mending di simpan aja, itung2 bikin museum pribadi :smiley: :smiley:

Untuk Alkitab lain yg rusak, kalau pun mau di “eliminasi” mungkin caranya yg lebih pantas kali yah, saran saya gampangx dikubur/dipendam di tanah ajah. Bahan kertas kan bakalan terurai di tanah. Tp gak usah lebay pake acara tabur bunga segala ya ;D ;D

Kalau untuk di bakar, rasa2nya agak gimana gitu yah :smiley: :D. Apalagi kalau di buang gt aja di tempat sampah, jangan, :smiley:

semoga membantu :smiley:

bro, makasih masukkannya. saya sependapat memang gak mungkin di bakar, kalau harus pilih masih mending di buang dalam plastik mungkin masih bisa berguna bagi yg belum kristen. tapi itupun sangat sulit dilakukan karena bertentangan dengan nurani kita.
Alkitab bisa rusak banyak faktornya, jadi bukan semata2 karena ceroboh dan sembrono… tetapi namanya buku, sudah tentu bisa saja rusak oleh banyak faktor. masalahnya itu mau dikemanain setelah rusak. pernah diusulkan ke pdt supaya kalau bisa diserahkan ke pdt saja kan pdt mungkin lebih tahu gimana memperlakukan Alkitab yang sudah rusak itu (bukan usang, krn usang masih bisa dipakai). tapi sepertinya pdt juga gak tau mau digimanain…

ada solusi lain yang lebih bisa di praktekkan tanpa merasa bersalah dengan hati nurani kita?

:slight_smile:

dikubur dalam tanah yah…??? hm… mungkin bisa di sharingkan sama pendeta gue… siapa tahu ada masukkan lain.
trims bro.

kalau misalkan di bungkus rapi2 trus di letakkan di tempat umum gimana yah…??? ditaman atau di manalah yang mungkin bisa di ambil orang… ada pendapat?

Alkitab yg rusak supaya diperbaiki, kemudian diberikan kepada org yg tdk mampu karena mungkin sangat berguna bagi org lain.

Kalau sudah ga layak pakai di kilo aja bersama majalah dan surat kabar lama. Bisa jadi duit buat beli lombok.

Alkitab sama seperti buku cetakan lainnya, jadi ga perlu canggung seakan itu adalah barang keramat. Saya ada satu Alkitab lama basah karena air laut, dan saya buang begitu saja di sampah. Beli baru sampai hari ini masih bagus. Tahun belakangan ini lebih sering pakai digital.

bro rudy, mungkin idenya bagus juga. cuma waktu memberi keorang apa gak risih? abis memberi Alkitab yang udah jelek dengan renovasi yang jelas gak seperti pabrikan?

bro krispus
bukan mensakralkan Alkitab bro,… kita tahu Alkitab memang cuma buku cetakan. tetapi dari situlah sumber pengenalan kita akan Tuhan kita. juga tercetak di situ Firman Tuhan, dan kesaksian2 para rasul.
karena mengetahui itu semua, membuat saya merasa bersalah kalau bertindak seperti tidak menghargai apa yang tertulis di dalamnya. (mungkin salah yah saya?)

karena itu bro, kalau sudah menyangkut Alkitab yang sudah rusak, saya seperti berada dalam dilema terus.

thks semua.

Mungkin sebaiknya kita memperlakukan Alkitab yang berisi Firman Tertulis… ingat… Alkitab bukan FIRMAN karena FIRMAN adalah TUHAN yang adalah Yesus Kristus tetapi ALKITAB adalah “Berisi FIRMAN TERTULIS” :happy0025:

Karena Alkitab berisi Firman Tertulis sebaiknya kita memberlakukan Alkitab yang sudah tua, usang, sobek atau tidak bisa dibaca lagi itu secara layak seperti “Kebiasaan Orang Yahudi” adalah dengan “Mengubur” kedalam tanah, karena adanya tuntutan dan keberatan-keberatan hati nurani jika dibakar atau dibuang begitu saja. Karena didalam Alkitab yang berisi Firman Tertulis dan disitu juga tertulis Nama TUHAN.

Meskipun saya pribadi masih memiliki Alkitab ejaan lama yang sudah tua tetapi masih utuh dan bisa terbaca, jadi belum ada yang bisa dibuang dan juga di masa lalu ada alkitab kecil (injil saku) yang sudah rusak dan bercampur dengan kertas/buku2 bekas/tua dan dibuang dan saya bakar bersama-sama dan ternyata menimbulkan tanda tanya dalam hati nurani saya sendiri… begini :mad0261:

Biasanya kalau saya menjumpai hewan mati seperti ayam biasanya saya “kubur” jadi alangka lebih layaknya jika ada Alkitab yang sudah rusak itu kita “Kubur” kedalam tanah :coolsmiley:

Salam

makasih bro evata utk masukkannya…

memang saya pikir2 lebih baik di kubur lebih membuat hati tentram… sebab selain Alkitab yang sudah rusak, sayapun pernah iseng2 beli Alkitab kecilll… yang bacanya pake kaca pembesar… dulu maksudnya iseng saja apa isinya sama… ternyata setelah dibeli juga kagak terpakai.

sekarang jadi timbul bingungnya mau diapain…

thks ya…

Boleh kasi masukan ya bro.

Jika buku-buku tua (buku sekuler) saja dilestarikan orang, mengapa Alkitab – yang informasi di dalamnya jauh lebih berharga dari buku-buku itu – harus kita singkirkan?

Bukannya mau mengeramatkan Alkitab, tetapi karena kita sudah mendapat manfaat dari buku itu, bukankah sudah selayaknya kita menunjukkan penghargaan, mungkin dengan menyediakan sedikit ruang di rumah kita?

Naskah-naskah kuno Alkitab bisa lestari sampai sekarang karena orang-orang jaman dulu menyimpannya, bukan melenyapkannya, sekalipun bisa saja saat itu naskah-naskah tersebut juga sudah rusak.

Apakah dengan menyimpannya rumah kita akan penuh? Saya kira tidak. Alkitab yang kita miliki selama seumur hidup saya kira masih bisa dihitung dengan jari.

bro isaac…

idealnya mungkin begitu yah?
masalahnya tiap rumah tangga kristen apalagi yang dirumahnya memiliki adik2 kecil ataupun anak2 kecil terkadang memang jadi banyak memiliki Alkitab yang rusak ataupun sudah hampir hancur lembaran2nya… apa lagi kalau anak2 ini suka sekali membaca ayat2 Alkitab, sudah tentu akan lebih cepat rusaknya.

saat keluarga membeli yang baru maka yang lama memang biasanya di simpan. masalahnya buat apa kita simpan bertumpuk2 tanpa sekalipun di pakai lagi karena rusak?

belum lagi kalau keluarga itu masih mengontrak rumah ke sana sini…
sampai saat ini pihak gereja sih cendrung belum memikirkan sebaiknya di apakan Alkitab2 itu.