All Muslims leave… we only want to kill non-Muslims

Serangan teroris kembali terulang. Kali ini di Nairobi, Kenya oleh militan Al Shabaab (al shabaab = youth). Sekelompok orang bersenjata AK 47 dan Granat, masuk ke dalam mall Westland Shopping Centre, dengan suara nyaring menghardik pengunjung: “Semua muslim keluar, kami hanya akan membunuh non muslim.”
Sesaat kemudian, mereka mulai menghujani pengunjung mall dengan granat dan peluru dari moncong AK 47.

Setidaknya 30 orang tewas di tempat, dan puluhan lainnya luka-luka berat dan ringan. Saksi mata mengatakan para teroris tersebut menyandera dan mengisolasi pengunjung pada salah satu sudut mall; pengunjung yang tdk dapat mengucapkan doa-doa sesuai perintah mereka, ditembak, sedangkan yang bisa mengucapkan doa-doa tersebut dilepaskan. Mereka yang lolos dari isolasi berhamburan keluar dengan panik.

http://www.barenakedislam.com/2013/09/21/nairobi-all-muslims-leave-we-only-want-to-kill-non-muslims/

Setelah menyimak link yg diberikan TS dan membaca komen-komen yg diposting, langsung memantau berita-berita di tv nasional, apakah “tentang ini” bakal ditayangkan atau tidak.

Bukannya ajaran Kasih yang diterapkan kepada sesama, spt hewan buas bertemu hewan lain.

Klo menurut sy, tujuan mereka adalah membuat kita kaum kristiani semakin membenci mereka, dan melenceng dari ajaran Kristus soal kasih… Bukankah Yesus sendiri mengajari kita soal mengasihi musuh? Hehehe…

Tuhan Memberkati… :slight_smile:

Matius 24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,…

Teroris Kenya Bunuh Sandera Yang Tak Mampu Baca Al-Quran THURSDAY, 26 SEPTEMBER 2013

Para sandera yang selamat dalam serangan teroris di sebuah pusat perbelanjaan Westgate, Kota Nairobi Kenya, Minggu 22 September lalu menceritakan beberapa hal mengerikan yang terjadi ketika para teroris tersebut menghabisi nyawa para pengunjung mall tersebut.

Dilansir Dailymail, Selasa (24/9) para teroris membariskan para sandera sesuai dengan kepercayaan mereka. Siapapun yang gagal atau tidak tahu mengenai nama ibu dari Nabi Muhammad atau tak mampu membaca ayat-ayat AlQuran akan langsung diidentifikasi sebagai seorang non-Muslim. Mereka pun segera ditembak menggunakan AK-47.

“Saya menyaksikan beberapa orang bangun dan mengatakan sesuatu dalam bahasa Arab dan para teroris itumembiarkannya pergi. Rekan saya mengatakan bahwa dirinya adalah seorang Muslim dan membacakan sesuatu dalam bahasa Arab dan mereka (teroris) membiarkannya pergi,” ujar Saadia Ahmed, presenter radio yang berhasil selamat dari kejadian itu.

Ahmed menambahkan juga bahwa dirinya tidak mengerti sama sekali mengapa teroris itu melakukan pembunuhan dengan begitu bebas dan tidak memperdulikan berapa umur ataupun jenis kelamin setiap sandera. “Saya melihat banyak anak dan orang tua yang ditembak mati. Saya tidak mengerti mengapa anda mau menembak seorang anak berusia lima tahun…” tambah Ahmed.

Aksi terorisme yang diduga dilakukan gerombolan Al-Shaabab itu berhasil dilumpuhkan oleh pasukan Kenya. Dalam serangan berdarah itu sebanyak 72 orang tewas, di antaranya 61 warga sipil, enam pasukan kemanan Kenya, dan lima orang penyerang.

Sumber: Jawaban

Ora wedhi haleluiaa :monkeys33:

setuju… :afro:. Banyak kejadian yang mengetes ke kristenan kita. Kalau bener sama Tuhan kita harus mengasihi para teroris itu.