Allah ('Elohim) BERBEDA dengan TUHAN (Yahweh)

akhirnya anda bermain dgn definisi :smiley: … walaupun demikian dalam hal tertentu saya setuju dengan definisi dalam tengkorak kepala anda :afro:
tetapi saya heran, anda terlalu kakuh dengan sebutan YAHWEH (saya menghargai itu)

btw, dalam hal telaah Alkitabiah sebutan YAHWEH jga untuk Berhala dlm Keluaran 32 : 1-6 belum anda tanggapi ?

salam :slight_smile:

@shadowing. Emang vbn pegangannya berubah-ubah, terus kaya “suka2 dong”. Terus kalau jawab, jawaban awal sama akhirnya gak konsisten.

Contohnya aja:
Dulu vbn bilang Iblis ciptain langit dan bumi, Elohim itu Iblis.

  1. (Jawaban awal). Dia bilang “Iblis tidak mendapat tempat dihadapan TUHAN makanya dia ciptain langit dan bumi” → dgn begitu semua org bisa tau, kalo menurut vbn, waktu Iblis ciptain langit dan bumi, itu bukan ide / angan2 saja, tapi memang sudah jadi bentuknya.

  2. (Jawaban tengah). Saya bantah dgn kata di Ibrani & Mazmur ttg Tuhan ciptakan langit dan bumi. Sama @ito2110 juga ditunjukin TUHAN menciptakan langit dan bumi. Sama vbn dijawab “liat naskah aslinya dong”.

  3. (Jawaban akhir). Akhirnya vbn bilang “Elohim menciptakan, itu cuma ide atau angan2 saja. Tapi TUHAN yang membuat”. Ide ke 1: Allah (menurut vbn Iblis) menciptakan, memang ada bentuknya. Ide ke 3: Allah menciptakan hanya ide saja, TUHAN yang membentuk

Liat @shadowing, seandainya Allah itu Iblis, sudikah TUHAN bekerjasama dan membentuk ide-ide Iblis?

Liat lagi @shadowing, kontradiksi antara jawaban ke 1 dan jawaban ke 3, jawaban ke 2 nunjukin vbn yang mau menang sendiri.

Pernyataan orang yang mengatakan bahwa sebutan Yahweh ditujukan juga buat berhala, menurut saya TIDAK VALID, karena dasarnya cuma ANGGAPAN sekelompok orang, bukan data-data konkrit.

Jadi saya pikir tidak perlu saya tanggapi lebih lanjut.

anggapan bagaimana SAUDARAKU … semua berdasarkan telaah Alkitabiah berikut di bawah ini :

http://www.sarapanpagi.org/apakah-yahweh-nama-tuhan-yang-paling-sahih-vt1710.html
dan
http://www.sarapanpagi.org/pemakaian-nama-yhvh-sebagai-nama-berhala-vt569.html

btw anda ngeyel ??? :smiley: … TANPA tanggapan apa2 secara ALKITABIAH menurut sumber ajaranmu

Kesimpulan:

“YHVH” pernah dianggap secara salah, yaitu sebagai “illah/ berhala.” Namun demikian kesalahan ini tidak menjadikan “YHVH” yang sejati menjadi berhala. “YHVH” yang berhala ya tetaplah berhala, sedangkan YHVH sebagai “nama” dari Allah sang Pencipta, Dia-lah memang Sang Penguasa alam semesta ini.

Demikian juga sebaliknya kalau pernah ada nama “Allah” itu ditujukan kepada “illah/ berhala” hal ini tidak mempengaruhi sebutan kepada Allah Sang Khalik. YHVH ELOHIM tentu tahu manakala ada umat menujukan nama itu kepada ilah-ilah, dan manakala umat-Nya menyebut “Nama” itu kepada-Nya. Allah kita bukan robot, Allah kita mempunyai pengertian yang jauh diluar batasan pikiran manusia (lihat bahasan di allah-adalah-berhala-vt698.html#p1627 ).

Sebenarnya kita tidak perlu membatasi nama-nama Allah, faktanya nama-nama Allah itu ada banyak. Dia bisa disebut dengan nama apa saja, sesuai dengan keimanan dan penghormatan kita kepada-Nya. Bahkan dalam menggambarkan kekuatan-Nya, Allah kita juga disebut dengan nama “Gunung Batu”. Tentu saja ini tidak boleh diartikan “orang Israel menyembah Gunung Batu,” lihat bahasannya di allah-gunung-batu-the-rock-vt936.html#p2633

Blessings,
BP

http://www.sarapanpagi.org/pemakaian-nama-yhvh-sebagai-nama-berhala-vt569.html

oooo … begitu toh maksudnya vbn. Sorry… saya baru tau maksud vbn ini :char11:.

tapi dulu vbn kan sempet bilang begini :

Disitu vbn membedakan secara rinci bhw
Elyon itu bagian dari Elohim
sedangkan
Yahweh itu bukan bagian dari Elohim.

Vbn juga tidak ada itu bawa-bawa kalimat “Yahweh (Roh)” dan "Yahweh (Firman) disitu loh.

btw, yang bold itu di ayat mana ya bro.oda?
Dari kitab Ulangan 32:8-9, vbn When the Most High gave to the nations their inheritance, when he divided mankind, he fixed the borders of the peoples according to the number of the sons of God. But the LORD’s portion is his people, Jacob his allotted heritage.

juga ada ini : (Mazmur 82)
God has taken his place in the divine council; in the midst of the gods he holds judgment:

Dari keseluruhan pasal 82 ini, nggak ada itu disebut-sebut Yahweh disana.
So, kemungkinannya kosakata “God” di ayat atas adalah mengacu ke Elyon

sementara di ayat 6-nya I said, “You are gods, sons of the Most High, all of you; —> terdapat Yahweh diantara “sons of the Most High” tsb.

jadi nyambung lagi nih saya…
hehehe…

:slight_smile:
salam.

Mungkin benar, dulu saya pernah mengatakan seperti itu mengingat pembicaraan saya ketika itu hanya sebatas PL… makanya jadi gak sempurna penjelasannya, begitu bro. :ashamed0002:

Oiya… terima kasih bro.

Tapi ingat ya bro.oda; Elyon itu Yahweh yang Roh loh? :slight_smile:

vbn ada pernah sempet baca internet mengenai nama Yahweh itu katanya sebenernya di “banned” bukan dikarenakan “terlalu suci utk dilafalkan” ?

Mazmur “kembar” menyatakannya…
dimana kosakata “Yahweh” di Mazmur 14 menjadi kosakata “ELOHIM” di Mazmur 53.

:slight_smile:
salam.

Betul bro, itu hanya alasan sekelompok orang/bangsa yang tidak suka/tidak mau/tidak sudi menyebut Nama Eloahnya Israel… mungkin karena mereka gengsi/sirik/dengki kepada bangsa Israel, sehingga mereka saling mengajarkan tentang TUHAN bahwa TUHAN itu “Maha melihat”-lah; “Maha mendengar”-lah dlsb…

Jangan jadi bingung dengan perubahan kata Yahweh menjadi ELOHIM itu bro.oda… karena pada dasarnya kita sudah diberitahukan sebelumnya –Mzm. pasal 14– bahwa ELOHIM yang dimaksud dalam Mazmur pasal 53 itu adalah Yahweh.
Lagipula Dia (Yahweh) pernah dinyatakan sebagai Yahweh ELOHIM ketika Dia sedang menjadikan bumi dan langit.
Hal tsb --bagi saya-- hanya menunjukan pengertian bahwa Yahweh itu Ha’ELOHIM.

Berbeda dengan ELOHIM di Kej.1:1-26; dimana kita –sebelumnya– tidak pernah tahu atau diberitahukan siapa sebenarnya ELOHIM yang menciptakan langit bumi itu.
Hal itulah –yang menurut saya– kita harus hati-hati menyimaknya untuk memahaminya; jangan asal berasumsi atau ikut percaya begitu saja apa kata orang seperti Ayub yang akhirnya menyesal karena dipersalahkan oleh TUHAN.

“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.”

Yesus bilang “Bapamu yang melihat tersembunyi” menyatakan Tuhan Maha Melihat. Orang yang pikirannya aneh gak akan tau bahwa Tuhan Maha Melihat dgn kata “Mata-Mu terlalu suci untuk memandang dosa” yg artinya “God will not allow sins in His presence (surga / tempat tinggal-Nya)”

Jelas2 itu Tuhan, yang menciptakan langit dan bumi, di Yesaya juga ada. Di Ibrani dan Mazmur juga ada. Jelas2 saat Lucifer memberontak langit dan bumi udah ada.

Hati2 gimana memahaminya? Kita kristen udh bener2 hati-hati memahaminya, bahwa Elohim itu Tuhan, dinyatakan jamak karena yang bekerja 3 bagian / 3 Person Tuhan: Bapa (Wujud-Nya), Firman-Nya (Yesus), dan Roh-Nya / Esensi-Nya (Roh Kudus)

Kalau vbn pemahamannya kaya yang ditulis diatas, seolah-olah menuduh Elohim bukan Tuhan yg menciptakan dan membuat, padahal vbn pertama kali membantah, kalau ciptaan Elohim hanya ide, dan Tuhan yang membuat, pernyataan vbn pertama kali dan yg diatas ini hanya KONTRADIKSI TIDAK BERMUTU

Makanya jangan nafsir nafsir pake kemampuan sendiri. Nanti diejek TUHAN seperti bangsa Israel di Yeremia, disebut “anak-anak to-lol” berhubung cuma vbn doang sekarang yang kaya gini, jadinya “anak to-lol” atau saya modif dikit “anak to-lol yang tidak berakal budi (mempunyai hanya tidak digunakan)”

Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang memberkan sedekahnya diketahui oleh orang lain? :slight_smile:
Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang berdoa di tikungan2 jalan yang bisa dilihat oleh orang lain? :slight_smile:
Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang memberitahukan dirinya kepada orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa? :slight_smile:

Cara pandang dan cara berpikir anda itulah yang justru menjauhkan diri anda dari Kebenaran!!

Bapa tidak bisa melihat orang2 yang melakukan sesuatu yang bukan Kehendak-Nya karena “Mata-Nya terlalu suci untuk memandang dosa”; Jika dipaksakan, maka artinya Dia melanggar Keludusan-Nya sendiri.

Ya diliat dong. Apakah Tuhan kaya monster berdarah dingin yang tidak peduli anak-anak-Nya? Maksudnya “Mata-Mu terlalu suci untuk memandang dosa” itu “God won’t allow sins in His presence (tempat tinggal-Nya).”

Ketika si pendosa bertobat, apakah Tuhan tdk melihat? Apakah Tuhan secuek itu? Yesus juga ikut pesta lho…buktinya Dia dipanggil sama org Farisi “pemabuk dan pelahap”.

Cara pandang seperti itu menjauhkan saya dari Kebenaran? (Mustahil, karena Yesus itu kebenaran, saya bukan Yudas Iskariot atau Petrus yang menyangkal) Di Ibrani ditulis “semuanya tidak tersembunyi bagi Dia dan semuanya telanjang bagi Dia”. Yesus mengatakan “tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan” dlm arti "semuanya terlihat bagi Tuhan.

Saya menyimpang dari Kebenaran? (Impossible!) Asal tau aja, saya gak kaya Yudas Iskariot, gak juga kaya Petrus lama yang menyangkal.

Percuma mau komen segimana juga. Saya perhatiin dari pertama kali saya diskusi dgn vbn komentar vbn, jawaban awal dengan akhir KONTRADIKSI SEMUA.

Oh satu lagi…kenapa vbn quote cuma setengah aja yg saya? Kenapa gak semuanya biar tau gimana pendapat vbn? :slight_smile:

Jadi maksud “Maha melihat” TUHAN menurut pengertian anda itu bagaimana?
Apakah berlaku hanya bagi orang yang bertobat saja atau berlaku juga bagi orang yang masih berdosa? :rolleye0014:

Ehm, beginilah kwalitas orang yang keyakinan-nya hanya asumsi pribadi dan atau ikut apa kata orang.

Memfitnah dul? Kata siapa saya cuma asumsi pribadi? Buktinya SdT setuju sama saya kok, kasus yg “Mata-Mu…dst”

Maksud kata itu “Tuhan tidak akan membiarkan dosa masuk dalam hadirat-Nya” (surga, tempat tinggal Tuhan, tempat dimana Tuhan berbicara dgn nabi, dll)

Buktinya Yesus aja melihat Petrus saat dia mematahkan telinga Malkhus. Kalau Tuhan gak liat, mana bisa Dia tau??

Ehm…ini lah kwalitas orang yang keras kepala, mau menang sendiri, berlagak tau, sok tau kebenaran, sok benar, dan mengaku dirinya mengenal Tuhan padahal tidak.

Jadi maksud TUHAN “Maha melihat” menurut pengertian anda itu bagaimana?

Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang memberkan sedekahnya diketahui oleh orang lain? :slight_smile:
Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang berdoa di tikungan2 jalan yang bisa dilihat oleh orang lain? :slight_smile:
Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang memberitahukan dirinya kepada orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa? :slight_smile:

Apakah hanya berlaku bagi orang yang bertobat saja atau berlaku juga bagi orang yang masih berdosa?

ATAU

Tuhanmu sekarang sudah tidak “Maha melihat” lagi? –kok pertanyaan saya itu gk dijawab?– ;D

Kok dobel post sih…

Pengertiam Tuhan Maha Melihat: segala sesuatu adalah nampak bagi Dia.

3 pertanyaan dijawab 1 ayat ini “Segala sesuatu adalah nampak bagi-Nya, dan segala sesuatu adalah telanjang bagi-Nya”.

Jadi memang Tuhan melihat, dan Dia tetep sabar menunggu, supaya dia bertobat.

Gunakan logika anda waktu menjawab… jangan dengan keyakinan anda. :char11:

Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang memberkan sedekahnya diketahui oleh orang lain? :slight_smile:
Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang berdoa di tikungan2 jalan yang bisa dilihat oleh orang lain? :slight_smile:
Apakah Bapa yang di sorga mau melihat orang yang memberitahukan dirinya kepada orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa? :slight_smile:

Kalo menurut saya sih : [mungkin Ya - mungkin juga Tidak], vbn.
IMO, tidak semua / segalanya HARUS kita ketahui.

Jangan jadi bingung dengan perubahan kata Yahweh menjadi ELOHIM itu bro.oda...
IMO, sebenernya bisa dipilih kok sikonnya, yakni :

diketika di Mazmur 53 kosakata Yahweh diganti ke ELOHIM —> apa pov si penulis mengenai kosakata ELOHIM yang dia pake ini ?

A. kalo jawabnya : kosakata ELOHIM tsb = Yahweh di pov penulis.
maka terbuka kemungkinan bhw kosakata ELOHIM yg terdapat di Gen 1 itu juga = Yahweh di pov si penulis Gen 1.

B. kalo jawabnya : kosakata ELOHIM tsb BUKAN Yahweh di pov penulis.
maka terbuka kemungkinan bhw kosakata ELOHIM yg terdapat di Gen 1 itu memang BUKAN Yahweh di pov penulis Gen 1.

karena pada dasarnya kita sudah diberitahukan sebelumnya [i]--Mzm. pasal 14--[/i] bahwa ELOHIM yang dimaksud dalam Mazmur pasal 53 itu adalah Yahweh.
Nah dengan demikian point-A diatas.
Lagipula Dia (Yahweh) pernah dinyatakan sebagai Yahweh ELOHIM ketika Dia sedang menjadikan bumi dan langit. Hal tsb --bagi saya-- hanya menunjukan pengertian bahwa Yahweh itu Ha'ELOHIM.
Penulis Mazmur 53 sepertinya juga tidak menambah artikel "HA" pada kosakata "ELOHIM" yg dia gunakan, vbn ?
Berbeda dengan ELOHIM di Kej.1:1-26; dimana kita [i]--sebelumnya--[/i] tidak pernah tahu atau diberitahukan siapa sebenarnya ELOHIM yang menciptakan langit bumi itu.
Ya... namun tidak sertamerta artinya pengetahuan si penuli tidak tau sama sekali mengenai kosakata "Yahweh" kan vbn ?

Kosakata “Yahweh” itu kadang disematkan pada kisah2 pra Musa, vbn.
Contoh misal, Hawa berkata Yahweh.
Demikian juga Nuh - sementara Genesis 9:1 itu sendiri menggunakan kosakata “ELOHIM”.
Contoh laen, Melkisedek berkata Elyon - Abraham berkata Yahweh.
Dari kedua contoh diatas, kan sikon realitas nya Hawa/Nuh/Abraham tentu tidak tau-menahu nama Yahweh. So… disematkan :happy0062:

sementara itu…

Hal itulah [i]--yang menurut saya--[/i] kita harus hati-hati menyimaknya untuk memahaminya; jangan asal berasumsi atau [b]ikut percaya begitu saja apa kata orang[/b] seperti [b]Ayub [/b]yang akhirnya menyesal karena dipersalahkan oleh TUHAN.
Sementara itu, kisah Ayub masih kok didalam suatu pertanyaan [i]"kapan Ayub hidup ? praMusa ? ataukah diketika Musa ? ataukah paskaMusa ?"[/i], vbn.

:slight_smile:
salam.

SPAM!! Udah 3 kali.

Jawabannya: “Segala sesuatu adalah nampak bagi Tuhan dan segala sesuatu adalah telanjang bagi-Nya”

Bukan mau atau tidak, tapi Tuhan memang “harus” melihat mereka, krn kalau gak, pasti udh mati.

Misalnya ada anak mencuri ketahuan ortunya. Apakah ortunya akan membuang anaknya? Yg ada diperhatiin & diajar twrus supaya jadi baik. Org tua itu tdk merasa najis dgn anaknya itu. (Mata ortu itu terlalu suci untuk membiarkan kejahatan bersarang dalam keluarga mereka)

Sama kasusnya dgn Tuhan.

Antara Tau dan Melihat.

Apakah Cuplis mau/berkehendak/berkeinginan untuk melakukan aksi Melihat perbuatan Unyil dan Meylan yang lagi nge-sex di kamar 208 pabila Cuplis Tau bhw mereka lagi nge-sex di kamar 208 tsb ?

Itu diatas ilustrasi secara kronologis.

"problem"nya …
Allah itu kan selalu “melihat” (karena Dia selalu Tau) apa yang sedang terjadi di kamar 208 tsb.
Dengan kata lain “melihat” dan “tau” itu simultan, sehingga bisa jadi tidak ada perbedaan pengertiannya.

So, pertanyaannya :
apakah Allah melihat gaya apa saja yg di perform oleh unyil dan meylan di kamar 208 tsb ?

kalo dijawab :
Allah tidak melihat gaya2 mereka tsb

lanjut pertanyaannya :
ini karena Allah tidak tau ?
ataukah karena Allah tidak mau melihat ?


ato dibalik :
apakah Allah tau gaya apa saja yg di perform oleh unyil dan meylan di kamar 208 tsb ?

kalo dijawab :
Allah tidak tau gaya2 mereka tsb

lanjut pertanyaannya :
ini karena Allah tidak melihat ?
ataukah karena Allah tidak mau tau ?

saya puyeng sendiri :cheesy:
hahaha… ;D