Allah ('Elohim) BERBEDA dengan TUHAN (Yahweh)

Ha… haha. Ha, saya tdk memaksakan bhw ELOHIM adalah Yahweh.
Saya coba search kata Yahwe dlm Alkitab terjemahan LAI, dan saya tdk menemukannya.

Tapi saya dan orang Kristen lainnya sbg org yg mempunyai logika dan pengalaman hidup, tentu paham bhw maksud @sizxbn dgn Yahwe, adalah apa yg dlm B. Ibrani ditulis dgn “tetragrammaton”
Benar atau salah kesimpulan wilef ini?

Dan… pemahaman dan tentu saja keyakinan saya didasari hal-hal berikut :

LAI (keahlian mereka tdk saya ragukan, dan pasti lebih ahli dari saya ) menerjemahkan Alkitab sbb :
setiap kata-kata Elohim, Eloah diterjemahkan dengan Allah, jika menyangkut Elohimnya Abraham, Isak dan Yakub (Allahnya B. Israel) , maka disebut Allah (A hrf besar), dan jika menyangkut allah bangsa lain, dituliskan allah (a dlm huruf kecil).

Dari sini tentu Allah masih dlm pengertian sesembahan secara umum, yg membedakan adalah jika pakai huruf A, maka sdh husus merujuk Allahnya Abraham.

allahnya bangsa lain itu ada baal, dll, mungkin brahmana, siwa, dll

Allahnya Abraham dinyatakan dgn “tetragramaton” dan jika orang Jahudi membacanya mereka lafalkan Adonay, dan oleh LAI diterjemahkan TUHAN.

Contoh Natsnya :

EX 34:14 Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.

Itulah, berarti larangannay adalah menyebut apa yg tertulis dlm “tetragammaton” secara sembarangan.

Kata "Eloah" itu bukan versi.

Soalnya saya tdk menemukan kata eloah dlm kitab suci saya, saya baru search juga di Alkiab terjemahan LAI.

Makanya saya tantakan Alkitab terjemahan mana yg @sizxbn kutip,. mohon dijawab juga ya! biar saya lebih ngerti masalahnya. :slight_smile:

Terus terang saja bro, yg saya miliki hanya Alkitab LAI (BIS, TL, TB), atau saya salah dlm melakukan search ya?

Makanya baca Kitab Suci!!

[i]36:20 Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, dalam hal orang menyindir mereka: Katanya mereka umat TUHAN, tetapi mereka harus keluar dari tanah-Nya.
36:21 Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, di mana mereka datang.

Saya sebenarnya setiap hari baca alkitab yg saya miliki.

Tapi coba kita bahas dulu ayat kedua dlm kutipan @sizxbn

Allah berkata, bhw Allah sakit hati karena nama Allah dinajiskan oleh Bangsa Israel ditengah bangsa-bangsa lain.

Apakah Bro @sizxbn anggap penajisan ini adalh keslahan Bangsa Israel dlm menyebut nama Allahnya yaitu Allah Abraham, isak dan Yakob?

Saya melihat tdk ada relevansinya.

Silahkan baca [url=http://dictionary.reference.com/browse/yahweh]KAMUS[/url]
Menurut Bro, kata tercipta karena kamus atau kamus tersususn berdasarkan akta-kata yg sdh ada?
Jika menurut anda pelafalan YHWH bukan terbaca Yahweh, silahkan anda jelaskan kepada saya. Pelafalan yang benernya :char11:

@sizxbn benar-benar tdk menyimak, saya sdh katakan org Jahudi / Ibrani saja tdk tau cara melafalkannya, apakah menurut @sizxbn saya lebih paham Bahasa/ Tulisan Ibrani dari pada orang Ibrani/Jahudi ?

Saya kenal siapa diri saya, amka jawabans aya adalah tidak, jadi saya tdk tahu cara melafalkannya.

Saran saya, coba pelajari tentang “tetragrammaton”, saya rasa untuk mencari lingk nya, bro lebih pintar dari saya.

JIka @sizxbn yakin itu pelafalan yg benar, saya juga tdk masalah (saya tdk pada posisi menganggap benar atau salah, karena tidak tahu), tapi saya sarankan untuk tdk sembarangan menyebutkannya seperti yg dinyatakan dlm Firman Tuhan.

Jadi anda berbohong mengatakan bahwa di dalam Alkitab anda ada tertulis yang menciptakan langit bumi adalah YHVH, begitu ya? :cheesy:

Kitab Suci tidak menyatakan bahwa yang menciptakan langit dan bumi YHVH… silahkan anda buktikan kalo Kitab Suci anda menyatakan YHVH menciptakan langit bumi.

Wah, anda ini tambah ngaco saja…

Yesus Kristus mengatakan:
Mat. 23:9 Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

Kata El, Eloah dan kata ELOHIM mempunyai pengertian yang sudah baku berdasarkan kaidak bahasa Ibrani.
Kata El berbentuk netral, kata Eloah berbentuk singular, kata ELOHIM berbentuk plural.
Tapi, karena anda mengutamakan keyakinan anda sendiri saja, maka kaidah bahasa Ibrani yang sudah jelas itupun anda langgar.

Tunjukan kata perkata ayatnya supaya nyata bahwa anda benar atau hanya berbohong.

Ehm…, ternyata anda tidak menggunakan logika anda.

Anda boleh koar-koar seenak perut anda; tapi Fakta Kebenaran-Nya berkata lain.

Ha ha ha ha… saya tidak sedang menuduh anda memaksakan… saya hanya bertanya: bagaimana dengan keyakinan anda?

Apakah anda tidak meyakini bahwa Elohim = Yahweh? --kok jawabnya dlewer kemana-mana?-- :rolleye0014:

Larangan Yahweh itu bukan soal tulisan “tetragammaton” yang susah dilafalkan oleh orang Israel, melainkan soal anggapan mereka yang menganggap bahwa Yahweh setara dengan Elohim bangsa-bangsa yang ada disekeliling mereka dengan mereka sujud dan beribadah kepadanya.

Silahkan anda baca Kitab Suci berbahasa Ibrani ini

Sepertinya gak ada hubungannya deh antara bangsa Israel menajiskan Nama Yahweh di tengah bangsa-bangsa DENGAN bangsa Israel yang menyebut Yahweh dengan sebutan El Abraham, El Ishak dan El Yakub.

Dapatkah menurut anda: Kamus tersusun tanpa ada terlebih dulu kata-katanya? :cheesy:

Sekali lagi saya katakan kepada anda bahwa “pelarangan” TUHAN atas penyebutan Nama-Nya bukan didasarkan dari susahnya bangsa Israel dalam melafalkannya, melainkan karena penganggapan mereka yang menyamakan Yahweh dengan Elohim bangsa-bangsa yang ada disekelilingnya sehingga mereka tidak segan-segan menyembah dan beribadah kepada Elohim. Itu yang menjadi Maksud TUHAN.

Paham?

coba anda pahami maksud kalimat saya di bawah ini :
saya mengimani ELOHIM adalah TUHAN (YHVH) Sang Pencipta dlm Kej. 1:1 karena struktur kalimatnya
dengan logika iman yg senderhana, siapakah yang MENCIPTAKAN langit dan bumi, TUHAN-kah atau Iblis-kah ?

Kitab Suci tidak menyatakan bahwa yang menciptakan langit dan bumi YHVH.... silahkan anda buktikan kalo Kitab Suci anda menyatakan YHVH menciptakan langit bumi.
Kej. 1:1 Kej. 2:4
Wah, anda ini tambah ngaco saja....

Yesus Kristus mengatakan:
Mat. 23:9 Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.


yaitu Yesus Kristus sendiri, dan Yesus tidak melarang siapapun memanggil diri-Nya Bapa

Kata El, Eloah dan kata ELOHIM mempunyai pengertian yang sudah baku berdasarkan kaidak bahasa Ibrani. Kata El berbentuk netral, kata Eloah berbentuk singular, kata ELOHIM berbentuk plural. Tapi, karena anda mengutamakan keyakinan anda sendiri saja, maka kaidah bahasa Ibrani yang sudah jelas itupun anda langgar.
kalau anda/saya menggunakan kacamata kuda, maka anda akan diperhadapkan dgn persolan ternyata kata ELOHIM/YAHWEH juga dipakai untuk ilah-ilah, manusia, jadi kata El/Eloah/ELOHIM bermakna TUHAN YME tergantung struktur kalimat dimana kata El/Eloah/ELOHIM ditempatkan

dalam Kej. 1: 1 bentuk kata ELOHIM (plural) bermakna Jamak Kebesaran, dimana dalam Kej. 1:1 menggunakan kata kerja tunggal BARA (Dia Menciptakan) yaitu kata kerja untuk orang ketiga tunggal, bukan BARU atau BARIM (mereka menciptakan), yaitu kata kerja untuk orang ketiga plural

Tunjukan kata perkata ayatnya supaya nyata bahwa anda benar atau hanya berbohong.
contoh YHVH sebagai nama BERHALA di dalam Alkitab Keluaran 32: 4 Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya [b]anak lembu[/b] tuangan. Kemudian berkatalah mereka: [b]"Hai Israel, inilah [u]Allahmu[/u], yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"[/b]

Translit,
VAYIQAKH MIYADAM VAYATSAR OTO BAKHERET VAYA’ASEHU 'EGEL MASEKHAH VAYOMRU 'ELEH 'ELOHEYKHA YISRA’EL ASYER HE’ELUKHA ME’ERETS MITSRAYIM

32:5 Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: "Besok hari raya bagi TUHAN!" (YHVH)

Translit,
VAYAR 'AHARON VAYIVEN MIZBE’AKH LEFANAV VAYIQRA 'AHARON VAYOMAR KHAG LAYEHOVAH MAKHAR

Sumber : http://www.sarapanpagi.org/pemakaian-nama-yhvh-sebagai-nama-berhala-vt569.html#p1166

Ehm..., ternyata anda tidak menggunakan logika anda.
lha dgn logika iman saya bertanya pada anda, Keluaran 6:1, Firman YHVH kepada Musa untuk disampaikan kepada umat Isreal atau Firman Musa kepada umat Isreal ?
Anda boleh koar-koar seenak perut anda; tapi Fakta Kebenaran-Nya berkata lain.

:afro:

salam :slight_smile:

tdk dlewer kemana-mana, bro, saya hanya menunjukkan dasarnya bhw Elohimnya Abraham Isaak dan yakub berbeda dngan elohimnya bangsa-bangsa lain.

saya menunjukkan alasannya, dan anda hanya beropini tanpa dasar.

Elohimnya Abraham Isak dan Yakub disebut Adonay sbg pelafalan Tetragramaton.
Elohimnya Abraham Isak dan yakub yg disebut oleh bangsa Ibrani/ jahudi tersbut adalah Allahnya org Kristen dgn padanan kata TUHAN.

itulah yg saya jelaskan.

Jika saya kemana-mana, maka Anda tdk memana-mana.

Larangan Yahweh itu bukan soal tulisan “tetragammaton” yang susah dilafalkan oleh orang Israel, melainkan soal anggapan mereka yang menganggap bahwa Yahweh setara dengan ELOHIM bangsa-bangsa yang ada disekeliling mereka dengan mereka sujud dan beribadah kepadanya.

Bro suka memanipulasi. Org Israel bukan susah mengatakannya, tapi dgn rasa hormat dan kepatuhan , mereka takut mengatakannya aecara sembarangan.
:mad0261: :cheesy:

Coba bro, dijelaskan dasar pernyatan biru di atas.
dan bandingkan dgn natsnya.

Larangan itu dibuat Allah sebelum ada “bangsa” Israel, tapi amsih dlm pengembaraan.

Kelihatannya bro suka membuat opoini yg tdk berdasar ya?

opini yg tdk berdasar bagi saya ,… sama dgn gossipnya ibu-ibu.

Silahkan anda baca [url=http://www.scripture4all.org/OnlineInterlinear/Hebrew_Index.htm]Kitab Suci berbahasa Ibrani ini[/url] Sepertinya gak ada hubungannya deh antara bangsa Israel menajiskan Nama Yahweh di tengah bangsa-bangsa DENGAN bangsa Israel yang menyebut Yahweh dengan sebutan El Abraham, El Ishak dan El Yakub.

Bukankah anda yg mengaitkannya, say dari awaljuga merasa tdk ada hubungan :char11:

Dapatkah menurut anda: Kamus tersusun tanpa ada terlebih dulu kata-katanya? :cheesy:

itulah yg saya maksud, jadi jika ada yg salah kaprah, ya kamus tdk akan mengoreksinya.
.
Kamus bukanlah bukti suatu kebenaran, tapi menayangkut pengertian kata secara umum.

Sekali lagi saya katakan kepada anda bahwa "pelarangan" TUHAN atas penyebutan Nama-Nya bukan didasarkan dari susahnya bangsa Israel dalam melafalkannya,

Orang Israel tidak “susah” melafalkan nama Allahnya.
Tapi Orang israel dilarang menyebutkan nama Tuhannya.

larangannya bunyinya begini lo (tapi setelah di Indonesiakan ya) :

EX 20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

DEUT 5:11 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Berdasarkan ayat ini, maka umat Israel jika membaca “kitab sucinya” dan bertemu “tetragramaton”, maka akan melafalkannya denagn Adonay.

melainkan karena penganggapan mereka yang menyamakan Yahweh dengan ELOHIM bangsa-bangsa yang ada disekelilingnya sehingga mereka tidak segan-segan menyembah dan beribadah kepada ELOHIM. Itu yang menjadi Maksud TUHAN.

Paham?

Bro sukanya beropini terus. jangan nyebar gosiplah

ya jelas saya sangat paham bro :cheesy: :cheesy:
Tapi bro dgn pemahamn seperti ini, kok …

ibarat org bawa belati dlm perang nuklir. gitu lho.

Tambahan ya…

Tulisan ibrani itu dulunya tdk ada huruf hidupnya seperti yg kita kenal :A, I, U, E, O , hanya huruf mati, namun dalam pelafalan kalimat, mereka menyisipkan huruf hidup diantara huruf amti tersebut.
Gimana caranya? saya tdk tahu tapi begitulah.
Makanya jika kita bandingkan dgn tulisan arab, ada istilah tuklisan arab “gundul”, ayitu tanpa hurup hidup.

tetragramaton hanya terdiri dari huruf mati, tapi dlm pelafalannya (oleh Imam pd acara tertentu saja) akan disispkan huruf hidup.

Lama-kelamaan akibat terbuang berkali-kali, orang Jahudi sdh tidk tahu lagi apa huruf hidup yg hrs disispkan dlm keempat huruf amti dlm “tetragramaton”

itulah yg terjadi sampai selama ini.

Jika org Jahudi saja:

tdk tahu pasti, maka saya heran kalau seorang @sizxbn kok bisa tahu pasti.

Takut dgn sembarangan mengucapkannya, kok @sizxbn kok berani meremehkannya bahkan kadang menyamakannnya dgn iblis??

“iman” anda membuat anda menipu diri sendiri dan orang lain.

Ayat-ayat tsb tidak menyatakan Yahweh menciptakan langit bumi.

mana ayatnya?

tidak ada dalam Kitab Suci kata-kata BARU atau BARIM. Itu hanya karangan orang yang tidak terimakenyataan bahwa kata Elohim berbentuk jamak

Sekalipun Harun mengatakan bahwa besok hari raya bagi Yahweh tetapi bukan berarti Yahweh (YHVH) = BERHALA. Anda harus banyak belajar mencerna suatu kalimat.

logika ‘iman’ anda telah membuat anda tidak lagi menggunakan logika anda. Ayat tsb tidak ada hubungannya dengan umat israel.

Tidak ada dasarnya anda mengatakan bahwa pemakaian kata Adonay oleh bangsa Israel kepada Yahweh karena berdasarkan ayat-ayat tersebut.

Buktinya, Abraham sudah menggunakan kata Adonay jauh sebelum bangsa Israel dengan tetap menyebut Nama-Nya (Yahweh)

Baca Kej. 15:2
Abram menjawab: “Ya ’ă·ḏō·nāy Yah·weh, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.”

Kalo menurut anda pelafalan kamus itu salah kaprah, berarti anda tahu pelafalan yang bener kaprah?
Ya sudah, kalo gitu tolong anda lafalkan kata YHWH yang sebenernya buat saya… :slight_smile:

silahken.

Itu dikarenakan anda menganggap bahwa Elohim = Yahweh. :smiley:

tentu dasarnya Iman & Alkitabiah

Ayat-ayat tsb tidak menyatakan Yahweh menciptakan langit bumi.
asal saya/anda tidak pakai kacamata kuda ayat2 berikut di bawah ini menyatakan [b]TUHAN-lah PENCIPTA[/b] langit & bumi Kej. 1:1 Pada mulanya [b]Allah [u]menciptakan[/u] langit dan bumi[/b] Kej. 2:4 Demikianlah riwayat [b]langit dan bumi pada waktu [u]diciptakan[/u][/b]. Ketika [b]TUHAN Allah[/b] menjadikan bumi dan langit,
mana ayatnya?
Yohanes 13:13 Kamu menyebut [b][u]Aku Guru[/u] dan [u]Tuhan[/u][/b], dan [u]katamu itu tepat[/u], sebab memang [b]Akulah Guru dan Tuhan[/b].

Yohanes 14:7
Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku.
Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."

Yohanes 8:24
Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."

tidak ada dalam Kitab Suci kata-kata BARU atau BARIM. Itu hanya karangan orang yang tidak terimakenyataan bahwa kata ELOHIM berbentuk jamak
dalam konteks Kej. 1:1 memang TIDAK menggunakan kata BARU atau BARIM (mereka menciptakan), yaitu kata kerja untuk orang ketiga plural, tetapi kata kerja tunggal [b]BARA (Dia Menciptakan)
Sekalipun Harun mengatakan bahwa besok hari raya bagi Yahweh tetapi bukan berarti Yahweh (YHVH) = BERHALA. Anda harus banyak belajar mencerna suatu kalimat.
coba anda simak baik2 kisah berikut di bawah ini : Keluaran 32:2 Lalu berkatalah Harun kepada mereka: "Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga isterimu, anakmu laki-laki dan perempuan, dan bawalah semuanya kepadaku." 32:3 Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun. 32:4 Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel,[b] inilah Allahmu[/b], yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!" 32:5 Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: "Besok hari raya bagi [b]TUHAN!"[/b] 32:6 Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.
logika 'iman' anda telah membuat anda tidak lagi menggunakan logika anda. Ayat tsb tidak ada hubungannya dengan umat israel.
bro maksud saya lagi n'jawab [b]pertanyaan kamu sendiri [/b]hubungannya dgn Kel. 6:1, yang berfirman itu siapa, Tuhan-kah atau Musa-Kah

:afro:

salam :slight_smile:

Wah…mulai menyebut nama TUHAN dgn sembarangan…

Seandainya Elohim itu Iblis, apakah Iblis itu kudus?? Rasanya Iblis itu tercela, najis, kotor, penyesat, dll. Tuhan itu kudus, bersih, suci, dll.

Iblis aja tau dirinya tdk kudus, trus kata vbn kok malah dibolak balikin? (Karena vbn menganggap Allah itu Iblis)

Seandainya kudus menurut Elohim, kenapa TUHAN menyuruh menguduskan hari ke tujuh? Sudikah Tuhan menguduskan pekerjaan Iblis?? Yang pasti Tuhan minta kuduskan hari ketujuh itu pastilah buatan tangan-Nya.

Jadi gak usah manipulasi ayat sesuai KEYAKINAN sendiri. Fitnah kalau bilang saya gak tau kebenaran & cuma berkeyakinan aja. Yang berkeyakinan tuh vbn sendiri.

Alkitab tidak menyatakan Yahweh menciptakan langit bumi.

Justru orang yang pakai kacamata kuda itu yang mengatakan bahwa ayat2tsb menyatakan TUHAN yang menciptakan langit bumi, padahal tertulis Allah.

Saya menyarankan anda belajar memahami konteks suatu bacaan.

Jangan ngarang-ngarang bentuk kata kerja bara’ yang lain dong kalo gak ada di kitab suci. masa hanya untuk mempertahankan keyakinan harus ngada-ngadain kata kerja baru sih?

tetap saja ayat-ayat tersebut tidak menunjukkan arti Yahweh = Berhala… belajar membaca
agi gih.

Makanya jawab dong pertanyaan saya yang lalu… jangan melintir terus.

haah-ha,

Abraham memanggil Elohimnya dengan :“Adonay” ya memang benar.

larangan penyebutan secara sembarangan (jangan dikira tdk boleh disebutkan ya?) itu bukan sejak Abraham bro, tapi sejak jaman Musa,

maka setelah larangannya ada, , maka mereka ikut dgn sebutan nenekmoyangnya,

yaitu dgn menyebut Ellohimnya Adonay jika ingin melafalkan “tetragrammaton”

[b]Baca Kej. 15:2[/b] Abram menjawab: "Ya [b]’ă·ḏō·nāy Yah·weh[/b], apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu."

Yup ini benar, cuma, ini dikutip dari Alkitab terjemahan siapa?

kok pelit bangat memberikan info, apakah ini diambil dari Alkitab rahasia?

terjemahan LAI bukan begitu bunyinya,

tapi begini :

Kej 15:2 Abram menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.”

Coba bandingkan dengan versi Jewish Publication Society 1917 OT

Gen15:2 And Abram said: ‘O Lord GOD, what wilt Thou give me, seeing I go hence childless, and he that shall be possessor of my house is Eliezer of Damascus?’

Perhatikan, org jahudi saja menterjemahkannya “Lord GOD”, dan LAI “dengan : Tuhan ALLAH”.

kayaknya bro @sizxbn lebih jahudi dari pada org jahudi :cheesy: :cheesy:

Kalo menurut anda pelafalan kamus itu salah kaprah, berarti anda tahu pelafalan yang bener kaprah? Ya sudah, kalo gitu tolong anda lafalkan kata YHWH yang sebenernya buat saya... :)

Saya tdk tahu caranya bro, wah sdh berkali-kali saya jawab, kok masih ngotot???

Ada beberapa versi ttg “tetragramaton " , kempat hurufnya di anggap
sebagai “JHVH” lalu dibaca Jehovah atau JHWH” lalu dibaaca dengan “Jahweh”

mana yang benar ? saya tidak tahu

jadi saya tdk menyalahkan Bro @sizxbn jika meyakin yg benar adalah Jahweh, dan itu tidak menambah/ mengurangi sesutu pada diri @sizxbn.

sungguh saya tdk menyalahkan itu, hanya kebetulan saya bukan penganut nama itu, itu saja.

Ibaratnya saya tdk menyalahkan Undang-undan USA, tapi jelas Undang-undang tersebut tdk berlaku bagi saya.

silahken.Itu dikarenakan anda menganggap bahwa ELOHIM = Yahweh. :D

Dengan pernyataan itu IMHO anda menganggap bhw :

Elohim tidak sama dengan Yahweh

Untuk yg terahir ini, sebenarnya setelah direnungkan ya Bro benar, :afro: :afro:

apakah saya jadi bias dlm diskusi ini? :ashamed0002:

ELOHIM atau Elohim (bagaimanapun cara menulisnya) memang bukan Yahweh (saya terima saja dulu sebutan Bro )

Jika memakai Istilah Bro yaitu Yahweh, maka

Ellohimnya Abraham, Isak, dan Yakub = Yahweh

Elohimnya mesir, dlll tidak sama dengan Yahweh karena elohimnya mesir adalah =baal, atw apapun namanya tetapi bukan Yahweh.

Apakah itu amksudnya??

Jika itu, kita sepakat. ;D :afro: :slight_smile:

Kej. 2:4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit,
ayat di atas dapat disejajarkan dengan
Kej. 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi

sebagai contoh perbandingan
Keluaran 3:14 Firman Allah kepada Musa: AKU ADALAH AKU Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
dengan kacamatakuda, tidak ada kata YAHWEH di atas, lalu anda mau berkesimpulan bahwa AKU ADALAH AKU dlm Kel. 3:14 adalah iblis ?

Yohanes 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Yesus membenarkan orang memanggil-Nya Guru atau Tuan atau Tuhan atau Bapa, bahkan BOSS dengan bahasa gaulnya

saya kira anda dapat memahami maksud saya ini
dalam konteks Kej. 1:1 memang TIDAK menggunakan kata BARU atau BARIM (mereka menciptakan), yaitu kata kerja untuk orang ketiga plural, tetapi kata kerja tunggal BARA (Dia Menciptakan)

setelah selesai membuat patung berhala harun berkata : Hai Israel, inilah Allahmu, …“Besok hari raya bagi TUHAN!” (YHVH)
atas perkataan/perintah harun itu keesokan harinya pagi-pagi maka semua bangsa israle mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan kepada PATUNG LEMBU EMAS TUHAN (YHVH),

tahu akibatnya ?, lihat ayat selanjutnya

32:7 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya.
32:8 Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.”

sudah saya jawab biru-merah anda dalam Kel. 6 : 1 adalah Firman TUHAN kepada Musa

salam :slight_smile:

Jawab yg saya dulu vbn. Apakah Tuhan sudi menguduskan ciptaan Iblis??!! Tuhan sampe selama lamanya pun gak akan sudi mrnguduskan ciptaan Iblis.

Jelas2 Tuhan membuat lagit dan bumi. Kalo langit dan bumi dibuat iblis, gak mungkin Tuhan sudi bertahta di ciptaan Iblis

“Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku”

Yang anda mau persoalkan itu apanya???

Sebelumnya anda mengatakan bahwa setelah adanya ‘larangan’ menyebut Nama Yahweh dengan sembarangan, maka orang Israel menyebut Nama-Nya itu dengan sebutan Adonay saja… kan begitu?

Lantas saya buktikan bahwa pemahaman anda yang seperti itu adalah ngawur, dengan mengutip ayat di Kej. 15:2 yang menyatakan bahwa Abram sudah menggunakan kata Adonay bagi Yahweh sekalipun belum adanya larangan.

Setelah itu, bukannya anda mikir, eh malah mempertanyakan soal versi alkitab saya… kan aneh?

Ok, anggaplah pemahaman anda itu benar, bahwa orang Israel dilarang untuk menyebut kata Yahweh; Lantas bagaimana dengan ayat di bawah ini menurut anda? apakah masih berlaku bagi orang Israel atau tidak? –mengingat adanya ‘larangan’ menyebut tsb–. :rolleye0014:

Yl. 2:32 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Yahweh akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan Yahweh; dan setiap orang yang dipanggil Yahweh akan termasuk orang-orang yang terlepas."

Bukannya saya yang ngotot, tapi anda, sekalipun tidak tahu namun seperti yang tahu saja, makanya saya tanyakan ke anda.

Jika anda sudah tahu bahwa penyebutan kata tsb tidak berlaku bagi anda, kenapa harus anda persoalkan? :rolleye0014:

Pada dasarnya ya seperti itu maksud saya. :smiley:

Sebaiknya anda baca kedua ayat itu pelan-pelan dan hati-hati… jangan buru-buru bilang sejajar.

Anda kan punya otak untuk mencerna bacaan kan? GUNAKAN!! –jangan gak digunakan– :mad0261:

Anda bergaulnya di kolong jembatan ya?

Jangan muter terus di kata-kata itu saja… sekarang tinggal anda buktikan pemakaian kata BARU atau BARIM tsb di dalam Kitab Suci; Kalo ada, ya selesai,anda benar dan saya salah.

Tapi kalo gak ada pemakaian kata-kata tsb di Kitab Suci, itu yang saya katakan mengada-ada sesuatu yang tidak ada demi mempertahankan keyakinan. Sikap seperti itu sangat buruk bagi kesehatan cara berfikir anda.

Hahahaha… maksa banget menyamakan Yahweh dengan berhala?

Ayat-ayat tersebut tidak sama sekali memperlihatkan pengertian bahwa Yahweh artinya sama dengan berjala! ;D

Kalo anda merasa sudah menjawab, ya sudah. :smiley:

Anda ngerti arti Kudus -menguduskan- gak? :coolsmiley:

Yahweh pasti menguduskan ciptaan iblis.

Benar, Yahweh-lah yang telah membuat jadi langit dan bumi; bukan ELOHIM.

Bertakhta dimanakah Yahweh menurut anda? di dalam dunia kah? :slight_smile:

terus terang saya gak tau bahasa aslinya… namun kalo dari kalimat sbb :

I form the light and create darkness, make peace - create evil

sementara secara di pov vbn “create” itu = ber-idea, maka :

  1. Ada dua being, A dan B dimana
    X. being A itu adalah being yang berbicara spt ayat diatas (Yahweh)
    Y. being B itu adalah being yang ber-idea (ELOHIM) spt yang vbn paparkan di ayat sbb :
    Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi —> ini setara dengan (seturut pov vbn) = Pada mulanya being B ber-idea tentang langit dan bumi ---- so, being A menjadikan idea si Being B —> Ketika being A menjadikan bumi dan langit

  2. Being A ber-idea Kegelapan (I create darkness)… dimana Being B ber-idea Kecerahan

  3. Being A menjadikan idea-nya si Being B —> I form the light

  4. Being A ber-idea Kejahatan (I create evil) … dimana Being B ber-idea Kedamaian

  5. Being A menjadikan idea-nya si Being B —> I make peace

Tetapi bukan berarti kegelapan dan kejahatan itu belum ada sebelum Yahweh nyatakan; Kegelapan dan Kejahatan sudah ada dari sejak sebelum segala sesuatunya ada.
Ya.... Kegelapan dan Kejahatan itu sudah ada karena Yahweh (being A) itu sendiri ber-idea kegelapan dan kejahatan. So, Kegelapan dan Kejahatan itu sendiri tidak eksis karena idea ini memang nggak dijadikan oleh being A.

Yang being A jadikan (form the light - make peace) adalah bukan idea-nya sendiri, melainkan idea-nya being B.

Dengan demikian vbn benar kalo berpendapat bhw Israel itu melakukan sesembahan ke being yang jahat, yakni being A (Yahweh) karena justru being A itu-lah yang ber-idea Kegelapan dan Kejahatan. Selain itu, Yahweh ya hanyalah salah satu anak dari Elyon yang memang Dia mendapat porsi bangsa Israel.

So,
Yahweh bukan ELOHIM bukan Elyon.
Karena Yahweh jahat, Dia menipu penyembah2nya sedemikian rupa sehingga penyembah2nya mengira DiriNya adalah Elyon.

Begitu bukan maksudnya vbn ?

:slight_smile:
salam.

Pada dasarnya pengertian kata “menciptakan” (bara’) ditujukan pada sesuatu yang tidak ada karena pada hakekatnya –sesuatu tsb– sudah ada; Namun tidak/belum berbentuk.

Yahweh dalam hal itulah yang me-NYATA-kan semuanya dalam “bentuk”…baik materi maupun roh (non materi).

Seperti yang sudah saya katakan bahwa Kegelapan dan Kejahatan sudah ada dari sejak sebelum segala sesuatunya ada. Oleh sebab itu jangan salah persepsi seolah-olah Kegelapan dan Kejahatan itu “ide”-Nya Yahweh, bukan.
Yahweh hanya me-NYATA-kan-nya yang sudah ada tsb.

Bukan begitu maksud saya @oda.

Yahweh bukan ELOHIM bukan Elyon itu benar; tetapi kalo dikatakan bahwa Dia jahat, menipu penyembah2nya sedemikian rupa sehingga penyembah2nya mengira DiriNya adalah Elyon; saya pikir itu bukan pointnya.

Sebab, Dia (Yahweh) itu Esa; dalam pengertian “KESATUAN” Firman dan Roh.
Yahweh (Firman) diistilahkan/disebut sebagai Anak; Yahweh (Roh) diistilahkan/disebut sebagai Bapa.
Artinya benar bahwa Yahweh (Firman) sebagai Anak satu-satunya (tunggal) adalah merefleksikan Yahweh (Roh), yaitu Bapa.

Oleh sebab itu tidak salah apabila Dia [Yahweh (Firman)] menyatakan Diri-Nya sebagai Elyon.
Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa :slight_smile:

Dia yang MENCIPTAKAN langit & bumi serta segala isinya itu siapa ?

:smiley:

:smiley:

kata Ibrani אֱלֹהִים - 'ELOHIM, bentuk kata 'ELOHIM ini adalah "plural" tetapi dalam ayat tsb menggunakan kata kerja singular: "BARA" (Dia Menciptakan, verb, qal perfect/ completed action, masculine, third person, singular) bukan "BARU" (mereka menciptakan, verb, masculine, third person, plural), itulah maksud "Plural of Majesty" menyatakan Allah yang Agung, Mahabesar Tak Terhingga. "Form plural" adalah sebagai "jamak" dari keagungan-Nya.

Kata 'ELOHIM meskipun bentuknya “plural” namun yang dimaksud adalah Allah Sang Pencipta Langit dan Bumi yang bermakna singular “Allah yang Esa”. Istilah ini lazim disebut “Plural of Majesty.” Ini ada sebuah tulisan dari kalangan Mesianik Yahudi:

“The word 'ELOHIM is plural in form but singular in meaning, here construed with a singular verb, ‘He created,’ not ‘They created.’ (However, see Genesis 35:7 'ELOHIM ‘They were revealed’ to him. Also, see Psalms 58:12). This plural is called ‘plural of majesty’. So in the word for G-d we have the idea of plurality in unity, the One G-d who is 'EKHAD, ‘one’ in the sense of complex unity, not YAKHID, ‘one’ in the sense of absolute, uncompounded singleness. See these last two Hebrew words in Deuteronomy 6:4 and compare Genesis 2:24 and Judges 11:34.”

sumber : http://www.sarapanpagi.org/ELOHIM-study-kata-vt3.html

lalu menurut anda apa maksudnya tanda bold dalam penggalan kisah/bbrp ayat dari kitab keluaran berikut di bawah ini …?
Keluaran
32:3 Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun.
32:4 Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"
32:5 Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: "Besok hari raya bagi TUHAN!" (YAHWEH)
32:6 Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.

mohon pencerahannya :afro:

truss tanggapan anda atas jawaban saya apa, bukankah anda bertanya sifatnya konfirmasi ?

salam :slight_smile:

yah, nanya lagi?
Yang tertulis dalam Alkitab anda siapa yang nyiptain? Elohim atau Yahweh!?

Jangan tanya apa maksudnya; yang perlu anda tanya siapakah mereka yang menyerukan: "Hai Israel, inilah Allahmu,.

Kalau anda sudah tahu siapa mereka, maka saya tanya, apakah dengan berdasar seruan mereka itu anda mengartikan bahwa kata Yahweh artinya sama dengan BERHALA? :rolleye0014: