Allah ('Elohim) BERBEDA dengan TUHAN (Yahweh)

Nah itu… Yahweh sendiri kan bilang I create darkness —> “Saya ber-idea kegelapan” —> dengan demikian “kegelapan” itu sendiri memang ada di pikiran Yahweh sebagai suatu idea, kan vbn ?

Bisa tolong jelaskan begimana itu yang disebut “gelap/kegelapan” berbentuk ?

Yahweh hanya [b]me-NYATA-kan[/b]-nya yang sudah ada tsb.
Ya... dan Yahweh menyatakan bhw Kegelapan itu adalah idea Dia ---> I create darkness (Sayalah yang ber-idea Kegelapan)

(1) IN THE beginning God created the heavens and the earth.
Sementara seorang penulis menyatakan bhw langit dan bumi adalah idea-nya ELOHIM.

Baik itu darkness dan evil maupun langit dan bumi —> adalah idea.
Darkness dan Evil itu idea Yahweh
Langit dan Bumi itu idea ELOHIM

Yahweh bukan ELOHIM bukan Elyon itu benar; tetapi kalo dikatakan bahwa Dia jahat, menipu penyembah2nya sedemikian rupa sehingga penyembah2nya mengira DiriNya adalah Elyon; saya pikir itu bukan pointnya.
Terlepas jahat ato kagak, namun adalah benar kan bhw Yahweh membiarkan para penyembahnya mengira bhw Yahweh itu = Elyon, vbn ?
Sebab, Dia (Yahweh) itu Esa; dalam pengertian "KESATUAN" [b]Firman dan Roh.[/b] Yahweh (Firman) diistilahkan/disebut sebagai Anak; Yahweh (Roh) diistilahkan/disebut sebagai Bapa.

Artinya benar bahwa Yahweh (Firman) sebagai Anak satu-satunya (tunggal) adalah merefleksikan Yahweh (Roh), yaitu Bapa.

Oleh sebab itu tidak salah apabila Dia [Yahweh (Firman)] menyatakan Diri-Nya sebagai Elyon.
Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa :slight_smile:

Saya masih belon mengerti kenapa “tidak salah”. Bukankah itu adalah salah menyatakan dirinya Yahweh (Roh) itu = Elyon ?

Kan vbn tadi menjelaskan : Bapa itu = Yahweh (Roh).
Sementara terserah mao itu Yahweh (Roh) yang Bapa kek - mao itu Yahweh (Firman) yang anak kek - atopun kedua2nya kek … namun TETEP Yahweh itu BUKAN Elyon kan menurut vbn ?
Elyon itu adalah Bapa-Nya Yahweh.

Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa —> dengan demikian Yesus nggak sedang tipu2 … Dia sendiri secara jujur menyatakan bhw Elyon lah bokapnya.
Yesus nggak sedang ngerujuk Yahweh (Roh) donk … kan Yahweh (Roh) bukan bokapnya. Yahweh itu create darkness. Nggak ada itu dikatakan bokapnya (Elyon) create darkness loh vbn.

Yahweh dikasih porsi hanya bangsa Israel oleh Elyon, sementara Yesus porsinya bukan hanya bangsa Israel melainkan seluruh bangsa. Mungkin Yesus anak tertua dari 70 anak Elyon ya ?

Ato mungkin karena Yahweh beserta sodara2nya jahat di pov bokapnya maka Elyon sang bokap memutuskan membatalkan pembagian porsi ke 70 anak2nya dengan memberi mandat ke Yesus sebagai penguasa seluruh bangsa.

Jika sodara masih memahami bahwa Allah ('ELOHIM) SAMA dengan TUHAN (Yahweh), maka sesungghnya sodara belum juga mengenal [b]Kebenaran[/b].

Siapa itu “Kebenaran” ?
Bukan Yahweh, bukan pula ELOHIM.
Kebenaran adalah Elyon.

Nah… begimana nggak bisa dikatakan tidak jahat - sementara menurut vbn [semua orang s/d di jaman sekarang telah tertipu karena berpendapat bhw Yahweh itu adalah Elyon yang menciptakan / menjadikan langit dan bumi ?]. Yahweh membiarkan orang2 tertipu dengan cara membuat semua orang tidak bisa mengetahui bhw Genesis 1:1 itu sebenernya bukan idea Dia, melainkan idea ELOHIM. Yahweh sendiri menyatakan bhw Dia-lah yang ber-idea kejahatan (I create evil). Tidak ada itu ELOHIM menyatakan dirinya ber-idea kejahatan kan vbn ?

:slight_smile:
salam.

“kegelapan” sudah ada dari sebelum Yahweh ber-ide bro.oda.

Bro oda tahu wə·ḥō·šeḵ (obscurity)?
Seperti itulah bentuknya “gelap/kegelapan”.

Yup, benar.

Kalo mau dibilang Yahweh telah membiarkan para penyembahnya selama kurun waktu tertentu juga boleh, mengingat keterikatan kita oleh ruang dan waktu… nantinya juga, pada akhirnya akan tahu bahwa Yahweh sebenarnya tidak membiarkan mereka.

Yahweh tidak salah, yang salah adalah kita yang tidak mengerti makna dari ke-Esa-Nya; sehingga banyak kali kita tidak percaya bahwa Yahweh (Firman) adalah Kebenaran-Nya Yahweh (Roh) [AKU ADALAH AKU]

Keliatannya bro.oda salah ngerti neh…

  1. Yang menyatakan “create darkness” itu bukan Yahweh (Roh), tapi Yahweh (Firman).
  2. Yesus itu Yahweh (Firman) yang wujud----->Anak; yang bokapnya adalah Yahweh (Roh)—> Elyon.

:smiley:
Kenapa Yahweh hanya memiliki bangsa Israel? jawabannya adalah karena Ia [Yahweh (Firman)] belum menjadi Anak Manusia.
Setelah Ia [Yahweh (Firman)] menjadi Anak Manusia maka segala bangsa diserahkan kepada-Nya.

Yup! Yahweh (Firman) adalah Kebenaran-Nya Yahweh (Roh) [AKU ADALAH AKU] :afro:

saya ulangi lagi penjelasan saya di atas ya bro…

Kalo mau dibilang Yahweh telah membiarkan para penyembahnya selama kurun waktu tertentu juga boleh, mengingat keterikatan kita oleh ruang dan waktu… nantinya juga, pada akhirnya akan tahu bahwa Yahweh sebenarnya tidak membiarkan mereka.

Yahweh (Firman) yang menjadi Anak Manusia sudah meminta kepada Yahweh (Roh) untuk memberikan Roh Hikmat dan Wahyu bagi kita, supaya kita semua boleh mengerti Firman-Nya Yahweh.

Soal Yahweh ber-ide “kegelapan”, “kegelapan” sudah ada dari sebelum Yahweh ber-ide loh bro.oda…?
Artinya, dalam hal ini Yahweh hanya mau menyatakan bahwa “kegelapan” itu benar-benar ada.

Gak ush nyebut nama TUHAN dgn sembarangan, malah saya berani bersaksi di antara semua orang di FK, vbn yg paling banyak nyebut “Yahweh”. Dlm arti vbn menyebut nama TUHAN dgn sembarangan, lebih sering drpd yang lain.

TUHAN menguduskan pekerjaan Iblis?? Omongan dan keyakinanmu doang!! :2funny:. Tdk tertulis di alkitab TUHAN menguduskan pekerjaan Iblis!! :2funny:.

Jangan mengkhayal vbn. Berdoa aja lah minta hikmat drpd tersesat.

Oh maap ya saya gak ngerti sama penjelasan vbn, krn orang buta tdk dapat menuntun orang melek. Saya bisa dituntun oleh orang lain yang lebih berhikmat daripada saya, bukannya Non-Tri.

Saya sbg org yg tdk buta, tdk bisa diajari oleh org buta. Yg ada orang melihat (kristen seluruh dunia) yang menuntun yg buta.

kalau saya jawab …
TUHAN = ALLAH = YHVH = ELOHIM = YESUS KRISTUS … dll (salama keimanan saya tertuju pada YHVH, TUHAN yang sama yi. Yesus Kristus), buat saya tidak jadi persoalan
trus jawaban anda apa, ?

:afro:

:smiley:
saya sudah menjawab pertanyaaan ANDA pd postingan2 sebelumnya, berdasarkan/sumber dari :

http://www.sarapanpagi.org/apakah-yahweh-nama-tuhan-yang-paling-sahih-vt1710.html
dan
http://www.sarapanpagi.org/pemakaian-nama-yhvh-sebagai-nama-berhala-vt569.html

di tunggu telaah alktabiah bersumber SSY

so editika diskusi kenapa focus tanggapan ELOHIM - BARA - BARU -BARIM … tidak anda tanggapi ??

salam :slight_smile:

Nah… artinya Yahweh malah lagi menyesatkan pendengarnya… kan Dia sendiri menyatakan : I create darkness.

Sementara vbn sekarang memberi tau apa yang benar … yang benar adalah : “kegelapan” sudah ada dari sebelum Yahweh ber-ide bro.oda

Dengan demikian pernyataan Yahweh adalah kebohongan/penyesatan donk vbn ?
wong kegelapan itu samasekali bukan idea Yahweh, namun Dia ngaku2 bhw Dirinya-lah yg ber-idea kegelapan. Dan ini mirip dgn Dia “bertindak” seolah-olah diriNya itu Elyon kan ya ?

(1) IN THE beginning God created the heavens and the earth.
Sementara seorang penulis menyatakan bhw langit dan bumi adalah idea-nya ELOHIM.

Baik itu darkness dan evil maupun langit dan bumi ---> adalah idea. Darkness dan Evil itu idea Yahweh Langit dan Bumi itu idea ELOHIM
[b]Yup, benar[/b].
Nah itu... Darkness dan Evil itu emang idea Yahweh ... so, dalam hal ini Yahweh jujur bhw Dia-lah yang ber-idea Kegelapan dan Kejahatan.
Yahweh tidak salah, yang salah adalah kita yang tidak mengerti makna dari ke-Esa-Nya; sehingga banyak kali kita tidak percaya bahwa Yahweh (Firman) adalah Kebenaran-Nya Yahweh (Roh) [b][AKU ADALAH AKU][/b]
vbn, jadi ada berapa yang "aku adalah aku" ya ? Lalu begimana dengan Elyon ?

Elyon itu bokapnya Yahweh.
Elyon itu yang memberikan Yahweh porsi Israel.
Yahweh itu bukan yang Esa, karena DiriNya sendiri masih dibawah Elyon kan ? Yang MahaTinggi.

Kenapa Yahweh hanya memiliki bangsa Israel? jawabannya adalah [b]karena [/b]Ia [Yahweh (Firman)] belum menjadi Anak Manusia.
Kalo kata ayat : karena Yahweh emang dikasih porsinya itu Israel oleh Elyon, bukan karena belon jadi manusia.

Ada baiknya kita jangan lari dulu ke era Yesus eksis, vbn.
Kita tinjau secara Yahweh itu sendiri yg di PL.
Dan selain Yahweh, ada juga itu Elyon.
Yahweh bukan Elyon bukan Elohim.

Elohim create langit dan bumi
Yahweh create darkness and evil

Keliatannya bro.oda salah ngerti neh... 1. Yang menyatakan "create darkness" itu bukan Yahweh (Roh), tapi Yahweh (Firman). 2. Yesus itu Yahweh (Firman) yang wujud----->Anak; yang bokapnya adalah Yahweh (Roh)---> Elyon. :D

ehem… saya stop dulu sampe disini deh ya vbn … nanti saya baca2 lagi di internet mengenai perihal ini.

Makasih vbn.

:slight_smile:
salam.

ANDA & SAYA memulai segala sesuatu sepeti APA ?

salam : :slight_smile:

sebuah pertanyaan sederhana menjawab bla bla bla & sekian pertanyaan
mengapa ?
sebab hidup ini bukan retorika & teori
tapi
faktual & I M A N

salam :slight_smile:

@teddyttd & @cNC :

Saya tidak tahu apakah Anda berdua sudah tahu atau sudah pernah berdiskusi (baca: berdebat) dengan @sizxbn sebelumnya. Saya cuma mau menyarankan, ada baiknya Anda berdua tahu (kalo paham lebih bagus) dulu dengan teologinya @sizxbn. AFAIK, sejak pertama kali berdiskusi (baca: berdebat) dengannya hingga hari ini, apa yang menjadi pegangannya sering berubah. Satu lagi, gaya berdiskusinya juga menganut prinsip “semau gue” so jangan berharap Anda berdua akan “dilayani” seperti ketika berdiskusi dengan @Cinta Bhinneka misalnya.

Pun, jika Anda berdua tetap ingin berdiskusi dengan @sizxbn menggunakan metode sendiri, itu adalah hak asasi Anda berdua. Akhir kata, silahkan dilanjutkan kembali diskusinya.

Itu bukan kebohongan, hanya kitanya saja yang tidak mengerti keadaan yang sebenarnya pada masa sebelum adanya langit dan bumi.

Yang dimaksud dengan ‘ide’ itukan sebenarnya timbul berdasarkan dari sesuatu yang sudah ada.
Yahweh ber-‘ide’ “kegelapan” berdasarkan “gelap” yang sudah ada. Begitu juga dengan Elohim; Dia ber-‘ide’ dari sesuatu yang sudah ada, contohnya partikel dan air sudah ada dari sebelum langit bumi dijadikan.

Yahweh memang jujur bro.oda. :slight_smile:
Dia men-NYATA-kan sesuatu yang sudah ada lewat ‘ide’-Nya, supaya kita bisa mengerti keadaan pada sebelum langit dan bumi ada.

“AKU ADALAH AKU” = Esa yang artinya satu-kesatuan dari yang satu. bro oda.
Elyon itu Yahweh yang Roh; dan Yahweh yang Roh ini adalah bokapnya Yahweh yang Firman.

Kalau tidak ‘lari’ ke era Yesus eksis, saya pikir, saya tidak mungkin bisa menjawab pertanyaan bro.oda; Karena, dalam membicarakan Kebenaran itu –menurut saya– harus sempurna, tidak bisa dipenggal di tengah jalan.

btw, yang bold itu di ayat mana ya bro.oda?

Loh, memang benar kan kalo saya setuju dengan kalimat Yahweh bukan ELOHIM bukan Elyon? :slight_smile:

akhirnya anda bermain dgn definisi :smiley: … walaupun demikian dalam hal tertentu saya setuju dengan definisi dalam tengkorak kepala anda :afro:
tetapi saya heran, anda terlalu kakuh dengan sebutan YAHWEH (saya menghargai itu)

btw, dalam hal telaah Alkitabiah sebutan YAHWEH jga untuk Berhala dlm Keluaran 32 : 1-6 belum anda tanggapi ?

salam :slight_smile:

@shadowing. Emang vbn pegangannya berubah-ubah, terus kaya “suka2 dong”. Terus kalau jawab, jawaban awal sama akhirnya gak konsisten.

Contohnya aja:
Dulu vbn bilang Iblis ciptain langit dan bumi, Elohim itu Iblis.

  1. (Jawaban awal). Dia bilang “Iblis tidak mendapat tempat dihadapan TUHAN makanya dia ciptain langit dan bumi” → dgn begitu semua org bisa tau, kalo menurut vbn, waktu Iblis ciptain langit dan bumi, itu bukan ide / angan2 saja, tapi memang sudah jadi bentuknya.

  2. (Jawaban tengah). Saya bantah dgn kata di Ibrani & Mazmur ttg Tuhan ciptakan langit dan bumi. Sama @ito2110 juga ditunjukin TUHAN menciptakan langit dan bumi. Sama vbn dijawab “liat naskah aslinya dong”.

  3. (Jawaban akhir). Akhirnya vbn bilang “Elohim menciptakan, itu cuma ide atau angan2 saja. Tapi TUHAN yang membuat”. Ide ke 1: Allah (menurut vbn Iblis) menciptakan, memang ada bentuknya. Ide ke 3: Allah menciptakan hanya ide saja, TUHAN yang membentuk

Liat @shadowing, seandainya Allah itu Iblis, sudikah TUHAN bekerjasama dan membentuk ide-ide Iblis?

Liat lagi @shadowing, kontradiksi antara jawaban ke 1 dan jawaban ke 3, jawaban ke 2 nunjukin vbn yang mau menang sendiri.

Pernyataan orang yang mengatakan bahwa sebutan Yahweh ditujukan juga buat berhala, menurut saya TIDAK VALID, karena dasarnya cuma ANGGAPAN sekelompok orang, bukan data-data konkrit.

Jadi saya pikir tidak perlu saya tanggapi lebih lanjut.

anggapan bagaimana SAUDARAKU … semua berdasarkan telaah Alkitabiah berikut di bawah ini :

http://www.sarapanpagi.org/apakah-yahweh-nama-tuhan-yang-paling-sahih-vt1710.html
dan
http://www.sarapanpagi.org/pemakaian-nama-yhvh-sebagai-nama-berhala-vt569.html

btw anda ngeyel ??? :smiley: … TANPA tanggapan apa2 secara ALKITABIAH menurut sumber ajaranmu

Kesimpulan:

“YHVH” pernah dianggap secara salah, yaitu sebagai “illah/ berhala.” Namun demikian kesalahan ini tidak menjadikan “YHVH” yang sejati menjadi berhala. “YHVH” yang berhala ya tetaplah berhala, sedangkan YHVH sebagai “nama” dari Allah sang Pencipta, Dia-lah memang Sang Penguasa alam semesta ini.

Demikian juga sebaliknya kalau pernah ada nama “Allah” itu ditujukan kepada “illah/ berhala” hal ini tidak mempengaruhi sebutan kepada Allah Sang Khalik. YHVH ELOHIM tentu tahu manakala ada umat menujukan nama itu kepada ilah-ilah, dan manakala umat-Nya menyebut “Nama” itu kepada-Nya. Allah kita bukan robot, Allah kita mempunyai pengertian yang jauh diluar batasan pikiran manusia (lihat bahasan di allah-adalah-berhala-vt698.html#p1627 ).

Sebenarnya kita tidak perlu membatasi nama-nama Allah, faktanya nama-nama Allah itu ada banyak. Dia bisa disebut dengan nama apa saja, sesuai dengan keimanan dan penghormatan kita kepada-Nya. Bahkan dalam menggambarkan kekuatan-Nya, Allah kita juga disebut dengan nama “Gunung Batu”. Tentu saja ini tidak boleh diartikan “orang Israel menyembah Gunung Batu,” lihat bahasannya di allah-gunung-batu-the-rock-vt936.html#p2633

Blessings,
BP

http://www.sarapanpagi.org/pemakaian-nama-yhvh-sebagai-nama-berhala-vt569.html

oooo … begitu toh maksudnya vbn. Sorry… saya baru tau maksud vbn ini :char11:.

tapi dulu vbn kan sempet bilang begini :

Disitu vbn membedakan secara rinci bhw
Elyon itu bagian dari Elohim
sedangkan
Yahweh itu bukan bagian dari Elohim.

Vbn juga tidak ada itu bawa-bawa kalimat “Yahweh (Roh)” dan "Yahweh (Firman) disitu loh.

btw, yang bold itu di ayat mana ya bro.oda?
Dari kitab Ulangan 32:8-9, vbn When the Most High gave to the nations their inheritance, when he divided mankind, he fixed the borders of the peoples according to the number of the sons of God. But the LORD’s portion is his people, Jacob his allotted heritage.

juga ada ini : (Mazmur 82)
God has taken his place in the divine council; in the midst of the gods he holds judgment:

Dari keseluruhan pasal 82 ini, nggak ada itu disebut-sebut Yahweh disana.
So, kemungkinannya kosakata “God” di ayat atas adalah mengacu ke Elyon

sementara di ayat 6-nya I said, “You are gods, sons of the Most High, all of you; —> terdapat Yahweh diantara “sons of the Most High” tsb.

jadi nyambung lagi nih saya…
hehehe…

:slight_smile:
salam.

Mungkin benar, dulu saya pernah mengatakan seperti itu mengingat pembicaraan saya ketika itu hanya sebatas PL… makanya jadi gak sempurna penjelasannya, begitu bro. :ashamed0002:

Oiya… terima kasih bro.

Tapi ingat ya bro.oda; Elyon itu Yahweh yang Roh loh? :slight_smile:

vbn ada pernah sempet baca internet mengenai nama Yahweh itu katanya sebenernya di “banned” bukan dikarenakan “terlalu suci utk dilafalkan” ?

Mazmur “kembar” menyatakannya…
dimana kosakata “Yahweh” di Mazmur 14 menjadi kosakata “ELOHIM” di Mazmur 53.

:slight_smile:
salam.

Betul bro, itu hanya alasan sekelompok orang/bangsa yang tidak suka/tidak mau/tidak sudi menyebut Nama Eloahnya Israel… mungkin karena mereka gengsi/sirik/dengki kepada bangsa Israel, sehingga mereka saling mengajarkan tentang TUHAN bahwa TUHAN itu “Maha melihat”-lah; “Maha mendengar”-lah dlsb…

Jangan jadi bingung dengan perubahan kata Yahweh menjadi ELOHIM itu bro.oda… karena pada dasarnya kita sudah diberitahukan sebelumnya –Mzm. pasal 14– bahwa ELOHIM yang dimaksud dalam Mazmur pasal 53 itu adalah Yahweh.
Lagipula Dia (Yahweh) pernah dinyatakan sebagai Yahweh ELOHIM ketika Dia sedang menjadikan bumi dan langit.
Hal tsb --bagi saya-- hanya menunjukan pengertian bahwa Yahweh itu Ha’ELOHIM.

Berbeda dengan ELOHIM di Kej.1:1-26; dimana kita –sebelumnya– tidak pernah tahu atau diberitahukan siapa sebenarnya ELOHIM yang menciptakan langit bumi itu.
Hal itulah –yang menurut saya– kita harus hati-hati menyimaknya untuk memahaminya; jangan asal berasumsi atau ikut percaya begitu saja apa kata orang seperti Ayub yang akhirnya menyesal karena dipersalahkan oleh TUHAN.

“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.”

Yesus bilang “Bapamu yang melihat tersembunyi” menyatakan Tuhan Maha Melihat. Orang yang pikirannya aneh gak akan tau bahwa Tuhan Maha Melihat dgn kata “Mata-Mu terlalu suci untuk memandang dosa” yg artinya “God will not allow sins in His presence (surga / tempat tinggal-Nya)”

Jelas2 itu Tuhan, yang menciptakan langit dan bumi, di Yesaya juga ada. Di Ibrani dan Mazmur juga ada. Jelas2 saat Lucifer memberontak langit dan bumi udah ada.

Hati2 gimana memahaminya? Kita kristen udh bener2 hati-hati memahaminya, bahwa Elohim itu Tuhan, dinyatakan jamak karena yang bekerja 3 bagian / 3 Person Tuhan: Bapa (Wujud-Nya), Firman-Nya (Yesus), dan Roh-Nya / Esensi-Nya (Roh Kudus)

Kalau vbn pemahamannya kaya yang ditulis diatas, seolah-olah menuduh Elohim bukan Tuhan yg menciptakan dan membuat, padahal vbn pertama kali membantah, kalau ciptaan Elohim hanya ide, dan Tuhan yang membuat, pernyataan vbn pertama kali dan yg diatas ini hanya KONTRADIKSI TIDAK BERMUTU

Makanya jangan nafsir nafsir pake kemampuan sendiri. Nanti diejek TUHAN seperti bangsa Israel di Yeremia, disebut “anak-anak to-lol” berhubung cuma vbn doang sekarang yang kaya gini, jadinya “anak to-lol” atau saya modif dikit “anak to-lol yang tidak berakal budi (mempunyai hanya tidak digunakan)”