Allah Tidak Berubah , Hukum Taurat tidak di tiadakan !!!

Untuk gerejaKU yang Terkasih:

Ini adalah surat untuk gerejaKU Terkasih, dia yang melayani AKU dalam segala hal dan melalui segala hal, ia, yang berdiri tanpa malu di hadapan-KU, dia yang mencintai AKU melalui dan dalam segala hal. Itulah mempelaiKU.

Dia, yang mematuhi AKU dalam segala hal dan memelihara FIRMANKU, dia, yang juga bertindak setelah apa yang dia baca, katakan, dan menyatakannya. Dia adalah mempelaiKU, dialah yang tanpa noda, cela, dan kerutan, dia yang segera menaati AKU dalam segala hal, dia, yang terus mengikuti AKU, dalam dan melalui segalanya.

Dia yang tidak jatuh kembali ke dalam dunia atau kepada dirinya sendiri, ketika serangan atau penganiayaan datang. Dia KekasihKU, dialah yang akan pergi denganKU, ketika AKU datang untuk mengangkat (Rapture) mempelaiKU menuju ruang abadinya bersamaKU.

Mempelai WanitaKU memiliki banyak hal untuk berharap, banyak kesenangan yang mulia yang disimpankan untuknya. Kebahagiaan yang tak pernah dilihat, didengar atau dirasakan di bumi ini. Dia akan dihargai begitu luar biasa karena mengikuti ALLAHnya. Dia tidak akan kecewa ataupun malu, dia MILIKKU dan AKU miliknya. Dia di dalamKU dan AKU di dalam dirinya, itulah MempelaiKU yang terkasih.

Dia telah bertahan dalam ujian waktu, dia tidak melemah, ataupun menyimpang ke jalan yang lebih luas yang terbuka di hadapannya. Dia tidak membiarkan dirinya digoda oleh tuhan lainnya, berhala yang menariknya ke dalam dunia ini. Dia tetap setia, seperti istri yang setia kepada suaminya.

Dia telah bertahan dalam ujian waktu. Dia telah mencari dan menemukanKU, dan dia telah memberikan jiwanya, pikiran, dan tubuhnya sepenuhnya diserahkan kepadaKU. Dia telah menyerahkan hidupnya kepadaKU, mempelaiKU, mempelaiKU yang ditunggu-tunggu sejak lama. AKU mengasihinya, KekasihKU, KekasihKU yang indah.

Sangat segera Kami akan bermalam di Ruang Surgawi kami, mempelaiKU dan AKU. Sangat segera Kami akan bersama-sama makan di meja pernikahan, Kami akan minum dan makan bersama dari hidangan yang lezat. Banyak kursi-kursi yang siap, bagi Mempelai WanitaKU dan AKU. AKU rindu untuk membawanya kepadaKU.

Masih sesaat lagi MempelaiKU, masih sedikit waktu … AKU datang untuk kalian, AKU datang … tetap rindukan, pandang kedatanganKU dan suatu hari AKU akan berada di sana. Pada suatu hari, pada satu saat, kalian akan melanjutkan menuju Kemuliaan Surgawi, pada satu saat yang pendek, KekasihKU. Jadi tunggulah, AKU datang… AKU datang …

Bagi mereka yang tidak mengikuti AKU dalam segala hal, yang menyebut diri mereka Kristen, yang menyebut diri mereka mempelaiKU, tetapi tidak mengikutiKU dalam segala hal: Bangun! BANGUNLAH! Apakah kalian membaca dengan baik bahwa AKU hanya datang untuk mengambil orang-orang yang tanpa noda, cela, dan kerutan?

Kata-kata ini sudah sering kalian baca. Apakah kalian juga membaca betapa pentingnya adalah untuk memelihara FIRMANKU, Hukum-hukumKU? Apakah kalian juga membaca bahwa banyak peringatan yang telah AKU berikan? Banyak yang diperingatkan, tapi tidak bangun.

Banyak dari kalian hanya akan terbangun setelah pengangkatan, setelah AKU mengangkat mempelai KekasihKU, dan kalian akan tetap tercengang dan mati rasa. Mengingat perkataan ini: AKU hanya datang untuk mempelai wanita yang tanpa noda, kecemaran, dan kerutan!

AKU hanya datang bagi mereka yang mengikuti AKU di dalam dan melalui segala sesuatu. Bagi mereka yang memelihara FIRMANKU, Perintah-perintahKU! AKU melihat diberitakan, setiap hari, itulah mereka yang merupakan bagian dari mempelaiKU. AKU mendengar banyak yang mengatakan untuk bangun, sementara mereka sendiri tidak terjaga, karena mereka TIDAK MEMELIHARA FIRMANKU, FIRMAN YANG KUDUS dari BAPAKU, dari ROHKU, dan AKU SENDIRI!

Mereka TIDAK mengikuti FIRMANKU! Siapkah sebagai mempelai yang tanpa noda, kecemaran, dan kerutan? AKU kira tidak. Waktunya singkat, sangat singkat dan BAPAKU benar-benar tidak akan terus menunggu mereka yang tidak siap. DIA juga merindukan mempelaiNYA dan DIA akan segera memberi tanda untuk mengangkatnya(Mempelai Kristus), sangat segera.

Baca FIRMANKU dan TAATI PERINTAHKU! Baca ulang surat-surat itu(alkitab) dan lihat bagaimana AKU telah dipalu bagi kalian agar membaca FIRMANKU, KITABKU, KITAB SUCIKU, dan untuk melakukan apa yang sudah kalian baca!

Oh banyak yang akan terkejut, sangat banyak. Oleh karena itu FIRMANKU mengatakan bahwa jalannya sempit, sangat sempit dan hanya sedikit yang menemukannya. Apakah kalian menemukannya? Apakah kalian berjalan di jalan yang sempit? Atau apakah kalian memutuskan sendiri ke mana dan kapan kalian menempatkan jejak kalian?

Apakah kalian menentukan sendiri apa yang harus dipelihara dari FIRMANKU dan mana yang tidak? Apakah kalian menulis Injil kalian sendiri? Baca FIRMANKU dari awal sampai akhir dan lihatlah serta temukan bahwa AKU, ALLAH TIDAK BERUBAH! Baca dan temukanlah bahwa YANG MAHA KUASA YAHWEH TIDAK BERUBAH!

AKU masih sama, BAPAKU masih sama, dan AKU tidak bisa melakukan sebaliknya kecuali mengikuti FIRMANKU. BAPAKU tidak bisa melakukan sebaliknya, melainkan mengikuti sesuai FirmanNYA. AKU dan BAPA adalah SATU, karena itu AKU berbicara dalam NAMANYA.

DIA terkejut oleh penipuan di gereja, kebohongan, Injil buatan sendiri yang dikhotbahkan pada hari Minggu, khotbah dengan perasaan yang terasa baik, yang akan mengirimkan kalian kembali dalam seminggu dengan perasaan yang baik, sehingga kalian tidak akan diperhadapkan kepada kondisi kalian sendiri yang merusak, kondisi daging kalian yang merusak.

Kalian hanya ingin mendengar ‘khotbah’ atau kata-kata yang menyenangkan, hal-hal yang terasa baik dalam daging kalian. Daging kalian tidak akan menyelamatkan kalian. Khotbah menyenangkan kalian tidak akan menyelamatkan kalian. Harapan palsu kalian tidak akan menyelamatkan Kalian.

Hanya mereka yang ingin mematikan daging mereka setiap hari, yang berseru kepadaKU dalam kondisi mereka yang rusak, yang membaca FIRMANKU dan juga memelihara FIRMANKU, yang menjaga Perintah-perintahKU, karena mereka mengasihi AKU, dan bukan karena mereka mencintai daging mereka sendiri, seperti kebanyakan di gereja saat ini.

Persentasenya sangat kecil, sangat kecil … mmpelaiKU telah membayar harga, dalam dan melalui segalanya. AKU berkata kepadamu, perhatikan FIRMANKU! Baca FIRMANKU. Tidak ada hal yang lebih baik daripada menghabiskan waktu dengan membaca FirmanKU. Jika kalian tidak hidup menurut FIRMANKU, Perintah-perintahKU, tidak ada siapa pun dan sesuatu apapun yang akan dapat menyelamatkan kalian.

Karena InjilKU bukanlah ‘Injil-kasih karunia,’ di mana kalian ‘bebas’ untuk terus hidup menurut daging kalian sendiri. InjilKU adalah Injil dimana AKU telah menunjukkan belas kasihan, dimana BAPAKU telah menunjukkan belas kasihan, untuk membiarkan AKU mati di kayu salib yang mengerikan dengan dosa-dosa kalian, dengan daging kalian yang merusak di dalamKU dan ada padaKU, sehingga kalian akan datang setiap hari ke Takhta Kasih Karunia dengan hati yang bertobat.

Hanya pengorbanan itulah yang kalian butuhkan untuk dibawa: hati kalian, dibersihkan dan dimurnikan dengan DARAHKU yang Berharga yang ditumpahkan bagi semua orang. MempelaiKU telah memahami hal ini, dia taat kepadaKU dalam segala hal. Dia percaya kepadaKU dalam segala hal. Dia berjalan dengan AKU dan di dalamKU melalui segala hal.

Mempelai TerkasihKU, biarkan AKU memeberikan kalian suatu dorongan: Waktunya pendek, jadi bertahanlah dan tetap berada di jalur yang sempit, jalur sempit yang menuju kepada kehidupan yang kekal bersamaKU. Tunggu, tetaplah mata kalian tertuju kepadaKU dan jangan biarkan diri kalian terganggu atau ditipu oleh khotbah-khotbah kasih karunia-palsu yang diberikan sekarang, yang mengatakan bahwa kita hidup dalam kasih karunia dan tidak di bawah hukum Taurat lagi.

Sejak kapan BAPAKU membatalkan Hukum Taurat? Apakah AKU datang untuk membatalkan hukum Taurat? Beritahu AKU, di mana kalian menemukan hal itu dalam FIRMANKU? Kalian memutar balikkan FirmanKU dan hidup menurut Injil buatan kalian sendiri yang diturunkan dari tradisi ke tradisi.

Oh celakalah mereka yang memberitakan hal ini dan menyeret banyak orang ke dalam kebohongan ini! Celakalah mereka. Kalian sudah diperingatkan.

TUHAN DAN TUAN kalian YESUS KRISTUS,
MESIAS

Nambah-nambahin

Kolose 3 :5-6

3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan [u]penyembahan berhala,]/u]
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

matius 5 :17-20

5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Salam

Beanr bro, Hukum Torat dan kitab para nabi tidak batal :afro:

Tidak batal hukumnya, tidak batal firmannya tetapi kutuknya dan ikatan kutuknya batal…

Hati-hati dengan Firman berikut

Matius 24:5
Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Saya pikir lebih baik jika seseorang menyampaikan pemikirannya secara terus terang daripada mencatut nama Tuhan YESUS seperti ini.

Salam

St. Thomas Aquinas (ST, I-II, q. 98-108) mengatakan bahwa ada 3 macam hukum di dalam Perjanjian Lama, yaitu:

Moral Law atau hukum moral: Hukum moral adalah bagian dari hukum kodrati, hukum yang menjadi bagian dari kodrat manusia, sehingga Rasul Paulus mengatakan “Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela” (Rom 2:15). Contoh dari hukum ini adalah yang tertulis di 10 perintah Allah, dimana terdiri dari dua loh batu, yang mencerminkan kasih kepada Allah (perintah 1-3) dan juga kasih kepada sesama (perintah 4-10). Hukum kodrati ini adalah hukum yang tetap mengikat (bahkan sampai sekarang) dan digenapi dengan kedatangan Kristus, karena hukum kodrati ini adalah merupakan partisipasi di dalam hukum Tuhan.

Dalam pengertian inilah maka memang Tuhan Yesus tidak mengubah satu titikpun, sebab segala yang tertulis dalam hukum moral ini (sepuluh perintah Allah) masih berlaku sampai sekarang. Dengan prinsip ini kita melihat bahwa menguduskan hari Sabat dan memberikan persembahan perpuluhan, sesungguhnya adalah bagian dari hukum moral/ kodrat, di mana umat mempersembahkan waktu khusus (Sabat) dan hasil jerih payah (perpuluhan) kepada Allah.

Ceremonial law atau hukum seremonial: sebagai suatu ekpresi untuk memisahkan sesuatu yang sakral dari yang duniawi yang juga berdasarkan prinsip hukum kodrat, seperti: hukum persembahan termasuk sunat (Kel 17:10, Im 12:3), perpuluhan (Mal 3:6-12), tentang kesakralan, proses penyucian untuk persembahan, tentang makanan, pakaian, sikap, dll. Hukum ini tidak lagi berlaku lagi dengan kedatangan Kristus, karena Kristus sendiri adalah persembahan yang sempurna, Kristus menjadi Anak Domba yang dikurbankan. Maka persembahan yang paling berkenan kepada Allah adalah kurban kita yang dipersatukan dengan korban Kristus dalam Ekaristi kudus.
Itulah sebabnya di Gereja Katolik sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Yesus dan juga para rasul (Petrus dan Paulus) juga tidak mempermasalahkan makanan-makanan persembahan, karena bukan yang masuk yang najis, namun yang keluar. Ulasan ini dapat melihat di jawaban ini (silakan klik ini, dan juga klik ini). Kalau kita mau terus menjalankan hukum seremonial secara konsisten, maka kita harus juga menjalankan peraturan tentang makanan yang lain, seperti larangan untuk makan babi hutan, jenis binatang di air yang tidak bersisik (ikan lele), katak, dll. (Lih Im 11).

Judicial law atau hukum yudisial: Ini adalah merupakan suatu peraturan yang menetapkan hukuman/ sangsi sehingga peraturan dapat dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, maka peraturan ini sangat rinci, terutama untuk mengatur hubungan dengan sesama, seperti: peraturan untuk penguasa, bagaimana memperlakukan orang asing, dll. Contoh dari hukum yudisial: kalau mencuri domba harus dikembalikan empat kali lipat (Kel 22:1); hukum cambuk tidak boleh lebih dari empat puluh kali (Ul 25:3); mata ganti mata, gigi ganti gigi (Kel 21:24, Im 24:20, Ul 19:21); sangsi jika hukum perpuluhan dilanggar (lih. Bil 18:26,32). Setelah kedatangan Kristus, maka judicial law ini tidak berlaku lagi. Kalau kita mau konsisten, kita juga harus menjalankan hukuman rajam, hukum cambuk, dll. Di masa sekarang, hukum yudisial ditetapkan oleh penguasa/ pemerintah negara yang bersangkutan sebagai perwakilan dari Tuhan, sehingga hukum dapat ditegakkan untuk kepentingan bersama. Menarik bahwa Yesus tidak mengajarkan hukum yudisial, karena hal itu telah diserahkan kepada kewenangan otoritas pada saat itu. Dan kewenangan disiplin di dalam kawanan Kristus diserahkan kepada Gereja, di mana disiplin ini dapat berubah sejalan dengan perkembangan waktu dan keadaan. Ini juga yang mendasari perubahan Kitab Hukum Gereja 1917 ke 1983.

Bro , itukan kalau benar ibu penetua punya karunia NUBUAT ( bukan Loe BUAT :char11:) ya memang gitu … :afro: lah ini Hocai lagi Ber NUBUAT apa lagi nulis Thread ? hayooo…
GBU.

Setuju :afro:

Hukum Taurat tetap berlaku cuman diperlengkapi dengan kasih. Tidak terus berseru “ALLAH MAHA BESAR” terus kemudian berseru " BAKAR BAKAR" sapa tuh :tongue:

Siapa yang ngajarin kalau Hukum Taurat masih berlaku (untuk Kristen)?
Anda yakin mampu melaksanakan hukum Taurat ?
Anda tahu apa saja isi Hukum Taurat ?

:coolsmiley:

Siapa yang ngajarin kalau Hukum Taurat masih berlaku (untuk Kristen)?
Anda yakin mampu melaksanakan hukum Taurat ?
Anda tahu apa saja isi Hukum Taurat ?

Ya masih berlaku lah mas bro wkwkwkwk
Lha kalo ga berlaku berarti sekarang boleh mencuri, berzinah membuat patung dan menyembahnya :afro:

Dulu orang2 perjanjian lama melakukan HUKUM TAURAT atas dasar takut hukumannya. Tapi Yesus mengajarkan “lakukanlah dengan hati yang mengasihi Aku”. Jadi atas kesadaran kita, bukan karena ditakut takuti. :afro:

Anda keliru bro. Hukum Taurat telah tergenapi dengan pengurbanan Jesus di kayu salib. Jesus menggenapi hukum Taurat dengan dua hukum kasih. Dan kalau anda perhatikan, dua hukum kasih itu sudah mencakup seluruh hukum Taurat.

Syalom

Iah Manusia Sekarank Tidak Memikir kan Yang apa Mereka Perbuat.

Ngerih Lah Manusia Sekarank. :char12: :rolleye0014:

Anda keliru bro. Hukum Taurat telah tergenapi dengan pengurbanan JESUS di kayu salib. JESUS menggenapi hukum Taurat dengan dua hukum kasih. Dan kalau anda perhatikan, dua hukum kasih itu sudah mencakup seluruh hukum Taurat.

Buat apa hukum koq digenapi bro???
Bukannya kita lagi membahas hukum yang masih berlaku atau tidak???
Lah kalo hukum kasih didalamnya ada poin2 hukum taurat apakah hukum itu sudah tidak berlaku???Kira kira masih berlaku ndak bro?? :afro:

Buat apa hukum koq digenapi bro??? Bukannya kita lagi membahas hukum yang masih berlaku atau tidak???? Lah kalo hukum kasih didalamnya ada poin2 hukum taurat apakah hukum itu sudah tidak berlaku???Kira kira masih berlaku ndak bro??

Anda mengerti maksud digenapi bro?
Oke, saya jadi ingin tahu bro, menurut anda, apakah hukum Taurat masih harus dilakukan, atau boleh dihilangkan?

Kalau masih harus dilakukan, apakah anda masih menjalankan hukum Taurat?
Kalau tidak, mengapa anda tidak menjalankan hukum taurat?

Apa yag termasuk dalam hukum kasih itu bro? Sepertinya harus kita samakan dulu.

Silahkan

Mmmm…bagi saya
Lakukanlah hukum Taurat tapi bukan dengan ketakutan tapi dengan sikap mengasihi Tuhan dengan begitu kita melakukan dengan segenap hati, jiwa dan roh kita. Dan dengan hukum taurat yang telah dilengkapi dengan kasih itu kita tidak akan dengan gampang menghakimi orang. Kya “saudara sepupu” itu

Hukum taurat itu baik karena dari Tuhan itu baik. Jangan mencuri itu baik tapi pelaksanaannya saat ini harus dengan kasih. Jangan engkau tidak mau mencuri karena dilarang tapi janganlah mencuri karena kita mengasihi Tuhan. Dan saat engkau temui orang mencuri jangan digebukin semena mena gitu. Sadarkan pencuri itu.

Bagi saya dan menurut pengalaman saya dengan Tuhan, saat kita mengasihi Tuhan dengan segenap apa yang ada pada kita…ostomatis kita akan mengasihi sesama kita koq…

Sesederhana gt se saia. tapi maaf kalo terlalu sederhana :afro:

Lakukanlah hukum Taurat tapi bukan dengan ketakutan tapi dengan sikap mengasihi Tuhan dengan begitu kita melakukan dengan segenap hati, jiwa dan roh kita. Dan dengan hukum taurat yang telah dilengkapi dengan kasih itu kita tidak akan dengan gampang menghakimi orang. Kya "saudara sepupu" itu

Anda bersunat? Anda mengharamkan babi? Anda tidak makan hewan laut yang tidak bersisik? Anda melakukan kurban bakaran? kalau mencuri domba harus dikembalikan empat kali lipat (Kel 22:1); hukum cambuk tidak boleh lebih dari empat puluh kali (Ul 25:3); mata ganti mata, gigi ganti gigi (Kel 21:24, Im 24:20, Ul 19:21); sangsi jika hukum perpuluhan dilanggar (lih. Bil 18:26,32)?

Apa iya?

Hukum taurat itu baik karena dari Tuhan itu baik. Jangan mencuri itu baik tapi pelaksanaannya saat ini harus dengan kasih. Jangan engkau tidak mau mencuri karena dilarang tapi janganlah mencuri karena kita mengasihi Tuhan. Dan saat engkau temui orang mencuri jangan digebukin semena mena gitu. Sadarkan pencuri itu.

Pernah melakukan kunjungan ke LP ?
Nah silahkan buktikan keampuhan nasehat anda di sana, bro.

Lah 10 hukum yang diperoleh Musa itu apa bukan hukum taurat to mas bro…tolong jelaskan pada saya yang bodo ini :afro:

The Torah

Bereshit - Genesis
Shemot - Exodus
Vayikra - Leviticus
Bamidbar - Numbers
Numbers Rabbah
Numbers, Book of
Devarim - Deuteronomy

Kitab yang ditulis oleh nabi Musa. (ada 5 kitab yang disebut kitab penateuch: kejadian,keluaran, imamat, bilangan, ulangan).
ringkasannya 10 hukum :

  1. Jangan ada Allah lain di hadapanku
  2. Jangan membuat patung dan me-nyembahnya
  3. Jangan menyebut nama Allah dengan sia - sia ( tanpa makna )
  4. kuduskanlah hari sabath ( hari per-hentian)
  5. hormatilah orang tuamu supaya lanjut umurmu ditempat kau ditempatkan
  6. jangan membunuh
  7. jangan berzina
  8. jangan membunuh
    9.jangan mengucapkan saksi dusta bagi sesamamu
  9. jangan menginginkan barang orang lain.

Jadi ini juga Taurat ya…ya ya ya :tongue:

10 Firman bukan ringkasan, tapi itu bagian dari taurat, bukan keseluruhan Taurat.
Orang Kristen sering salah kaprah soal ini… dikiranya cuma yang 10 saja