ALLAH TRITUNGGAL

Hello…lam kenal yah :slight_smile:

gw ada pertanyaan nih, gw pernah ditanya sama temen, and sejujurnya gw cukup bingung jawabnya, masalah Tritunggal…Tuhan Itu kan esa…trus sepupu kita bilang kata Allahnya mereka, Tuhan itu ESA, Dia Tidak beranak…nah gimana Tuh…bingung kan, ada yang bisa jawab ga???

Hello do-me, salam kenal juga.

Tritunggal atau Trinitas adalah doktrin umat Kristiani mengenai tiga aspek kepribadian Tuhan yang esensinya (inti-Nya, Pribadi-Nya) adalah satu (Esa). Tiga kepribadian dalam satu Tuhan tersebut adalah Allah Bapa, Anak (Putra) dan Roh Kudus. Tuhan dalam bahasa latin disebut Kurios (Penguasa Tunggal) dan dalam bahasa Ibrani disebut Adonai. Tritunggal juga dikenali dengan nama “Triniti”. Di dalam Bahasa Inggris, ia disebut “Trinity” yaitu gabungan daripada dua perkataan; “Tri” atau “Three” yang berarti “tiga” dan “Unity” yang berarti “kesatuan”.

Dalam Alkitab, Allah (dalam bahasa Ibrani: Elohim) adalah Roh atau Pribadi. Itulah sebabnya nama dari YHVH (Yehovah) ialah Aku adalah aku dan nama itu diletakkan, ditinggikan, dan dimuliakan di dalam sebuah nama, yaitu nama Yesus yang artinya “YHVH adalah Keselamatan” (Dalam bahasa Ibrani: Yeshua atau Yeshu, Jeshua. Dalam bahasa Arab: Isa). Dalam Alkitab, Allah Tritunggal (Allah Bapa, Allah Putra, Allah Roh Kudus sangat sulit dipahami logika manusia karena memang ini adalah rahasia Allah. Dalam bahasa Indonesia mungkin dapat dijelaskan dengan Allah Tritunggal adalah Allah yang saling huni.

Penjelasan singkat tentang Tritunggal
Memang benar bahwa Allah tidak beranak (tidak membuat anak kekal (yang diciptakan), baik dalam arti anak secara roh dan anak daging secara khusus setingkat dan sama dengan diri-Nya) dan tidak memperanakkan (tidak membuat “Allah lain” yang setingkat dan sama dengan diri-Nya).

Yang ada ialah, Allah menciptakan manusia agar beriman pada diri-Nya dalam Yesus Kristus, agar Ia mengangkat manusia sebagai anak-anak-Nya (anak angkat Allah), sekalipun dalam hati, pikiran, dan tindakan kasih Allah sebagai “Bapa yang Sejati” telah menerima kita sebagai anak-anak kesayangan-Nya yang paling disayangi-Nya.

Allah Tritunggal adalah Allah yang saling huni, artinya Allah yang memiliki Kepribadian Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah sederajat, setingkat, setaraf, sehati, setujuan, tidak terpisahkan, dan berjalan bersama-sama. Kepribadian Allah dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus (ke-tritunggal-an Allah) tidaklah pernah sama dengan manusia yang memiliki dua kepribadian, dimana tiap kepribadian tidak bisa berjalan bersama-sama dalam saat yang sama, sedangkan Allah kita berbeda.

Allah Bapa
Allah sebagai Bapa yang memelihara, yang memberikan kasih seorang Bapa Sejati yang sangat mesra, begitu penyayang dan begitu tertib penuh ketegasan (disiplin). Bapa Sorgawi tidak pernah sama dengan para bapa (bapak-bapak atau para ayah) dunia ini dalam hal kasih dan karakter yang tidak dapat terbandingi dengan kasih dan karakter Bapa Sorgawi. Allah sebagai Bapa Sorgawi merupakan Bapa yang sempurna dari segala bapa (bapak-bapak atau para ayah) dunia ini yang adalah gambaran dan rupa (duplikat dan bayangan) dari Sang Bapa Sorgawi yang murni.

Bapa (Kepribadian Bapa) tidaklah lebih tinggi daripada Anak ataupun juga dengan Roh Kudus.

Allah Anak
Allah sebagai teladan dengan Ia merendahkan diri-Nya dalam rupa manusia dan mengenakan nama Yesus yang adalah Kristus (Allah yang datang sebagai manusia), taat pada semua hukum yang telah Ia tetapkan, mati di kayu salib, dikuburkan, lalu bangkit pada hari yang ketiga, dan naik ke sorga dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan mati. Ia adalah teladan iman sejati dan sumber kehidupan bagi orang Kristen. Allah telah menunjukkan kasih-Nya yang terbesar dengan menjadi Anak yang mati di kayu salib. Ini adalah berita Injil yang adalah kekuatan Allah. Alkitab menyatakan bahwa Anak merupakan yang Anak sulung Allah dari semua anak-anak Allah dimaksudkan bahwa Anak pun merupakan “Sahabat Sejati” yang rela mengorbankan Nyawa-Nya dan tidak menyayangkannya sama sekali untuk manusia dapat diterima sebagai anak-anak Allah.

Anak (Kepribadian Anak) tidak pernah lebih rendah daripada Bapa.

Allah Roh Kudus
Allah sebagai Pembimbing, Pendamping, Penolong, Penyerta, dan Penghibur yang tidak terlihat, namun berada dalam hati setiap manusia yang mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan hidup didalam-Nya.

Roh Kudus bukanlah tenaga aktif. Roh Kudus bukanlah kebijaksanaan (pikiran) tertinggi dari seluruh alam jagad kosmik. Roh Kudus bukanlah manusia tokoh pendiri suatu agama baru. Roh Kudus tidak pernah berbau hal yang mistik. Memang benar bahwa Allah itu maha kuasa, tetapi Roh Kudus itu bukan sekedar kuasa atau kekuatan, tetapi Roh Kudus adalah Allah, sebab Allah itu Roh. Dengan demikian Roh Kudus adalah Pribadi Allah itu sendiri dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Allah. Kepribadian Roh Kudus tidak pernah lebih rendah daripada Bapa maupun Anak.

Contoh dalam Alkitab
Saat Yesus dibaptis di sungai Yordan, Ia menunjukan kepribadian-Nya pada saat yang sama dan bermunculan bersama-sama dengan Roh Kudus turun ke atas Anak, dan Bapa berfirman dengan lantang penuh kasih.
Saat penciptaan, dimana Bapa mencipta, Anak berfirman, dan Roh Kudus yang memulihkan (melayang-layang) sempurna.
Saat Pencurahan Pentakosta, dimana Bapa mengutus, Anak yang memberikan Roh Kudus, dan Roh Kudus tercurah pada murid-murid Yesus yang ada di atas loteng.
Saat Yesus berada di atas gunung, setelah Ia meneladani manusia dengan berdoa, Ia menunjukkan kemuliaan-Nya dan menampakkan kepribadian-Nya dengan wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang, kemudian Roh Kudus turun, dan awan yang terang menaungi 3 orang murid Yesus. Bapa dari dalam awan itu memperdengarkan suara-Nya dan berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”


Adapun pengertian untuk mendalami ke-Tritunggal-an Allah akan semakin sulit dijelaskan pada seseorang, bila orang tersebut tidak mengalami ke-Tritunggal-an Allah. Tentunya pengalaman ke-tritunggal-an Allah ini hanya dapat dilakukan oleh Roh Kudus dalam kasih karunia Bapa Sorgawi, setelah menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi dan hidup di dalam-Nya. Itulah sebabnya dikatakan bahwa Yesus itu hidup.

Masalah yang sering timbul adalah pada orang yang berbeda keyakinan dengan iman di dalam Kristus yang sejati, apalagi bila seseorang itu mengakui hanya satu Allah dan tetap menolak paham Tritunggal Allah.

Menurut umat Kristiani, tentu saja yang terpenting adalah memahami bahwa Tuhan Allah itu satu (esa), dan bukan tiga Allah, atau tiga Tuhan, atau tiga Tuhan Allah. Tuhan itu satu, Allah itu satu.

sumber: wikipedia

Semoga ini membantu.

hmm… sebenernya untuk hal ini terlalu banyak yang mempertanyakan dan menjadikan bahan penelitian…

aku mau kasih sedikit sharingan yah do-me dari bahan perenungan sendiri sih (karena aku juga dulu memikirkan hal yang sama)…

Tuhan yang keberadaannya tidak terbatas dan sangat mulia tidak bisa didekati oleh manusia (yang notabene adalah makhluk yang sudah berdosa). dulu (zaman adam dan hawa) manusia dan Allah bergaul sangat karib (karena masih belum melakukan dosa). nah, awal mula "renggang"nya hubungan manusia dan Allah adalah karena DOSA itu sendiri… hal ini menjadikan hati Allah sangat sedih… :’( gimana ya caranya supaya manusia bisa “kembali” erat dengan Allah? ???

wah, Allah ada ide ternyata ;D (kan DIA sangat kreatif dan unpredictable… hihihihi…) nah, kalo Allah masih dalam wujud dan bentuk sebagai Allah maka manusia ciptaan-Nya akan mati deh (melihat kemuliaan Allah saja mereka bisa mati kan? :wink: atau buat geger deh dan bukan karya keselamatan yang ada, jadinya malah karya pembinasaan… :P)…
sungguh luar biasa pemikiran dan kasih Allah, DIA punya jalan keluar, yaitu satu2nya cara adalah Allah menjelma menjadi manusia (setara dan sebentuk dengan manusia)… dan itu ada di dalam bentuk Yesus Kristus… Yesus Kristus berkarya dan menyempurnakan rencana keselamatan Allah bagi manusia…

nah, kan ga selamanya Yesus Kristus harus di dunia (karena DIA kan juga harus sediain tempat buat kita2 yang percaya kepada-Nya ;D), nah, diberikanlah wujud yang lain yaitu Roh Kudus yang fungsinya berbeda namun itu adalah Pribadi Allah sendiri untuk menemani kita dan terus menguatkan, menghibur serta memanjatkan doa kepada Allah…

wah… kebanyakan ga sih? ;D semoga dikit (banyak juga boleh) ngerti ya… sebenernya masih ada lagi sih, tapi ntar lagi ya… :-* GBU and have faith on HIM !!!

Udah dijawab smua…
Pertama-tama emang membingungkan; lama2 mengerti sendiri.
coba baca yohanes 1. saya menjadi banyak paham setelah baca pasal itu…

Wah… kalo mbahas tentang Tri Tunggal sama saudara2 kita yang lain,
memang agak susah menjelaskannya…
Karna emang, kalo belum percaya pada-Nya,
tentang keTRITUNGGALan ini, kita juga pastinya bingung…
Kalo dipikir2 dengan akal pikiran manusia, kita ga akan bisa menyelaminya…
Nah di situlah keTUHANan ALLAH kita…
Dengan IMAN kita lah yang bisa membuat kita percaya…

Tul, kalau Allah kita bisa di cerna dengan pikiran kita, itu perlu dipertanyakan…wong dunia saja bisa dibuat , trus gaya gravitasi, dsbnya, walau manusia dah buat rumus2 untuk setiap gaya fisika tersebut…gak ngaruh…apel tetap jatuh kebawah tuh, matahari tetap terbit tuh, siang masih ganti malam tuh, ada or ga ada ilmu fisika, Tuhan tetep Tuhan…

trus Allah Tritunggal??? ya bisa lahhh…namanya juga Allah :azn:

TRITUNGGAL itu bagi penganut agama katolik…
waduh aku lupa tuh situsnya ada tuh penjelasan mengenai TRITUNGGAL tp jwabnya dari ADi cukup jelas kok…

Alkitab sendiri telah mengungkapkan doktrin-doktrin yang esensial dari iman Kekristenan. Doktrin-doktrin itu adalah:

* Ketuhanan Kristus,
* Penyelamatan oleh anugerah,
* Kebangkitan Kristus, dan
* Injil.

Inilah doktrin-doktrin yang dikatakan Alkitab sebagai yang penting. Meskipun masih ada banyak doktrin lain yang juga penting, hanya keempat ini yang dikemukakan oleh Alkitab sebagai yang esensial. Seorang yang tidak lahir baru, atau penganut kultus (mis., Mormon atau Saksi Yehovah), akan menolak satu atau lebih doktrin esensial ini. Mohon diperhatikan bahwa ada doktrin-doktrin turunan dari Alkitab yang juga penting, misalnya tentang Trinitas.

Ke-Tuhan-an Kristus

Trus, bagaimana dengan doktrin yang dibahas disini? kayaknya ga di list disitu… berarti ga penting ya? :rolleye0019:

kalo bisa, sertakan juga ayat - ayat pendukung kalau hanya keempat doktrin diatas yang esensial… :slight_smile:

g sih gak terlalu ngerti ya…tapi menurut pendapat gue gini :

  1. kita diciptakan sesuai gambar dan muka Bapa… tapi karena manusia jatuh dalam dosa sehingga kita sudah tidak ‘’ selevel ‘’ dengan Bapa dalam hubungan…
  2. setelah manusia jatuh dalam dosa Bapa turunkan hukum taurat, dengan jalan supaya manusia bisa berbuat baik sehingga derajatnya kembali keangkat.
  3. karena Kemuliaan Bapa yang begitu besar yang tidak mungkin kita capai melalui perbuatan baik kita( kita selamat karena anugrah ) maka Bapa yang ‘‘menurunkan’’ derajatnya mengambil wujud seorang anak manusia ( inilah pribadi anak ) supaya Pribadi anak ini yang menjadi penghubung antara kita yang sudah begitu rendah dengan Bapa ( seorang pun tidak akan sampai kepada Bapa kalo tidak melalui Aku )
  4. setelah Tuhan Jesus mati dan bangkit, dia meninggalkan kita ‘‘sementara’’ untuk menyiapkan tempat bagi kita, nah sambil nunggu Babeh sediain tempat buat kita, dia berikan Rohnya yang kudus untuk menyertai Kita sampe Akhir jaman dimana Dia menjemput kita kembali…

------------itu tambahan dari gue, semoga ada manfaatnya, kalo salah maap ya…iam nobody at all -------------------

just nambahin…
i[/i]

dalam suatu kolam ikan yang indah, ada banyak ikan2 yang berenang ke sana ke mari… namun sang pemilik ikan heran karena setiap hari pasti selalu saja ada ikan yang terluka bahkan sampai mati… mereka digigit oleh sesuatu dan tidak terlihat dan keadaan kolam menjadi “cheos”.

yang menjadi pertanyaan ialah bagaimana caranya sang pemilik kolam bisa menyelamatkan ikan2nya jika:

  1. ikan2 tersebut tidak bisa diangkat sementara/dipindahkan ke tempat lain
  2. takut dengan ‘sesuatu’ yang tidak dikenal, bahkan kaki si pemilik yang masuk ke kolam bisa menjadikan keadaan kacau dan penuh dengan ketakutan
  3. sang perusak dan pembunuh ikan2 tersebut yang berada dalam kolam semakin merajalela


???

hanya ada 1-1nya cara, yaitu sang pemilik kolam turun menjadi ikan itu sendiri dan mencari perusak dan pembunuh ikan2 lainnya dan bisa menyelamatkan ikan2nya…

hal inilah yang bisa dijadikan penjelas bagi kita bahwa ALLAH dengan segala kekuasaanNYA yang luar biasa, memiliki ide yang sangat di luar batas manusia berhikmat sekalipun, mau menjadi manusia. DIA tidak datang dalam wujudnya sebagai ALLAH karena melihat cahayaNYA pun kita bisa mati. DIA tidak serta merta memindahkan kita ke dunia lain dan membersihkan tempat kita berada karena kita akan mati juga… satu2nya cara adalah DIA yang adalah ALLAH menjadi wujud MANUSIA dalam pribadi YESUS KRISTUS dan berkarya: MENYELAMATKAN MANUSIA DARI KEBINASAAN KEKAL… dan setelah melakukan karya KESELAMATANNYA itu DIA tidak selamanya ada di dunia namun DIA harus kembali ke tempatNYA di sana untuk menyediakan tempat bagi kita dan untuk saat ini diberikanNYA PENOLONG yaitu ROH KUDUS…

semoga menjadi berkat buat kita semua ya… GBU :slight_smile:

ikut nimbrung nih…

kebetulan saya juga suka ikan, cuman klo tau2 ikan2 saya mati tanpa sebab yang jelas, ya saya cari tau dulu, dari buku panduan pelihara ikan, ikannya jenis apa, bahkan sebelum bikin kolam, alangkah bijaksananya jika saya konsultasi lebih dulu ke pakar ikan, bagaimana membuat kolam yg baik, jadi ikannya bisa hidup semestinya. Saya akan cari tau apa penyebabnya, yang jelas saya ngga akan mikir utk jadi ikan juga, ya kalau bisa nemu akar permasalahan, kalo ikut2an mati gimana?

mbak Erzet pernah bersihin kolam? (nguras)? setau saya ngga ada kolam yg ikannya ngga bisa dipindahin, gmn ikan2 itu bisa ada di kolam kalau tidak melalui proses pemindahan?

tentang si pemilik kolam yg “heran” dan “tidak tahu” penyebab kematian ikan2nya itu bisa dimengerti mbak, tapi kalo Allah Tuhan semesta alam seperti itu rasanya kok janggal, ada tuhan yg ngga full berkuasa atas ciptaannya, ngga tau apa yg terjadi dengan ciptaannya.

begitu kira2…

ttg Tritunggal, saya masih bingung dibuatnya.
Allah Tritunggal adalah Allah yang saling huni, artinya Allah yang memiliki Kepribadian Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah sederajat, setingkat, setaraf, sehati, setujuan, tidak terpisahkan, dan berjalan bersama-sama. Kepribadian Allah dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus (ke-tritunggal-an Allah) tidaklah pernah sama dengan manusia yang memiliki dua kepribadian, dimana tiap kepribadian tidak bisa berjalan bersama-sama dalam saat yang sama, sedangkan Allah kita berbeda.
jadi Allah itu “physically” satu atau tiga? adakah di bible yang menyatakan ttg tritunggal ini secara jelas dan mudah dimengerti?

mohon maaf kalo ada kata2 yg kurang berkenan.

salam damai

Bung militan, saya pernah sedikit menjelaskan mengenai ketritunggalan Allah di Topic lain di Fk ini berikut saya copy buat anda:

–>Ummhh, Aku cb jawab berdasarkan Alkitab.

Allah maha pencipta, DIA (Allah) turun kedunia mengambil rupa sebagai Anak (Yesus), Yesus (Allah anak) mati lalu bangkit, naik kesurga menyediakan tempat bagi yang percaya, Rohkudus (Allah dalam bentuk RohNya pribadi, yang diam didalam setiap orang yang percaya akan “karya” Allah melalui Allah Anak yaitu Yesus) “Turun” melanjutkan karya Allah Anak yaitu Yesus, dan diam didalam kita yang percaya.

Jadi Sdr ESA yang terkasih, Pribadi Allah tidak bisa dijabarkan menurut pikiran manusia kita :slight_smile: sama seperti periuk tidak bisa menjabarkan pribadi manusia penciptanya, tp melalui Firman Allah dalam Alkitab, Allah membuka DiriNya untuk dipahami oleh manusia seperti kita.

Perhatikan ayat2 ini :

Yohanes 1 : 1-3

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Lalu ayat ini:

Yohanes 1 : 14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Tidak mungkin kita bisa mengenal ALLAH tanpa mengenal Yesus, dan Tidak mungkin kita bisa mengenal Yesus tanpa Roh Kudus, mereka Satu Pribadi, dengan karyanya yang berbeda.

baca Ayat ini :

Allah(pencipta semesta) memperkenalkan DiriNya Yesus
→ Matius 3 :17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

Yesus memperkenalkan Allah (pencipta semesta) sebagai Bapa kepada kita sekaligus memperkenalkan DiriNya sendiri sebagai jalan satu2nya kepada Allah → Yohanes 14 : 6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yesus memperkenalkan Allah Roh Kudus–> Yohanes 15 : 26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

Jadi pertanyaan Yesus=Allah, tidak bisa hanya dijawab “Ya” atau “Tidak” Dia adalah Allah bagi yang percaya, namun Dia juga tetap Allah bagi orang yang tidak percaya, apapun yang terjadi dalam Dunia ini, seberapapun manusia menolak untuk percaya padaNYA DIA tetap Allah dan tidak ada yang dapat mengoyahkan “ka ALLAHanNya”

Yesus adalah ALLAH yang menjelma menjadi Manusia, agar manusia yang telah berdosa, dan kehilangan jati diri didalam Allah, kembali dipulihkan melalui DIRINYA (sang PENCIPTA), dengan cara menerima DIRINYA didalam YESUS KRISTUS, sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Kesimpulannya : ALLAH ada didalam YESUS ada didalam Rohkudus. Satu dan memiliki peranan berbeda untuk (perhatikan alasan ini!!) Karya menyelamatan Manusia!! sekali lagi karya penyelamatan ANDA (ESA) dan saya serta semua yang percaya

Semoga semua penjelasan ini dapat menjawab pertanyaan anda, satu lagi dan terakhir, Allah kita Tuhan Yesus adalah suatu Pribadi, Esa kmu dan saya serta semua yang percaya dapat mengenalnya secara pribadi bukan sebagai hamba namun sebagai seorang sahabat,dan Bapa, kasihNya yang tak terukur mampu memulihkan Anda dan saya :slight_smile: jadi belajarlah kenal DIA :slight_smile:

GBU :slight_smile:


Dari apa yang sudah saya cb jabarkan diatas saya harap saya sudah menjawab pertanyaan anda ini :

Di Bible benar menyatakan bahwa Allah memiliki 3 peran, alkitab tidak pernah menulis kata “Tritunggal” namun menjabarkan 3 peranan Allah. Pada penjabaran saya diatas, ALLAH memperkenalkan perananNya masing-masing.

Ada lagi ayat dalam Alkitab yang menyatakan hal tersebut :

Yohanes 10 : 30 → Aku dan Bapa adalah satu
Yohanes 14 : 9 -->"Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
Yohanes 14 : 16 → Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Yohanes 14 : 26 → tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

:slight_smile: nah bung militan demikian penjelasan dari saya, semoga karya ilmiah, studi perbandingan agama anda mendapatkan nilai yang memuaskan. Amiennn

God bless you :slight_smile:

hmm… silakan, boleh kok nimbrung…

mas militan, itu kan ilustrasi supaya yang tdk mengerti tentang TriTunggal sedikit/banyak bisa ngerti deh… udah tau tentang kisahnya adam dan hawa jatuh ke dalam dosa? (read: Kejadian 2:25 - Kejadian 3:1-24) tadinya mereka sama sekali ngga takut dengan ALLAH, tapi karena mereka udah melanggar perintah Tuhan, mereka akhirnya berdosa dan takut… inilah dosa itu yang membuat keadaan menjadi CHEOS… (saya lebih menyarankan anda membaca Perjanjian Lama dulu ya…) untuk ilustrasinya apa perlu saya jabarin lagi?

bersihin kolam dengan akuarium pernah dong mas militan… sekali lagi dengan pertanyaan mas militan di atas, ini kan ilustrasi. nah, kalo ikan2 itu dalam kenyataannya manusia, manusianya dipindahin kemana ya kira2? planet mana ya? :slight_smile:

wew… mas militan, kalo kita berpikir dengan logika kita, Tuhan itu jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhh lebih tidak bisa bayangkan dan pikirkan lho… DIA berkuasa, itu benar, tapi kalo kita andaikan saja ya dari keinginan si mas militan ini yang mau supaya TUHAN langsung bertindak, JEBREEEETTTT… tanganNya yang sungguh di luar akal pikiran kita seberapa guedeeenya itu, langsung masuk ke dalam kolam (dunia) dan mengangkat si perusak kolam (iblis dan antek2nya pembuat dosa), apa tuh kolam (bumi) ngga obrak-abrik? apa tuh ikan (manusia) ngga kelimpungan, kaget itu ada apaan? justru tambah rame deh jadinya… nah… itulah sebabnya ALLAH punya “rencana” penyelamatan bagi manusia2 yang tinggal di bumi…

hmm… semoga ngerti yah, ini udah dibuat dengan bahasa yang sangat dan amat mudah dimengerti mas militan…

salam damai juga :happy0025:
GBU

Syalom,

Ak cuma mau nambahin nih untuk memperkaya pengertian kita tentang TRINITAS, namun apakah paham ak ini diterima oleh temen2 atau tidak itu kebebasan masing2 yang penting kita yakin akan satu hal yaitu Allah kita ESA namun Allah kita TRITUNGGAL!

Ak ingin menuliskan pandangan ak ttng Trinitas, dimana pengertian dari ARTI TRINITAS ALLAH dibedakan berdasarkan beberapa hal, diantaranya:

1.Berdasarkan WUJUD, yaitu adalah Tubuh, Jiwa dan Roh, dimana Bapa adalah tubuh kemuliaan Allah yang esa, Anak (Firman) adalah jiwa Allah dan Roh Kudus adalah Roh Allah.
2.Berdasarkan FUNGSI yaitu Bapa=Pikiran Allah, Anak=Perkataan/Firman Allah dan Roh Kudus=Perbuatan Allah,
3.Berdasarkan MISI; Bapa “memilih umatNya”, Firman “menyelamatkan umatNya lewat Yesus” dan Roh Kudus “memelihara umatNya yang telah diselamatkan”.

Allah yang MAHA ESA itu suatu ketika bisa berwujud tunggal namun suatu ketika juga dapat berwujud 3 kepribadian, dimana poros utama tetap Bapa sebagai Tubuh Inti dan juga Sang Pikiran Allah. berangkat dr prinsip tersebut maka seluruh ayat yg meragukan ttng Trinitas akan terjawab.
Karena seperti dalam Yohanes 8:42 dan juga Yesaya 55:11 dikatakan bahwa Yesus yg adalah inkarnasi Sang FIRMAN adalah “keluar” dari Bapa sebagai sumber utama atau di Yohanes 16:28 “Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.”…dan dalam Yohanes 15:26 dikatakan juga bahwa Roh Kudus juga datang/keluar dari Bapa dan merupakan bagian dr Bapa (Allah).

Jadi…itulah Trinitas, bukan Allah yang muncul dalam 3 wujud, atau sebaliknya memang Allah yg 3 atau Allah dan Yesus sebagai Malaikat Agungnya! sama sekali bukan!! Allah adalah Esa dr awal sampai selamanya! namun sejak awalnya (lihat Kejadian 1:1-2) bahwa Allah yg sendiri di alam semesta ini ketika Dia memulai karyaNya untuk mencipta akan mengaktifkan ke3 kepribadianNya yg “BERASAL DARI SATU SUMBER NAMUN MASING2 MEMILIKI KEPRIBADIAN MASING2” mewujudkannya yg dalam Kejadian 1:1-3, Allah yg sendiri itu mulai mengeluarkan RohNya yang melayang2 di atas pemukaan air siap untuk mencipta dengan menunggu perintah, maka Pikiran Allah mengeluarkan sesuatu yaitu (di ayat2) maka ber"FIRMAN"lah Allah! maka pribadi FIRMAN yang ada dlm Yesus lah yang diperintahkan oleh Pikiran Allah untuk berkata kepada Sang Roh untuk melakukan penciptaan! lalu apakah Sang Firman/perkataan Allah itu bukan Allah?? lihat ayat yg paling top di Yohanes 1:1 (Firman=Allah).

Jadi kita harus akui atau mungkin ak pribadi mengakui bahwa Bapa sebagai PEMIKIRAN ALLAH memerintahkan kepada SANG FIRMAN apa yang harus dikatakan Nya, lalu SANG FIRMAN dengan kuasaNya memerintahkan SANG ROH untuk melakukan muzizat, penciptaan dan membangkitkan yang telah mati. jadi wajar kalau SANG FIRMAN tidak mendahului SANG BAPA dalam menentukan hal-hal krusial, maka karena itu Sang Firman dalam Yesus menyebutkan bahwa tentang hari akhir zaman tidak ada yang tau, anak tidak dan malaikatpun tidak hanya Bapa, karena Bapalah satu2nya PEMIKIR TUNGGAL yang Maha Tinggi di alam semesta ini, wajar jika Sang Firman dalam wujud Yesus berdoa kepada Bapa, sebab SANG PERKATAAN menunggu petunjuk dari SANG PIKIRAN dalam melakukan tugasNya ,karena SANG PERKATAAN/FIRMAN keluar dari Bapa/SANG Pemikiran! lihat Yoh15:10 “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya”. Lalu Sang Roh (Roh Kebenaran) menerima Tugas dari Sang Bapa/Pikiran dan Sang Firman/perkataan, karena itu Roh Kudus di utus oleh Sang Firman ke dunia ini untuk melakukan apa yang Bapa perintahkan kepada Firman dan lalu di perintahkan kepada Roh Kudus untuk berbuat lewat umat2Nya! lihatlah Yoh 15:13-14 “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”, roh kudus memuliakan Bapa dan Firman lewat umat2Nya dengan segala muzizat yang terjadi diantara umatNya.

Jadi tidaklah mustahil bagi Allah yg esa itu berwujud tunggal atau menwujudkan ke3 pribadiNya bersamaan dalam ayat Matius 3:16-17, bukan hal yg mustahil bagi Allah! lihat wujud Bapa yg asli dalam Wahyu 4:3, Roh Kudus dalam Wahyu 4:5 dan Sang Firman dalam Wahyu 19:11-16. Namun Allah tetap lah ESA dan SATU, bukan TIGA, seperti pembedaan yang saya sebutkan berdasarkan WUJUDNYA, bahwa Bapa adalah Tubuh Allah yang nyata dan sesungguhnya, Anak (Firman) adalah JiwaNya dan Roh Kudus adalah RohNya, maka seperti kita manusia yang juga terdiri dari TUBUH, JIWA DAN ROH, siapakah diantara kita yang menyangkalnya? atau siapakah dari kita yang menyebutkan kita ini 3? atau siapa juga yang menyebutkan kita hanya 1 unsur, tanpa jiwa dan roh? atau berkata ke jiwanya kamu bukan aku atau ke rohnya pergilah daripadaku, itulah kenapa pada Kejadian 1:26 Allah menyatakan kepada diriNya sendiri “Baiklah KITA menjadikan manusia menurut gambar dan rupa KITA…”,maka kita lah manusia satu2nya diantara segala ciptaan Allah yang serupa dan segambar dengan Allah yakni memiliki 3 unsur yakni TUBUH, JIWA DAN ROH dan KETIGANYA ADALAH SATU.

Namun ada lagi yang PENTING!! yaitu sosok YESUS (Anak Domba) yg idenya sudah ada dipikiran Allah dr jaman purbakala sejak adam jatuh kedalam dosa, yang memang akhirnya di realisasikan oleh Allah dengan Sang Firman (yang keluar dari The Master Source-Father/Bapa) lalu berinkarnasi menjadi manusia yang setia dengan tidak berdosa sampai mati dan bangkit kembali lalu menyempurnakan tubuh Yesus yg NANTI AKHIRNYA!! TUBUH YESUS akan dipakai Allah sebagai SARUNG TANGAN atau media Allah untuk hidup dengan umat pilihanNya (Wahyu 21:22-23) yg TENTU yang percaya dan menerima pengorbanan Sang Firman dalam Yesus! jadi sangat benar perkataan Yesus dalam Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” karena tanpa lewat Yesus tidak mungkin kita memperoleh Jalan (cara) menemukan Kebenaran wujud Allah untuk mendapatkan Hidup yang kekal bersama Allah di Surga, tepatnya di Yerusalem Baru hidup bersentuhan dengan Allah dalam wujud tubuh Yesus yang sudah dimuliakan dan menjadi raja kita selamanya! amin

pertama-tama, untuk menjelaskan Trinitas, sebaiknya merujuk kepada alkitab, manakah ayat2 yang menyatakan, menerangkan, dan mengajarkan tentang Trinitas, bukan merujuk kepada wikipedia yang bisa diedit2 sama orang dan sumbernya ngga jelas.

nah sekarang akan saya paparkan ayat2 mengenai Trinitas, ayat2 yang bisa dengan mudah dipahami menjelaskan tentang Trinitas.

Matius 24:36
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.
Kalau Yesus adalah Tuhan Anak, bagaimana mungkin dia tidak mengetahui kapan hari kiamat.

Matius 26:39
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
Bagaimana mungkin jika Bapa dan Anak adalah satu, tapi mereka memiliki kehendak yang berbeda satu sama lain?

Markus 10:17-18
(17)Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
(18)Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.
Mengapa Yesus menolak dikatakan baik, tetapi malah merujuk bahwa Allah satu2nya yang baik.

Yohanes 7:16
Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku.
Yesus berkata bahwa apa yang dia ajarkan bukan berasal dari Dia sendiri.

Yohanes 5:30-31
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

Kalau Yesus juga Tuhan, kenapa kesaksianNya sendiri dia klaim tidak benar? dan juga Yesus tidak menuruti kehendak dia sendiri, tapi kehendak “Dia” yang mengutusNya.


Ayat-ayat tersebut jelas sekali menjelaskan kedudukan Trinitas, bahwa Yesus dan Allah adalah bukan Tuhan Anak dan Tuhan Allah.

silakan berikan komentar…

salam

Alkisah ada seseorang di negara tetangga republik molor yang membuat film kontroversial mengenai kepercayaan kelompok tertentu. Menurut film tersebut ada ayat-ayat yang memperlihatkan betapa kejamnya ajaran dalam kelompok tersebut. Tetapi kelompok kepercayaan tersebut bilang bahwa apa yang diperlihatkan dalam film tersebut cuma comot-comot ayat tanpa lihat konteks dan latar belakangnya.

Akhirnya bukan cuma orangnya saja yang dihujat, tetapi negaranya (yang notabene juga tidak setuju sama pandangan orang edan ini) juga diboikot padahal gak salah apa-apa.

Saya sendiri pernah lihat ayat-ayat yang dimaksud oleh orang di republik molor tersebut, tetapi tidak pernah saya berpikir untuk berani mengkonfrontasikan ayat-ayat ini karena pada dasarnya saya tidak punya konsep dasar mengenai kepercayaan tersebut, saya tidak menghidupi kepercayaan tersebut, saya tidak mengerti cara berpikir, cara pandang, paradigma dan cara hidup dari kepercayaan tersebut. Saya tidak dibesarkan dalam kepercayaan tersebut, jadi bagaimana saya bisa dengan obyektif menilai ayat-ayat tersebut, walaupun kalau diambil di luar konteks besarnya maka ayat-ayat tersebut memang kelihatannya seperti yang dibahas dalam film edan tersebut.

Tetapi apakah saya berhak menghakimi ayat-ayat tersebut jika saya tidak mempelajarai konteks besar dari kepercayaannya? Bisakah sepotong ayat-ayat dipakai untuk menilai seluruh kepercayaan?

Yang perlu saya lakukan adalah memperlajari kepercayaan tersebut secara menyeluruh baru saya bisa menilai ayat-ayat tersebut, bukan sebaliknya.

Allah Tritunggal yang Esa - Renungan & Khotbah - ForumKristen.com

JBU

Silakan terangkan konteks ayat2 yang saya sebutkan diatas kalo anda pikir saya cuma asal comot, atau perlu saya terangkan?

Yang perlu saya lakukan adalah memperlajari kepercayaan tersebut secara menyeluruh baru saya bisa menilai ayat-ayat tersebut, bukan sebaliknya.
mempelajari kepercayaan termasuk menilai ayat-ayat kitab suci anda, don't forget about that..

Konteksnya sudah saya berikan pada link di atas, silahkan dipelajari dulu (That’s the whole point :happy0025:). Lihat bagaimana paradigma kami sehingga kami percaya kepada Tritunggal.

JBU :afro:

Setuju, menilai ayat-ayat kitab suci SECARA MENYELURUH, don’t forget about that…