anak Tuhan akan menjadi Tuhan?

Ketika ayam masih kecil dia disebut “anak ayam” kemudian setelah dewasa dia tidak disebut anak ayam lagi, melainkan ayam sepenuhnya. Apakah kita juga begitu ya? Saat ini kita disebut Anak anak Tuhan, apakah nanti kita akan menjadi Tuhan? Saya sering berpikir kehidupanku yang sekarang ini, penderitaanku, kegagalanku, suka dukaku, semua itu adalah sekolah yang diciptakan Bapa untuk ku agar aku siap menjadi seperti Nya. Sebagai Tuhan.
1 Korintus 6:2-3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?
Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.
Wahyu 22:5 Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.
Mohon responenya… LJbu

anak ayam itu ayam, hakikatnya ayam
anak kambing itu kambing, hakikatnya kambing
Anak Allah itu Allah, hakikatnya Allah

Kalau untuk kita manusia biasa, barangkali sebutan “anak-anak Tuhan” itu sebagai pengakuan sayang Allah akan ciptaanNya yaitu mahluk manusia sebagaimana ciptaan Allah yang lain seperti ayam (binatang), pohon, malaikat dsb. Ciptaan tidak mungkin tumbuh/berubah menjadi Pencipta, manusia tidak mungkin menjadi Allah karena Allah itu Esa. Kalau mengacu pada Tuhan Yesus sebaga Anak Tunggal Allah saya setuju dengan artikel berikut : http://www.sarapanpagi.org/anak-tunggal-allah-anak-anak-allah-vt734.html

Salam

Manusia ciptaan Allah tetap menjadi ciptaan Allah,
TIDAK MUNGKIN menjadi Tuhan.

Jangan melupakan hakekat manusia dengan hakekat Allah yang sangat jauh berbeda.

Mungkin saja sejak mulanya Bapa menciptakan manusia untuk menjadi allah2. Seperti FT bahwa kita akan menjadi raja2 dan hakim2 yang akan menghakimi dan memerintah bangsa2 bersama sama dengan Tuhan Yesus. Oleh karena itu manusia diciptakan sesuai dengan rupa Allah.
Gimana?

Tujuan Allah menciptakan manusia ciptaan adalah untuk :

MEMULIAKAN ALLAH DAN BERSEKUTU DENGAN ALLAH.

1 Kor 10 : 31
10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah

Wahyu 4 : 11
4:11 “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Roma 11:36
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Itulah inti penciptaan Allah di Roma 11 : 36

Kan Tuhan itu esa. Kalau anak Tuhan nanti jadi Tuhan semua kan Tuhan ada jutaan bukan Esa, kayak di india saja tuhannya jutaan.

Tuhan itu yang awal dan yang akhir. Apa ada anak Tuhan yang awal?

Menurut sy memang benar kt akan memerintah bersama2 dengan Dia, tp tetep aja Dia yg Tuhan, kita tetep sbg ciptaanNya…
GBU

Pendeta David O.Oyedepo dalam bukunya pernah mengajarkan seperti itu, dengan mengambil ayat dari Mazmur 82:6
Saya bahas di http://www.sarapanpagi.org/kamu-adalah-allah-vt855.html#p2285

Ada beberapa pendeta terkenal mengajar: you are a little gods, dari Mazmur 82 :slight_smile:

“Ye are little gods” False trinity teachers speak

Bahasannya di:
http://todaystruthwriter.com/2010/01/apologetics-psalm-821-8-are-there-other-living-gods-out-there/

Kadang-kadang gampang aja orang cuplik perkataan seseorang untuk dihakimi.
Orang yang gini mirip dengan tetangga sebelah yang nuduh Allahnya orang Kristen beranak.

waduh… ehehe…

kok mirip dengan membahas istilah Ratu ?

alias… ENGGA PENTING BANGET… ehehe…

kalo menurut saya sih, kita ini tidak akan pernah menjadi Tuhan… kalo benar anak2 Tuhan akan menjadi Tuhan, berarti orang2 kudus macam musa dan elia udah jadi tuhan donk, trus kita harus doa dalam nama mereka juga apa, hahaha
CMIIW

Anak2 Allah menunjukkan berasal dari Allah, dilahirkan oleh Allah
Itu menunjuk kpd ayat dlm Yoh. 1:12-13
1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Iya ya… Diselamatkan dari jurang maut aja udah syukur. Sekarang Ngarepin jadi tuhan. Gila bener emang manusia kya aku ini ya… Untung ada saudara2 ku seiman yang mau negur. Yes! Diberkatilah kita semua oleh kasihNya. Yang selalu membebaskan kita dari kutuk dosa. Yang selalu memberikan aku kerendahan hati untuk mengaku salah. You’re the One, Lord! Amin

Ya memang suatu saat kita akan jadi seperti Allah koq. Namun esensi kita tetaplah manusia yang sudah diilahikan, bukan esensi Allah.

Dasar Alkitab yang paling jelas adalah:

Joh 10:34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

Memang seperti kata bro SP, itu adalah sindiran. Jadi Yesus hendak mengatakan,

“Kalian itu sendiri disebut elohim oleh Elohim, jadi kenapa kalian mau merajam-Ku jika Aku bilang bahwa Aku ini Anak Elohim?”

2Pe 1:4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

1Yoh 3:2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Mat 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

1Kor 3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

:afro:

RC jugak ada:

CCC 460 The Word became flesh to make us “partakers of the divine nature”: “For this is why the Word became man, and the Son of God became the Son of man: so that man, by entering into communion with the Word and thus receiving divine sonship, might become a son of God.”
“For the Son of God became man so that we might become God.” (please read the quote in context of what the Saint Athanasius actualy wrote agar jgn misunderstanding) - referensi (St. Athanasius, De Incarnatione or On the Incarnation 54:3, PG 25:192B)
“The only-begotten Son of God, wanting to make us sharers in his divinity, assumed our nature, so that he, made man, might make men gods.”

  1. A adalah anak ayahnya.
    Apakah berarti suatu saat A akan menjadi ayahnya?

A akan menjadi ayah, SEPERTI ayahnya.
Tetap saja A BUKAN ayahnya. A adalah A dan ayahnya adalah ayahnya.
Tapi A menjadi ayah juga (kalo menikah).
:azn:

1Ti 2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Yesus Kristus adalah SATU-SATUNYA JEMBATAN antara Allah dan manusia, sedangkan Musa, Elia, dan seluruh sisa manusia diatas bumi BUKAN JEMBATAN, melainkan yang akan lewat.
Jadi tidak mungkin ada manusia yang berdoa men-dalam nama-kan sesamanya.

Rom 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Orang Kristen MENJADI SERUPA DENGAN GAMBARAN Kristus tentu saja tidak mengambil alih fungsi kepengantaraan bukan?