Analagi Kejadian

Seorang Ibu membuat kue untuk pesta. Dia memperingatkan bayi kembarnya, berusia 3th, untuk tidak makan kue tersebut. Dia menjelaskan kepada mereka, licik jika mereka lakukannya, maka dia akan membunuh mereka. Tidak memikirkan hal-hal lebih lanjut ia meletakkan kue di atas meja yang mudah diakses si kembar. Seorang saudara yang lebih tua, lebih bijaksana dan lebih dewasa daripada si kembar bertanya: apakah ibu mereka melarang mereka untuk makan kue itu. Gadis kembar, Edna menjawab kata ibunya melarang mereka makan kue itu - mereka akan mendapatkan kematian. Kakak tertawa dan mengatakan kepada adiknya bahwa orang tua melakukan itu karena suatu alasan. Dia berkata: " Tentu saja dia tidak akan membunuhmu Edna. Dia hanya ingin melarangmu merasakan kesenangan mengunyah kue itu. Dia tidak ingin berbagi kue denganmu. Dia ingin menjaga kue-kue semua itu untuk dirinya sendiri… . "Orangpun dpt memprediksi: Edna makan satu. Lalu, dia membujuk saudara kembarnya Albert untuk memakan kue yg lain.

si Ibu kembali ke rumah, menyadari ketidak taatan si kembar Albert and Edna. Dia melihat remah-remah di atas meja dan di bibir si kembar '. Dia kemudian menyimpulkan bahwa si kembar telah memakan kue tersebut. Diapun marah dan melemparkan mereka keluar dari rumah untuk berjuang sendiri.Dia melakukan semua yg Dia bisa untuk membuat kehidupan dari setiap keturunan kembar masa depan menjadi menyedihkan…

Seorang pengamat luar mungkin heran mengapa ibu tidak memiliki akal untuk mencegah pencurian dengan menempatkan kue di luar jangkauan si kembar. Pengamat mungkin akan menganggap dia orang tua yang kasar untuk menyadarkan anak-anaknya begitu keras untuk hanya melakukan apa yang anak-anak secara alami akan lakukan. Pengamat mungkin menganggap tindakan ibu tidak dapat dibenarkan, karena anak-anak itu hampir tidak keluar dari tahap balita. Mereka tidak memiliki rasa moral - mereka tidak bisa benar-benar membedakan antara benar dan salah.

diambil dari cerita Paul Alan Laughlin, seorang Kristen liberal, yg menarik analogi antara kisah Kejadian 3 dan skenario yang lebih modern

hihihi iya Roderick, krn anak kecil terus - jadi mudah d bohong’i ama cerita2 begituan ya?
umumnya seh orang kristen konservative yg percaya inerasi Alkitab, klo udah denger cerita kaya’ gini,
pasti no coment, pura2 ga’ tau :ashamed0002:

Tidak semaua isi (NAS)alkitab adalah firman Allah dan tidak semua Firman Allah tertulis dalam Alkitab

Tuhan Yesus Memberkati
Han