[Anxiety Thread] Why and How??

Aku suka banget sama anak" kecil, apalagi sejak jadi guru piano, aku banyak dapat murid yg masih kecil" karena aku guru termuda di sekolah musik, dan orang tua mereka prefer guru yg masih muda karena “takut yg tua galak”. Haha wajar sih, guru piano ku dulu sendiri juga tua (pas aku masih umur 5 tahunan) dan galak, kalau dikit aja males gak latihan, pasti dimarahin habis"an ;D

Karena aku suka anak", suatu hari aku liat photography hasil salah satu pemenang Pulitzer awards tentang kelaparan di Afrika, yg memaksa anak" kelaparan itu minum kencing sapi. Sejak saat itu aku selalu concern tentang anak" di Sudan, Ghana etc, bagaimana mereka selalu kelaparan dan hidup dalam kesengsaraan. Aku sempat marah sama Tuhan, menyalahkan Tuhan atas hal tersebut, karena aku gak mengerti, kenapa anak" bisa hidup separah itu? Kenapa Tuhan mengijinkan itu terjadi? Kenapa Tuhan tidak melakukan sesuatu? Di sisi lain, aku lebih marah dan kecewa sama diri sendiri, karena aku gak bisa berbuat apa". I hate it. Ini membuatku sedih selama berbulan-bulan.

Untungnya di Australia aku skrg gabung World Vision dimana aku bisa sponsor seorang anak" dari Afrika. Cuman 43 dolar sebulan per anak, mereka bisa mendapatkan hidup yg lebih baik (sekolah, pakaian, buku, makanan etc). Things settled at least for months, hingga beberapa hari kmrn aku dengar tentang Joseph Kony. Aku sudah bikin thread tntg ini secara terpisah, karena aku ingin semua orang buat tahu dan peduli, siapa si Joseph Kony ini. Sedih lagi, karena ternyata ada orang yg begitu kejam (cruel) terhadap anak", dan itu masih sedang terjadi.

Aku selalu kepikiran tntg mereka, tentang anak" yg gak bisa tidur di kasur yg hangat, gak mendapat kado Natal, atau bahkan cuman buat makan makanan hangat sekali setahun pas Thanksgiving. Diharuskan tidur di tanah semen yg kasar, ketakutan setiap hari, gak bisa sekolah, padahal mereka juga punya mimpi ingin jadi pengacara misalnya, atau pesepak bola. Aku selalu kepikiran, apa ya yg bisa kuperbuat? Gak banyak, karena itu aku merasa marah.

Aku dapet serangan anxiety lagi beberapa hari ini, dimana aku gak bisa tidur tiap malam + susah nafas. Aku sendiri sudah lepas dari obat"an anti-depresan, OCD dan Xanax selama beberapa bulan. Tapi sejak tau tntg ini, OCD ku kambuh; pikiranku fokus terus ke situ dan mulai merambat ke yg lainnya, seperti holocoust, perang dunia kedua, etc, dan aku sedih untuk tahu bahwa manusia bisa begitu insane, dan brutal.

Gimana ya apa yg harus aku lakukan? Aku sudah berdoa buat diberi ketenangan, tapi masih aja :’(
Aku sudah gak pernah menyalahkan Tuhan lagi, tapi aku sekarang cuman agak gimana gt sama diri sendiri karena gak mampu berbuat banyak. Sigh…

Joseph Kony thread : [SHARE] KONY 2012 : Kejahatan Kemanusiaan Terbesar - Obrolan Bebas - ForumKristen.com

Buat yg pengen tau, coba google keyword ini : “sudan starving kids” “kevin carter starving kids”

Sis, saya coba tanggapi ya, walau sebutlah apa yang saya sampaikan ini tidak berhubungan dengan keimanan ataupun doktrin, tetapi sepenuhnya adalah pemikiran saya sendiri.

Yang masih berhubugan dengan agama :

Manusia, sejak kejatuhan Adam dalam dosa, telah menentukan pilihannya sendiri, yakni harus menentukan jalan hidupnya sendiri, dengan susah payah, dengan peluh dan darah, untuk bertahan hidup di dunia yang keras ini.
Itu adalah pilihan ketika manusia memilih untuk mengetahui apa yang baik dan apa yang jahat. Dunia bukan lagi merupakan taman firdaus yang nyaman dan damai untuk kita tinggal didalamnya, tetapi merupakan tempat persinggahan sementara saja dalam perziarahan kita sebagai umat Tuhan.

Yang mungkin sudah di luar agama :

Manusia, sama seperti mahluk hidup yang lain, sama sama mengalami apa yang disebut dengan seleksi alam. Bahwa yang kuat akan bertahan, yang lemah akan punah. Jadi, manusia, atau bangsa, yang gagal mengelola sumber daya alam dan manusianya, bisa dipastikan akan hidup dalam kesulitan, dan lambat laun akan punah.

Kita kembali kepada thread.

Sebagai manusia yang sanggup berpikir dan diperlengkapi dengan hati serta perasaan. Kita tahu dan sadar, bahwa kita hidup tidak sebagai individu tunggal. Tetapi hidup sebagai satu keluarga besar, ras manusia, yang sudah sewajarnya saling tolong dalam menghadapi segala masalah, karena tidak ada pengecualian dalam hal ini, siapapun, dimanapun, masalah dalam bentuk bencana alam, penyakit dan perang dapat terjadi.

Dengan bencana yang terjadi, kita sebagai manusia, sebagai umat Tuhan, bisa berlatih untuk menerapkan ajaran Kasih yang kita terima, kita bisa bersyukur dan memuji Tuhan bahwa saat ini kita diberi kesempatan untuk menjadi saluran berkat dariNya, menjadi uluran Tangan KasihNya kepada sesama. Kita menjadi lebih mensyukuri apa yang selama ini kita abaikan, air-udara-tanah-tumbuhan-hewan-alam. Kita bisa bersyukur bahwa dengan terjadinya bencana, hati kita diketukNya, rasa kebersamaan sebagai sesama manusia kembali dibangkitkan, dan secara bersama sama bekerja demi kemuliaanNya. Jadi, segala sesuatu terjadi adalah demi KemuliaanNya saja.

Jadi sis, tidak ada gunanya segala penderitaan sesama menjadi beban bagi pikiran anda, karena anda tidak membantu dengan cara membebani pikiran anda, tetapi anda bisa membantu dengan tenaga anda, membantu dangan pemberian anda, anda membantu dengan doa anda.

Ada yang mengatakan bahwa menjadi dokter di bagian emergency, ICU atau bedah, tidaklah boleh membawa perasaan, karena pikiran dan perasaan anda akan menjadi sangat terbebani. Mungkin ada betulnya, walau akibatnya kita akan merasakan dibantu dan ditolong oleh mesin, bukan oleh manusia. Karenanya, alangkah baiknya tetap membantu dengan hati, dengan kasih, dengan senyum. Sehingga apapun bentuk bantuan kita, yang diberikan dengan tulus, akan menjadi lebih bernilai karena bukan hanya berbentuk bantuan, tetapi juga hati dan kasih.

Suatu contoh yang luar biasa, walau mungkin tidak mampu kita tiru, adalah bagaimana Mother Theresa dalam menebarkan kasihnya kepada sesama.

Salam kasih.

Dear Fairytale

Ingin memberikan sedikit dorongan semangat untuk Anda, anxiety bisa kemungkinan ada suatu beban yang Tuhan taruh di hati dan pikiranmu, dan mungkin itu bisa menjadi panggilanmu. Ujilah dengan waktu dan informasi yang terkait dengannya, doakan dengan tekun agar jika memang Tuhan yang beri panggilan itu Dia yang perlengkapi dan buka jalan untuk panggilanmu itu.

Secara teknis, keterlibatanmu di World Vision baik, ada beberapa organisasi kemanusiaan yang khusus untuk anak-anak seperti Save The Children atau yang lebih lokal di tempatmu sekarang, untuk jalur pendidikan setahu saya ada banyak pilihan di tingkat universitas (bukan di Indonesia) berkenaan dengan human & country developmant dan ada beberapa negara serta PBB yang memberikan beasiswa untuk mereka-mereka yang berasal dari negara berkembang untuk melanjutkan pendidikan di bidang ini untuk kemudian terjun kembali ke negara asalnya atau negara berkembang lainnya.

Jadi, lanjutkan usahamu

Salam

selamat pagi, Sis Fairy :smiley:
wah…saya salut sekali pada Sis. cinta anak2, mengabdi untuk anak2, berdoa untuk anak2, bahkan jatuh sakit juga karena anak2…wauw…ternyata masih ada juga ya orang berhati emas? :angel:
kalau dari prediksi saya, Sis ini orangnya melankolis plus agak2 perfektionis ya? benarkah?
kalau memang betul, sifat ini bagus sih…bisa memacu Sis untuk berupaya lebih baik dari hari ke hari.
tapi jeleknya ya pas Sis mulai merasa “tidak capai target”…mulai deh merasa cape, frustrasi, bahkan sampai cemas berlebihan :rolleye0014:

Sis, cuma mau ngingetin sedikit…Tuhan tidak pernah menyuruh kita menyelamatkan seluruh dunia kok…
Tuhan tidak pernah mewajibkan kita menolong semua anak di dunia… :azn:
lebih baik Sis konsen pada anak2 yang bisa Sis tolong. kalau bisa menolong 1 anak, ya berikan pertolongan maksimal padanya. kalau bisa menolong 5 anak, ya silakan berikan yang terbaik pada mereka
di luar anak2 itu…ya sudah…lepas aja n pasrahkan pada Tuhan…beri kesempatan pada orang lain untuk menolong
bukan salah Sis kok bila masih ada anak2 yang tidak mampu Sis tolong :coolsmiley:

Sis Fairy, beban kita di dunia ini sudah cukup berat. jadi berhati2lah untuk menambahkan beban di pikiran Sis…biar hasilnya tidak fatal. ok? :ashamed0004: