Apa Bedanya Agama dengan Gaya Hidup?

Kebanyakan orang sering menonjolkan dirinya agar diketahui sebagai orang yang beragama ttt.
mungkin saja dianatara kita ada orang2 yg memiliki kecenderungan spt itu.
Apakah tindakan seperti itu sudah sesuai dengan tujuan sebenarnya bergama?

Kristen apakah termasuk sebuah agama ataukah gaya hidup?
Silakan sharingkan pendapat anda:

  1. Apa bedanya agama dengan gaya hidup?
  2. Kristen termasuk agama ataukah gaya hidup?
  3. Bagaimana sebaiknya mengaplikasikan kekristenan dlm hidup.
    Thx, JBU all

Don’t be a religious person. (Klo ga slh aku pernah denger ini di gereja ku)
Org kristen sesungguhnya kan seharusnya melakukan firman Tuhan seperti gaya hidup

  1. Aku rasa agama is a set of rule, ga natural, berasal dari luar
    Gaya hidup ya alami, internal, it come from me( aku rasa)

aku rasa agama itu kaya aturan UUD 1945 yg mengatur Indonesia. Nah agama ngatur penganutnya
Diatur kan ada force dari pihak lain

Gaya hidup ya kaya seseorang tiap hari belajar, main game, sosialisasi dgn org lain
Hal2 ini adalah kebiasaan org itu
Ga ada force, it doesn’t even need to think.

hidup gua ya uda gini, tanpa mikir gua tau ko apa yg dilakukan. Gua hidup gini ya karena kebiasaan gua, ga dipaksa siapapun

Agama: ( pakai cth agama lain ya) harus sembayang 5x, sebelumnya harus bebersihnya gini, harus puasa.
Cth org kristen / katolik, ngadepin org menjengkelkan. Dia tau agamanya ngajarin buat memaafkan dan mengasihi musuhnya.
Org beragama ini ya, melakukannya dgn terpaksa karena itu yg alkitab ajarkan.
‘karena alkitab bilang maafin musuhmu dan kasihi musuhmu, ya mau ga mau gua harus maafin dia. Tapi… enak banget dia. Apalagi ngasihi dia. Najis deh!’

Gaya hidup:
org ini ya langsung maafin dan kasihi musuhnya.
its already his/her habit
Kebiasaanya memaafkan dan mengasihi. So, he do it right away without even thinking because bible say to forgive and love other. Forgiving and loving is already his nature.

  1. Kristen bisa jadi agama, bisa juga jadi gaya hidup / kebiasaan / natural. Tapi sebaiknya kita buat ajaran alkitab sebagai gaya hidup.
    ( aku pengen maafin dan mengasihi org lain bkn krn aku ingat ajaran alkitab tapi karena its my nature and habit. Sudah dasarnya gua jadi pemaaf dan pengasih) (’ I really wish for it tough I am still very far from it’)
    Tuhan kan pengasih. Its not because of some kind of force that make Him be loving but simply because He is in nature a loving God
  2. Love naturally, forgive naturally. Lakukan Firman Tuhan bukan karena anda dipaksa atau karena itu ajaran kristen tapi lakukanlah karena apa yg alkitab tulis itu anda.
    Aku pernah dgr klo kita bisa bikin sesuatu jadi kebiasaan dgn melakukannya sering / tiap hari.
    Awalnya kepaksa tapi lama kelamaan jadi kebiasaan

Agama berkaitan dengan mempertuhankan sesuatu, sedangkan gaya hidup belum tentu.

Bisa dua-duanya.
Kristen sekadar di KTP dan Kristen yang legalis = agama
Kekristenan sejati diwujudkan melalui gaya hidup

Semakin serupa dengan Kristus.

Salam

gak usah jauh, disini juga ada lho,
pakai atribut ttt spt terlihat dari agama ttt
pasang atribut ttt mulai dari leher, kendaraan dan di rumah
mirip2 kan? ya itulah ciri2 penonjolan agama

Dulu waktu saya SD, dapat pelajaran Agama, penjelasan dari guru agama saya, kata beliau: “Agama berasal dari bahasa sansekerta, A = Tidak, gama= kacau balau, jadi agama itu agar tidak kacau balau.”

saya masih ingat persis hal diatas, dan saya terima pengajaran guru agama saya itu selayaknya anak2 yang antusias dan terima bulat-bulat,

saya tidak tau apakah itu masih benar atau tidak, sebab saya cari di wikipedia, agama itu malah menjadi disebut “tradisi”

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Kata “agama” berasal dari bahasa Sanskerta, āgama yang berarti “tradisi”.[1]. Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti “mengikat kembali”. Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan.

Émile Durkheim mengatakan bahwa agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci. Kita sebagai umat beragama semaksimal mungkin berusaha untuk terus meningkatkan keimanan kita melalui rutinitas beribadah, mencapai rohani yang sempurna kesuciannya.

coba kalau runut dari apa yang disebut, oleh guru agama saya tersebut diatas…
bahwa agama itu ada adalah konsepnya agar tidak kacau balau, dan moral masing2 tiap-tiap individu dapat dibangun, sehingga tidak ada pelanggaran-pelanggaran yang mengakibatkan kekacauan.

Yang sangat berbeda dengan Kristen itu sendiri…

Bahwa Kristen kalau di lihat boleh dikatakan atau disebut sebagai: “cara hidup”, yaitu cara cara apa2 saja yang dilakukan dalam menjalani hidup.
sehingga bisa disebut juga mungkin sebagai “gaya hidup”

karena kata Kristen juga disebut: karena berkumpulnya murid2 yang membuat Yesus sebgai batu penjuru mereka…

Kis 11:26
Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen
.

tapi bila mengikuti Sabda Yesus; “bahwa kita tidak punya pilihan, selain Ikut Kristus”, begitulah cara kita hidup…
Itu terlihat dari Klaim YHVH, akan umatnya…
Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

sebelum, Kasih karunia itu ada, sisanya pembinasaan total yang ada… ( siapa yang melakukan HK. Taurat akan diadili berdasar Hk, Tuarat)

Seiring dengan itu, namun didunia ini, kita punya begitu banyak pilihan, terserah kita mau kemana, bebas sebebas kehendak kita, sebab tidak ada yang melarang scara PASTI, atau absolut, dan kadang karena kondisi hidup, dan pengaruh lingkungan sekitar yang membawa ingin kita, atau diri kita menjadi ikut keinginan orang lain…

Saya punya teman yang begitu, sangat bersemangat, dalam menginjili (dia pikir dia sedang menginjili saya), hingga pada saat di busway, dia bercerita dengan suara kencang, hingga orang yang pada berdiri, termasuk saya dan teman saya ini karena penuh, merasa risih dengan kami berdua. Memang saya malu, saya akui saya malu, toh masih ada waktu kami yang terbuang, ketimbang mengganggu privasi orang yang ingin berangkat kerja, dengan kondisi tenang?!
alkisah, dia menginjili orang-orang yang mencari kehidupan nya di terminal, yang mungkin dia menganggap mereka Kristen yang belum benar2 Kristen, diapun mengajari mereka, seolah dia yang paling benar, dan dia pun dijawab: “sungguh, yang kubutuh saat ini mencari nasi, agar istri dan anak2 saya bisa makan, bila benar, firman Tuhanmu bisa memberi makan Istri dan anak saya, saya ikut kamu”
jadi kadang Kondisi yang memaksa mereka, kemana dan bagaimana cara mereka menjalani hidup mereka. Kalau ada waktu untuk bersyukur yah baru ibadah.

disinilah yang sering tidak dipikirkan, bagaimana menyatukan antara kehidupan duniawi, dengan kehidupan Agamanya (Kristen),
sehingga ada pemisah, bahwa: ibadah yah ibadah dulu, kalau mencari nafkah dan bekerja, yah cari nafkah dulu…

sehingga sering disebut, Kristen itu sebgai kaidah yang hanya bisa dipakai bila saat ibadah saja ditempat ibadah (gereja).

tidak ada beda nya dengan agama lain, bukan gaya hidup…

sementara Kata Kristen itu sendiri juga ada karena “gaya hidup” jemaat dulu…
karena gaya hidupnya ada, maka perlu menyebut gaya hidup itu, yaitu Kristen…
bukan mengacu kepada; wah, masak orang lain punya agama, saya tidak? seolah bikin partai aja.

[i]1Kor 3:23
Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

1Kor 12:27
Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

Yoh 15:14
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
[/i]

jadi Yesus juga menghimbau untuk kita memiliki cara Hidup yang sperti Kristus perintahkan… jika tidak, berarti kita bukan sahabat Kristus, jika tidak menjadi sahabat, menjadi apakah hubungannya dengan Kristus?

menjadi tidak dikenali?

Mat 7:23
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! "

atau lawan kata sahabat yaitu musuh…??

Mat 25:41
Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya
.

Kristian is not about ‘i am better than you’.
Kristian is about ‘let me show you the faith that is better FOR you.’

Tujuan asal ingin merendah diri, namun begitu kadangkala tanpa sedar, kita sedang menunjuk-nunjuk…

Bertambah kuat kepercayaan kepada Tuhan Yesus, bertambah tinggi darjatnya di dalam pergaulan hidup, & bertambah naik tingkahlaku dan akal budinya

sebenarnya gampang, tapi mottonya udah tradisi mungkin: “kalau bisa susah, mengapa harus digampangin?”

bingung juga, sebab semua merasa benar… siapa yang harus disalahkan siapa yang harus dibenarkan…
yah kembali lagi, sudah tradisi mungkin…

pabila sudah tradisi bahwa kebenaran itu adalah: “telur mentah ditaruh selama 30 hari didalam air pasti akan semakin awet”

akan susah menyebut itu, salah (telur itu pasti busuk)… mau jungkir balik juga…

untuk itu Kebenaran Kristus itu bukan : “kekerasan” gada atau tangan besi…
kalau kekerasan, Pastilah Yesus tidak akan ada… melainkan pembinasaan saja…

dan yang terjadi adalah pemaksaan, bisa dibayangkan pemaksaan tidak berhasil, tentu akan berujung pada kekerasan dan tangan besi…

Mark 10:42 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
10:43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
10:44 dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
10:45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Yesus adalah Hakikat Allah, benar2 hakikat Allah, namun tidak memperdebatkan secara “keras” akan kesetaraanNya dengan Allah…

Flp 2:6
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

bisa dibayang kan bukan? yang notabene SETARA ALLAH ITU, tidak terlalu keras, menunjukkan kebenaranNya,
kenapa manusianya (yang notabene ciptaan) , suka memaksa yah? bahkan hingga memilih untuk ribut, bukan damai dan saling mendukung?

Jadi kepercayaan itu bisa kuat bisa lemah,
Bukankah percaya itu berarti melekat spt ranting kpd pokok anggur?

[email protected]

Yang di ajarkan oleh Alkitab itu, kalau tidak salah adalah JALAN HIDUP …loh.!!!

Bukanye " G A Y A H I D U P." .loh…!!! Karena kalu Gaya…?? ini namanya menjurus mengajarkan orang jadi selebrity…atau menjadi insan inter tain ner kate orang…hehehe

Patokannya ini aje…bagi saya yang seperti ayat dibawah inilah yang paling manteb…top makotp punya dah…!!!
Tiada bandingannya :

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Kisah Para Rasul 2:28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Salam GBU…

Yesus memang jalan menuju Hidup
tapi Kristen adalah Gaya Hidup spt Yesus > Kasih

[email protected]_ku…

Hehehhe.Wahh jangan pake istilah “GAYA” dong BroW…!! kuran militan…!! karena istlah itu konotasinya gampang berobah dan gampang megikuti arus dan trend dunia…

Tapi jika istilah Gaya diganti dng istilah " PANGGILAN" menurut saya lebih militan…loh…Jadi PANGGILAN HIDUP SEPT YESUS…lebih mengexpresikan > K A S I H…!!

Salam GBU.

kalo cuma panggilan, belum tentu direspon
panggilan itu bisa direspon atau tdk

  1. Seperti perbedaan antara dunia maya dan dunia nyata.
  2. Termasuk gaya hidup/jalan hidup, “AKU menyertaimu sampai ke akhir jaman” bukan hanya di tempat ibadah.
  3. Sukacita unkondisional, turut sertakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita, kita adalah bait Allah.

Saya lebih milih istilah PILIHAN ah…
daripada PANGGILAN…

soalnya yang pada milih ikut Yesus atau enggak itu rata-rata dalam keadaan sadar alias tidak terhipnotis atau tidak lagi sakau…

kalo panggilan itu mah… kesannya kaya robot yang di program untuk datang kesini…
dan orang itu enggak bisa apa-apa alias lagi blank… hehe…

Gaya Hidup Itu ciri khas yg melekat
seperti buah anggur pasti dari pohon anggur
Pohon anggurnya Tuhan Yesus, adakah kita memiliki ciri khas pohon anggur?

Wah… kalau Gaya Hidup…

berarti bisa jadi “KEBANYAKAN GAYA” atuh ya…

hehe…

pantesan…
bener juga yah…

saya lebih pilih “gaya hidup” sperti TS sebutkan…
dengan tujuan, agar semua aspek di tuju… mulai dari cara melihat, cara berbicara, cara me_manage pikiran dan lainnya…

tapi kalau mau diganti yah tidak apa: asal semua aspek lebih disorot, dalam pemilihan katanya…
kalau tidak disorot ke semua aspek… yah saya tidak setuju… :smiley:

Dengan “Gaya Hidup spt Kristus”
maka tidak perlu lagi segala atribut yg melekat,
di leher, di kendaraan, di rumah atau dimanapun yg biasa org meletakannya
termasuk dlm berdoa, tidak perlu lagi menampilkan ritual ttt
karena setiap orang sudah dapat melihat buah2 yg dihasilkannya