apa/begimana/kayak_apa itu [kodrat manusia] di pov Kekristenan ?

Hehe… no komen.

Saya maklum sudah putus asa.

Kodrat Manusia menurut KS adalah Allah (elohim), sebab manusia diciptakan Allah (elohim) segambar dengan rupa Allah (elohim) itu sendiri.
Bukti lain yang mendukung pemahaman itu adalah Firman TUHAN yang mengatakan:

[i]82:6 Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah (elohim), dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. –

10:34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?
10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–,[/i]

Benar saudara ku, walaupun dalam beberapa hal, pemahaman kita memiliki “perbedaan”, tetapi dalam penjelasan anda disini, maka saya “sangat sependapat” dengan anda.

Allah ==> Menjadi manusia==> supaya manusia menjadi “allah” (perkataan allah saya tuliskan dgn huruf kecil, agar dapat dibedakan dgn perkataan Allah yg sesungguhnya), sehingga: menjadi allah, dipahami “menjadi seperti Allah”.

Nah … didalam Yesus, maka setiap orang yg menerima dan percaya, bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamatnya, maka orang2 tersebut setelah dibangkitkan kelak, akan menjadi allah2 kecil. (penggenaban nubuatan yg anda kutip diatas dan nubuatan lainnya yg berbunyi… siapakah manusia, sehingga Engkau MENJADIKANNYA Hampir sama SEPERTI Allah … ), Perhatikan perkataan menjadikan disana tidak dituliskan dgn perkataan menciptakan, artinya adalah … adanya proses pembentukan manusia yg sudah diciptakan menuju kesempurnaan, sehingga manusia itu dapat “menjadi seperti Allah”.

Salam…

Mzm. 8:4 (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
Mzm. 8:5 (8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Nyayian Mazmur di atas menggambarkan pertanyaan Daud tentang apa sebenarnya hakekat manusia itu… bukan berarti Daud (dalam hal ini) sudah mengerti tentang hakekat manusia.

Dan oleh sebab itu TUHAN dalam Mzm.82:6 menjawabnya dengan jelas: "Kamu adalah Allah (ELOHIM).

Yesus Kristus menyebut Diri-Nya (kadang) sebagai Anak Allah, kadang sebagai Anak Manusia. Penyebutan Diri-Nya itu telah menggambarkan kesepadanan pengertian yang sama antara kata Allah dengan kata Manusia (Anak Allah/Anak Manusia).

Orang-orang dipimpin oleh Roh Yesus, maka mereka juga disebut anak-anak Allah/anak-anak Manusia.
1Yoh. 3:1 Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Pertanyaan buat anda adalah:
1. Apakah perbedaan pengertiannya antara Anak Manusia dengan Manusia?
2. Apakah perbedaan pengertiannya antara anak-anak Allah dengan Anak Allah?

@sizxbn

mungkin pertanyaan anda perlu mundur sedikit sehingga menjadi:

anak manusia dengan manusia beda atau sama? jika beda, bedanya dimana?
anak-anak allah dengan anak allah beda atau sama? jika beda, bedanya dimana?
anak allah dengan allah beda atau sama? jika beda, edanya dimana?

menurut saya:

anak manusia = manusia karena sama-sama berjenis manusia

anak-anak allah = anak allah = orang yang dituntun oleh roh kudus/yesus/bapa/kebenaran/apapun itu

sedangkan anak allah dengan allah, kita perlu mendefinisikan terlebih dahulu allah itu apa? jenis atau individu?
jika jenis maka anak allah = allah sama seperti anak manusia = manusia karena sama-sama berjenis manusia
jika individu maka anak allah tidak sama dengan allah sama seperti anak pak adi tidak sama dengan pak adi

manusia beranak, so [anak manusia = manusia].
Kucing beranak, so [anak kucing = kucing]

Nah… problemnya, kita gak tau apakah Allah itu beranak ato kagak :smiley:

Alhasil, “jalan tengah” yang diambil :
anak Allah = makhluk ciptaan Allah YANG tidak hidup di dimensi ini.

Berangkat dari diatas, akibatnya :
anak/anak_anak Allah = malaikat/malaikat_malaikat (bukan Allah).

selanjutnya… katanya…
anak2 Allah ini ada yg menjadi jahat ada yg tidak menjadi jahat

nah… yang menjadi jahat, nggak bisa lagi disebut anak Allah… sebutannya berobah menjadi iblis.
so, ada dua jenis malaikat… malaikat jahat - malaikat baek :angel:

Dilain sisi,
thdp makhluk manusia —> ini bisa ada yang disebut [anak Allah]

dimana secara versi rama
anak Allah = orang yang dituntun oleh ROH KUDUS/yesus/bapa/kebenaran/apapun itu.

Versi saya
anak Allah = orang X yang di pov orang laen, orang X ini hidup sesuai dgn keinginan Allah, taat.

jika individu maka anak allah tidak sama dengan allah sama seperti anak pak adi tidak sama dengan pak adi
Kalo secara individu, maka ini termasuk didalamnya perihal "satu biji", countable.

sampling case kodrat manusia : tidak kekal …