Apa harapan dari pihak protestan terhadapa katolik dan sebaliknya.

Bingung setelah membaca beberapa topik di forum ini kok akhir2nya debat mengenai katolik vs protestan parahnya akhirnya saling menyalahkan.

Boleh tahu ga sih dari masing2 org yang berdebat itu sebenarnya apa sih harapan dari satu sama lain?

Apakah menginjili? memberitakan kebenaran? atau yang negatif spy masuk jadi anggota gereja nya? atau apa?

Minta sharingnya aja sih

terima kasih

cuma mempertahankan argumen masing2 dan menolak argumen yg lain.
Ajaran saya benar dan yg lain salah.
Pakainya Alkitab yg sama tapi naik mobil yg berbeda.
Ada ada saja.

Makanya bro nic, lewat topik ini sy mengharapkan sharing dari yg suka diskusi apa sih tujuan mereka sebenarnya. Apakah bnr untuk Tuhan atau untuk merasa benar aja.

Menurut hematku: ke dua belah pihak sama sama benarnya bagi dirinya masing masing dan bagi kepercayaan nya masing masing…

ga tau siapa yang salah dan siapa yang harus disalahkan…
ga tau siapa yang benar dan siapa yang harus dibenarkan…

untuk itu Yesus berkata:

Yoh 13:4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,

13:5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

13:6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?”

13:7 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.”

13:8 Kata Petrus kepada-Nya: “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Jawab Yesus: “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”

13:9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!”

13:10 Kata Yesus kepadanya: “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua.”

13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: “Tidak semua kamu bersih.”

13:12 Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?

13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;

13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

udah dari sononya memang: gigi ganti gigi dan mata ganti mata…
sakit hati yang mungkin seolah dibuat orang lain kepada kita, kita juga akan membalaskannya, atau mencari cari cara agar bisa membalaskannya… satu ucapan yang menyulut kebencian, kita ingin membalaskan agar ia juga merasakan apa yang kita rasakan akan sakit yang ia telah berikan…

itu yang terjadi, jadi udah karakter manusia itu mengambil gigi yang diambil dan membalaskan saki hati akan sakit hati yang diberi…

kata Tuhan; betul katamu kamu menyebut Aku (Yesus) guru dan Tuhan, membasuh kakimu

jika Yesus aja yang adalah Guru dan Tuhan membasuh kaki murid murid, kenapa sesama murid murid tidak?

itu makanya dikatakan: kelak kita akan mengerti…

yah sperti contoh contoh yang telah terjadi… serang menyerang… kalau di pertemukan… pasti berabe… karena hal sperti ini adalah relung hati tiap tiap pribadi, hal yang paling sensitif dan hal yang paling mempengaruhi…

bisa jadi bukan pemikiran versus pemikiran dalam pendapat yang terjadi…
kebencian demi kebencian pasti di pendam di tiap tiap pihak… dan hal itu tidak akan memberikan damai…
sudah terbukti koq, antara pengikuti Luther dan pengikut Paus saling bantai bantai an, ADA YANG MEMENGGAL KEPALA, ADA YANG MEMBAKAR dan lain sebagainya. Dan hal ini terjdi saling timbal balik diantara ke dua belah pihak…

jadi : betul kata Yesus (ini juga buktinya Ia adlah Tuhan, sebab Ia maha segala tau), kelak akan dimengerti…
kelak kita akan mengerti… kalau tidak bisa mengerti juga… YAH KEADAAN YANG MEMAKSA KITA UNTUK MENGERTI… sperti kisah Luther dan Paus Katolik…

wah ga bisa donk… khan kaum kami yang paling hebat dan paling besar… ga bs begitu…!!

yah harus bisalah, kalau Tuhan saja yang paling benar, malah membasuh kaki, koq manusianya tidak mau saling merendahkan diri…

Supaya kelihatan keren dan mencari eksistensi di dunia maya, karena di dunia nyata menyadari dirinya adalah tidak ada apa2nya. :smiley:

Sama kayak kalau lagi pedekate, bicaranya pasti yang kecap nomor 1. Tidak suka member yang saling menghina lah, satu sumber tapi beda2 implementasi lah, macam2 lah gaya dan upaya supaya terlihat paling baik… Padahal di dunia nyata, belum tentu benar kelakuannya. Kata kawan saya: macam betul aja.

Termasuk saya. :smiley:

Kl seperti itu seolah2 masing2 lwt forum ini hanya ingin menyatakan diri sebagai yg paling benar dong. Pdhal pesan Kristus mengajarkan bhwa kita harus murah hati dan lemah lembut sm seperti dy yg murah hati dan Lemah lembut, sehingga rasanya implementasinya pd forum ini adalah berdiskusi dengan lemah lembut dan secara dewasa mencoba saling memahami perbedaan yg ada di masing2 gereja.

Kayanya member katolik itu bahasannya cuma sekitar:
1)Gereja Katolik > 2) Maria > 3)Paus > cuma itu doang yg dibahas & ditonjol2kan
Jadi rasanya gak ada yg perlu didiskusikan, cuma mengundang komen2 yg iseng,
karena merasa tdk nyaman dgn bahasan2 yg itu2 saja, yg terkesan narsis gitu
Organisasi gereja yg lain kan gak ada yg nonjol2in gereja & pimpinannya, semua coba bahas Alkitab
Gitu aja mudaha2an tdk ada yg tersinggung
GBU all

makanya saya males masuk debat2 ama katolik, belum belajar cukup. Kalo predestinasi ayok hahaha.

1 Petrus 3 :
15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,

Sepertinya Rasul Petrus mengajarkan untuk … memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang … artinya memberi JAWABAN yg bisa dipertanggungkan karena ada Dasar Firman Tuhannya bukan dari Interpretasi atau Penafsiran semau gue nya "Ahli2 Taurat, Imam2 Bait Allah, Orang Parisi " … karena biasanya jawaban dan alasannya , kata Tuhan Yesus … MUNAFIK !
Matius 23 :
13 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi,… hai kamu orang-orang munafik,

harapan gw; semoga saling mengasihi antara protestan and katolik.

Kata Tuhan Yesus , tanda bahwa mereka adalah Murid2-Ku !
Jadi kalau ada yg mau jatuh ke Comberan karena BUTA, ya KUDU dibimbing ke jalan yg benar, bukan ?

ya tul! tanda Murid Tuhan yaitu mengasihi.

Jadi kalau ada yg mau jatuh ke Comberan karena BUTA, ya KUDU dibimbing ke jalan yg benar, bukan ?
begimane membimbing kalu yang dibimbing kaga ngerasa jatuh [hal yang nurut kita salah, tapi nurut dia bener.. justru dia anggep kita kaga tau ajarannya tapi nyalah2in aja]?

Hanya satu harapan yaitu jangan meninggikan tradisi buatan manusia untuk melanggar kebenaran Alkitab wahyu Tuhan sendiri.

Harapan saya menyatakan kebenaran alkitab bahwa Yesus satu2nya juru selamat dan jangan minta perlindungan sama arwah manusia.

kl dilihat dari beberapa tanggapan bahwa rasanya mgkn bisa dikatakan kalau pihak2 yang berdebat disini didasari karena cintanya kepada Tuhan dan ajaranNya. Tujuan boleh baik namun kenapa caranya yang kadang kurang tepat. Cthnya sis ling yang mengharapan agar tidak Protestan dan Katolik saling mengasihi namun ada tmn kita yang komen kl teman jatuh ke comberan masa tidak dibimbing, rasa aneh kl memang mau bimbing namun dengan kata2 seperti itu.

Menurut saya rasanya lebih baik bila forum ini lebih dipakai untuk diskusi mengenai Ayat Alkitab agar kita sama bisa belajar dan bertumbuh dlm iman

ok… semoga harapan jangan tinggallah sebuah harapan kosong…

memang praktek kaga semudah teori…

[14:4~10]
Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.
Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri.
Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan. Dan siapa makan, ia melakukannya untuk Tuhan, sebab ia mengucap syukur kepada Allah. Dan siapa tidak makan, ia melakukannya untuk Tuhan, dan ia juga mengucap syukur kepada Allah.
Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri.
Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.
Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudara

1:9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: “Kiranya Tuhan menghardik engkau!”

tapi jawab doloe… gw penasaran…
Mat. 23:9 Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

st.Petrus dialkitab kaga pernah disebut bapa.

The Pope (from Latin: papa; from Greek: πάππας pappas,a child’s word for father) is the Bishop of Rome and the leader of the worldwide Catholic Church.In the Catholic Church, the Pope is regarded as the successor of Saint Peter, the Apostle.

napa ntu brow ?

Makanya nga usah pada sok-sokan mau mempertobatkanlah, membimbinglah, meluruskanlah, menyampaikan kebenaran Alkitablah…….bla….bla….bla……prreeettt…………………. ;D

Cuma pada mau puasin diri sendiri aja kok mbalelo kesana kemari pake catut nama Alkitab & Tuhan segala, berantem mah berantem aja disini, puasin diri lu masing-masing disini sampe bener-bener puas (padahal nga bakal ada pusanya sih… ;D), nga usah pada sok suci, sok Alkitabiah!!! Supaya forum ini nga jadi forum MUNAFIK!!! :smiley:

Sejauh ini mah ni bukan forum orang-orang beriman tapi forum orang-orang munafik yang cari kepuasan diri sendiri dengan mengatasnamakan KEBENARAN!!! ;D

Yang bikin eneg banyak yang bahasanya sok rendah hati (pake kata-kata yg terkesan rendah hati) tapi bujubuneng laganya mau mempertobatkan & meluruskan orang lain…wkwkwkwkwk… ;D

Setuju praktek pasti jauh lebih sulit dari teori.

Kl mengenai pertanyana sis ling, sy jwb dalam kapasitas sy sebagai awam katolik. Dalam Mat 23 ayat 1-23 Yesus dengan mengecam kemunafikan para ahli taurat dan org2 farisi yang hidupnya munafik dan sangat menekankan aturan duniawi.

Dalam Ayat 9 makna yang terkandung menurut yang saya ketahui adalah :

  1. karena kita hanya memiliki 1 saja Allah Bapa
  2. Agar kita jangan seperti kemunafikan para ahli taurat yang senang dipanggil Rabbi atau senang dipanggil
    bapa

namun dalam beberapa perikop alkitab seperti surat rasul Paulus kepada Timotius (1TIm 1: 2 dan 2 Tim 1 :2) Paulus menganggap Timotius anak secara rohani karena Paulus merasa bertanggung jawab terhadap pertumbuhan iman Timotius. Peran yang sama dirasakan oleh Paus, Uskup, Pastor yang memiliki peran sebagai org tua secara rohani kita umat2nya dan memiliki tanggung jawab. untuk memberi teladan yang baik bagi pertumbuhan dan pengenalan kita akan iman dalam kasih Kristus

Peran yang hampir mirip yang dimiliki org tua kita secara lahiriah, namun bedanya mereka berperan dalam kerohanian kita.

Jadi kesimpulannya panggilan bapa bukan Allah Bapa karena hanya kepada Bapa disurga kita beriman, panggilan bapa dalam gereja katolik hanya karena peran mereka sebagai orgtua rohani kita

ok thanks brow alfan…
jawabannya udeh menghilangkan penasaran gw.
:happy0062:

wah… baru tahu ternyata harapannya sedemikian mulia nya ya…
keren…

tapi perntanyaan saya:

  1. yang mana yang mau jatuh? yg mana yg mau membimbing?

  2. Berarti yg merasa rela berkorban untuk membimbing itu → Sudah MERASA dirinya LEBIH BAIK / LEBIH BENAR / LEBIH SUCI dibandingkan yang dibimbing ya?

  3. dibimbing ke jalan yg benar →
    a) jalan yg benar yg mana sih?
    b) berarti yg Merasa Mampu Membimbing → MERASA SUDAH di Jalan yg BENAR itu ya?