apa ini yang di sebut ketertolakan dalam kepahitan?

entah bagaimana cara menjelaskannya…namun, aku mungkin orang yang paling terbodoh di dunia ini…aku dulu punya teman.anggaplah namanya A…dia dulu merupakan teman baikku.namun pada suatu ketika, terjadi kesalahpahaman di antara kami…sehingga akhirnya kami tidak menjadi dekat lagi…namun yang membuat aku lebih sakit hati karena dia lebih memilih pada teman barunya di banding aku…yang kedua juga seperti begitu…sepeninggalan dari teman A, akhirnya aku mencari teman baru…akupun mendapatnya…anggaplah dia B…aku menjalin hubungan yang baik dengan b…dia sudah ku anggap seperti saudaraku sendiri…namun, pada saat dia bertemu dengan teman baru…dia mulai melupakanku…dia selalu keluar dengan teman barunya dan tidak mau lagi keluar denganku…aku malah di anggap sombong…aneh kan?..
itu merupakan kejadian kisah hidupku…aku pun mulai berandai andai bahwa mungkin, selama ini aku yang terlalu bodoh…aku berpikir, mereka hanya ingin mengambil manis dari dalam diriku…seperti pepatah habis manis sepah di buang…terkadang teman2 ku hanya ingin berbagi duka mereka kepadaku ketimbang berbagi suka kepadaku… mungkin selama ini aku yang terlalu tolo karena sudah terlalu baik dan sabar pada teman ku…sehingga aku mungkin terlalu gampang untuk di manfaatkan…hatiku betul2 sakit karna sudah dilakukan seperti begini…tapi aku harus bagaimana lagi sekarang?..aku juga sekarang sudah mulai menjaga jarak dengan mereka…aku pun sekarang sedang mencari teman yang pas buatku
apa ini yang di namakan ketertolakan dalam kepahitan?..

hi nev…

Semua orang pasti pernah merasa ditolak oleh temannya, begitu juga aku, dan sakit banget rasanya.
Jadi janganlah pernah berpikir kalo kamu orang terbodoh di dunia, terlalu tolol, habis manis sepah dibuang dsb.

Ketika kita mulai berteman dengan seseorang, dan ketika pada awalnya kita melihat orang itu baik, maka kita akan berusaha sebaik mungkin padanya, dan secara gak sadar kita juga berharap untuk mendapatkan yang terbaik dari dia, bahkan berharap untuk memilikinya.

Dan mungkin inilah, awal rasa sakit kita, ketika kita secara gak sadar ingin memiliki sesuatu yang bukan milik kita, dan ketika sesuatu itu pergi dari hidup kita, maka rasa sakit lah yang tersisa.

Ketika aku, menghadapi situasi seperti ini, aku lebih memilih untuk melupakan semua kejadian yang membuatku sakit hati, dan aku tidak pernah menjaga jarak dengan mereka, aku tidak pernah mengubah sikapku pada mereka, aku akan tetap menganggap mereka teman baikku tak peduli apapun anggapan mereka padaku sekarang dan apa yang mereka lakukan padaku.
Memang awalnya susah buat diterima, tapi aku belajar satu hal, bahwa pada dasarnya setiap orang itu mempunyai hati, sekeras dan sejahat apapun dia, hati itu tetap lembut dan dari sanalah timbulnya suara hati.
Dan akhirnya mereka menjadi lebih dekat lagi denganku, lebih dekat dari sebelumnya, karena saat itu kita telah melewati masa-masa yang melibatkan emosi, dan sebenernya keterlibatan emosi inilah yang akan membuat sebuah hubungan menjadi lebih dalam lagi dan semakin ada belongingness di antara kita.

Kalo dari pengalamanku, teman-teman baikku yang masih dekat denganku sampai sekarang ini, bukanlah orang-orang yang paling banyak menerima kebaikan dariku, dan mungkin juga bukan orang-orang yang darinya aku paling banyak menerima kebaikan.
Hubungan kami mengalir begitu saja, apa adanya, tidak berusaha untuk menjadi yang terbaik satu untuk yang lainnya dan juga tidak terlalu berharap mendapatkan yang terbaik dari dirinya.
Semua kejadian yang kita sama-sama alami, telah membuat kami saling tahu kejelekan kami masing-masing.
Karena pada dasarnya hubungan pertemanan itu sebenernya sebuah hubungan sejati.
Tidak seperti hubungan percintaan, hubungan bisnis ato hubungan orangtua-anak, hubungan pertemanan biasanya lebih tulus.

Gak usah mencari teman yang pas, karena dia gak pernah ada.
Proseslah yang akan membuat kita saling pas, dan keadaanmu sekarang adalah sebagian dari proses yang akan membuatmu menemukannya.

be yourself, be honest, have trust and You’ll find the one

salam kenal nev…

jangan selalu salahkan orang lain, karena u gak bisa merubah orang lain, yg bisa u ubah hanya diri u sendiri.

mereka bisa menjauh dari u karena mereka merasa tidak ada sesuatu yg bisa bermanfaat bagi mereka. manfaat di sini bukan cuma uang/traktir, tapi bisa juga perhatian, ekstrovert/introvert, pikiran positif/negatif, dll…

hai never_ending…

salam kenal ya :wink:

wah, klo boleh jujur benice paling bete dibilang sombong… :rolleye0014:
gimana dengan perasaan kamu ketika ada orang yang bilang kamu sombong ?
ehm… :coolsmiley:

benice setuju dengan apa yang dikatakan percetakan

oh ya… apa alasan kamu menjaga jarak dengan mereka ? benice pikir selama mereka tidak memberikan pengaruh buruk untuk kamu, kamu ndak perlu jaga jarak dengan mereka…

ketertolakan dalam kepahitan? weleh… yang membuat kepahitan sepertinya bukan teman-teman kamu. tapi pola pikir kamu. kamu bilang pernah ada kesalahpahaman antara kamu dan A, sebelum A memilih teman barunya itu apakah kesalahpahaman diantara kalian sudah terselesaikan ?

maaf ya, benice ndak ada maksud untuk menyalahkan siapa-siapa tapi sebelum kamu menuntut “teman yang pas” untuk kamu. sudahkah kamu menjadi “teman yang pas” untuk mereka ?