Apa itu Pertobatan?

Tuhan Yesus mengatakan: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Markus 1:15).

Apa itu pertobatan? Mari kita melihat bahasa Ibrani dari pertobatan. Di dalam Alkitab terjemahan Ibrani, pertobatan sering digambarkan dengan dua kata yang berbeda. Kata yang pertama adalah “Nahum,” yang artinya sedih dan memiliki keinginan kuat untuk berubah. Kata yang kedua adalah “Shub,” yang artinya perubahan pikiran tentang dosa—sebuah keputusan untuk meninggalkan dosa dan taat kepada Tuhan. Sekarang mari kita lihat bahasa Yunani dari pertobatan—“Metanoia,” artinya berputar 180drajat, berhenti berjalan menuju suatu arah dan berjalan ke arah yang berlawanan dari sebelumnya.

Ketika kita bertobat, kita akan melewati tiga langkah ini:

Kita merasa bersalah atas dosa-dosa kita.
Kita berhenti melakukan dosa-dosa kita.
Kita berputar dari dosa-dosa kita dan mulai hidup dengan taat kepada Tuhan.
Bertobat dan percaya kepada Injil adalah dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Kita tidak dapat sungguh-sungguh bertobat tanpa percaya kepada Injil, dan kita tidak sungguh-sungguh percaya kepada Injil jika buah pertobatan tidak terlihat di dalam hidup kita.

“Karena itu sadarlah dan bertobatlah supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus” (Kis 3:19-20).

Tuhan Yesus sudah mati untuk menebus dosa kita, ini adalah sesuatu yang Dia telah berikan bagi semua orang. Namun, Alkitab berkali-kali dengan jelas mengatakan bahwa orang-orang yang akan menerima keselamatan dariNya hanyalah mereka yang bertobat dan percaya kepadaNya. Yohanes 3:16 mengatakan: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Pertobatan adalah suatu hal yang penting di dalam kehidupan orang Kristen; dan pertobatan yang asli adalah bukti nyata seseorang mengenal Tuhan. Pertobatan bukanlah sekedar sesuatu yang muncul melalui mulut dan pikiran kita pada satu waktu di dalam hidup kita. Pertobatan adalah sebuah gaya hidup yang terus bertumbuh di dalam Firman-Nya dalam keseharian hidup kita. Teman-teman, marilah kita bertobat—mari kita berputar dari dosa, dan mulai berjalan menuju Tuhan dan Kerajaan-Nya.

Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b (pakai @)
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :smiley: