Apa makna penulisan silsilah dalam Alkitab?

Apakah silsilah itu juga merupakan Firman Tuhan yang mempunyai fungsi seperti bunyi 2 Tim. 3:16?

Silsilah itu juga adalah Firman TUhan…Jikalau Tuhan yang memberikan Kitab Suci kepada kita dan didalam Kitab Suci ada silsilah, tentu itu penting bagi kita.

Jadi silsilah itu sangat penting bagi kita tentang sejarah perkembangan manusia di bumi, agar kita bisa mengetahui dari mana tokoh-tokoh penting di dalam alkitab termasuk di dalamnya bangsa Israel…

Yang paling terpenting adalah kita dapat memperolah dengan membaca silsilah. Misalnya adalah silsilah Yesus.

Silsilah Yesus memperlihatkan kepada kita bahwa:

  • Tembok pemisah antara laki-laki dan perempuan diruntuhkan (adanya nama perempuan dalam silsilah Yesus: Tamar, Rahap, Rut Istri Uria, Maria).

  • Tembok pemisah antara orang Yahudi dan non Yahudi diruntuhkan (adanya nama orang non Yahudi dalam silsilah Yesus seperti Rahab dan Rut).

  • Tembok pemisah antara orang kudus dan orang berdosa diruntuhkan (adanya nama orang-orang jahat dalam silsilah Yesus: Yehuda dan Tamar, Rahab, Manasye, Amon).

Jadi silsilah Yesus menunujukkan bahwa dalam diri Tuhan Yesus, semua batasan / tembok pemisah telah dihancurkan!

Semua yang ada di dalam Kristus adalah satu.

Penulisan silsilah Yesus menjadi sangat penting. Mengapa ?

Bangsa Yahudi telah memegang kitab PL - yang pada jaman Yesus terbagi dalam 3 kumpulan kitab -.
Dalam kitab-kitab PL, telah dinubuatkan akan kedatangan Mesias yang akan menyelamatkan Israel, dimana ciri-ciri Mesias itu adalah berasal dari keturunan Daud dan lahir di kota Bethlehem.

Karena penulis Injil Matius (yang mana Injilnya ditujukan bagi kaum Yahudi), hendak membuktikan bahwa Yesuslah Mesias yang dijanjikan oelh PL tersebut, dengan jalan menuliskan silsilah Yesus. Tanpa menuliskan silsilah Yesus dan hubungannya dengan Daud, orang Yahudi akan menolak Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan oleh PL.

Sedangkan bagi Lukas, pada saat itu ada anggapan bahwa kekristenan adalah sama dengan Yudaisme. Bahwa Yesus adalah hanya untuk orang Yahudi.
Lukas menuliskan Injilnya untuk Teopilus - yang bukan orang Yahudi -.
Kekristenan bukan lagi eksklusif milik orang Yahudi. Karena itu Lukas merasa perlu menuliskan silsilah Yesus (dari jalur Maria) hingga ke Adam.

Yup!

Dari silsilah kita menerima banyak kebenaran Allah, mengenal banyak sifat dan keinginan Allah.

Salah satunya kita tahu dalam silsilah Yesus ada Tamar, menantu Yehuda yang melahirkan anak darinya, ada banyak hal yang kita dapat kenali dari diri Allah dalam kisah silsilah Tamar, juga Rut orang Moab yang kitab Taurat melarang mereka masuk dalam jemaat Allah dalam ibadah Yahudi, juga ada Batsyeba selingkuhannya Daud, dan mereka adalah orang yang dianggap buruk tetapi dipilih Allah melahirkan Juruselamat dunia.

Juga dalam silsiah kitab Bilangan, kita dapat menemukan banyak hal tentang pekerjaan Allah.

Semua tulisan ada manfaatnya, jika anda jarang mendengar mungkin karena memang jarang dibincangkan dalam ibadah umum atau raya atau di hari minggu. Biasanya tentang pelajaran lebih lanjut baik tentang silsilah, tentang kemah suci, tentang kitab wahyu, tentang kidung agung atau ratapan dibahas di pelajaran Kitab Suci atau pendalaman Alkitab atau apapun namanya.

Jika anda tertarik, saya yakin TUHAN akan menyatakan hal itu kepada anda dan akan akan menemukan banyak hal dari tulisan-tulisan yang kelihatannya tidak berguna dituliskan dalam Alkitab.