Apa pendapat kalian tentang kebaktian kepenuhan yang dipaksa?

mo sharing dikit nih.
gue pernah diajak temen ke acara di satu gereja, kebetulan pas ada kebaktian kepenuhan. habis pujian pendetanya bilang terimalah kuasa ROH KUDUS…bukalah hati kalian untuk dipenuhi ROH KUDUS…jangan tutup hati kalian…konsentrasi, rasakan ROH KUDUS turun…setelah itu jemaat mulai berbahasa roh dan pendetanya terus mengulang kata"nya.

gimana menurut temen"…gue pikir sih soal kepenuhan ROH KUDUS ga harus dipaksa, masa pada kebaktian kepenuhan gue merasa disuruh untuk berbahasa roh? :mad0261:

Kalau dipaksa, nanti malah kepenuhan roh pendetanya :slight_smile:

Salam

Sebenarnya pendeta itu berbicara begitu kepada jemaat gerejanya, atau tamu-tamu lain yang sealiran dengannya. Tamu-tamu yang tidak terbiasa dengan cara demikian tentu saja berprasangka tapi sebenarnya tidak ada paksa memaksa begitu. Selayaknya sang tamu juga harus tahu diri dengan mengikuti peribadatan dengan baik, minimal kalau ada hal-hal yang tidak biasa mengambil sikap diam. Untuk selanjutnya kalau memang tidak sejahtera ikut kebaktian di gereja yang beraliran seperti itu, ya tidak usah ke sana. Beribadahlah di gereja sendiri atau kalaupun tidak dapat pergi ke gereja sendiri dan mengharuskan bertamu di gereja lain, cari gereja yang sealiran supaya kejadian yang kamu alami tidak terjadi lagi (merasa dipaksa kepenuhan, merasa disuruh berbahasa roh dsb)…

Salam

misiiiii, numpang ktawa y mod ;D

Agree ! think positive wahai sdr2 seimann :slight_smile:

Ahaaha itu tidak dipaksa makanya gak usa datang2 situ dulu kalo gak ngerti. Bhs roh memang harusnya ada yang terjemahkan kalo ada yang tidak bisa.

menurut penerawangan gw ya…
yang perlu di perkuat adalah pengajaran…pondasi iman kekristenan itu lebih penting, selanjutnya apa saja yang ada dalam kekristenan itu.
kebaktian kepenuhan sebaiknya diadakan bagi mereka yang benar2 rindu ingin di penuhi oleh Roh Kudus, bukan untuk umum…gw bukannya mau membatasi.
mungkin hal ini lebih bijak dan tidak membingungkan orang lain

Saya percaya akan bahasa roh dan sama sekali tidak menentang krn hal itu memang tertulis dalam alkitab, tapi …sulit menilai orang yg benar2 mengalami kuasa roh ( berbahasa roh ) dan orang yg pura2 berbahasa roh. kadang malah jadi kayak mode>>> jujur aja, kadang ada masanya di gereja, semuac berbahasa roh, nah kalo sdh begitu, selama berbulan-bulan, semua "latah’ tuh ( dan tidak ada yg menterjemahkan sama sekali ). Tapi kalo sdh lewat masanya, tiba2 hampir serentak , tidak ada lagi yg berbahasa roh, gak ada lagi yang jatuh. >>>>>>> wuallah-wuelleh… gimana ini? hehe

thx buat pendapat tmn"… mungkin gue blom terbiasa aja mendengar ada yang berbahasa roh ketika kebaktian ya :ashamed0004:

Hmmmm… makanya sering2 berguru sama pendetanya biar bisa bahasa roh… bahasa roh pendeta … ;D

:slight_smile: jalani kehidupan sesuai Firman Tuhan aja… toh, bukan karunia yg bs menyelamatkan…

ada tuh di sana guru… namanya Guru Rohiman :smiley:
(nyambung gak nyambung…pokoknya obrolan berbau2 roh dehhh… :char11: )